128 research outputs found
Analisis Pengguna Sistem Informasi Kearsipan Dinamis (SIKD) dengan Pendekatan Technology Acceptance Model (TAM) di Universitas Jember
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengujian
teori TAM dalam menilai penerimaan pengguna terhadap implementasi sistem
informasi kearsipan dinamis (SIKD) di Universitas Jember. Jenis penelitian yang
digunakan adalah penelitian explanatory yang bertujuan untuk mengetahui
hubungan kausalitas antar variabel melalui suatu pengujian hipotesis. Metode
penelitian yang digunakan adalah metode simpel random sampling. Populasi
dalam penelitian ini adalah pengguna aktif pada aplikasi SIKD Universitas Jember
dengan kriteria pengguna sudah pernah melakukan aktifitas meregistrasi atau
mendisposisikan surat sebanyak 252 pengguna dan sampel yang digunakaan
sebanyak 85 sampel.
Metode analisis data pada penelitian ini menggunakan metode Partial
Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa variable pengalaman
(experience) berpengaruh signifikan terhadap persepsi kemudahan (perceived ease
of use), pengalaman (experience) berpengaruh tidak signifikan terhadap persepsi
kegunaan (perceived usefulness), persepsi kemudahan (perceived ease of use)
berpengaruh signifikan terhadap persepsi kegunaan (perceived usefulness), persepsi
kemudahan (perceived ease of use) berpengaruh signifikan terhadap sikap
penggunaan (attitude towards behavior), persepsi kegunaan (perceived usefulness)
berpengaruh signifikan terhadap sikap penggunaan (attitude towards behavior),
persepsi kegunaan (perceived usefulness) berpengaruh tidak signifikan terhadap
minat penggunaan (behavioral intention), sikap penggunaan (attitude towards
behavior) berpengaruh signifikan terhadap minat penggunaan (behavioral
intention), minat penggunaan (behavioral intention) berpengaruh signifikan
terhadap pengguna nyata (actual use) SIKD
Pengaruh Kelelahan Kerja Dan Budaya Organisasi Serta Motivasi Terhadap Kinerja Pegawai Melalui Kepuasan Kerja Pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Jember
Research on work fatigue in the company has been encountered everywhere, because work fatigue is a problem that must
get attention, All kinds of work both formal and informal cause work fatigue. This study aims to analyze the work fatigue
of organizational culture and motivation on employee performance through job satisfaction at the Kantor Pelayanan Pajak
Pratama Jember. In addition, this study analyzes the influence of each exogenous variable, the endogenous variable to the
intervening variable. Primary data obtained from the perception of 80 permanent employees working in the Kantor
Pelayanan Pajak Pratama Jember who has filled the questionnaire and then in the analysis. The results show that work
fatigue, organizational culture, motivation, to employee performance through satisfaction, all of which have a significant
effect
Pengaruh Persepsi Manfaat, Persepsi Kemudahan dan Kepercayaan terhadap Penggunaan Go-Pay di Jember
Berkembangnya teknologi pada era globalisasi saat ini mendorong
persaingan yang ketat pada dunia bisnis. Di era yang serba modern ini menuntut
banyaknya perkembangan dari berbagai bidang Teknologi Informasi (TI). Tidak
tertinggal pula pada sistem pembayaran atau transaksi, apabila dulu transaksi
hanya bisa di lakukan secara tunai (cash based) namun pada era sekarang
transaksi sudah dapat dilakukan secara nontunai (non cash).
E-Money atau uang elektronik merupakan sejumlah nilai atau nominal
uang yang di simpan secara virtual kedalam sebuah alat yang dapat digunakan
untuk melakukan pembayaran kepada pihak lain tanpa perlu adanya tatap muka
dari kedua belah pihak. Go-jek sebagai ojek online mendapatkan kepercayaan
dari masyarakat yang menilai bahwa ojek online lebih praktis dibanding dengan
ojek konvesional. Tidak ingin berhenti hanya sebagai perusahaan transportasi
yang berbasis daring, Go-Jek memutuskan untuk bertranformasi menjadi sebuah
perusahaan financial technology (fintech) melalui Go-Pay. Go-Pay atau yang
sebelumnya disebut Go-Wallet merupakan dompet virtual yang disediakan oleh
aplikasi Go-Jek untuk menyimpan dana yang nantinya dapat digunakan untuk
membayar transaksi-transaksi yang berkaitan dengan layanan di dalam aplikasi
Go-Jek.
