202,393 research outputs found
Benarkah Nabi Sulaiman tamak kuasa?
ISUNYA, mengapa Nabi Sulaiman a.s. berdoa dengan doa yang sangat eksklusif. Dia mahu ‘hanya dia seorang mahu kerajaan terhebat’ dalam sejarah peradaban manusia.
Terdapat juga cakap-cakap menyatakan bahawa jin Ifrit bolos daripada tangan Rasulullah SAW kerana doa eksklusif Nabi Sulaiman!.
Baginda Rasulullah SAW adalah penghulu semua Rasul, tapi mengapa Ifrit masih boleh terlepas? Tidak lain, ia berikutan mukjizat nabi Sulaiman yang diperuntukkan khusus untuk baginda sahaja. Doa baginda ini dimakbulkan oleh Allah:
“(Sulayman berdoa, katanya: “Wahai Tuhanku! Ampunkanlah kesilapanku dan kurniakanlah kepadaku sebuah kerajaan (yang tiada taranya dan) yang tidak akan ada sesiapapun kemudian daripadaku; sesungguhnya Engkaulah yang sentiasa melimpah kurnia,” (Sad [38:35-38])
Folio
Sajjad Sulaiman, Javed A. Kiyyani-Editorial. pp. 4-6; Sajjad Sulaiman-Interview-Our Man in India. pp. 9-19; Memories-Recollections of a Formanite. pp. 20-22; Plair, Jaffery K.-Memories-Those were the Year. pp. 23-24;Ashraf M. Khan-Article-Motivation for Change. pp. 25-28; Javed A. Kiyani-Article-Cultural Identity of Pakistan. pp. 29-33; Tariq Habib-The Delicious Art of Insult. pp. 30-36; Sulaiman Batalvi-Article-Writing about Films. pp. 37-43; Hussein Masood-Story-A Pledge is Honoured. pp. 44-45; Sajjad Sulaiman-Article-The Growing Menace of Political Terrorism. pp. 46-51; Muhammad Farooq-Strange but True. pp. 52-53; Shafiq Ahmad-Article-Helping Hands. pp. 54-57; Muhammad Zaheer Dogar-Poetry-Reveries, Ecstasy. pp. 58-59; Peter, Simon-Poetry-A Formanite in the Positive Sense. pp. 60-61; Asim Nabi-Essay-Justice in Society. pp. 62-63; Sajjad Sulaiman-Article-Development and Underdevelopment. pp. 64-67; Asif Nawaz-Essay-The Ends of the Earth. pp. 68-69; Essay-The Man Changing His View. pp. 70-72; Haroon-ur-Rasheed-Poetry-O �Mother, see me off. pp. 73-74; Rao Mohammad Zaheer Khan-Poetry-The Swan Song. pp. 75; Mohsin Sohail-A Character Certificate. pp. 76; Adnan-Cartoon. pp. 78-80; Folio 1981 [Urdu-Punjabi]. 176 p.Editorial Board. page 7; Students Union 1980-81. page 8; F.C. College Sports Association 1981-82. page 77; Cartoons. pp. 78-80; Students Union 1981-82. before page 9 (Urdu); Editorial Board. after Urdu Editoria
KEBIJAKAN HUKUM SULTAN MUHAMMAD AL-FATIH 1451-1481 M/ 855-886 H DAN SULTAN SULAIMAN AL-QANUNI 1520-1566 M/ 926-973 H PADA MASA DINASTI TURKI UTSMANI (STUDI KOMPARASI SEJARAH)
INTISARI
Kajian Sejarah Islam
Jurusan Sejarah Peradaban Islam
Fakultas Adab dan Humaniora UIN Raden Fatah
Skripsi, 2021
M. Marta Januar, Kebijakan Hukum Sultan Muhammad Al-Fatih 1451-1481 M/
855-886 H dan Sultan Sulaiman Al-Qanuni 1520-1566 M/ 926-973 H Pada Masa
Dinasti Turki Utsmani (Studi Komparasi Sejarah)
XII+94+Lampiran
Penelitian ini menganalisa perbandingan mengenai kebijakan hukum Sultan
Muhammad Al-Fatih dan Sultan Sulaiman Al-Qanuni pada masa Dinasti Turki
Utsmani. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Pokok dari penelitian ini
yaitu : 1) Bagaimana kebijakan hukum Sultan Muhammad Al-Fatih dan Sultan
Sulaiman Al-Qanuni, 2) Bagaimana analisa perbandingan kebijakan hukum Sultan
Muhammad Al-Fatih dan Sultan Sulaiman Al-Qanuni dalam bidang hukum pada
