1,721,119 research outputs found
Pelaksanaan administrasi penggajian di PT. Semen Gresik ( persero ) Tbk.
Setiap perusahaan yang didirikan pada prinsipnya mempunyai tujuan utama yaitu untuk memperoleh keuntungan yang optimal guna menjaga kelangsungan hidup perusahaan. untuk mencapai tujuan tersebut perusahaan membutuhkan faktor-faktor produksi pendukung yang menguntungkan, diantaranya adalah faktor produksi alam dan modal kerja ( modal, tenaga kerja, sklill dan teknologi )agar kegiatan operasionalnya perusahaan dapat berjalan dengan efektif dan efisien
PELAKSANAAN ADMINISTRASI PEMBERIAN KOPENSASI PADA PT. JAMSOSTEK (PERSERO) KANTOR CABANG JEMBER
Kegiatan kompensasi metalui program Jaminan &slat Tenaga Kola dimaksudkan untuk memberikan balas jasa kepada tenaga kerja, karena telah memberikan bantuan untuk mencapai tujuan yang tetah dttetapkan oteb perusahaan. Kompensasi tidak terbatas pada imbalan tertentu saja, tetapi metiputi : gaji, perumahan, tunjangan keluarga, pakaian, upah Siswanto B, 1987 : 26 )
Pemetaan Ketimpangan Wilayah Dengan Menggunakan Analisis Klaster Dan Strategi Penanggulangannya Di Jawa Timur
Ketimpangan kesejahteraan masyarakat antar wilayah (Kabupaten/Kota) di
Jawa Timur merupakan permasalahan yang saat ini masih terjadi terutama
kabupaten – kabupaten di Pulau Madura dan daerah tapal kuda. Pemetaan wilayah
berdasarkan karakteristik daerah merupakan upaya untuk memberikan informasi
dalam penentuan strategi pembangunan agar pelaksanaan pembangunan dapat
berjalan dengan tepat sasaran, efisien dan efektif. Indikator kesejahteraan
digunakan untuk memetakan wilayah merupakan pilihan tepat karena indicator
kesejahteraan mencakup semua dimensi, tidak bersifat parsial dan berorientasi
pada proses bukan sekedar output yang dihasilkan. Tujuan dari penelitian adalah :
(1) mengetahui karakteristik wilayah kabupaten/kota di Jawa Timur berdasarkan
indikator kesejahteraan rakyat, (2) mengetahui indikator - indikator yang
menyebabkan ketimpangan kesejahteraan masyarakat, (3) menentukan strategi
perencanaan pembangunan untuk menanggulangi ketimpangan kesejahteraan
masyarakat. Metode analisis cluster digunakan untuk memetakan wilayah karena
analisis ini dapat menggabungkan beberapa set objek ke dalam kelompok –
kelompok yang memiliki homogenitas tinggi dalam satu kelompok dan memiliki
heteroginitas yang tinggi antar kelompok.
Permasalahan – permasalahan yang menyebabkan ketimpangan
kesejahteraan di Jawa Timur adalah masih tingginya angka kemiskinan, masih
rendahnya tingkat pendidikan, rendahnya kesadaran dalam mengakses fasilitas
dan tenaga kesehatan, rendahnya kesadaran pola hidup sehat khususnya sanitasi
dan air bersih, rendahnya pendapatan masyarakat, rendahnya kemampuan fiscal
daerah dalam pembiayaan pembangunan, kurangnya fasilitas komunikasi dan
informasi kepada masyarakat dan kurangnya pemberdayaan perempuan dalam
pembangunan.
Upaya penanggulangan ketimpangan kesejahteraan dilakukan dengan
menyusun strategi berdasarkan kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman yang dimiliki daerah melalui program-program pembangunan yang bersentuhan secara
langsung dengan permasalahan – permasalahan ketimpangan kesejahteraan dan
dilaksanakan oleh pemerintah daerah dengan komitmen yang kuat melibatkan
seluruh pemangku kepentingan di daerah. Upaya penanggulangannya
ketimpangan diantaranya dengan meningkatkan akses dan pelayanan pada bidang
pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan kawasan pemukiman, energi dan
sumberdaya mineral, pemberdayaan masyarakat masyarakat, dan
pengarusutamaan gende
Analisis pengaruh inflasi, investasi ekspor dan krisis ekonomi terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia Tahun 1993.1-2001.IV
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variabel inflasi, investasi, ekspor, dan krisis ekonomi terhadap pertumbuhan ekonomi
Pelaksanaan administrasi penjualan semen di PT Semen gresik (Persero) Tbk
Kegiatan ini PKN berlangsung di PT Semen Gresik (Persero) Tbk dan ditempatkan pada sekretariat gedung utama. Pelaksanaan kegiatan praktek ini mengkhususkan pada bidang administrasi penjualan semen Gresik (Persero) tbk
Analisis Penentu Sektor Basis Dan Daya Saing Sektor Pertanian Antar Wilayah Kecamatan Di Kabupaten Banyuwangi (An Analysis of Determinan Sector Basic and Competitivenes toward the Agricultural Sector among several Subdistrics in Banyuwangi)
