2,567 research outputs found

    Penerapan Metode Regresi Linear dalam Pengembangan Pengukuran Aliran Air pada Sensor YF-S201

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan pengukuran aliran air menggunakan sensor YF-S201 dan menguji keakuratannya dengan melakukan kalibrasi menggunakan dua metode: metode perhitungan sesuai rumus turunan yang disediakan pada datasheet sensor waterflow YF-S201 dan metode regresi linear sederhana. Kedua metode tersebut digunakan untuk mengukur jumlah air dalam satuan liter berdasarkan jumlah sinyal yang dikeluarkan oleh sensor waterflow YF-S201. Metode regresi linear digunakan untuk mengkoreksi keakuratan pengukuran sensor dengan membandingkan hasil pengukuran sensor dengan data yang dihasilkan oleh alat pengukur aliran air yang telah terkalibrasi dengan baik. Sistem monitoring air ini terdiri dari sensor waterflow YF-S201 sebagai pengukur aliran air, solenoid valve 24 V sebagai kontrol menyalakan dan mematikan aliran air ke pengguna, dan modul RTC sebagai perwaktuan digital. Mikrokontroler Arduino Uno berperan sebagai pusat kontroler untuk mengolah data hasil pembacaan sensor dan RTC, dan data disimpan di SDCard. Dalam uji coba, dilakukan kalibrasi sensor waterflow A dan B dengan rentang ukur 1-60 liter menggunakan kedua metode tersebut. Hasil uji coba menunjukkan bahwa dengan menggunakan metode regresi linear, diperoleh Mean Absolute Error sebesar 1450,7 liter dan presentase Mean Absolute Percentage Error (MAPE) sebesar 5,906% untuk sensor waterflow A, dan nilai Mean Absolute Error sebesar 2057,01 liter. Sementara dengan menggunakan metode perhitungan sesuai rumus turunan pada datasheet, diperoleh hasil perhitungan rata-rata Mean Absolute Error sebesar 4737,21 mililiter dan presentase MAPE sebesar 13,742%. Oleh karena itu, disimpulkan bahwa metode regresi linear lebih baik untuk meningkatkan keakuratan sensor YF-S201.   Kata Kunci : Konfigurasi Motor DC, Regresi Linear, Waterflow Sensor YF-S201 &nbsp

    ICOS-YF mice display partially impaired ability to control <i>Chlamydia</i> infection.

    No full text
    <p>Three groups of mice, ICOS-WT, KO, and YF were intranasally infected with 1000 IFUs of <i>Chlamydia</i> and monitored daily for 14 days. <b>A</b> Time course of body weight change. The original body weights of the three groups were similar and the body weight changes were plotted as percentage of the original weight. Asterisks (*) on KO line indicate statistical significance of KO verse WT, while asterisks on YF line indicate statistical significance of YF vs WT. Pounds (#) on YF line indicate statistical significance of KO vs YF. <b>B</b> Bacterial burdens in the lung. Mice were euthanized at day 14 post-infection and lungs were aseptically collected and processed to assess bacterial growth <i>in vivo</i> as described in <i>Materials and Methods</i>. Data are presented as mean ± SD (7 ICOS-WT, 4 ICOS-KO, and 7 ICOS-YF mice) from one representative experiment out of three independent experiments with consistent results. * or # <i>p</i><0.05, ** or ## <i>p</i><0.01, *** or ### <i>p</i><0.001.</p
    corecore