3 research outputs found
Sistem Kendali Otomatis Mesin Penggiling Dan Pengayak Serbuk Kayu Gaharu Dilengkapi Konveyor Pemindah Bahan Berbasis Arduino
ABSTRAKRizal Efendi, Mochammad. 2016. Sistem Kendali Otomatis Mesin Penggiling Dan Pengayak Serbuk Kayu Gaharu Dilengkapi Konveyor Pemindah Bahan Berbasis Arduino. Tugas Akhir, Jurusan Teknik Elektro, Program Studi D3 Teknik Elektro, Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Drs. Dwi Prihanto, S. S.T., M. Pd.Kata Kunci : Sistem Kendali Otomatis, Mesin Penggiling, Pengayak dan Konveyor, Ardduino unoTugas akhir ini merupakan proses pengaturan atau pengendalian proses kerja tanpa adanya campur tangan manusia (otomatis). Di era teknologi yang semakin berkembang saat ini sistem kendali otomatis sangat diperlukan untuk mempermudah suatu proses perindustrian. Dalam dunia industri sistem kendali otomatis sangat membantu dalam proses kelancaran operasional, agar berjalan secara efektif dan efisien.Pada alat Sistem Kendali Otomatis Mesin Penggiling Dan Pengayak Serbuk Kayu Gaharu Dilengkapi Konveyor Pemindah Bahanini, arduino unodigunakan sebagai kendali utama dalam sistem kerja proses penggilingan,pengayakan, dan kerja konveyor. Alat sistem kendali otomatis mesin penggiling dan pengayak serbuk kayu gaharu dilengkapi konveyor pemindah bahan berbasis arduinoini adalah suatu alat yang yang didesain untuk mempermudah industri rumahan melakukan proses kerja secara otomatis. Dalam pembuatan alat ini terdiri dari: 1) Perancangan dan pembuatan, yang meliputi: a) perancangan alat, rancangan mekanik didesain dengan dimensi 46 cm x 46 cm x 60 cm, b) perancangan hardware meliputi rancangan sensor photodioda dan rancangan driver motor, c) perancangan software pemrograman alat, d) persiapan pembuatan mekanik alat, e) pembuatan alat dilakukan berdasarkan desain yang telah dibuat sebelumnya. 2) Pengujian dan hasilnya meliputi: a) hasil bentuk perancangan desain alat, b) pengujian rangkaian tiap blok, c) pengujian alat secara keseluruhan. Dari proses pengujian sistem secara keseluruhan alatSistem Kendali Otomatis Mesin Penggiling Dan Pengayak Serbuk Kayu Gaharu Dilengkapi Konveyor Pemindah Bahanberbasis Arduno dengan hasil 50 gram serbuk selama 10 menit yang dibuat dengan tujuan Mengetahui rancang bangun konveyor pengangkut serpihan kayu gaharu, Mengetahui proses otomatis konveyor pengangkut serpihan kayu gaharu, dan Menguji kelayakan dari konveyor pengangkut serpihan kayu gaharu. Dengan demikian tugas akhir ini bisa berjalan sesuai dengan perencanaan
TINJAUAN AKAD MUKHABARAH TERHADAP SISTEM SEWA LAHAN PERTANIAN DI DESA KERJEN KECAMATAN SRENGAT KABUPATEN BLITAR
Mochammad Rizal Abidien, 12101193029, Tinjauan Akad Mukhabarah Terhadap
Sistem Sewa Lahan Pertanian di Desa Kerjen Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar,
Jurusan Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum, UIN Sayyid
Ali Rahmatullah Tulungagung, 2022, Pembimbing Dr. H. Nur Efendi, M.Ag.
Kata Kunci: Tinjauan Akad Mukhabarah Terhadap Sistem Sewa Lahan
Pertanian, Mertelu, Sewa Lahan Pertanian, Mukhabarah
Penelitian ini dilatar belakangi adanya praktik sewa lahan pertanian di Desa
Kerjen Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar yang telah dipraktikkan masyarakat
setempat sejak lama secara turun menurun hingga ke generasi sekarang. Masyarakat
mengenal dengan sebutan perjanjian sewa lahan mertelu. Pelaksanaan perjanjian
mertelu memiliki kemiripan prinsip kerja sama dengan akad mukhabarah. Akan
tetapi terdapat perbedaan pada kerja sama mertelu jika terjadi kerugian dari hasil
panen akan ditanggung salah satu pihak saja dan bukan kedua belah pihak
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana sistem sewa
lahan pertanian di Desa Kerjen, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar? (2)
Bagaimana penerapan Akad Mukhabarah tehadap sistem sewa lahan pertanian di
Desa Kerjen, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar?
Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini nantinya adalah
penelitian kualitatif dengan menggunakan jenis penelitian hukum yang dibagi
menjadi dua model penelitian, yaitu penelitian hukum normatif dan penelitian
hukum empiris. Proses pengumpulan data pada penelitian ini melalui proses
observasi, wawancara, dokumentasi. Adapun tahapan dalam melakukan
pengembangan data melalui tahapan sebagai berikut diantaranya, kondensasi data,
penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi agar data yang tersusun dalam
penelitian ini tidak diragukan kredibelitasnya maka perlu untuk melakukan
pengecekan keabsahan data dengan teknik triangulasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Pelaksanaan sistem sewa lahan
pertanian di Desa Kerjen, Kecamatan Sengat, Kabupaten Blitar menggunakan
besaran imbangan hasil keuntungan mertelu dan maro. Memang pada awalnya
mayoritas mempraktikkan imbanga hasil keuntungan maro, dimana kerugian hasil
panen akan dibebankan kepada petani penggarap akan tetapi seiring berjalannya
waktu mulai ditinggalkan dan masyarakat beralih menggunakan imbangan hasil
keuntungan mertelu. Jika ditelaah lebih lanjut konsep imbangan hasil keuntungan
mertelu memiliki konsep yang mirip dengan akad mukhabarah dimana tanggung
jawab pengelolaan lahan pertanian termasuk rincian modal dibebankan kepada
petani penggarap. (2) Ditinjau dari akad mukhabarah tentang sewa lahan pertanian
di Desa Kerjen, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar jika dilihat secara umum
telah memenuhi rukun dan syarat pelaksanaan akad mukhabarah, yaitu adanya Ija̅b
dan qabu̅l atau dengan menggunakan akad yang umunya hanya secara lisan tanpa
adanya perjanjian tertulis. Jika ditinjauan dari akad mukhabarah praktik sewa
menyewa tanah di desa Kerjen tersebut telah sesuai dengan syariat Islam. Jika
diperhatikan lebih jauh, terdapat beberapa hal yang seharusnya tidak dilakukan dalam praktik kerja sama yang berlaku di masyarakat Desa Kerjen tersebut. Seperti
tidak adanya perjanjian tertulis yang dilakukan dengan prosedur yang benar, walau
akad lisan diperbolehkan dan dianggap sah dalam Islam, namun dilihat dari
berbagai sisi, pada masa modern ini juga harus ada penyesuaian yang dilakukan dan
perjanjian secara autentik akan lebih aman
OPTIMASI PENJADWALAN PROYEK NORTH ACID GAS FLARE RDMP RU-V BALIKPAPAN MELALUI LINTASAN KRITIS PDM DAN PERCEPATAN CRASH DURATION
On a project, there is often a problem or constraint outside of the project\u27s initial planning, so that delays in a project will inevitably occur. The delay that occurs will cause the duration and cost of the planned project will not be equal to the duration and cost of project implementation. One way to anticipate it by doing optimization. In doing the optimization, cost and time factor must be paid attention to, so that obtained optimum cost and time efficiency and quality according to the desired standard. The North Acid Gas Flare RDMP RU-V Balikpapan is selected for the research study due to delays in its completion. Optimization is done by making the network using PDM (Precedence Diagram Method) to get a critical path. Calculation of productivity and cost of work on critical path then using the Crash Duration only focuses on the addition of workers and as a way to overcome the delays in this project. The analysis results obtained work with the Crash Duration methods cost Rp.7.031.000.000 with the duration 196 days, while working with the normal cost Rp.6.644.000.000 and 216 days. Optimization using the Crash Duration methods is selected because it can solve the delay that occurred without adding the project\u27s total duration
