1,721,070 research outputs found

    End-Of-Year Spending Behavior: Pada Pengelola Keuangan Daerah

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh bias perilaku recency bias, overconfidence bias, dan herding bias terhadap perilaku penumpukan belanja di akhir tahun (end-of-year spending behavior) pada pengelola keuangan daerah. Fenomena end-of-year spending behavior menjadi masalah dalam pengelolaan keuangan daerah, dengan penyerapan anggaran meningkat drastis pada akhir tahun. Penelitian-penelitian sebelumnya lebih berfokus pada faktor lingkungan organisasi, sedangkan dari aspek perilaku masih sedikit dianalisis. Dengan pendekatan behavioral finance, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana pengaruh bias kognitif, bias emosional, dan bias interaksi sosial terhadap pengambilan keputusan pengelola keuangan daerah. Data primer dari kuesioner diperoleh dari 215 responden pengelola keuangan daerah di Pemerintah Kabupaten Wonosobo serta data sekunder dari realisasi anggaran triwulan IV tahun anggaran 2022. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda untuk menguji pengaruh ketiga jenis bias terhadap end-of-year spending behavior. Hasil penelitian menunjukkan bahwa recency bias, overconfidence bias, dan herding bias tidak berpengaruh terhadap end-of-year spending behavior. Namun, ditemukan bahwa pengalaman kerja berkorelasi peningkatan recency bias dan overconfidence bias, sementara tingkat pendidikan berhubungan negatif dengan herding bias. Kesimpulannya, bias perilaku tidak berpengaruh terhadap perilaku penumpukan belanja di akhir tahun. Meskipun demikian, hampir semua responden menunjukkan kecenderungan melakukan pengeluaran signifikan di akhir tahun.This study aims to analyze the influence of behavioral biases on end-of-year spending behavior among local governments’ financial officers. The phenomenon of end-of-year spending behavior poses a challenge in local governments’ financial management, with budget absorption significantly increasing at the end of the fiscal year. Previous studies have primarily focused on organizational factors, while the behavioral aspect has been less explored. Using a behavioral finance approach, this study examines the impact of cognitive, emotional, and social interaction biases on the decision-making process of local governments’ financial officers. Primary data were collected through questionnaires from 215 local governments’ financial officers in the Wonosobo Regency, and secondary data were sourced from the fourth-quarter budget realization of the 2022 fiscal year. Multiple linear regression analysis was employed to test the effect of these three biases on end-of-year spending behavior. The results indicate that recency bias, overconfidence bias, and herding bias do not affect end-of-year spending behavior. However, it was found that work experience correlates with an increase in recency bias and overconfidence bias, while education level is negatively associated with herding bias. In conclusion, behavioral biases do not influence end-of-year spending behavior, though most respondents tend to engage in significant spending at year-end

    Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Pengelolaan Keuangan Mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana

    Get PDF
    The aim of this research is to determine the influence of lifestyle, spending habits, financial literacy on the level of financial management of Satya Wacana Christian University students. This research was conducted using a survey method with a Google Form questionnaire to students at Satya Wacana Christian University and analyzed using multiple linear regression using the SPSS For Window Version 29.0 application with a sample size of 110 respondents. The results of this research show that lifestyle and financial literacy do not have a significant influence on student financial management, while spending habits have a significant influence on student financial management.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh gaya hidup, spending habit, literasi keuangan terhadap tingkat pengelolaan keuangan mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana. Penelitian ini dilakukan dengan metode survey dengan kuisioner Google Form kepada mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana dan dianalisis dengan regresi linier berganda menggunakan aplikasi SPSS For Window Versi 29.0 dengan jumlah sampel yang digunakan sebanyak 110 responden. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa gaya hidup dan literasi keuangan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap pengelolaan keuangan mahasiswa, sedangkan spending habit memiliki pengaruh signifikan terhadap pengelolaan keuangan mahasiswa

    Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Kontinuitas Pembayaran Dividen Pada Perusahaan Pertambangan Subsektor Batubara Di Indonesia Pada Periode 2016-2022.

