32 research outputs found

    Perawatan Bayi Risiko Tinggi

    No full text

    Perawatan Bayi Risiko Tinggi

    No full text
    viii,111 hlm.;Ilus.:14x21 c

    Penerapan Pendekatan Saintifik Dalam Proses Pembelajaran Kurikulum 2013

    Full text link
    Upaya peningkatan kualitas pendidikan terus menerus dilakukan oleh pemerintah secara menyeluruh, artinya bersama-sama membangun kualitas pendidikan dengan melibatkan peran serta masyarakat khusunya peran serta orang tua yang merupakan pendidikan awal bagi seorang anak, sedangkan salah satu warga sekolah sebagai ujung tombak kegiatan pembelajaran adalah guru, oleh karena guru sangat penting dalam meningkatkan mutu pendidikan yaitu dengan menggunakan teknik mengajar yang bermakna, karena teknik mengajar merupakan salah satu motor penggerak yang mengaktifkan siswa dalam proses belajar mengajar. Sejalan dengan uraian di atas, maka di dalam pembelajaran harus mampu menghantarkan siswa menguasai konsep-konsep dan keterkaitan dengan lingkungan untuk dapat memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari. Kata menguasai di sini mengisyaratkan bahwa pendidikan menjadikan siswa tidak sekedar tahu (knowing) dan hafal (memorizing) tentang konsep-konsep, tetapi harus menjadikan siswa untuk mengerti dan memahami (to understanding) konsep-konsep tersebut yang menghubungkan keterkaitan suatu konsep lainnya melalui penelitian, penyelidikan, eksplorasi, dan eksperimen sebagai alat pemecahan masalah dengan pola pikir yang kritis

    Filosofi Anak Dan Perkembangannya Sebagai Dasar Pendidikan

    Full text link
    Maka/ah ini membahas tentang peranan dan manfaat filosofi anak dan perkembangannya sebagai dasar pendidikan. Penulisan makalah ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan filosofi anak sebagai dasar pendidikan dan mendeskripsikan peranan dan manfaat filosofi anak dan perkembangannya sebagai dasar pendidikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah me/ode kualilatif Datanya diperoleh melalui beberapa sumber (kepustakaan). Berdasarkan kajian dari sumber kepustakaan diperoleh fakta bahwa peranan filsafat anak mendasari berbagai aspek pendidikan, sudah barang tentu merupakan sumbangan ulama bagi pembinaan pedagogis. Teori-teori yang lersusun karenanya dapat disebut pendidikan yang berlandaskan filsafal . Berdasarkan kajian diperoleh temuan sebagai sebagai berikut: Teori filosofi anak yang berisikan konsep­ konsep dapat dipelajari dengan menggunakan berbagai pendekatan, antara lain pendekatan filosofi yang akan melahirkan pemahaman tentang fi/safat pendidikan. Pendekatan filosofis terhadap pendidikan merupakan sualu pende­ katan zmtuk menelaah dan memecahkan masalah pendidikan menggzmakan metode fi/safat. Pendidikan membutuhkan filsafat, karena masalah pendidikan tidak hanya menyangkut pe/aksanaan pendidikan semala, yang terbatas pada pengalaman. Kiranya kegiatan pendidikan tidak sekedar dipandang sebagai gejala sosial yang bersifat rasional semala akan letapi ada sesuatu yang mendasarinya. Peranan filsafat anak da/am mendasari teori ataupzm praktek pendidikan merupakan salah salu sumbangan berharga bagi pengembangan pendidikan

    Pengembangan Model Pembelajaran Reflektif dalam Matakuliah Penulisan Karya Ilmiah Mahasiswa S1 PGSD UPBJJUT Surabaya