Objek pada penelitian ini adalah para konsumen pengguna Go-Pay di
jember. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner
secara online kepada 112 orang penguna Go-Pay di Jember. Metode analisis
data menggunakan Analisis Linear Berganda dengan variabel bebas yaitu
Persepsi Manfaat, Persepsi Kemudahan dan kepercayaandan Penggunaan Go-
Pay sebagai variabel terikat.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi manfaat, persepsi
kemudahan penggunaan dan kepercayaan berpengaruh secara signifikan
terhadap penggunaan Go-Pay di Jember
PENGARUH REGULASI, KOMITMEN ORGANISASI, KOMUNIKASI DAN SUMBER DAYA MANUSIA TERHADAP KINERJA PEMERINTAH DESA DENGAN PENGELOLAAN KEUANGAN DESA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (STUDI PADA PEMERINTAH DESA DI KABUPATEN BONDOWOSO)
Penelitian ini bertujuan untuk mencari bukti empirik apakah terdapat
pengaruh regulasi, komitmen organisasi, komunikasi dan sumber daya manusia
terhadap kinerja Pemerintah Desa pada Pemerintah Desa Kabupaten Bondowoso
terutama jika dimediasi oleh Pengelolaan Keuangan Desa. Hal yang mendasari
penelitian ini adalah karena adanya ketidaksamaan hasil penelitian sebelumnya
mengenai faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kinerja. Selain itu juga peneliti
ingin menguji faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja Pemerintah Desa terkait
adanya dana desa yang telah digulirkan Pemerintah Pusat mulai tahun 2015.
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh aparatur desa yang ada di
lingkungan Pemerintahan Kabupaten Bondowoso, yaitu Kepala Desa dan
Pelaksana Teknis Pengelolaan Keuangan Desa (PTPKD), yang terdiri dari Kepala
Desa serta Sekretaris Desa, Kepala Seksi/Kaur dan Bendahara Desa. Sampel yang
digunakan dalam penelitian ini sebanyak 187 responden, yang terdiri dari Kepala
Desa, Sekretaris Desa, Kepala Seksi/Kaur, Bendahara Desa, dan operator desa
yang memiliki masa kerja minimal satu tahun, pernah mengikuti
kursus/diklat/bimbingan teknis/sosialisasi tentang pengelolaan keuangan desa
yang diselenggarakan oleh Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah, serta
terlibat langsung dalam pengelolaan keuangan desa. Teknik pengambilan sampel
menggunakan Purposive Sampling. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif
dengan menggunakan dara yang diperoleh dari kuesioner yang disebarkan, dan
diuji dengan uji Structural Equational Modelling (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa komitmen organisasi dan sumber
daya manusia berpengaruh signifikan positif terhadap pengelolaan keuangan desa
dan kinerja Pemerintah Desa, sedangkan regulasi dan komunikasi tidak
berpengaruh terhadap pengelolaan keuangan desa dan kinerja Pemerintah Desa
PENGELOLAAN KEUANGAN BANTUAN SOSIAL SEBAGAI MEDIASI FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH PADA KABUPATEN JEMBER
Tujuan penelitian ini adalah menguji dan menganalisis pengaruh komitmen
organisasional, komunikasi dan sumber daya manusia terhadap pengelolaan keuangan
bantuan sosial dan kinerja SKPD di Kabupaten Jember. Lokasi penelitian dilakukan di
Kabupaten Jember. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai SKPD di
Kabupaten Jember yang berjumlah 60 orang, baik Kepala SKPD serta Pelaksana
Teknis Pengelolaan Keuangan Bantuan Sosial yaitu kepala bidang beserta stafnya
yang merupakan aktor utama dalam penyelenggaraan pengelolaan keuangan bantuan
sosial. Sampel mengunakan tehnik sensus. Metode analisis data menggunakan PLS
PENGARUH BUDAYA K3, KEPEMIMPINAN, MOTIVASI, TERHADAP KEPUASAN KERJA DAN KINERJA KARYAWAN PADA PERUSAHAAN MINYAK DAN GAS BUMI “X” DI PROPINSI KALIMANTAN TIMUR
Penelitian tentang budaya perusahaan telah banyak dilakukan baik di Indonesia maupun di luar negeri. Namun penelitian tentang budaya Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) masih belum banyak dilakukan terutama di Indonesia. Terlebih penelitian tentang budaya K3 yang dihubungkan dengan kepemimpinan, kepuasan kerja, motivasi dan kinerja masih jarang dilakukan. Penelitian ini bermaksud mengetahui dan mendeskripsikan pengaruh budaya K3, motivasi, kepemimpinan terhadap kepuasan kerja dan kinerja karyawan. disamping itu penelitian ini juga merupakan penelitian penjelasan (explanatory research) yang menganalisis pengaruh masing masing variabel eksogen terhadap variabel endogen.
Jumlah populasi pada lokasi penelitian ini sebanyak 412 orang meliputi karyawan permanen dan kontraktor yang terdaftar di departemen security pada site Handil II Base, dan seluruhnya menjadi objek penelitian (sensus), penyebaran lembar jawaban kuesioner kepada seluruh responden menjadi tantangan tersendiri, karena sebagian besar responden berada di kantor karena urusan pekerjaan untuk mensupport operasi perusahaan di seluruh Delta Mahakam yang sangat luas. Terdapat 290 responden yang mengembalikan angket tersebut yang akan dianalisis. Teknik analisis data dan uji hipotesis menggunakan Structural Equation Model (SEM).
