1,722,738 research outputs found
Pembacaan Surah Yusuf, Muhammad dan Al-Jin dalam Tradisi Rokat Rumah di Dusun Brumbung, Desa Bicorong, Kecamatan Pakong, Kabupaten Pamekasan
Tradisi atau kebiasaan merupakan bentuk kegiatan yang dilaksanakan berulang-ulang dengan cara yang sama. Dalam kegiatan pembacaan urah Yusuf, Muhammad dan Al-Jinn dalam tradisi rokat rumah di Dusun Brumbung, Desa Bicorong untuk melaksanakan tradisi tersebut ketika diberikan rezeki oleh Allah untuk membuat atau membeli rumah baru dan rumah tersebut mu ditempati maka wajib melaksanakan rokat rumah dengan tujuan memohon atau meminta keselamatan kepada Allah untuk orang yang menempati rumah tersebut entah keselamatan dari bencana, keharmonisan keluarga bahkan godaan setan. penelitian ini untuk mengetahui Bagaimana Makna surah Yusuf, Muhammad dan Al-jinn dan untuk mengetahui bagaimana prosesi rokat rumah di Dusun Brumbung Desa Bicorong Kecamatan Pakong Kabupaten Pamekasan. Penelitian termasuk penelitian living Qur’an. Untuk mengungkap makna dari kegiatan pembacaan surah Yusuf, Muhammad dan Al-jinn pada tradisi rokat rumah di Dusun Brumbung Desa Bicorong Kecamatan Pakong Kabupaten Pamekasan, penulis menggunakan pendekatan fenomenologi milik Edmund Husserl yang menggunakan 3 reduksi yaitu reduksi fenomenologis, reduksi edetic, dan reduksi transendenta
KEMENANGAN PASANGAN SUAIDI YAHYA DAN YUSUF MUHAMMAD PADA PILKADA KOTA LHOKSEUMAWE TAHUN 2017 (SUATU ANALISIS TERHADAP BUDAYA POLITIK MASYARAKAT KOTA LHOKSEUMAWE)
ABSTRAKBudaya politik merupakan nilai-nilai, keyakinan, dan orientasi yang berkembang di masyarakat hingga mempengaruhi keputusan politik masyarakat dalam memilih kepala daerah. Pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Lhokseumawe Tahun 2017 yang diikuti oleh empat pasangan calon walikota dan wakil walikota, dimenangkan oleh pasangan yang diusung oleh Partai Aceh yaitu Suaidi Yahya dan Yusuf Muhammad, dimana Suidi Yahya merupakan petahana yang pernah menjabat selama Periode 2007-2012 sebagai Wakil Walikota Lhokseumawe, dan Periode 2012-2017 sebagai Walikota Lhokseumawe. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui budaya politik yang berkembang di masyarakat Kota Lhokseumawe dan pengaruh dari budaya tersebut terhadap kemenangan pasangan Suaidi Yahya dan Yusuf Muhammad pada Pilkada Kota Lhokseumawe Tahun 2017. Adapun dalam penelitian ini menggunakan dua teori yaitu teori budaya politik dan teori perilaku pemilih sebagai alat analisis menjawab permasalahan penelitian. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif sebagai pendekatan penelitian. Hasil dari penelitian ini bahwa budaya politik yang berkembang di masyarakat Kota Lhokseumawe yaitu budaya politik subjek. Budaya politik subjek berkembang di Kota Lhokseumawe dikarenakan perilaku pemilih yang masih tradisional, dimana masih adanya kecenderungan pilihan politik masyarakat terhadap satu partai yaitu Partai Aceh, hal ini dipengaruhi faktor latar belakang, psikologis, dan emosi masyarakat. Selain itu ada perilaku golput yang berkembang di masyarakat Kota Lhokseumawe sebesar 49.941 (39,5%) pada Pilkada tahun 2017. Kemudian pengaruh dari budaya politik subjek terhadap kemenangan Suaidi Yahya dan Yusuf Muhammad, dikarenakan perilaku pemilih di Kota Lhokseumawe masih tergolong tradisional. Artinya, pertimbangan pemilih masih terfokus pada persoalan yang menyangkut kultur, dan agama, hingga mengenyampingkan beberapa persoalan ekonomi (defisit anggaran) semasa pemerintahan Suaidi Yahya pada periode sebelumnya, selain itu angka pemilih golput yang tinggi, lebih dari setengahnya terdapat di kawasan perkotaan Kecamatan Banda Sakti, yang masyarakatnya sudah lebih maju ketimbang wilayah lainnya di Kota Lhokseumawe.Kata Kunci: Budaya Politik, Pilkada, Suaidi Yahya dan Yusuf Muhammad.