    Full text link
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kenyataan adanya tuntutan masyarakat dan perkembangan ipteks abad 21, yang menuntut guru SD harus profesional, kompeten, dan senantiasa belajar. Selain itu persyaratan kualifikasi akademis pendidikan guru SD minimum D-4 atau S-l, sehingga perlu memiliki kemampuan akademik yang memadai.Untuk menghasilkan guru yang mampu mengantisipasi tuntutan abad 21, maka melalui program Sl-PGSD perlu dikembangkan dan dilaksanakan pembelajaran yang dapat membekali mahasiswanya dengan kemampuan untuk melaksanakan tugas mengajar di SD dengan baik dan profesional. Pembelajaran dengan model reflektif diasumsikan mampu membekali mahasiswa Sl-PGSD agar dapat mengajar di SD menjadi lebih baik dan bermutu. Tujuan utama penelitian ini adalah bagaimana mengembangkan model pembelajaran reflektif dalam kegiatan tutorial matakuliah penulisan karya ilmiah mahasiswa S1 PGSD-UT. Tujuan khusus penelitian ini meliputi target yang akan dicapai, sebagai berikut. Pertama, memperoleh data kondisi pembelajaran/tutorial matakuliah Penulisan Karya Ilmiah pada mahasiswa S-1 PGSD Pokjar Kabupaten Tuban. Kedua, tersusunnya model pembelajaran reflektif dalam kegiatan tutorial untuk meningkatkan kemampuan menulis karya ilmiah mahasiswa S-1 PGSD pokjar Kabupaten Tuban. Model pembelajaran tersebut disusun dan dijabarkan dalam bentuk panduan tutor dan perangkat tutorial, yang terdiri atas RAT, SAT, dan RE. Ketiga, tersusunnya model skenario kegiatan pembelajaran reflektif dalam kegiatan tutorial untuk meningkatkan kemampuan menulis karya ilmiah mahasiswa S-1 PGSD pokjar Kabupaten Tuban. Penelitian ini merupakan penelitian Pengembangan. Model pengembangan perangkat yang digunakan dalam penelitian ini adalah model 4-D, yang diadaptasi dari Thiagarajan, vi Semmel dan Semmel, dan terdiri dari tahap Define, Design, Develop dan Desseminate (model 4-D). Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, kuesioner, serta dokumentasi. Sesuai karakteristik data, ada yang dianalisis secara deskriptif kualitatif, dan ada juga yang dianalisis secara kuantitatif. Model pembelajaran yang dikembangkan berupa desain model pembelajaran reflektif yang terdiri atas komponen tujuan pembelajaran (meningkatkan kemampuan berpikir dan sikap reflektif mahasiswa), materi (pokok bahasan sesuai silabus dan pengalaman mahasiswa mengajar di SD), prosedur pembelajaran meliputi (1) tahap penyajian konsep dasar atau teori penyusunan karya ilmiah, (2) penyusunan karya ilmiah (baik hasil kajian maupun hasil penelitian), (3) reflektif teknikal penulisan karya ilmiah, dan (4) pemantapan dan penilaian Melalui langkah-langkah penelitian pengembangan, hasil penelitian adalah sebagai berikut. Pertama, bahwa secara umum rancangan pembelajaran/tutorial yang mencakup RAT, SAT, RE yang dibuat tutor cenderung tidak sesuai dan kurang menggambarkan secara detil langkah-langkah kegiatan untuk pencapaian indikator yang ditetapkan. Perancangan pembelajaran/tutorial pun cenderung lepas dari konteks substansi strategi tutorial dan materi penulisan karya ilmiah. Proses pembelajaran/tutorial yang diharapkan tidak dijalankan tidak tersstruktur secara jelas. Skemata mahasiswa tentang kemampuan menulis yang didapat dari Matakuliah Keterampilan Menulis tidak dijadikan dasar dalam penyajian tutorial yang dirancang. Tutor juga kurang membiasakan mahasiswa menggunakan peta permasalahan dalam mengidentifikasikan masalah. Kedua, pengembangan produk model pembelajaran/tutorial refleksi penulisan karya ilmiah mahasiswa S1 PGSD pokjar Tuban memberikan penciptaan kondisi pembelajaran/tutorial yang menarik, menantang, dan membiasakan mahasiswa berpikir dan bersikap reflektif. Ketiga, prosedur atau skenario pembelajaran/tutorialnya disesuaikan dengan perancangan tutorial yang mencakup RAT, SAT, dan RE. Skenario model tutorial reflektif dapat diaplikasikan secara optimal

