1,721,125 research outputs found
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Manajemen Strategi dalam Perencanaan Kawasan Wisata Danau Toba : Studi Baseline dalam Perencanaan
Pemerintah ingin menjadikan Danau Toba sebagai Bali baru dan menjadikannya salah satu super prioritas tujuan wisata
yang akan dikembangkan. Danau Toba memiliki keindahan
alam dengan kaldera vulkanik terbesar di dunia yang terletak di Provinsi
Sumatera Utara, berjarak 176 km dari Kota Medan, Ibukota Provinsi.
Kawasan Danau Toba merupakan kawasan pariwisata yang tersebar di 8
(delapan) kabupaten yang termasuk dalam Kawasan Danau Toba, dimana
masing-masing memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Kinerja
akomodasi di destinasi pariwisata Danau Toba masih sangat tergantung
pada permintaan rekreasi musiman. Karena permintaan yang lemah ini
menghasilkan tingkat hunian yang belumlah konsisten. Hal yang perlu
diperhatikan adalah sisi penawaran pariwisata yang diberikan oleh Danau
Toba itu sendiri dalam mengundang permintaan, yaitu peningkatan
kunjungan wisatawan baik domestik maupun asing. Dari sisi penawaran,
penting untuk memperbaiki kondisi lingkungan danau itu sendiri dan
bagaimana infrastruktur untuk mencapai lokasi wisata. Tujuan dari buku ini
adalah untuk mengidentifikasi berbagai masalah pada destinasi wisata
Danau Toba melalui analisa manajemen strategis, seperti lingkungan,
infrastruktur dan akomodasi pariwisata. Pemerintah menginginkan the best
strategy dengan berbagai implementasi yang dilakukan untuk
mempersiapkan Danau Toba sebagai destinasi wisata dunia
Rancang Bangun Punch Dan Die Pada Mesin Pres Dengan Variasi Sudut Untuk Menekuk Plat
Proses penekukan plat bermacam – macam, diantaranya yaitu penekukan
berbentuk v dan berbentuk radius. Tujuan dilakukannya rancang bangun punch
dan die pada mesin pres dengan variasi sudut untuk menekuk plat adalah untuk
merancang dan membuat punch dan die, serta dapat mengetahui bentuk hasil
tekukan yang dihasilkan oleh puch dan die tersebut. Pada saat mendesain
menggunakan Software solidwork 2014. Punch yang berbentuk v dengan panjang
ukuran 1000 mm x 140 mm, dan tebal 20 mm. Punch yang berbentuk radius
dibuat menggunakan bahan berbentuk lingkaran dengan panjang ukuran 1000 mm
dan berdiameter 38 mm. Die berbentuk v ini dibuat dengan panjang ukuran 1000
mm, lebar 80 mm dan tebal 44 mm. Die berbentuk radius dengan panjang ukuran
1000 mm, lebar 80 mm dan tebal 44 mm. Punch dan die menggunakan bahan baja
solid. Baja solid memiliki ketahan yang kuat dan tahan terhadap tekanan. Proses
pembuatan punch dan die memakan waktu ±3 bulan pengerjaan. Setelah punch
dan die selesai dibuat kemudian diuji kekuatannya dengan mengoperasikan untuk
menekuk plat dengan variasi gaya. Adapun bentuk hasil akhir dari penekukan
punch dan die berbentuk V pada plat baja dengan ketebalan 2 mm yang diberi
gaya 5 ton dapat membentuk sudut 90°. Adapun bentuk hasil akhir dari
penekukan punch dan die yang berbentuk radius pada plat baja dengan ketebalan
2 mm yang diberi gaya 5 ton dapat membentuk radius jari – jari 19 mm
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Pengaruh Kepemimpinan dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Pegawai pada Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Medan.
Kinerja merupakan hasil atau prestasi kerja karyawan yang dinilai dari segi
kualitas maupun kuantitas berdasarkan standar kerja yang ditentukan oleh pihak
organisasi. Kinerja yang baik adalah kinerja yang optimal, yaitu kinerja yang
sesuai standar organisasi dan mendukung tercapainya tujuan organisasi.
Samahalnya denganyang dikatakan Anwar Prabu Mangkunegara, kinerja diartikan
sebagai hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seorang
pegawai dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang
diberikan kepadanya. Faktor yang mempengaruhi kinerja pegawai selain
kurangnya penguasaan kompetensi dalam menyelesaikan tugas yaitu pengawasan
dan motivasi dari pimpinan. Pengawasan oleh pimpinan sangatlah penting sebagai
proses untuk menjamin bahwa pegawai menjalankan tugas sesuai tujuan
organisasi dan standar kinerja yang sudah ditentukan.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis
pengaruh kepemimpinan, motivasi dan menganalisis pengaruh kepemimpinan dan
motivasi terhadap kinerja pegawai di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan
Lelang (KPKNL) Medan.
Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah data yang dilakukan
menggunakan wawancara dan angket (Questioner). Wawancara diakukan dengan
pihak kantor saat pra survey dalam hal ini guna mengetahui permasalahan yang
berhubungan dengan topik penelitian. Angket (Questioner) yaitu melalui
penyebaran pertanyaan yang disusun dalam satu kumpulan kepada responden di
Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Medan.
Hasil penelitian ini didapatkan hasil dari uji t diperoleh nilai signifikansi
sebesar 0,009 (Sig 0.009 < α0.05).Sehingga dapat disimpulkan bahwa semakin
baik kepemimpinan yang tercipta semakin meningkat pula kinerja pegawai, dan
demikian pula sebaliknya semakin buruk kepemimpinan maka kinerja pegawai
juga semakin buruk. Hubungan positif antara kepemimpinan dan motivasi secara
bersama-sama dengan kinerja pegawai pada Kantor Pelayanan Kekayaan Negara
dan Lelang (KPKNL) Medan. Hal ini ditunjukkan dengan hasil uji F diperoleh
signifikan sebesar 0.000 (Sig. 0.000 < α0.05). Nilai R square sebesar 0.534, hal
ini mengandung arti bahwa pengaruh kepemimpinan dan motivasi secara simultan
terhadap kinerja adalah sebesar 53,4% sisanya dipengaruhi oleh variabel lain yang
tidak masuk dalam penelitian ini
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
koamabayili/VECTRON-author-checklist: VECTRON author checklist
We have done our best to complete the author checklist relating to the use of animals in the hut study. Note that the objective for the hut study was to evaluate the IRS treatment applications for residual efficacy against Anopheles mosquitoes, including the local An. coluzzii mosquito population. Cows were only used to attract mosquitoes into the huts and no tests were carried out directly on the cows. The author checklist is intended for use with studies where experiments are carried out on animals, which is why we have had such difficulty in completing this for the hut study, as many of the questions do not relate to how the cows were used
- …