dinasti Turki Utsmani. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan
kebijakan-kebijakan di bidang hukum masa dinasti Turki Utsmani pada sultan
Muhammad Al-Fatih dan sultan Sulaiman Al-Qanuni, dan Untuk menganalisa adanya
persamaan dan perbedaan terhadap kebijakan hukum sultan Muhammad Al-Fatih dan
Sulaiman Al-Qanuni yang diberlakukan untuk masyarakat majemuk dan masyarakat
lokal saat itu. Penelitian ini menggunakan pendekatan politik hukum dengan
mengkaji kebijakan negara atau pemerintah maupun penguasa dalam bidang hukum
dalam menjalankan roda pemerintahan, dan metode komparasi, yaitu
membandingkan antara variabel-variabel yang saling berhubungan dengan
menentukan perbedaan-perbedaan atau persamaannya.
Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa kebijakan hukum Sultan
Muhammad Al-Fatih dan Sultan Sulaiman Al-Qanuni membawa dampak yang sama
yaitu terciptanya masyarakat harmonis di antara penduduk muslim dan non muslim di
Daulah Turki Utsmani. Undang-undang yang berlaku pada pemerintahan kedua
sultan menjadi standar hukum bagi pemerintahan selanjutnya, dan hukum menjadi
perhatian yang membawa pengaruh bagi perkembangan Daulah Turki Utsmani. Dari
segi perbedaannya, produk hukum pada masa pemerintahan Sultan Sulaiman Al- Qanuni lebih terkodifikasi dan lebih banyak pasal-pasal hukum dibandingkan dengan
masa Sultan Muhammad Al-Fatih
Kata-kata kunci: Kebijakan Hukum, Al-Fatih, Al-Qanuni, Utsmani, Komparasi
Sejarah Kepemimpinan Sulaiman I Pada Masa Kesultanan Turki Utsmani Di Turki (1520-1566 M)
penelitian ini bertujuan untuk mengetahui salah satu tokoh pemimpin yang pernah lahir dalam sejarah peradaban Islam yaitu Sulaiman I dan kepemimpinannya selama memimpin Kesultanan Turki Utsmani di Turki dan fokus penelitian ini berupa perluasan Kesultanan Turki Utsmani pada masa kepemimpinan Sulaiman I. Penelitian ini merupakan penelitian sejarah, yaitu dengan mempelajari peristiwa-peristiwa yang terjadi pada lampau (masa kepemimpinan Sulaiman I serta kehidupan Sulaiman I dari lahir hingga wafat). Metode penelitian sejarah menurut Kuntowijoyo ada lima tahapan antara lain; pemilihan topik, pencarian sumber, verifikasi, interpretasi, dan historiografi. Sumber data yang digunakan dalam penelitian menggunakan berbagai data seperti buku, jurnal, artikel, dan lain-lain. Hasil dari penelitian ini adalah mengenai biografi Sulaiman I dan hasil kepemimpinan Sulaiman I pada masa Kesultanan Turki Utsmani di Turki dalam perluasan wilayah kekuasaannya. Disajikan pula berbagai peristiwa-peristiwa penaklukan wilayah di tiga benua, yakni Asia, Eropa, dan Afrika yang dilakukan Kesultanan Turki Utsmani pada masa kepemimpinan Sulaiman I
Talk by Mr. Mohd Parid Sulaiman
On 21st April 2016, Faculty of Industrial Management organized an Industrial Talk at Astaka, UMP Gambang Campus. The invited speaker was Mr. Mohd Parid Sulaiman, Director of Product Technology Development, Intel Technology (M) Sdn. Bhd., Bayan Lepas Free Trade Zone, Penang
Kepemimpinan Sulaiman Al-Qanuni pada Masa Dinasti Turki Utsmani (1520-1566 M)