Hasil menunjukkan bahwa uji hipotesis secara langsung yaitu variabel-variabel : budaya K3, kepemimpinan, motivasi lebih besar dari 1,96 pada level α= 5 %, artinya berpengaruh signifikan terhadap variabel endogen kepuasan kerja. Selain itu, variabel kepemimpinan, motivasi, kepuasan kerja berpengaruh
signifikan terhadap kinerja karyawan, sedangkan budaya K3 tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan pada perusahaan migas tersebut. Namun jika budaya K3 diuji hipotesis melalui kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan, maka budaya K3 berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Hal ini dapat disimpulkan bahwa kepemimpinan dan motivasi, dan kepuasan kerja secara serempak dan langsung berpengaruh terhadap kirnerja karyawan karena karyawan merasakan langsung dampak dari perubahan variabel-variabel tersebut. Sedangkan budaya K3 terhadap kinerja karyawan secara langsung tidak signifkan pengaruhnya karena dalam pembentukan budaya K3 dibutuh waktu yang lama dalam prosesnya dan berkelanjutan yang didukung oleh kepemimpinan (K3), motivasi dan kepuasan kerja yang mampu menggerakkan dan mendorong karyawan untuk selalu berpartisipasi aktif dalam K3 di lingkungan kerjanya
Pengaruh Budaya Organisasi Dan Kedisiplinan Kerja Terhadap Motivasi Dan Kinerja Pegawai Pada Bank Jatim Cabang Banyuwangi
Setiap perusahaan perbankan, dituntut untuk dapat mendukung dan meningkatkan perekonomian pada khususnya, tentunya hal ini tidak lepas dari kesiapan Sumber Daya Manusia dalam mendukung terlaksananya keberhasilan hal tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh budaya organisasi dan kedisiplinan kerja terhadap motivasi dan kinerja pegawai di Bank Jatim Cabang Banyuwangi dengan motivasi sebagai variabel intervening yang memediasi budaya organisasi dan kedisiplin kerja apakah berpengaruh pada Kinerja Pegawai pada Bank Jatim Cabang Banyuwangi. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan kriteria staf pegawai tetap sebanyak 115 orang pegawai dengan masa kerja lebih atau sama dengan 1 (satu) tahun baik staf bagian supporting atau bisnis. Pada penelitian ini menggunakan jenis data kuantitatif, dan metode pengumpulan data yang digunakan berupa kuesioner yang disebar pada 115 orang responden. Hasil dari penelitian ini a) Budaya Organisasi berpengaruh secara signifikan terhadap Motivasi, b) Budaya Organisasi berpengaruh signifikan terhadap Kinerja, c) Kedisiplinan Kerja berpengaruh signifikan terhadap Motivasi, d) Kedisiplinan Kerja berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Pegawai, e) Motivasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan
FAKTOR-FAKTOR YANG MENENTUKAN KEPUASAN KONSUMEN PADA HOMESTAY GREEN HILL DI DESA REMBANGAN (KABUPATEN JEMBER)
Homestay Green Hill adalah sebuah usaha yang bergerak di bidang
penginapan, jenis usaha yang dapat di katakan baru ini memiliki kemiripan
dengan jenis penginapan lain seperti Hotel, Homestay ini sebuah usaha yang
menawarkan lokasi dan desain yang baik, sebab Homestay adalah jenis
penginapan yang menyiapkan tempat untuk satu keluarga dan identik dengan
lokasi yang berada di daerah pariwisata.
Homestay Green Hill terletak di kawasan rembangan kabupaten Jember.
Dengan lokasi yang berada di daerah wisata dan menawarkan keindahan alam
Homestay ini dapat memanjakan konsumen dan membuat konsumen merasa
betah. Homestay Green Hill ini di lengkapi dengan fasilitas yang baik seperti;
kolam renang, tempat parkir, dan pujasera yang dapat membuat konsumen
menjadi nyaman. Homestay Green Hill ini mulai banyak di minati oleh konsumen
karna fasilitas dan harga yang di tawarkan di anggap baik dan sesuai dengan yang
di inginkan.
Penelitian ini di lakukan untuk mengetahui faktor apa saja yang dapat
mempengaruhi kepuasan koonsumen di Homestay Green Hill Jember. Dengan
adanya penelitian ini maka pihak perusahaan penginapan Green Hill dapat
mengkaji dan mengetahui faktor apa saja yang dapat mempengaruhi kepuasan
konsumennya. Penelitian ini aadalah jenis penelitian eksploratory research,
penelitian yang berorientasi mengenai perilaku konsumen, pada penelitian ini di
gunakan 128 responden, responden di pilih dengan acak dan di berikan koesioner.
