1,721,051 research outputs found

    PERAN LPTK DALAM MENGEMBANGKAN KOMPETENSI ABAD 21 UNTUK MENDUKUNG MERDEKA BELAJAR DAN PENGEMBANGAN KARAKTER SISWA

    Full text link
    Konsep profesional berkenaan dengan kemampuan dan keterpercayaan menunaikan tugas-tugas dalam bidang keahliannya secara efisien dan efektif dengan tingkat keahlian yang tinggi dalam mencapai tujuan pekerjaan tersebut. Untuk mencapai keahlian itu seseorang harus ditempa melalui pendidikan spesialisasi tertentu, lazimnya pada jenjang pendidikan tinggi. Dilihat dari sudut pandang keguruan bahwa perkembangan mengisyaratkan pentingnya perbaikan kualitas profesionalisasi guru sehingga benar-benar menghasilkan guru profesional. Untuk mengembangkan pembelajaran abad 21, guru harus memulai satu langkah perubahan yaitu merubah pola pembelajaran tradisional yang berpusat pada guru menjadi pola pembelajaran yang berpusat pada siswa. Pola pembelajaran yang tradisional bisa dipahami sebagai pola pembelajaran dimana guru banyak memberikan ceramah sedangkan siswa lebih banyak mendengar, mencatat dan menghafal. Dengan adanya merdeka belajar maka memberikan ruang kepada siswa untuk memperoleh pengalaman belajar yang lebih bermaknsa (meaningfull learning experience), implementasi kompetensi abad ke 21 sangat perlu diterapkan pada setiap pembelajaran baik di kelas maupun diluar kelas

    The Effect of Team Assisted Individualization Instructional Strategies to Enhance Problem Solving Ability, Learning Activity, and Mathematics Learning Achievement

    Full text link
    The effect of team assisted individualization instructional strategies to enhance problem solving ability, learning activity, and mathematics learning achievement. Objectives: The purpose of this study is to determine the effectiveness of TAI learning medol on students' ability to solve problems. Methods: The research method uses a quantitative approach with experimental research design. The research subjects involved 83 students of grade VIII at SMP Negeri 10 Tegal. Findings: The results of the proportion test on students using the TAI instructional strategies show that zcount > ztable (1.833 > 1.64), while the MANOVA test results show λcount Ftable (8.63 > 2.76). Conclusions: The TAI instructional strategies is effective in improving problem solving skills, learning effectiveness, and mathematics learning achievement of students. Keywords: Team Assisted Individualization, Problem Solving Ability, Learning Activity, Mathematics Learning Achievemen

    PENGARUH PROFITABILITAS, UKURAN PERUSAHAAN, PERTUMBUHAN PERUSAHAAN DAN KEBIJAKAN DEVIDEN TERHADAP KEBIJAKAN LEVERAGE PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERCATAT DI BEI 2006 – 2010

    Full text link
    ujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh profitabilitas, ukuran perusahaan, pertumbuhan perusahaan dan kebijakan deviden terhadap kebijakan leverage pada perusahaan manufaktur yang tercatat di BEI tahun 2006-2010. Penelitian ini menggunakan purposive sampling pada perusahaan manufaktur yang tercatat di BEI tahun 2006-2010, dan diperoleh sebanyak 20 perusahaan manufaktur.Alat analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda, dimana diperoleh hasil variabel profitabilitas dan variabel kebijakan deviden berpengaruh signifikan terhadap kebijakan leverage sedangkan variabel ukuran perusahaan dan variabel pertumbuhan perusahaan tidak signifikan.Koefisien determinasi (R2) dalam penelitian ini sebesar 26,1% artinya bahwa semua variabel (profitabilitas, ukuran perusahaan, pertumbuhan perusahaan dan kebijakan deviden) mampu menjelaskan variasi kebijakan leverage sebesar 26,1% sedangkan sisanya sebesar 73,9% dijelaskan faktor lain yang tidak masuk dalam penelitian ini.Kata kunci: profitabilitas, ukuran perusahaan, pertumbuhan perusahaan, kebijakan deviden dan kebijakan leverage.Â

