3 research outputs found

    Pemanfaatan Media Boneka Tangan Untuk Meningkatkan Keterampilan Bercerita Pada Siswa Kelas III SD Negeri Pakisaji 2 Kabupaten Malang

    No full text
    ABSTRACT Septidear, Vidia. 2016. Pemanfaatan Media Boneka Tangan untuk Meningkatkan Keterampilan Bercerita pada Siswa Kelas III SD Negeri 2 Pakisaji 2 Kabupaten Malang. Skripsi S – 1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. H. M. Thoha A.R, S.Pd, M.Pd, (II) Dra. Harti Kartini, M.Pd.Kata Kunci: Media Boneka Tangan, Keterampilan Bercerita, Bahasa Indonesia, Sekolah DasarBerdasarkan hasil observasi awal di SD Negeri Pakisaji 2 Kabupaten Malang terdapat beberapa permasalahan pembelajaran bahasa Indonesia khususnya dalam keterampilan bercerita, yaitu: 1) kemampuan siswa dalam bercerita masih rendah dengan siswa yang memenuhi Standar Ketuntasan Minimal (SKM) 75 berjumlah 15 orang siswa dari total 48 siswa, 2) Guru kesulitan menentukan media pembelajaran yang mendukung  siswa untuk bercerita, 3) pembelajaran bercerita terkesan monoton karena guru hanya memberikan teks cerita kemudian siswa menceritakan kembali di depan kelas, oleh karena itu perlu dilakukan perbaikan dengan menerapkan pembelajaran bercerita memanfaatkan media boneka tangan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil tindakan guru berupa pemanfaatan media boneka tangan untuk meningkatkan keterampilan bercerita siswa pada pembelajaran bahasa Indonesia kelas III SD Negeri Pakisaji 2 Kabupaten Malang.Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Langkah penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitiannya siswa kelas III SD Negeri Pakisaji 2 Kabupaten Malang sebanyak 48 siswa, terdiri atas 18 siswa laki-laki dan 20 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, tes dan dokumentasi. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan triangulasi. Analisis data yang digunakan pada penelitianini yaitu mereduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan bercerita melalui media boneka tangan, pada siklus I kelancaran dan intonasi siswa masih belum baik. Selain itu siswa masih merasa canggung dalam memanfaatkan boneka. Pada siklus II  siswa sudah bisa bercerita dengan lancar dan intonasi yang tepat. Selain itu siswa sudah mulai terbiasa memanfaatkan boneka tangan tanpa malu-malu. Hal ini terbukti dengan kenaikan rata-rata kelas dari 72,69 menjadi 77,33 pada siklus II, serta kenaikan ketuntasan klasikal dari 54,17% pada siklus I menjadi 77,08% pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan media boneka tangan dapat meningkatkan keterampilan bercerita siswa kelas III SD Negeri Pakisaji 2 Kabupaten Malang. Disarankan bagi guru untuk menggunakan media boneka tangan dalam pembelajaran bahasa Indonesia guna peningkatan pada aspek lain seperti menulis, menyimak  dan membaca

    PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN ANAK USIABDINI MELALUI MEDIA KARTU KATA DAN GAMBAR DI TK B PGRI SRENGAT KABUPATEN BLITAR

