1,721,023 research outputs found
GUIDE AND PRACTICE :MICROSOFT OFFICE + INTERNET
Microsoft Windows 8 adalah versi terbaru
dari system operasi windows. Ada 3 versi
dari Microsoft Windows 8 yang beredar di pasaran, 3 versi
Microsoft Windows 8 tersebut adalah:
1. Windows 8
2. Windows 8 Pro
3. Windows 8 Enterprise
Fitur hiburan yang terdapat pada versi Windows 8 Home
tidak akan ditemukan pada versi Business. Sedangkan pada
versi Business terdapat fitur pengelolaan yang tidak akan
ditemukan pada versi Home.
Microsoft Windows 8 Ultimate akan menggabungkan
semua fitur yang tersedia dan memberikan kemudahan-kemudahan bagi pengguna versi Home dan Business.
Ketika menggunakan Windows 8 Ultimate, akan ditemukan
program dan layanan tambahan seperti tip dan trik dari
Windows Download Cente
MOZAIK IMPLEMENTASI TEKNOLOGI PENDIDIKAN
E-commerce, e-retail, e-learning merupakan sebagian dari produk teknologi informasi. Produk tersebut mampu memudahkan pengguna (user) dalam menjalankan aktivitas kesehariannya. Kehadiran produk-produk tersebut telah menghapus keterbatasan-keterbatasan yang selama ini seperti keterbatasan waktu, keterbatasan tempat dan pemasalahan jarak. Model Driven Architecture (MDA), Metode Rapid Application Development (RAD), penggunaan Web merupakan konsep ataupun pendekatan yang dapat digunakan dalam membuat aplikasi-aplikasi system informasi. Dalam bidang pendidikan teknologi informasi sejak lama telah mewarnai proses pembelajaran, e-learning, modul pembelajaran multimedia sampai pada pemanfaatan web sebagai media pembelajaran merupakan contoh ril bagaimana teknologi informasi berkontribusi dalam membangun pendidikan yang efektif, modern dan dinamis
Strategi Pengembangan Kompetensi Siswa dengan Manajemen Berbasis Sekolah
Dunia pendidikan dewasa ini semakin banyak menghadapi tantangan, salah satu diantaranya ialah bahwa pendidikan itu berlangsung dalam latar lingkungan yang dibuat-buat, karena pendidikan itu harus membina tingkah laku yang berguna bagi individu dimasa akan datang dan bukan waktu sekarang. Akibat dari latar lingkungan yang dibuat-buat tersebut adalah terjadinya suasana pembelajaran yang tidak menyenangkan. Masalah lain yang dihadapi dunia pendidikan adalah sekolah masih menggunakan cara yang bersifat aversif, dimana para siswa menyelesaikan tugas-tugas sekolahnya terutama untuk menghindari stimulus-stimulus aversif seperti kecaman guru, ejekan dimuka kelas, menghadap kepala sekolah jika tidak membuat tugas di rumah. Untuk memecahkan masalah untuk perbaikan pendidikan itu pernah diusulkan beberapa pemecahan masalah yang diantaranya mendapatkan guru yang berkualitas, mencari terobosan baru untuk menandingi sekolah unggul, menaikkan standar pembelajaran dan mereorganisasi kurikulum. Semua alternative solusi diatas tidak ada artinya jika tidak dimanajemeni atau dikelola dengan professional. Salah satunya adalah dengan menerapkan sistem manajemen berbasis sekolah, dimana pihak sekolah memiliki otoritas yang cukup untuk mengelola konsep-konsep yang akan diterapkan dalam rangka meningkatkan kompetensi siswa. Masalah kurikulum, tujuan pendidikan, keputusan atau kebijakan sekolah, fasilitas yang akan digunakan, pengembangan SDM sekolah, pengaturan waktu dan biaya pendidikan, haruslah sepenuhnya dikelola oleh sekolah sehingga langkah-langkah teknis diatas dapat terwajud
Islamic Cyber Campus (ICYCA) dan Pengukurannya Menggunakan Paradigma ICT Pura (Sebuah Model Pengembangan ICT di Pengajian Tinggi)
Implementasi Teknologi Maklumat dan Komunikasi (TIK) di Pengajian Tinggi saat ini
sudah menjadi strategi kompetitif bagi PengajianTinggi untuk menghasilkan outcome
PengajianTinggi yang berdaya saing. Akan tetapi implementasi TIK cenderung tidak mencapai
maklamat seperti yang diinginkan hal ini disebabkan oleh beberapa hal diantaranya tidak adanya
analisis keperluan yang komperehensif serta tidak adanya model atau acuan yang boleh dijadikan
standarisasi implementasi TIK di PengajianTinggi.Model pemetaan Information and
Communication Technology (ICT) Pura dari Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk
memetakan penggunakan ICT di bandar dapat dijadikan acuan dalam mengembang TIK di
PengajianTinggi. Cyber Campus ataupun Islamic Cyber Campus (ICYCA) boleh dibangun dengan
merujuk pada konsep dasar ICT Pura tersebut. Terdapat 5 (lima) dimensi (variabel) untuk
membangun atau merancang ICYCA iaitu dimensi iaitu dimensi keperluan dan keselarasan;
dimensi proses dan tata kelola penyelenggaraan; dimensi sumber daya teknologi (infrastruktur);
dimensi komunitas; dimensi keluaran dan manfaat (outcome). Dengan menggunakan metode
Research dan Development (R & D ) versi ADDIE (Analysis – Design – Development –
Implementation – Evaluation). ICYCA dirancang berdasarkan ke-5 (lima) dimensi di atas.