Hasil penelitian: 1) Dinasti Turki Utsmani berdiri pada tahun 1299 M yang didirikan oleh Utsman bin Ertoghrul, berdirinya dinasti Turki Utsmani didukung oleh beberapa faktor yakni faktor politik, agama dan ekonomi. 2) Sulaiman Al-Qanuni merupakan sultan ke-10 Dinasti Turki Utsmani yang memimpin pada tahun 1520-1566 M, ia adalah seorang pemimpin yang tangguh dan pemberani, adil terhadap rakyatnya, mencintai seni dan merupakan sosok yang menepati janji. 3) usaha-usaha yang dilakukan Sulaiman Al-Qanuni dalam mengembangkan dinasti Turki Utsmani adalah membuat Undang-undang sehingga ia diberi gelar Al-Qanuni (pembuat undang-undang), melakukan aliansi dengan Portugis, melakukan ekspansi dan mempertahankan wilayah yang pernah dikuasai oleh para pemimpin sebelumnya sehingga pada masanya pedang Otsmaniyah diacungkan dari Budapest dipinggir sungai Danube sampai ke Baghdad dipinggir sungai Euprat, dan dari Cremea sampai kedataran sungai Nil, ia juga banyak membangun bangunan-bangunan yang megah
pada masa pemerintahannya
EDUKASI TEORI ORGANISASI KEPADA IKATAN REMAJA MESJID SULTAN M. SULAIMAN KELURAHAN GUNUNG KELUA KOTA SAMARINDA
Organisasi merupakan hal yang paling penting dalam manajemen. Karena tanpa organisasi yang baik dan teratur, tak ada manajemen yang bisa menjalankan fungsinya. Pada hakikatnya organisasi dibentuk sebagai wadah untuk berkumpul, bekerja sama secara sistematis. Alasan mengapa Teori Organisasi itu penting adalah, karena dengan mempelajari teori organisasi umum, seseorang akan lebih bisa memahami bagaimana ia harus menempatkan diri ketika berada didalam suatu ikatan organisasi. Ikatan Remaja Masjid (IRMAS) adalah salah satu contoh organisasi yang merupakan bagian dari jamaah masjid, bertugas dan berkewajiban dalam menjalin hubungan harmonis dengan para remaja masjid, hingga mereka dapat tumbuh dan berkembang dengan maju. Melalui organisasi ini pula para remaja bisa mengasah kemampuannya dalam berorganiasi.
Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah; (1) mengedukasi remaja khususnya IRMAS Mesjid Sultan M Sulaiman mengenai teori organisasi agar dapat diaplikasikan dalam berbagai bidang organisasi kehidupan, remaja dapat mengantisipasi berbagai jenis masalah yang mungkin akan dihadapi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab baik dalam organisasi IRMAS maupun di organisasi lainnya. (2) mengevaluasi secara bersama – sama anggota IRMAS apakah IRMAS Mesjid Sultan M Sulaiman sudah menerapkan teori organisasi dengan baik, sehingga dapat memperbaiki proses operasional yang ada dalam organisasi.
Hasil pelaksanaan yakni peserta termotivasi untuk lebih mengasah kemampuan mereka dalam berorganisasi karena dengan berorganiasi banyak sekali manfaat yang akan mereka peroleh yaitu: Manfaat Sosial: banyak organisasi dibentuk untuk memenuhi kebutuhan manusia untuk pergaulan. Manfaat material: melalui organisasi manusia dapat melakukan berbagai hal yang tidak bisa dilakukannya sendiri misalnya dengan beroganisasi Memperbesar kemampuannya. Dengan berorganisasi manusia dapat menghemat waktu untuk mencapai suatu sasaran. Alasan material ketiga untuk adanya organisasi adalah bahwa organisasi memungkinkan manusia untuk menarik manfaat dari pengetahuan yang terakumulasi. Melalui PKM ini organisasi IRMAS Mesjid Sultan M Sulaiman telah mengevaluasi permasalahan yang terdapat dalam organisasi tersebut dan telah mendiskusikan solusi atas permasalahan tersebut.
Kata Kunci: Teori Organisasi, IRMAS, Manfaat teori organisas
- …