    No full text
    ABSTRACT   Septidear, Vidia. 2016. Pemanfaatan Media Boneka Tangan untuk Meningkatkan Keterampilan Bercerita pada Siswa Kelas III SD Negeri 2 Pakisaji 2 Kabupaten Malang. Skripsi S – 1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. H. M. Thoha A.R, S.Pd, M.Pd, (II) Dra. Harti Kartini, M.Pd. Kata Kunci: Media Boneka Tangan, Keterampilan Bercerita, Bahasa Indonesia, Sekolah Dasar Berdasarkan hasil observasi awal di SD Negeri Pakisaji 2 Kabupaten Malang terdapat beberapa permasalahan pembelajaran bahasa Indonesia khususnya dalam keterampilan bercerita, yaitu: 1) kemampuan siswa dalam bercerita masih rendah dengan siswa yang memenuhi Standar Ketuntasan Minimal (SKM) 75 berjumlah 15 orang siswa dari total 48 siswa, 2) Guru kesulitan menentukan media pembelajaran yang mendukung  siswa untuk bercerita, 3) pembelajaran bercerita terkesan monoton karena guru hanya memberikan teks cerita kemudian siswa menceritakan kembali di depan kelas, oleh karena itu perlu dilakukan perbaikan dengan menerapkan pembelajaran bercerita memanfaatkan media boneka tangan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil tindakan guru berupa pemanfaatan media boneka tangan untuk meningkatkan keterampilan bercerita siswa pada pembelajaran bahasa Indonesia kelas III SD Negeri Pakisaji 2 Kabupaten Malang. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Langkah penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitiannya siswa kelas III SD Negeri Pakisaji 2 Kabupaten Malang sebanyak 48 siswa, terdiri atas 18 siswa laki-laki dan 20 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, tes dan dokumentasi. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan triangulasi. Analisis data yang digunakan pada penelitianini yaitu mereduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan bercerita melalui media boneka tangan, pada siklus I kelancaran dan intonasi siswa masih belum baik. Selain itu siswa masih merasa canggung dalam memanfaatkan boneka. Pada siklus II  siswa sudah bisa bercerita dengan lancar dan intonasi yang tepat. Selain itu siswa sudah mulai terbiasa memanfaatkan boneka tangan tanpa malu-malu. Hal ini terbukti dengan kenaikan rata-rata kelas dari 72,69 menjadi 77,33 pada siklus II, serta kenaikan ketuntasan klasikal dari 54,17% pada siklus I menjadi 77,08% pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan media boneka tangan dapat meningkatkan keterampilan bercerita siswa kelas III SD Negeri Pakisaji 2 Kabupaten Malang. Disarankan bagi guru untuk menggunakan media boneka tangan dalam pembelajaran bahasa Indonesia guna peningkatan pada aspek lain seperti menulis, menyimak  dan membaca

    Peningkatan Hasil Belajar Siswa Materi Bilangan Bulat Melalui Model Teams Games Tournament (TGT) di Kelas IV SDN 1 Gilang Kabupaten Tulungagung

    No full text
    ABSTRACT Septidear, Vidia. 2016. Pemanfaatan Media Boneka Tangan untuk Meningkatkan Keterampilan Bercerita pada Siswa Kelas III SD Negeri 2 Pakisaji 2 Kabupaten Malang. Skripsi S – 1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. H. M. Thoha A.R, S.Pd, M.Pd, (II) Dra. Harti Kartini, M.Pd.Kata Kunci: Media Boneka Tangan, Keterampilan Bercerita, Bahasa Indonesia, Sekolah DasarBerdasarkan hasil observasi awal di SD Negeri Pakisaji 2 Kabupaten Malang terdapat beberapa permasalahan pembelajaran bahasa Indonesia khususnya dalam keterampilan bercerita, yaitu: 1) kemampuan siswa dalam bercerita masih rendah dengan siswa yang memenuhi Standar Ketuntasan Minimal (SKM) 75 berjumlah 15 orang siswa dari total 48 siswa, 2) Guru kesulitan menentukan media pembelajaran yang mendukung  siswa untuk bercerita, 3) pembelajaran bercerita terkesan monoton karena guru hanya memberikan teks cerita kemudian siswa menceritakan kembali di depan kelas, oleh karena itu perlu dilakukan perbaikan dengan menerapkan pembelajaran bercerita memanfaatkan media boneka tangan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil tindakan guru berupa pemanfaatan media boneka tangan untuk meningkatkan keterampilan bercerita siswa pada pembelajaran bahasa Indonesia kelas III SD Negeri Pakisaji 2 Kabupaten Malang.Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Langkah penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitiannya siswa kelas III SD Negeri Pakisaji 2 Kabupaten Malang sebanyak 48 siswa, terdiri atas 18 siswa laki-laki dan 20 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, tes dan dokumentasi. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan triangulasi. Analisis data yang digunakan pada penelitianini yaitu mereduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan bercerita melalui media boneka tangan, pada siklus I kelancaran dan intonasi siswa masih belum baik. Selain itu siswa masih merasa canggung dalam memanfaatkan boneka. Pada siklus II  siswa sudah bisa bercerita dengan lancar dan intonasi yang tepat. Selain itu siswa sudah mulai terbiasa memanfaatkan boneka tangan tanpa malu-malu. Hal ini terbukti dengan kenaikan rata-rata kelas dari 72,69 menjadi 77,33 pada siklus II, serta kenaikan ketuntasan klasikal dari 54,17% pada siklus I menjadi 77,08% pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan media boneka tangan dapat meningkatkan keterampilan bercerita siswa kelas III SD Negeri Pakisaji 2 Kabupaten Malang. Disarankan bagi guru untuk menggunakan media boneka tangan dalam pembelajaran bahasa Indonesia guna peningkatan pada aspek lain seperti menulis, menyimak  dan membaca
    corecore