Selanjutnya pada penelitian ini data yang di peroleh akan di olah dengan alat
analisis faktor
PENGARUH KOMPENSASI, MOTIVASI DAN LINGKUNGAN KERJAMELALUIKEPUASAN KERJA TERHADAP EFEKTIVITAS KERJA TENAGA KEPENDIDIKAN KONTRAK KERJA DI UNIVERSITAS JEMBER
Tujuan penelitian ini yaitu membuktikan secara signifikan pengaruh secara
langsung kompensasi, motivasi dan lingkungan kerja terhadap efektivitas kerja
maupun pengaruh secara tidak langsung kompensasi, motivasi dan lingkungan
kerja terhadap efektivitas kerja melalui kepuasan kerja. Jenis penelitian ini
termasuk explanatorry research dengan pendekatan kuantitatif dan sampel
sebanyak 180 responden yaitu tenaga kependidikan kontrak kerja di UNEJ. Guna
menganalisis hubungan kausal antar variabel dan menguji hipotesis, maka alat
analisis yang digunakan adalah analisis model persamaan struktural (Structural
Equation Modeling, SEM).
Berdasarkan hasil analisis model persamaan (Structural Equation
Modeling, SEM) diketahui bahwa kompensasi berpengaruh positif dan signifikan
terhadap kepuasan kerja dengan jalur positif sebesar 0,412 dengan C.R sebesar
2,438 dan probabilitas (p) sebesar 0,017; kompensasi berpengaruh positif dan
signifikan terhadap efektivitas kerja dengan jalur positif sebesar 0,274 dengan C.R
sebesar 2,210 dan probabilitas (p) sebesar 0,026; motivasi berpengaruh positif dan
signifikan terhadap kepuasan kerja dengan jalur positif sebesar 0,489 dengan C.R
sebesar 2,658 dan probabilitas (p) sebesar 0,012; motivasi berpengaruh positif dan
signifikan terhadap efektivitas kerja dengan jalur positif sebesar 0,318 dengan C.R
sebesar 2,565 dan probabilitas (p) sebesar 0,014; lingkungan kerja berpengaruh
positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja dengan jalur positif sebesar 0,546
dengan C.R sebesar 3,159 dan probabilitas (p) sebesar 0,005; lingkungan kerja
berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas kerja dengan jalur positif
sebesar 0,546 dengan C.R sebesar 4,105 dan probabilitas (p) sebesar 0,015;
kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas kerja
dengan jalur positif sebesar 0,097 dengan C.R sebesar 2,064 dan probabilitas (p)
sebesar 0,033
Analisis Perbedaan Store Atmosphere dan Brand Equity Gerai Indomaret dan Basmalah di Kabupaten Jember
Perkembangan ekonomi Indonesia yang semakin modern dimanfaatkan oleh pelaku bisnis dalam bentuk pasar modern. Pasar modern Indonesia saat ini tidak hanya menganut sistem riteil modern saja, namun juga menganut sistem riteil syariah. Adanya perbedaan sistem yang dianut mengakibatkan persaingan pasar modern semakin ketat. Selain adanya perbedaan sistem yang dianut, maka akan ada perbedaan lainnya yang timbul, seperti hal nya perbedaan suasana toko dan ekuitas merek yang diberikan. Suasana toko dan ekuitas merek saat ini sangat diperhatikan oleh pelanggan, dimana pertimbangan tersebut mengharuskan suasana toko yang menimbulkan kenyamanan dalam berbelanja serta ekuitas merek yang dirasakan harus tinggi.
Penelitian ini meneliti perbedaan Store Atmosphere dan Brand Equity gerai Indomaret dan Basmalah di Kabupaten Jember. Penelitian ini menguji hipotesis komparatif dengan pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling, yaitu pengambilan sampel diambel secara selektif dan cermat dengan menggunakan teknik non-probability sampling. Teknik ini merupakan teknik pengambilan sampel dengan tidak memberikan jesempatan yang sama bagi setiap anggota populasi yang menjadi sampel. Sample penelitian ini berjumlah 67 responden. Metode analisis yang digunakan adalah analisis uji beda sample paired T-Test dengan variabel bebas pertama yaitu Store Atmosphere dan Brand Equity sebagai variabel bebas kedua.
Berdasarkan hasil penelitian ini, nilai signifikan variabel Store Atmosphere dan Brand Equity gerai Indomaret dan Basmalah di Kabupaten Jember yaitu 0.000, maka dikatakan terdapat perbedaan Store Atmosphere dan Brand Equity gerai Indomaret dan Basmalah di Kabupaten Jember. Hal ini dikarenakan nilai Signifikan a = 0,025 > 0,000
- …