    PENGARUH PRESTASI DI SLTA, MOTIVASI MAHASISWA DAN KUALITAS MENGAJAR DOSEN TERHADAP INDEKS PRESTASI MAHASISWA DI STIE AAS SURAKARTA

    Full text link
    Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  pengaruh    prestasi  di  SLTA,  motivasi mahasiswa,  kualitas  mengajar  dosen  terhadap  prestasi  akademik  mahasiswa  AAS  secara parsial dan secara bersama-sama. Adapun  populasi  dalam  penelitian  ini  adalah  mahasiswa  STIE  AAS  Surakarta  yang aktif  mengikuti  kegiatan  belajar  mengajar  pada  saat  penelitian  ini  dilakukan.  Penelitian dilaksanakan di semester gasal tahun akademik 2013/2014 pada bulan Mei – Juni 2014. Jenis instrument yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu kuesioner. Untuk menguji apakah daftar angket yang dibuat , sahih (valid) dan andal (reliabel) maka digunakan dua alat uji yaitu uji validitas dan uji reliabilitas.  Uji t digunakan untuk menguji pengaruh masing – masing variabel independen (prestasi di SLTA, motivasi mahasiswa, kualitas mengajar dosen terhadap variabel dependen (prestasi akademik mahasiswa AAS). Uji statistik F bertujuan untuk menguji pengaruh semua variabel independen atau bebas (prestasi di SLTA, motivasi mahasiswa, kualitas mengajar dosen) secara bersama-sama terhadap variabel dependen atau terikat (prestasi akademik mahasiswa AAS). Uji ini dilakukan dengan program SPSS 17. Uji R (Koefisien determinasi) dilakukan untuk mengetahui berapa besar pengaruh variabel prestasi di SLTA, motivasi mahasiswa, kualitas mengajar dosen terhadap variabel prestasi akademik mahasiswa AAS. Dari hasil uji F diketahui bahwa Prestasi di SLTA, motivasi mahasiswa dan kualitas mengajar dosen secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap prestasi akademik mahasiswa STIE AAS Surakarta. Dari hasil uji t diketahui bahwa Prestasi di SLTA, motivasi mahasiswa dan kualitas mengajar dosen secara parsial berpengaruh signifikan terhadap prestasi akademik mahasiswa STIE AAS Surakarta.Kata kunci: Prestasi di SLTA, motivasi mahasiswa, kualitas mengajar dosen , prestasi akademik mahasisw

    KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN PROBING PROMPTING BERBANTUAN MEDIA MICROSOFT POWERPOINT TERHADAP KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS DAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA

    Full text link
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui:(1) kemampuan penalaran matematis dan prestasi belajar matematika peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran Probing Prompting berbantuan media Microsoft PowerPoint mencapai target KKM, (2) ada perbedaan kemampuan penalaran matematis dan prestasi belajar matematika peserta didik antara kelas yang diajar menggunakan model pembelajaran Probing Prompting berbantuan media Microsoft PowerPoint dengan peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran Probing Prompting tanpa berbantuan media Microsoft PowerPoint, (3) model pembelajaran Probing Prompting berbantuan media Microsoft PowerPoint lebih efektif dibandingkan dengan model pembelajaran Probing Prompting tanpa berbantuan media Microsoft Power Point terhadap kemampuan penalaran matematis dan prestasi belajar matematika peserta didik. Penelitian dilaksanakan di MTS Al Muawanah Harjawinangun Kecamatan Balapulang Kabupaten Tegal Tahun Ajaran 2016/2017. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII A, kelas VIII B, dan kelas VIII C. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang melibatkan 94 peserta didik sebagai sampel. Penentuan sampel menggunakan teknik total quota sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi dan tes. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan penalaran matematis dan prestasi belajar matematika yang telah teruji validitas dan reliabilitas pada taraf signifikansi 5%. Teknik analisis data menggunakan uji proporsi satu pihak kanan, one way manova dan uji T2-Hotelling yang sebelumnya dilakukan uji prasyarat terlebih dahulu yaitu uji normalitas dan uji homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kemampuan penalaran matematis dan prestasi belajar matematika peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran Probing Prompting berbantuanan media Microsoft PowerPoint telah mencapai target KKM, (2) ada perbedaan kemampuan penalaran matematis dan prestasi belajar matematika antara peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran Probing Prompting berbantuanan media Microsoft PowerPoint dengan peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran Probing Prompting tanpa berbantuan media Microsoft PowerPoint, (3) model pembelajaran Probing Prompting berbantuanan media Microsoft PowerPoint lebih efektif dari pada model pembelajaran Probing Prompting tanpa berbantuanan media Microsoft PowerPoint terhadap kemampuan penalaran matematis dan prestasi belajar matematika

