1,721,571 research outputs found

    Ensiklopedia Bahasa Sasak

    No full text
    Stratifikasi sosial etnis Sasak mengikuti keturunan darah yang berasal dari laki-laki. Tingkat stratifikasi sosial pada umumnya atau tingkat kebangsawanan yang ada di Lombok disebut wangse atau perwangse yang secara umum dibagi menjadi tiga bagian besar. Bahasa Sasak memiliki 4 dialek, yaitu dialek a-a (dialek Bayan), dialek a-e (dialek Pujut), dialek e-e (dialek Selaparang), dan dialek a-o (dialek Aiq Bukaq). Kegiatan penyusunan Ensiklopedia bahasa Sasak pada tahun ini telah menghasilkan data kosakata sebanyak 19 lema utama

    Manajemen perbankan syariah (konsep dan praktik perbankan syariah di Indonesia)

    Full text link
    Buku Manajemen Perbankan Syariah (Konsep dan Praktik Perbankan Syariah di Indoensia) ini merupakan buku referensi yang kami susun bersama tim mahasiswa dan dosen yang diperuntukan sebagai acuan perkuliahan bagi mahasiswa dan juga pegangan bagi para akademisi dan praktisi perbankan Syariah. Buku ini diharapkan dapat memberikan secercah pemikiran tentang bagaimana pengelolaan bank Syariah dulu, sekarang dan masa yang akan datang. Berbagai studi menyebutkan bahwa kondisi perbankan Syariah Indonesia mengalami tren pertumbuhan yang pesat dimana peningkatan asset bank Syariah di Indonesia rata-rata 80% rentang waktu 2018-2019 sesuai survei yang dikeluarkan oleh organisasi nirlaba Internasional

    The effect of using the scientific approach through concept understanding and critical thinking in science

    Full text link
    This research aimed to find out: (1) the effect of scientific approach through concept understanding in science, (2) the effect of scientific approach through critical thinking in science, and (3) the effect of scientific approach through concept understanding and critical thinking in science. The research was a quasi experimental research using pretest-posttest control group design. The population of the research was the fifth grade school elementary students in the first cluster of Palakka Bone amounted of 125 students. Technique of collecting sample was cluster random sampling which was 71 students. Data were analyzed with independent sample t-tes dan MANOVA test. The research findings showed: (1) There is a significant positive effect of scientific approach through concept understanding in science, the result obtained 0.003, (2) There is a significant positive effect of scientific approach through critical thinking in science; the result obtained 0.000, (3) there is a significant positive effect of scientific approach through concept understanding and critical thinking; the result obtained 0.000. In conclusion, the scientific approach is effective to use in science class in improving students’ concept understanding and critical thinking.</jats:p

    Poligami Perspektif Hukum Islam Dan Etika Kristen

    No full text
    Poligami dalam perspektif hukum Islam dalam konsep ataupun praktik ditolak oleh hukum Islam kecuali poligami yang eksistensinya mendapatkan tempat dalam ajaran Islam dengan lebih mengedepankan aspek keadilan dan kemaslahatan. Eksistensi poligami tidak terlepas dari adanya ayat QS An-Nisa 4/3 yang memberikan indikasi adanya kebolehan untuk melakukan poligami dengan syarat laki-laki berlaku adil. Kebolehan ini ditopang oleh beberapa hadis yang menekankan poligami lebih kepada keadilan, pemberian nafkah dan etika poligami. Dari segi konsep masih diperdebatkan islam menolerir poligami sebagai suatu institusi legal atau tidak. Mengingat adanya dalil yang memberikan konsep jelas tentang poligami, maka eksistensi dan legalitas sebagian diantara mereka memperbolehkan dan sebagian yang lain melarang serta adanya pula yang bersikap moderat dengan melihat kondisi serta persyaratan yang berat dan ketat di dalam perundang-undangan. Perbedaan pendapat tentang poligami tentu tidak dapat dipisahkan dari latar belakang sosial budaya dan sejarah serta kondisi objektif di setiap negara muslim. Begitu pula dengan situasi yang pada masyarakat kristen di dunia

    GENERALISASI DALAM PENALARAN KUANTITATIF SISWA MELALUI PEMECAHAN MASALAH PECAHAN

    Full text link
    Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan penalaran kuantitatif dalam proses generalisasi dan cara siswa dalam menghubungkan kuantitas. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif eksploratif. Penelitian dilakukan pada siswa sekolah menengah (kelas 9) di daerah kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat. Penelitian ini melibatkan 35 orang siswa yang telah memperoleh materi pecahan sebagai subjek penelitian. Subjek yang deskripsikan pada hasil penelitian sebanyak 2 orang yang merepresentasikan dari subjek penelitian dan dilakukan proses seleksi dengan memberikan tes berupa soal pemecahan masalah pecahan sebanyak 2 nomor. Siswa yang terpilih berdasarkan representasi pemecahan masalah dan atas rekomendasi dari guru matematika terhadap siswa yang memiliki kemampuan menjelaskan secara lisan. Data penelitian dikumpulkan dari hasil representasi siswa dan hasil wawancara, kemudian dianalisis secara komprehensif untuk mengidentifikasi penalaran kuantitatif siswa. Hasil penelitian menunjukan: 1) penalaran kuantitatif siswa dapat menghasilkan generalisasi pola bilangan; 2) siswa menghubungkan kuantitas dengan menggunakan rasio ekuivalen; 3) siswa merepresentasikan masalah pecahan dapat menggunakan bentuk kesetaraan. Penelitian ini menemukan bahwa kuantitas atau unit dari pecahan matematika dapat membentuk suatu pola bilangan melalui proses perbandingan kuantitas