    Get PDF
    Penelitian bertujuan menguji pengaruh kinerja keuangan terhadap kontinuitas pembayaran dividen perusahaan pertambangan subsektor batubara di Indonesia periode 2016-2022. Variabel kinerja keuangan ROE, Cash Ratio dan DER serta kontinuitas pembayaran dividen oleh DPS. Dikelola dari laporan keuangan perusahaan sektor pertambangan batubara yang terdaftar di BEI tahun 2016-2022. Jenis data yaitu data sekunder, sehingga sampel diperoleh sebanyak 952 data yang diolah. Metode analisis yaitu metode regresi data panel. Hasil penelitian menemukan bahwa profitabilitas dan likuiditas berpengaruh positif terhadap kontinuitas pembayaran dividen, rasio solvabilitas berpengaruh negatif terhadap kontinuitas pembayaran dividen

    Pengaruh Moral Pajak terhadap Kepatuhan Pajak yang Dimoderasi oleh Pemahaman Pajak

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah moral pajak dapat mempengaruhi kepatuhan pajak dan pemahaman pajak dapat memoderasi hubungan antara moral pajak dengan kepatuhan pajak. Dalam penelitian ini digunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan menggunakan kuesioner tertutup. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 50 pemilik UMKM kuliner di Salatiga dengan menggunakan metode accidental sampling dalam pengambilan sampelnya. Analisis regresi sederhana dan analisis regresi moderasi digunakan untuk melihat pengaruh dari variabel yang diteliti. Hasil dari pengujian menunjukan bahwa moral pajak berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan pajak dan pemahaman pajak mampu memoderasi hubungan antara moral pajak dengan kepatuhan pajak.This study aims to determine whether tax morale can affect tax compliance and tax understanding can moderate the relationship between tax morale and tax compliance. This research uses a quantitative research approach using a closed questionnaire. The sample used in this study was 50 culinary UMKM owners in Salatiga uses the accidental sample method in sample. Simple regression analysis and moderation regression analysis are used to see the effect of the studied variables. The results of the test show that tax morale has a positive and significant effect on tax compliance and tax understanding is able to moderate the relationship between tax morale and tax compliance

    Pengaruh Literasi Keuangan, Pengelolaan Uang Saku dan Herding dengan Self-Control sebagai Variabel Moderasi terhadap Perilaku Menabung Mahasiswa (Studi pada Mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana)

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian ini untuk menguji dan membuktikan pengaruh literasi keuangan, pengelolaan uang saku dan herding dengan selfcontrol sebagai variabel moderasi terhadap perilaku menabung mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana. Populasi sebanyak 14.927 mahasiswa dan diperoleh sampel sebanyak 390 mahasiswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dari penyebaran kuesioner. Penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi berganda dan MRA dengan menggunakan aplikasi SPSS serta bentuk pengumpulan data primer yang dikelola secara kuantitatif. Pada skala pengukuran data menggunakan skala guttman dan skala likert. Berdasarkan hasil olah data, dapat disimpulkan sebagai berikut: 1) terdapat pengaruh positif literasi keuangan terhadap perilaku menabung namun tidak signifikan, 2) terdapat pengaruh positif pengelolaan uang saku terhadap perilaku menabung, 3) terdapat pengaruh positif herding terhadap perilaku menabung, 4) self-control sebagai variabel moderasi dapat memperkuat literasi keuangan terhadap perilaku menabung, 5) self-control sebagai variabel moderasi tidak dapat memperkuat pengelolaan uang saku terhadap perilaku menabung dan 6) self-control sebagai variabel moderasi tidak dapat memperkuat herding terhadap perilaku menabung.The purpose of this study was to test and prove the effect of financial literacy, pocket money management and herding with self-control as a moderation variable on the saving behavior of Satya Wacana Christian University students. The population was 14,927 students and a sample of 390 students was obtained. The sampling technique uses accidental sampling. The data used are primary data obtained from the distribution of questionnaires. This study used multiple regression and MRA analysis techniques using SPSS applications and quantitatively managed forms of primary data collection. On the scale of data measurement using the guttman scale and likert scale. Based on the results of data processing, it can be concluded as follows: 1) there is a positive influence of financial literacy on saving behavior but not significant, 2) there is a positive influence of pocket money management on saving behavior, 3) there is a positive influence of herding on saving behavior, 4) self-control as a moderation variable can strengthen financial literacy on saving behavior, 5) self-control as a moderation variable can’t strengthen pocket money management on saving behavior and 6) self-control as a moderation variable can’t strengthen herding against saving behavior

