3 research outputs found
Modul Deteksi Plagiarisme Kode Program Pada Sistem E-Learning Pemrograman
g tidak asing lagi saat ini. Plagiarisme kode program dapat terjadi dengan cara menyalin kode program milik mahasiswa yang telah berhasil menyelesaikan tugas yang diberikan oleh dosen. Oleh karena itu dibuat sebuah sistem yang dapat mendeteksi plagiarisme kode program antar mahasiswa lalu mengklasifikasikannya berdasarkan tingkat kemiripannya. Tugas akhir ini mengimplementasikan kakas bantu ANTLR sebagai parser kode program dan fungsi Listener sebagai treewalker dari Abstract Syntax Tree (AST) yang dihasilkan ANTLR parser. Metode Levensthein distance dan modifikasi similarity adalah metode yang digunakan untuk menghitung nilai kemiripan antar program. Metode hierarchical clustering digunakan untuk mengelompokkan kode program. Pada tugas akhir ini, hasil yang didapat untuk penghitungan nilai kemiripan antar kode program menggunakan modifikasi similarity lebih efektif dibandingkan metode Levensthein distance. Metode hierarchical clustering dianggap efektif dalam mengelompokkan kode program berdasarkan tingkat kemiripannya
=====================================================================================================
The practice of plagiarism is not a strange thing anymore, especially among the students that almost every day working on tasks assigned by the lecturer. The practice of plagiarism is done by the exchange of source code that have been successful. Therefore developing system to detect plagiarism of program code among students and classify them based on the degree of similarity became very important. This study implements ANTLR tools as a code parser and Listener method as a tree-walker that visiting nodes of Abstract Syntax Tree. Levenshtein distance method and similarity modification is used to calculate the value of similarity between two programs. Hierarchical clustering method is used to classify the program code based on the degree of similarity. In this undergraduate thesis, the results obtained using modified similarity was the effective way compared to Levenshtein distance method, to calculate the value of similarity. Hierarchical clustering method is considered effective in classifying the program code based on the degree of similarit
RANCANG BANGUN SISTEM E-LEARNING PEMROGRAMAN PADA MODUL DETEKSI PLAGIARISME KODE PROGRAM DAN STUDENT FEEDBACK SYSTEM
Kompetensi utama yang harus dimiliki oleh mahasiswa jurusan ilmu komputer/informatika adalah pemrograman. Perkuliahan yang berbasis pemrograman seringkali mewajibkan mahasiswa untuk mengerjakan soal yang cukup banyak. Hal ini tentunya akan menyulitkan dosen dalam mengevaluasi hasil pekerjaan mahasiswa. Selain itu, dimungkinkan pula adanya praktik mahasiswa yang memplagiat hasil dari mahasiswa lain. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab permasalahan tersebut. Pada penelitian ini dikembangkan sebuah sistem pembelajaran/e-learning pemrograman. Modul sistem e-learning yang dibuat pada artikel ini terbatas pada modul deteksi kemiripan kode program dan student feedback system. Modul deteksi kemiripan kode program berfungsi untuk mengecek kemiripan kode program antar mahasiswa. Kemudian kode-kode program yang memiliki tingkat kemiripan tinggi akan dikelompokkan menjadi satu menggunakan algoritma hierarchical clustering. Proses pengecekan kemiripan program dimulai dari proses transformasi kode program ke dalam Abstract Syntax Tree (AST), kemudian ditransformasi menjadi sequence dan dihitung kemiripannya menggunakan algoritma Levenshtein Distance. Modul student feedback system berfungsi untuk mengecek kemiripan kode program mahasiswa dengan dosen. Mahasiswa akan mendapatkan informasi apakah kode program mereka sudah sesuai dengan yang diinginkan oleh dosen atau belum. Sebelum sistem memberikan umpan balik, terlebih dahulu kode program dosen dan mahasiswa diproses menjadi AST dan kemudian menjadi sequence. Sistem akan membandingkan kemiripan kode program dosen dan mahasiswa menggunakan algoritma Smith-Waterman yang telah dimodifikasi. Kemudian sistem menampilkan baris-baris kode mana saja yang sama antara kode program dosen dengan kode program mahasiswa. Dari hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa modul deteksi plagiarisme dan student feedback system telah terimplementasi dengan baik