    The Effect of Inquiry Based Learning on Students Mastery of Concept and Social Skills

    Full text link
    Inquiry Based Learning is a learning strategy that provides space for students to carry out investigations. This study was conducted to test whether there is a positive effect of Inquiry based learning on mastery of concepts and student social skills. The participant used was students of Early Childhood Islamic Education which consisted of 31 people for the experimental class and 30 people for the control class. The type of research used was quasi-experimental design. To test the analysis prerequisites using the data normality test using the Kolmogorov-Smirnov technique and the variance homogeneity test. Furthermore, to analyze hypothesis testing data using parametric statistics, with Analysis of variance techniques (ANOVA). Based on the results of hypothesis testing concluded that there are significant differences in the mastery of the concept of the experimental group students with the control group. then there are significant differences in the social skills of the experimental group students with the control group. The implication of this study is that the use of Inquiry based learning positively influences the mastery of concepts and student social skills and provides good experience to prospective Early Childhood Education teacher students collaborating on various investigations in solving problems. 

    Perwatakan Tokoh Pergerakan Feminisme dalam Novel Ahlâm Al-Nisâ Al-Harem Karya Fatima Mernissi (Sebuah Kajian Strukturalisme Genetik)

    No full text
    This article describes the figures of feminist movements in the novel Ahlâm Al-Nisâ Al-Harem by Fatima Mernissi, a Moroccan sociologist and writer, who has contributed and influenced the development of modern Arabic literature. Using Goldmann's genetic structuralism approach, the author is interested in researching this novel because it pictures women leaders who aggressively carried out feminist movements in order to break down the boundaries of custom that narrow women's movements. This research uses qualitative data in the form of facts, information, statements or images obtained from the primary source: Ahlâm Al-Nisâ Al-Harem by Fatima Mernissi. The data were analyzed using a descriptive qualitative method  focusing on content analysis, which is an in-depth analysis of the content of written information.

    REAKTUALISASI PERAN WAKAF DALAM MEMBANGKITKAN EKONOMI RAKYAT

    Full text link
    Wakaf sebagai suatu instrumen lembaga ekonomi dan sosial, merupakan bagian yang tak terpisahkan dari ekonomi islam yang integral dan merupakan inovasi tunggal milik konsep islam. Kehidupan masyarakat yang cendrung memiliki gaya hidup yang sekuler yang  melahirkan para borjuis, sudah barang tentu kita tidak akan menemukan sebuah konsep ekonomi yang murni sosial dalam tatanam ideologi manapun selain islam. Namun realita wakaf di indonesia kurang mendapat perhatian dan pengelolaan yang serius, akibat konsep pemahaman yang terbelenggu oleh hanya satu mazhab. Hal ini, mengakibatkan wakaf  kurang memberikan konstribusi kesejahteraan ekonomi.</jats:p

    ANALISIS SEJARAH DAGANG MUHAMMAD PRA KERASULAN

    Full text link
    Nabi Muhammad adalah sosok pribadi yang paripurna dan tak habis-habisnya digali dan didiskusikan oleh umat manusia.  Seluruh dimensi kehidupan dikupas dan dikaji secara mendalam baik sejarawan muslim maupun tokoh-tokoh pemikir non muslim di seluruh entero dunia. Namun dimensi ketokohan dan kepopulerannya dalam dunia usahan dan bisnis sukses dalam legenda cerita, tapi kajian tulisan sangat memperihatinkan. Realita itu, mendorong penulis menelusuri lembaran-lembaran sejarah tentang karir dagang Muhammad dalam merubah peradaban kota Makkah dan Madinah serta menjadikan daera ini jalur perdagangan Internasional. Dobrakan ekonomi yang di kembangkan terpengaruh oleh kondisi lingkungan bngsa Arab yang telah terkontaminasi dengan ekonomi Romawi dan Persi.</jats:p

    Hermeneutika Khaled Abou El Fadl

    No full text
    According to Abou el Fadl, authoritative hermeneutics is the only approach that is able to address the current issues of Islamic law, which are still considered discriminative. Abou el Fadl proposes a theory using hermeneutic approach as the basis analysis in addressing these issues. For him, reinterpretation of Islamic law interpretations becomes so salient in order to avoid an attitude which what Abou el Fadl calls interpretations authority. Therefore, hermeneutics which Abou el Fadl develops is oriented toward the interpretation authority of a text by negotiating the text itself, the author and the readers, as well as considering the personalities of the interpreters (readers). By using such authority theory, Abou el Fadl tries to construct the notion of authority in Islamic discourse. Regarding the concept of Islamic authority in its construction as a form of bridging the will of God, Abou el Fadl pays attention to three things, namely; "competence" (authenticity ), "the determination of meaning", and "representative". These three issues, according to Abou el Fadl, play an important role in establishing the "authorities" in Islamic discourse
    corecore