    Pengaruh Uang Saku dan Kepribadian terhadap Perilaku Konsumtif dengan Sikap Keuangan sebagai Variabel Mediasi. Studi: Mahasiswa Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Kristen Satya Wacana

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji peranan sikap keuangan dalam memediasi pengaruh uang saku dan kepribadian bagi penurunan perilaku konsumtif mahasiswa Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Kristen Satya Wacana dengan menggunakan metode pengujian parsial dan uji sobel. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 147 dengan partisipan yang berasal dari mahasiswa Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Kristen Satya Wacana. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (i) uang saku tidak berpengaruh signifikan terhadap perilaku konsumtif; (ii) kepribadian berpengaruh positif terhadap perilaku konsumtif; (iii) sikap keuangan tidak berpengaruh signifikan terhadap perilaku konsumtif; (iv) uang saku berpengaruh positif terhadap sikap keuangan; (v) kepribadian berpengaruh positif terhadap sikap keuangan; (vi) sikap keuangan tidak memediasi pengaruh uang saku terhadap perilaku konsumtif; (vii) sikap keuangan tidak memediasi pengaruh kepribadian terhadap perilaku konsumtif.The purpose of this study was to examine the role of financial attitudes in mediating the influence of pocket money and personality on reducing consumptive behavior of students of the Management Study Program, Faculty of Economics and Business, Satya Wacana Christian University using partial testing methods and sobel tests. This study used a sample of 147 participants who came from students of the Management Study Program, Faculty of Economics and Business, Satya Wacana Christian University. The results of this study showed that: (i) pocket money had no effect significant on consumptive behavior; (ii) personality positively influences consumptive behavior; (iii) financial attitudes have no effect positively and significant on consumptive behavior; (iv) pocket money has a positive effect on financial attitudes; (v) personality positively influences financial attitudes; (vi) financial attitudes do not mediate the effect of allowance on consumptive behavior; (vii) Financial attitudes do not mediate the influence of personality on consumptive behavior

    Pengaruh Teman Sebaya (Peer Group) Terhadap Pengelolaan Keuangan Yang Dimoderasi Pengendalian Diri, Literasi Keuangan, Dan Perencanaan Keuangan Pada Mahasiswa Manajemen FEB UKSW 2019

    Get PDF
    Pengelolaan keuangan pribadi sangat diperlukan oleh individu di masa seperti sekarang ini. Tujuan penelitian ini untuk menguji dan membuktikan pengaruh teman sebaya (peer group) terhadap pengelolaan keuangan yang dimoderasi pengendalian diri, literasi keuangan, dan perencanaan keuangan pada mahasiswa manajemen FEB UKSW 2019. Populasi dalam penelitian ini ditujukan pada Mahasiswa S1 Manajemen Universitas Kristen Satya Wacana Fakultas Ekonomi dan Bisnis angkatan 2019 di salatiga. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 89 data sampel. Maka dari itu pengambilan data menggunakan kuesioner. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data regresi linier berganda dengan menggunakan aplikasi SPSS versi 20 serta bentuk pengumpulan data primer yang dikelola secara kuantitatif. Pada skala pengukuran data menggunakan skala likert yang merupakan metode untuk mengukur sikap dan pendapat para responden. Berdasarkan hasil olah data, dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: 1) terdapat pengaruh negatif signifikan teman sebaya (peer group) terhadap pengelolaan keuangan, 2) pengendalian diri memperkuat pengaruh sebaya (peer group) terhadap pengelolaan keuangan, 3) literasi keuangan memperkuat pengaruh sebaya (peer group) terhadap pengelolaan keuangan, 4) perencanaan keuangan memperkuat pengaruh sebaya (peer group) terhadap pengelolaan keuangan.Personal financial management is very necessary for individuals in times like today. The aim of this research is to test and prove the influence of peers on financial management which is moderated by self-control, financial literacy, and financial planning in 2019 SWCU FEB management students. The population in this research is aimed at undergraduate management students at Satya Wacana Christian University, Faculty of Economics. and Business Class of 2019 in Salatiga. The number of samples in this study was 89 sample data. Therefore, data collection uses a questionnaire. This research uses multiple linear regression data analysis techniques using the SPSS version 20 application as well as a form of primary data collection that is managed quantitatively. The data measurement scale uses a Likert scale which is a method for measuring the attitudes and opinions of respondents. Based on the results of data processing, the following conclusions can be drawn: 1) there is a significant negative influence of peers (peer groups) on financial management, 2) self-control strengthens the influence of peers (peer groups) on financial management, 3) financial literacy strengthens peer influence ( peer group) on financial management, 4) financial planning strengthens the influence of peers on financial management