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
PERLINDUNGAN KHUSUS ANAK KORBAN PENCABULAN DALAM LINGKUP RUMAH TANGGA (Studi di Polres Metro Kota Bekasi)
Aziz Yusuf Muhammad Rizki, Dr. Nurini Aprilianda S.H., M.Hum, Dr. Abdul Madjid S.H., M.Hum. Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Email : [email protected]  ABSTRAK Pada skripsi ini, peneliti mengangkat permasalahan tentang perlindungan khusus anak krban pencabulan dalam lingkup rumah tangga. Pilihan tema tersebut dilatar belakangi karena kasus pencabulan anak yang terjadi di kota Bekasi terus meningkat tiap tahun sedangkan pelakunya sendiri adalah orang terdekat korban dan bagaimana cara polres kota Bekasi menerapkan perlindungan khusus kepada anak korban pencabulan dalam lingkup rumah tanggan yang sesuai dengan Undang - Undang, dengan mewawancarai dan mengambil sample data yang di dapatkan dari penyidik khusus yang telah menangani kasus pencabulan dalam lingkup rumah tangga. Dalam menjalankan tugasnya pihak penyidik memiliki banyak sekali kendala yang dihadapi dalam memberikan perlindungan khusus untuk memenuhi hak – hak anak korban pencabulan yang sesuai dengan Undang – Undang yang berlaku. Sedangkan dalam pasal yang mengatur tentang perlindungan khusus anak korban pencabulan memiliki ketidakjelasan dan ketidaklengkapan dalam pelaksanaan perlindungan khusus kepada anak korban pencabulan. Permasalahan ini lah yang menjadi pertanyaan bagaiman bentuk pelaksanaan perlindungan khusus Polres Metro Kota Bekasi kepada anak korban pencabulan dalam lingkup rumah tangga dan apakah yang menjadi kendala serta bagaimana upaya Polres Metro Bekasi dalam menghadapinya. Kata Kunci: Perlindungan Khusus, Anak, Pencabulan, Rumah Tangga  ABSTRACT This research studies special protection given to young victims of domestic molestation, which is triggered by the growing incidence of molestation in Bekasi every year, and this issue has encouraged the author to find out how the protection for the victims of the molestation has been implemented according to the law. The data was obtained from interviews with and taking samples from special enquirers that have handled domestic molestation cases in their field. However, there are several impeding factors in providing the protection to the young victims of the case according to the existing law. Moreover, the implementation of giving the protection is still unclear. This issue is questioned regarding the implementation of providing the special protection by the Metro sub-regional police department in Bekasi. Another problem is also related to what impeding factors hamper the implementation to provide the protection to the victims and what measures are taken by the police in Metro Bekasi to encounter the issues. Keywords: special protection, children, molestation, domesti
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
Tinjauan Hukum Islam Terhadap Jual Beli Ayam Aduan Di Pasar Jetis Ponorogo
ABSTRAK
Yusuf, Muhammad Yaasiin. 2020. Tinjauan Hukum Islam Terhadap Jual Beli
Ayam Aduan Di Pasar Jetis Kecamatan Jetis Kabupaten Ponorogo.
Skripsi. Jurusan Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah). Fakultas
Syariah. Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo.
Pembimbing Udin Safala, M.H.I.
Kata Kunci : Etika Bisnis Islam, Penetapan Harga, Ayam Aduan
Masyarakat kurang memperhatikan Etika berbisnis dalam melakukan
transaksi muamalah. Banyak dari mereka yang mengabaikan hal tersebut dan
hanya mementingkan kepentingan mereka sendiri. Seperti halnya yang terjadi
di Desa Jetis Kecamatan Jetis Kabupaten Ponorogo yang masih terdapat
beberapa penjual ayam aduan yang dalam faktanya belum sesuai menurut
prinsip etika berbisnis. Jadi pedagang ayam disini telah melakukan penjualan
dengan harga pasar yang berbeda dengan harga rumahan, dan padahal rumah
penjual tersebut mayoritas dekat dengan pasar. Penjual yang melayani dirumah
berani memberikan harga lebih murah dibandingkan dengan harga pasaran.
Berangkat dari latar belakang masalah tersebut, rumusan masalah yang
diteliti oleh penulis adalah pertama, bagaimana tinjauan Hukum Islam terhadap
Proses Jual Beli Ayam Aduan di Pasar Jetis Kabupaten Ponorogo? Kedua
bagaimana analisis Shaddudariyah terhadap Jual Beli Ayam Aduan di Pasar
Jetis Kecamatan Jetis Kabupaten Ponorogo sebagai ayam aduan?
Jenis penelitian yang penulis lakukan adalah penelitian lapangan (field
research) yang menggunakan metode penelitian kualitatif dengan tekhnik
pengumpulan data melalui interview (wawancara). Setelah data diperoleh,
dianalisa dengan menggunakan metode induktif dengan pendekatan Etika
Bisnis Islam .
Berangkat drai pokok permasalahan di atas, penulis menyimpulkan bahwa:
pertama, menurut analisa Etika Bisnis Islam, transaksi jual beli ayam aduan
yang ada di pasar Jetis Kecamatan Jetis Kabupaten Ponorogo ini adalah belum
sesuai dengan Etika Bisnis Islam. Karena , jual beli yang terjadi disini adalah
hanya persaingan antara penjual rumahan dan juga penjual pasaran yang telah
memberikan harga yang berbeda kepada pembeli. Yang kedua, menurut analisa
Etika Bisnis Islam, jual beli ayam aduan di pasar Jetis Kecamatan Jetis
Kabupaten Ponorogo ini adalah belum sesuai dengan Etika Bisnis Islam.
Karena transaksi ini telah mengandung unsur penipuan
- …