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi wilayah kecamatan yang termasuk sektor basis pertanian, daya saing kompetitif dan spesialisasi sektor pertanian di masing-masing wilayah. Metode Penelitian yang digunakan adalah Analisis LQ (Location Quetient) dan Analisis Shift Share Esteban Marquillas. Hasil penelitian tersebut menunjukkan wilayah yang mempunyai keunggulan kompetitif dan spesialisasi adalah Kecamatan Pesanggaran, Siliragung, Purwoharjo, Tegaldlimo, Muncar, Gambiran, Glenmore, Kalibaru, Rogojampi, Kabat, Licin, Banyuwangi, Giri, Kalipuro serta Kecamatan Wongsorejo. Dengan melihat keadaan yang ada sekarang ini pemerintah hendaknya pertimbangan utamanya didasarkan pada sektor/subsektor wilayah yang memiliki daya saing tersebut, sehingga wilayah tersebut lebih dapat meningkatkan perekonomiannya dengan cara mengekspor hasil produksi barang ke daerah lain
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN PETANI KOPI (Desa Pakis Kecamatan Panti Kabupaten Jember) Oleh: Nalendra Yogeswara 120810101018 Pembimbing
Pembangunan pada dasarnya merupakan upaya-upaya yang dilakukan dalam meningkatkan kualitas dan kesejahteraan secara berkelanjutan. Upaya pembangunan sedang ditempuh pada saat ini dapat dilakukan dengan menggunakan berbagai sumber daya potensial yang tersedia di setiap wilayah maupun di luar wialyah yang bersangkutan. Diantaranya, ada berupa sumber daya alam, sumber daya manusia dan sumber daya buatan. Sektor pertanian merupakan prasyarat bagi pembangunan sektor industri dan jasa. Perencanaan pembangunan dalam jangka panjang dirancang secara bertahap dan berkelanjutan. Pada tahap pertama, dititik beratkan pada pembangunan di sektor pertanian dan industri penghasil produksi pertanian. Pada tahap kedua, dititik beratkan pada industri pengolahan penunjang pertania
Analisis Penyerapan Tenaga Kerja Pada Sektor Industri Manufaktur Sedang Dan Besar Di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2011-2015
Perubahan struktural berfokus pada mekanisme yang diterapkan negara-negara
terbelakang untuk mengubah perekonomian domestik, dari yang semula
menekankan pertanian subsisten tradisional menjadi perekonomian yang lebih
modern, lebih berorientasi kepada wilayah perkotaan, serta industri manufaktur
dan jasa yang lebih beragam.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh
variabel penyerapan tenaga kerja sektor industri manufaktur sedang dan besar di
Jawa Tengah Tahun 2011-2015. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini
terdiri dari Upah Minimum Kabupaten (UMK), Nilai Output dan Angkatan Kerja.
Penelitian ini berfokus menggunakan metode analisis regresi data panel dengan
menggunakan model Fixed Effect. Estimasi dalam penelitian ini menunjukkan
hasil Upah Minimum Kabupaten (UMK) memiliki pengaruh yang negatif dan
tidak signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja sektor industri manufaktur
sedang dan besar di Jawa Tengah. Sementara itu, hasil estimasi variabel Nilai
Output memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap penyerapan tenga
kerja dan variabel Angkatan Kerja memiliki hubungan yang positif dan signifikan
terhadap penyerapan tenaga kerja sektor industri manufaktur sedang dan besar di
Jawa Tengah
Pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR) dan Variabel Makroekonomi Terhadap Jumlah Pembiayaan Bank Syariah di Indonesia
Krisis ekonomi global pada tahun 2008 silam memberikan guncangan serta
tekanan bagi stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan. Kondisi
makroekonomi mempengaruhi siklus ekonomi dan siklus bisnis pada masa depan
sebagai upaya mengantisipasi risiko. Fenomena tersebut menyebabkan kondisi
yang dinamakan penjatahan kredit di mana perbankan cenderung membatasi
penawaran kredit pada saat kondisi ekonomi sedang turun. Akan tetapi bagaimana
dengan respon yang diberikan oleh perbankan syariah, apakah respon yang
diberikan sama dengan respon yang diberikan oleh perbankan konvensional.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh Capital Adequacy Ratio
(CAR) dan variabel makroekonomi terhadap jumlah pembiayaan perbankan
syariah di Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode
analisis SVAR (Structural Vector Autoregression). Hasil penelitian menunjukkan
bahwa variabel inflasi, modal, dan CAR (Capital Adequacy Ratio) berpengaruh
signifikan terhadap pembiayaan perbankan syariah. Sedangkan variabel GDP
(Gross Domestic Product) tidak berpengaruh terhadap pembiayaan perbankan
syariah
PELAKSANAAN ADMINISTRASI PENGGAJIAN DI PT. SEMEN GRESIK PERSERO) TBK
Kesimpulan setelah melakukan Praktek Kerja Nyata di PT. Semen Gresik (Persero) Tbk penulis dapat menyimpulkan bahwa :
1. Sistem penggajian yang berlaku di PT. Semen Gresik (Persero) Tbk menggunakan komputerisasi dengan tujuan untuk menjaga rahasia perusahaan.
2. Besar gaji pegawai didasarkan atas golongan dan tingkat jabatan masing-masing pegawai
- …