    Green Innovation, Environmental Management Accounting, dan Nilai Perusahaan: Mampukah Reputasi Perusahaan Berperan Sebagai Pemediasi?

    Get PDF
    Tuntutan dari stakeholders kepada perusahaan untuk beroperasi dengan memperhatikan aspek lingkungan membuat perusahaan menerapkan Green Innovation (GI) dan Environmental Management Accounting (EMA). Hal tersebut dapat menarik investor dan dapat meningkatkan nilai perusahaan. Penelitian ini hendak menguji kembali hubungan GI dan EMA terhadap nilai perusahaan dan peran reputasi perusahaan sebagai pemediasi. Sampel pada studi ini adalah perusahaan yang terdaftar pada BEI dan PROPER pada tahun 2019-2022 menggunakan purposive sampling. Pengolahan data menggunakan Eviews 12. Hasil menunjukkan bahwa GI berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan sedangkan EMA berpengaruh negative terhadap nilai perusahaan. Sedangkan reputasi perusahaan belum terbukti dapat memediasi hubungan antara GI dan EMA dengan nilai perusahaan.Stakeholder demands for firms to operate by paying attention to environmental aspects make firms implement Green Innovation and Environmental Management Accounting. This can attract investors and increase firm value. This research aim to re-examine the relationship between GI and EMA on firm value and examine the role of firm reputation as mediator. Samples of this study were firms registered on BEI and PROPER in 2019-2022 using purposive sampling. This research used Eviews 12. The results show that GI has positive effect on firm value while EMA has negative effect on firm value. Meanwhile, firm reputation has not proven to mediate the relationship between GI and EMA on firm value

    Market Reaction Analysis on Dividend Announcements: A Study on Coal Subsector Companies Listed on the Indonesia Stock Exchange (2019-2023)

    No full text
    Penelitian ini menginvestigasi reaksi pasar terhadap pengumuman pembagian dividen naik dan turun di kalangan perusahaan batu bara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (2019-2023), yang secara konsisten membagikan dividen selama periode lima tahun. Metode yang digunakan adalah uji t sampel berpasangan untuk menganalisis respons pasar sebelum dan sesudah pengumuman dividen, dan 7 perusahaan batu bara yang membagikan dividen secara teratur selama 5 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat dampak signifikan dari pengumuman pembagian dividen naik maupun turun terhadap reaksi pasar. Hal ini menunjukkan bahwa investor tidak bereaksi secara berbeda terhadap perubahan dalam pengumuman dividen yang dibuat oleh perusahaan-perusahaan tersebut. Penelitian ini memberikan wawasan bahwa pengumuman dividen, baik naik maupun turun, tidak mempengaruhi secara signifikan reaksi pasar di Bursa Efek Indonesia bagi perusahaan-perusahaan batu bara yang diteliti. Implikasi dari temuan ini dapat digunakan oleh manajemen perusahaan untuk memahami bagaimana pasar merespons keputusan pembagian dividen mereka di masa depan.This study investigates the market reaction to upward and downward dividend announcements among coal companies listed on the Indonesia Stock Exchange (2019-2023), which have consistently distributed dividends over a five-year period. The method used is the paired sample t test to analyze the market response before and after the dividend announcement, and 7 coal companies that have distributed dividends regularly for 5 years. The findings indicate that there is no significant impact of either upward or downward dividend announcements on market reaction. This suggests that investors do not react differently to changes in dividend announcements made by these companies. The study provides insights that upward or downward dividend announcements do not significantly affect market reactions on the Indonesia Stock Exchange for the coal companies studied. The implications of these findings can help company management understand how the market responds to their dividend distribution decisions in the future
    corecore