    The Effect of Discovery Learning Supported By Geogebra Application and Contextual Teaching Learning Towards Mathematical Problem Solving Ability

    Full text link
    This study aims to determine the effect of discovery learning model supported by geogebra application and contextual teaching learning models to mathematical problem solving ability. Theresearch subjects were students class X1 MAN Pemalang of the 2018/2019 academic year. The sample used in this study was choosen by a cluster random sampling. The sample t-test was applied with a significance level 0.05 to cognitive test data consisting of 5 question. The result showed that Geogebra's assisted discovery learning model are better than contextual teaching learning models in improving students' problem solving abilities. Keywords: discovery learning,contextual teaching learning, geogebra, mathematical problem solving ability

    Student Experience about Higher Order Thinking Skill with Contextual Learning based Ethnomathematics using Learning Media and Math Props

    Full text link
    bstract: This study aims to determine differences in achievement and improvement of the ability of Higher Level Thinking Skills between students who receive contextual learning based on ethnomathematics using learning media and mathematics teaching aids as well as students who only use contextual learning. This study uses a quasi-experiment method. From the results of data processing, the average value of the control class is a class with contextual learning is 75.88889 and the average experimental class is a class with contextual learning containing ethnomathematics is 80.2500 so that the value of sig> 0.05 so that H0 is rejected, the meaning is high-level thinking ability between classes taught using contextual learning with ethnomathematics using learning media and mathematics teaching aids better than classes that only use contextual learning.Keyword: Learning Media and Math Props, Contextual Learning, Ethnomathematic

    ANALISIS PENGARUH EVA, ROA DAN ROE TERHADAP RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BURSA EFEK JAKARTA TAHUN 2006-2008

    Full text link
    Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh EVA, ROA dan ROE terhadap return pemegang saham.Sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta (BEJ) yang tercantum dalam Indonesian Capital Market Directory dan internet dengan situs www.jsx.co.id sejak tahun 2006 sampai dengan 2008. Sampel penelitian ditentukan berdasarkan purposive sampling. Dalam penelitian ini uji asumsi klasik yang digunakan adalah: uji normalitas, uji Autokorelasi, uji Multikolinearitas, uji Heterokedastisitas, Uji Regresi (Uji f dan t).Pengujian hipotesis yang digunakan adalah uji f, uji t dan uji R2. Hasil uji F diperoleh nilai Fhitung sebesar 1,226 dengan tingkat signifikansi 0,317. Karena nilai signifikansi F lebih besar dari 0,05 maka disimpulkan tidak ada pengaruh simultan antara variabel Economic Value Added (EVA), Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE) terhadap Return Saham.Hasil uji t diperoleh variabel EVA memiliki tingkat signifikansi lebih dari 0,05 yaitu sebesar 0,100. Dengan tingkat signifikansi 0,100 yang lebih besar dari 0,05 disimpulkan bahwa secara parsial Economic Value Added (EVA) tidak berpengaruh terhadap Return Saham perusahaan. Variabel ROA memiliki tingkat signifikansi lebih besar dari 0,05 yaitu sebesar 0,789. Dengan tingkat signifikansi 0,789 lebih besar dari 0,05 disimpulkan bahwa secara parsial Return on Asset tidak berpengaruh terhadap Return Saham perusahaan. Variabel ROE memiliki tingkat signifikansi lebih dari 0,05 yaitu sebesar 0,689. Dengan tingkat signifikansi sebesar 0,689 yang lebih besar dari 0,05 disimpulkan bahwa secara parsial Return on Equity (ROE) tidak berpengaruh terhadap Return Saham perusahaanHasil uji koefisien determinasi diperoleh nilai R2 sebesar 0,109 atau 10,9%. Hal ini menunjukan bahwa 10,9% dari nilai variabel dependen yaitu Return Saham dapat dijelaskan oleh Economic Value Added (EVA), Return on Assets (ROA) dan Return on Equity (ROE) sedangkan sisa nilai variabel dependen yaitu  sebesar 89,1% tidak dapat dijelaskan oleh persamaan regresi atau dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak termasuk dalam model analisis.Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberi masukan bagi investor dalam melakukan invetasi saham dengan tidak hanya melihat kondisi perusahaan melalui rasio keuangan, khususnya melalui rasio EVA, ROA dan ROE tapi dengan rasio lain sebagai penentu investasi.Kata kunci: Economic Value Added (EVA), Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE) dan Return Saha

    KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN COURSE REVIEW HORAY BERBANTUAN POWER POINT TERHADAP KEPERCAYAAN DIRI DAN PRESTASI BELAJAR

    Full text link
    Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: (1)kepercayaan diri siswa yang diajar menggunakan model CRH lebih baik daripada model Konvensional, (2)prestasi belajar siswa yang diajar menggunakan model CRH lebih baik daripada model Konvensional, (3)ada perbedaan kepercayaan diri dan prestasi belajar antara siswa yang diajar menggunakan model CRH dengan model Konvensional, (4)kepercayaan diri dan prestasi belajar siswa yang diajar menggunakan model CRH lebih baik daripada model Konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain Multivariat Post Test dengan Dua Kelompok Random. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Tegal Tahun Pelajaran 2017/2018, teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan Cluster random Sampling, diperoleh 95 siswa sebagai sampel. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dokumentasi, Angket dan Tes Prestasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah Uji t satu pihak kanan, Uji Manova dan Uji Hotelling. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1)kepercayaan diri siswa yang diajar menggunakan model CRH lebih baik daripada model Konvensional, (2)prestasi belajar siswa yang diajar menggunakan model CRH lebih baik daripada model Konvensional, (3)ada perbedaan kepercayaan diri dan prestasi belajar antara siswa yang diajar menggunakan model CRH dengan model Konvensional, (4)kepercayaan diri dan prestasi belajar siswa yang diajar menggunakan model CRH lebih baik daripada model Konvensional. Keywords Course Review Horay (CRH), Keefektifan, Kepercayaan Diri, Prestasi Belaja

    MODEL PEMBELAJARAN STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING BERBANTUAN TUTOR SEBAYA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA

    Full text link
    Penelitian ini bertujuanmendeskripsikan kemampuan komunikasi matematis yang diajar model pembelajaranStudent Facilitator and Explainingberbantuan Tutor Sebaya dengan yang diajar tanpa berbantuanditinjau dari disposisi matematis, sehingga diketahui apakah ada perbedaan dan lebih baik. Populasi penelitian adalah 10 kelas dengan teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling.Teknik analis data menggunakan uji RAK dengan uji Bonferroni dan uji t satu pihak kanan. Hasil penelitian: 1) ada perbedaan kemampuan komunikasi matematisyang diajar model pembelajaranStudent Facilitator And Explaining berbantuan Tutor Sebaya dengan yang diajar tanpa berbantuan ditinjau dari disposisi matematis, 2) kemampuan komunikasi matematis yang diajar model pembelajaranStudent Facilitator and Explainingberbantuan Tutor Sebaya tidak lebih baik atau sama dengan yang diajar tanpa berbantuan ditinjau dari disposisi matematis tinggi, dan 3) kemampuan komunikasi matematis yang diajar model pembelajaran Student Facilitator And Explainingberbantuan Tutor Sebaya lebih baik daripada yang diajar tanpa berbantuanditinjau dari disposisi matematis rendah. Kata kunci:Student Facilitator and Explaining, Tutor Sebaya, Kemampuan Komunikasi Matematis, Disposisi Matemati
    corecore