1,721,236 research outputs found

    Islamisasi Tanah Jawa Abad ke-13 M dalam Kitab Musarar Karya Syaikh Subakir

    Full text link
    Kitab Musarar is one of the famous works of Syaikh Subakir described the condition of Java both before and after the arrival of Syaikh Subakir in the 13th century in Java on the mission of Islamization. This study uses a qualitative research method based on the Kitab Musarar which has been rewritten in an old spelling Indonesian translation printed book titled Kitab Musarar Syaikh Subakir-Asal Muasal Tanah Jawa karya Sukri (2011) and the book of Melacak Jejak Syaikh Subakir: Riwayat Penumbalan Tanah Jawa dan Walisanga Generasi Pertama written by Romadhon (2017). The results of this study are: (1) The existence of the early history of the world until the entry of Islam in Java in the 13th century in the Kitab Musarar by Syaikh Subakir, (2) The existence of figures who played a role of rukyat in Java in the 13th century based on the Kitab Musarar by Syaikh Subakir, and (3) The story of sangsara era and Ratu Adil profil in the Kitab Musarar by Syaikh Subakir. Overall, it can be seen that there are traces of Javanese Islamization brought by Syaikh Subakir in the 13th century based on the Kitab Musarar

    PERTUNJUKAN JEMBLUNG MURTADHO LAKON SYEH SUBAKIR NUMBALI TANAH JOWO DESA TUNJUNG KECAMATAN UDANAWU KABUPATEN BLITAR (TINJAUAN STRUKTUR LAKON)

    No full text
    ABSTRAK             Pengkajian struktur lakon untuk mengetahui unsur-unsur yang terdapat pada cerita meliputi tema dan amanat, penokohan, alur dan setting. Penulis mengkaji struktur lakon Syeh Subakir Numbali Tanah Jowo.           Masalah yang dirumuskan dalam penulisan yang dilakukan penulis adalah sebagai berikut: Bagaimana Tema, amanat, setting, alur, dan penokohan pada pertunjukan kesenian Wayang Jemblung Murtadho Lakon Syeh Subakir ngumbali Tanah Jowo di desa Tunjung kecamatan Udanawu Kabupaten Blitar.             Penulisan ini menggunakan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik yang digunakan untuk mengkaji struktur lakon Syeh Subakir Numbali Tanah Jowo pada pertunjukan Jemblung Murtadho yaitu Observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil analisis pada penulisan kajian struktur lakon Syeh Subakir Numbali Tanah Jowo pertunjukan Jemblung Murtadho adalah sebagai berikut. Tema dalam lakon Syeh Subakir Numbali Tanah Jowo adalah tentang keagamaan yang kuat mampu menyelamatkan umat dari gangguang Setan dan makhluk halus. Amanat dalam lakon Syeh Subakir Numbali Tanah Jowo  ini adalah kita sebagai umat Manusia yang memiliki keyakinan dan kepercayaan tidak boleh takut terhadap setan, jin atau makhluk halus lainnya. Sebagai manusia harus berpegang teguh pada Agama.             Tokoh dalam lakon Syeh Subakir Numabli Tanah Jowo terdiri dari a. Syeh Subakir; b. Semar; c. Bethari Durgo; d. Bethrakala; e. Tejo Mantri Pogot; f. Jimndolillah; g. Bethara Guru.             Alur pada Jemblung Murtadho lakon Syeh Subakir Numbali Tanah Jowo  menggunakan alur atau plot linier yaitu cerita yang diawali pengenalan, penanjakan, klimaks,  penurunan dan penyelesaian. Setting peristiwa tersebut terdapat di Padepokan Semar, Tempat bertemunya Semar dengan Jimndolillah, Gunung Tidar, Padepokan Tejo Mantri Togog, Padepokan Bethari Durgo, Kayangan Suramaya, dan di berbagai seluruh tanah Jawa.     Kata Kunci : Struktur, Lakon, Pertunjukan, Jemblung, Murtadho

    PEMBELAJARAN ASWAJA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KARAKTER PESERTA DIDIK DI MA SYEKH SUBAKIR NGLEGOK BLITAR