Implementasi ICYCA diukur dengan menggunakan paradigma pengukuran ICT Pura yang
mencakup 3 (tiga) domain, iaitu pemetaan entitas, perhitungan indeks serta pemeringkatan untuk
mengetahui sejauh mana keberhasilan implementasi ICYCA dengan menggunakan Instrumen
berupa kuesioner yang mencakup 5 (lima) variable yang dipakai.ICYCA dapat dibangun dan
diimplemetasikan secara efektif jika telah menggunakan model pengembangan yang sistematis dan
evaluasi yang berkala. Penggunakan model pemetaan dan pengukuran dengan paradigm ICT Pura
boleh dijadikan satu alternative dalam mengembangkan dan mengeimplementasikan ICYCA.
ICYCA dapat lebih efektif dan “sustainable” jika ICYCA telah mampu meresap dan berakar dalam
seluruh level pengajian tinggi. Dalam banyak hal, ICYCA menjadi strategis jika masuk dan
mempunyai pengaruh pada pengajiantinggi secara merata dan menyeluruh
STRATEGI PENGEMBANGAN KOMPETENSI SISWA DENGAN MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH
Dunia pendidikan Indonesia saat ini setidaknya menghadapi empat tantangan besar yang kompleks. Pertama, tantangan untuk meningkatkan nilai tambah (Added value), yaitu bagaimana meningkatkan nilai tambah dalam rangka meningkatkan produktivitas, pertumbuhan dan pemerataan ekonomi, sebagai upaya untuk memelihara dan meningkatkan pembangunan yang berkelanjutan.
Kedua, tantangan untuk melakukan pengkajian secara komprehensif dan mendalam terhadap terjadinya transformasi (perubahan) struktur masyarakat, dari masyarakat yang agraris ke masyarakat industri yang menguasai teknologi dan informasi, yang implikasinya pada tuntutan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM).
Ketiga, tantangan dalam persaingan global yang semakin ketat,yaitu bagaimana meningkatkan daya saing bangsa dalam meningkatkan karya-karya yang bermutu dan mampu bersaing sebagai hasil penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni (Ipteks)
Local Web Base Learning: Media Pembelajaran Alternatif
Pembelajaran, dalam prakteknya tidak bisa dihindari dari penggunaan teknologi terutama
Teknologi Informasi (TI). TI telah mampu memberikan kontribusi bagi dunia pendidikan.
Pembelajaran semakin efektif, interaktif, luas, dan tidak terpola hanya dalam ruang kelas.
Kondisi ini membuat TI menjadikan kualitas pendidikan dapat dibanggakan. Penggunaan TI
dalam dunia pendidikan semakin disadari manfaatnya dan tidak hanya sebagai media
pelengkap bagi institusi pendidikan akan tetapi sudah menjadi salah satu strategi kompetitif
bagi institusi dalam rangka meningkatkan kualitas outcome-nya. Peneletian ini bertujuan
untuk mendesaian sebuah media pembelajaran alternative berupa Web Base learning
berbasis local. Teknologi ini secara teoritis mampu memberikan kontribusi bagi pebelajar
(siswa/pebelajar dan guru/dosen/guru) dalam aktivitas pembelajaran mereka seperti
peningkatan produktifitas, fleksibelitas dan interaktifitas. Penelitian ini menggunakan
pendekatan Research and Development versi ADDIE (Evaluate-Develop-Design-ImpementEvaluate).
Hasil penelitian berupa produk yaitu sebuah website pembelajaran atau web
base learning berbasis local dengan tujuan untuk menghindari biaya akses internet.
Berdasarkan hasil uji terhadap produk, dinyatakan bahwa produk yang dihasilkan dapat
dikategorikan valid, efektif, dan praktis untuk digunakan sebagai media pembelajaran
alternative
MODERNISASI ADMINISTRASI USAHA KECIL MENENGAH (UKM) MELALUI PEMANFAATAN SISTEM INFORMASI
Salah satu langkah yang banyak digunakan dalam membantu penyelesaian masalah perusahaan adalah pemanfaatan teknologi komputer yang diwujudkan dalam sebuah Sistem Informasi. Usaha Kecil dan Menengah (UKM) tidak terlepas dari penggunaan teknologi komputer dalam mendukung operasionalnya. Akan tetapi penggunaannya tidak optimal sesuai dengan tujuan dan fungsi komputer tersebut, dalam rangka mengoptimalkan kerja computer serta memberikan solusi managemen UKM supaya dapat dikelola secara professional dan memiliki daya saing, maka dilakukan penelitian yang berkaitan dengan desain Sistem Informasi Administrasi yang dalam penelitian ini digunakan teknologi berbasis Web dengan memanfaatkan Bahasa Pemrograman PHP/MySQL. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode pengembangan (Development Research) dengan menggunakan pendekatan pengembangan model 4D (four-D model). Adapun tahapan model pengembangan meliputi tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), tahap pengembangan (develop) dan tahap ujicoba (disseminate). Tahapan yang dilakukan pada penelitian ini baru sampai pada tahap pengembangan (develop). Hasil penelitian di dapatkan bahwa dengan adanya Sistem Informasi Administrasi (SIA) berbasis web, terjadi peningkatan mutu informasi, kualitas dan kuantitas dari penjualan produk. Pemanfaatan jaringan internet dengan adanya website, pembeli dapat mengakses informasi tentang produk yang ditawarkan tanpa harus mendatangi lokasi untuk mencek produk yang ada.Website dapat dijadikan media promosi produk
- …
