1,729,325 research outputs found
Pendidikan Etika dan Budi Pekerti Berbasis Karakter
Harapan penyusunan buku ini dapat menambah literatur daftar bacaan para guru atau pendidik dan mahasiswa dalam memahami tentang pendidikan etika dan budi pekerti dalam kehidupannya.
Penulis buku memohon maaf kepada semua pihak apabila dalam penyusunan buku pendidikan Etika dan Budi Pekerti Berbasis Karakter ini masih banyak kesalahan dan kekurangan. Semoga buku ini akan terus bermanfaat, amin...YRA. Tidak lupa penyusun menyampaikan terimakasih kepada semua pihak-pihak yang telah membantu terselesainya buku ini
Belajar Karakter di Kantin Kejujuran
Pembangunan karakter di sekolah dilandasi oleh sebuah kebutuhan dengan mengikuti perkembangan zaman. Banyak kasus muncul di tengah-tengah masyarakat. Ketika kasus itu bertolak dari fitrah manusia, lagi-lagi kambing hitamnya sekolah. Sekolah dianggap gagal dalam membangun mental anak bangsa. Sementara, tuntutan pendidikan begitu banyak untuk membuktikan keberhasilan suatu lembaga. Persoalan yang sering muncul adalah: ditengah hingar-bingarnya persaingan pendidikan yang dianggap berkualitas terkadang ada yang dilupakan, yaitu bagaimana membangun anak bangsa yang berkarakter.
Sekolah tidak hanya mengedepankan kualitas akademik, tetapi yang tidak kalah penting juga membangun karakter anak didik. Apa artinya memiliki anak cerdas, tapi suka berbohong, tidak jujur serta berani kepada orang tua dan guru. Begitu juga sebaliknya, harapan kedepan sekolah dapat menghasilkan kualitas sumber daya manusia yang handal, baik secara iman dan takwa (IMTAK) maupun ilmu dan teknologi (IPTEK). Hal ini sesuai dengan visi dan misi. Untuk itulah, untuk membangun kultur sekolah dengan landasan yang kokoh, yaitu karakter.
Situasi sosial, kultural masyarakat kita akhir-akhir ini memang semakin mengkhawatirkan. Ada berbagai macam peristiwa dalam pendidikan yang semakin merendahkan harkat dan derajat manusia. Hancurnya nilai-nilai moral. Dari segi tradisi pendidikan, dibandingkan dengan negara-negara maju, kita memiliki tradisi pendidikan yang relatif masih muda. Negara kita baru membuat program pendidikan nasional secara terencana, katakanlah, baru pada pertengahan abad ke-20 ini. Para intelektual kita sebelum kemerdekaan, seperti Soekarno, Hatta, dll. sebagian besar memperoleh pendidikan dari luar negeri, khususnya di negeri Belanda. Baru setelah kemerdekaan, pada masa Orde Lama, dan khususnya pada masa Orde Baru kita memiliki sistem pendidikan nasional yang kurang lebih terprogram dan terencana
buku ajar matkul pengembangan kepribadian pendidikan agama islam
Tujuan Penyusunan buku ajar Modul Acuan Pembelajaran Mata Kuliah Pengembangan
Kepribadian, Pendidikan Agama Islam ini adalah :
a. Sebagai acuan bagi pendidik mata kuliah Pengembangan Kepribadian,
Pendidikan Agam Islam di Perguruan Tinggi Umum. Dalam penerapan
acuan ini, pendidik memiliki kewenangan yang fleksibel dalam proses
pembelajaran materi, penentuan urutan penyampaian, dan melakukan
evaluasi keberhasilan proses pembelajaran selama masih dalam domain visi,
misi dan standar kompetensi Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian,
Pendidikan Agama Islam
b. Untuk memperlancar pelaksanaan proses pembelajaran yang mendidik
dan dialogis serta efektif , efisien dan menarik dalam rangka meningkatkan
keprofesionalan pendidik
c. Sebagai panduan bagi pendidik dalam mengembangkan substansi kajian
yang lebih kontekstual, mutakhir, dan diminati, serta mendorong pendidik
Pendidikan Agama Islam untuk mengeksplorasi sumber kajian lebih
lanjut melalui kegiatan mandiri atau kerjasama antar rekan sejawat
Sedangkan Visi dan Misi Modul Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian,
Pendidikan Agama Islam adalah:
iv Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Pendidikan Agama Islam
Visi: Menjadikan ajaran Islam sebagai sumber nilai dan pedoman yang
mengantarkan mahasiswa dalam mengembangkan profesi dan kepribadian
Islam.
Misi: Terbinanya mahasiswa yang beriman, bertaqwa, berilmu dan
berakhlak mulia serta menjadikan ajaran Islam sebagai landasan berpikir dan
berperilaku dalam pengembangan profesi.
Perlu di kemukakan bahwa semua bahan ajaran dalam modul ini terbuka
untuk mendapatkan masukan baru sesuai dengan perkembangan ilmu,
teknologi dan masyarakat. Oleh karena itu semua pihak diharapkan dapat
memberi masukan yang relevan untuk menyempurnakan modul ini pada
masa mendatang.
Malang, Januari 201
Rika Yulianti
Buah - buahan adalah salah satu jenis makanan yang mengandung manfaat. Kandungan buah seperti vitamin, mineral baik bagi kesehatan tubuh, oleh karena itu buah menjadi salah satu hidangan favorit di kalangan masyarakat, salah satunya adalah buah alpukat. Konsumsi buah alpukat meningkat menyebabkan peningkatan produksi limbah biji alpukat. Limbah- limbah ini sangat mengganggu pemandangan dan tentunya menyebabkan lingkungan menjadi tidak sehat. Namun, disisi lain ternyata biji alpukat mengandung banyak senyawa potensial, salah satunya adalah komponen polifenolik katekin.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi senyawa antioksidan katekin yang terdapat di dalam ekstrak biji buah alpukat. Penelitian ini dilakukan di laboratorium dengan metode eksperimen berkelanjutan. Analisis komposisi dari biji alpukat ini yaitu polifenol katekin yang bermanfaat sebagai antioksidan.
Kata kunci : limbah, katekin, biji alpukat
- …