    Gerakan Sosial Penghijauan Di Lereng Barat Gunung Wilis Oleh Masyarakat Di Kabupaten Madiun

    No full text
    The potential of a nation is determined by various things, among others: the population,quality of human resources (HR), natural resources, moral, and mental of the nationitself. Indonesia is a country with great territory, natural resources, and humanresources. The quality of our environment is now apprehensive, because of thedestruction of forests, forest fires, landslides, deforestation. It needs a social movementwith all components of society to create healthy living environment, green forest,greening on the western slopes of G.Wilis Madiun Regency . Madiun Regency has alarge area, large natural resources and hutanlebat, but strangely regional economicpower is not as large as the area and natural resources like other areas. Currently,forest destruction on the G.Wilis slope is quite alarming, both within the forest andoutside the forest. Views of deforested forests, arid lands, landslide cliffs occureverywhere on the western slopes of Wilis mountain, Flora and fauna are damaged, thecontent of 02 (oxygen) is thinning. For that required social movement of all societystart, ulama ', umara', young generation, student, student, youth cadets, santri pondokpesantren, social organization, all citizen, TNI / Polri to preserve forest. This researchis a qualitative research, data collection through interview, deep observation,documentation, with data analysis through stages: Data Collection, Data Reduction,Display data, Conclution / Vervying. The results show that there has been forestdestruction on the western slopes of G.Wilis Madiun Regency and reforestation /reforestation required for the green forest to return, flora / fauna grow and avoidedlandslides and fresh air / autoproduction

    Pembelajaran Integratif Dalam Matakuliah Materi Dan Pembelajaran IPA SD Dengan Konsep Dasar IPA Pada Mahasiswa S1 PGSD UT Surabaya

    Full text link
    Untuk meningkatkan kualitas pendidikan IPA di SD langkah pertama yang dilakukan adalah meningkatkan kualitas guru dan calon guru IPA di SD, khususnya di lembaga pendidikan guru, salah satunya adalah di UT. Penelitian ini bertujuan untuk pertama mendeskripsikan model implementasi pembelajaran integratif dalam kegiatan tutorial matakuliah Materi dan Pembelajaran IPA SD dengan Konsep Dasar IPA pada mahasiswa S-1 PGSD pokjar Kabupaten Tuban. Kedua untuk mendeskripsikan efektifitas implementasi pembelajaran integratif dalam kegiatan tutorial matakuliah Materi dan Pembelajaran IPA SD dengan Konsep Dasar IPA dalam meningkatkan penguasaan konsep dasar IPA dan kemampuan membuat perencanaan pembelajaran pada mahasiswa S-1 PGSD pokjar Kabupaten Tuban. Ketiga untuk mendeskripsikan besar pengaruh implementasi pembelajaran integratif dalam kegiatan tutorial matakuliah Materi dan Pembelajaran IPA SD dengan Konsep Dasar IPA terhadap prestasi belajar matakuliah Materi dan Pembelajaran IPA SD pada mahasiswa S-1 PGSD Pokjar Kabupaten Tuban. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan perangkat pembelajaran yang berupa: Rancangan Aktivitas Tutorial (RAT), Satuan Acara Tutorial (SAT), Rancangan Evaluasi (RE), dan Lembar Kerja Mahasiswa (LKM). Pengembangan perangkat mengacu pada four D model yang dikemukakan oleh Thiagarajan dan Semmel. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan cukup layak digunakan, dapat meningkatkan kemampuan membuat RPP dan hasil belajar mahasiswa
    corecore