    Full text link
    ABSTRAK Skripsi dengan judul “Pembelajaran Aswaja dan Implikasinya terhadap Karakter Peserta Didik di MA Syekh Subakir Nglegok Blitar” ditulis oleh Lutfi Nurul Mahmudah, NIM. 12201173347, Jurusan Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Tulungagung, yang dibimbing oleh Dra. Hj. St. Noer Farida Laila, M.A. Kata Kunci : Pembelajaran Aswaja, Implikasi, Karakter Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peneliti yang melihat adanya keunikan dari MA Syekh Subakir Nglegok Blitar. Keunikan tersebut yaitu pelaksanaan pembelajaran aswaja di madrasah yang digunakan sebagai media pembentukan karakter. Pembelajaran aswaja merupakan mata pelajaran lokal yang hanya dimiliki oleh lembaga pendidikan dibawah naungan Ma’arif. Fokus penelitian dalam penulisan skripsi ini adalah :1) Bagaimana proses pembelajaran Aswaja di MA Syekh Subakir Nglegok Blitar ?. 2) Bagaimana nilai-nilai karakter yang diajarkan melalui pembelajarn Aswaja di MA Syekh Subakir Nglegok Blitar ?. 3) Bagaimana implikasi pembelajaran Aswaja terhadap karakter peserta didik di MA Syekh Subakir Nglegok Blitar ? Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan termasuk jenis penelitian studi kasus. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisa data menggunakan model Miles dan Huberman. Aktifitas analisa data ini meliputi : data reduction, data display, dan conclusion drawing atau verification. Terakhir, data tersebut akan dicek keabsahannya menggunakan Ketekunan atau keajegan pengamatan dan triangulasi data. Hasil penelitian ini adalah : 1) Proses Pembelajaran aswaja di MA Syekh Subakir Nglegok Blitar yaitu menggunakan model pembelajaran saintific, menyesuaikan dengan tujuan RPP, serta mengajarkannya diluar pembelajaran kelas aswaja dalam bentuk organisasi dan kelas madin. 2) Nilai karakter yang diajarkan melalui pembelajarn Aswaja di MA Syekh Subakir Nglegok Blitar adalah a) Nilai tasamuh (saling menghormati), b) Nilai tawasuth (toleransi), c) Nilai tawazun (seimbang), d) Nilai amar ma’ruf nahi munkar(perintah melakukan kebaikan dan mencegah kemungkaran). 3) Implikasi pembelajaran Aswaja terhadap karakter peserta didik di MA Syekh Subakir Nglegok Blitar yaitu a) Peserta didik memiliki sikap sopan dan karkter islami, b) Peserta didik saling menghargai dan menghormati, c) Peserta didik memiliki sifat disiplin, d) Peserta didik memiliki sifat moderat atau seimbang, e) Peserta didik terbiasa mengamalkan akidah ahlussunah wal jamaa

    PENGARUH KOMPETENSI PEDAGOGIK DAN SOSIAL GURU AL-QUR’AN HADITS TERHADAP PRESTASI BELAJAR PESERTA DIDIK DI MA SYEKH SUBAKIR NGLEGOK BLITAR

    Full text link
    ABSTRAK Skripsi dengan judul “Pengaruh Kompetensi Pedagogik dan Sosial Guru Al Qur’an Hadits terhadap Prestasi Belajar Peserta Didik di Madrasah Aliyah (MA) Syekh Subakir Nglegok Blitar” ini ditulis oleh Rahayu Nur Fatmawati, NIM. 17201163081, Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Tulungagung, Pembimbing Prof. Dr. H. Imam Fu’adi, M.Ag., NIP. 196903311994031002. Kata kunci : Kompetensi Pedagogik, Kompetensi Sosial, Prestasi Belajar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sebuah permasalahan yang sering muncul pada peserta didik di MA Syekh Subakir Nglegok Blitar, yaitu banyak peserta didik yang tidak tertarik dan menganggap pembelajaran Al-Qur’an Hadits sebagai pembelajaran yang membosankan. Padahal mata pelajaran Al-Qur’an Hadits ini adalah mata pelajaran yang sangat penting karena di dalamnya membahas tentang dua pedoman hidup utama umat Islam. Kurang tertariknya para peserta didik ini dapat terjadi karena belum tepatnya pengelolaan proses pembelajaran dan interaksi sosial yang digunakan oleh seorang guru. Inilah yang menyebabkan keefektifan guru dalam mengajar berkurang. Apabila keefektifan guru dalam mengajar berkurang, maka prestasi belajar peserta didik pun akan berkurang. Dalam hal ini, muncul sebuah fenomena bahwa kompetensi pedagogik dan kompetensi sosial guru dapat mempengaruhi prestasi belajar peserta didik. Rumusan masalah penelitian ini adalah : 1) apakah terdapat pengaruh kompetensi pedagogik guru Al-Qur’an Hadits terhadap prestasi belajar peserta didik kelas XI di MA Syekh Subakir Nglegok Blitar tahun ajaran 2019/2020? 2) apakah terdapat pengaruh kompetensi sosial guru Al-Qur’an Hadits terhadap prestasi belajar peserta didik kelas XI di MA Syekh Subakir Nglegok Blitar tahun ajaran 2019/2020? 3) apakah terdapat pengaruh kompetensi pedagogik dan sosial guru Al-Qur’an Hadits terhadap prestasi belajar peserta didik kelas XI di MA Syekh Subakir Nglegok Blitar tahun ajaran 2019/2020? Tujuan penelitian ini adalah : 1) untuk menjelaskan pengaruh kompetensi pedagogik guru Al-Qur’an Hadits terhadap prestasi belajar peserta didik kelas XI di MA Syekh Subakir Nglegok Blitar tahun ajaran 2019/2020. 2) untuk menjelaskan pengaruh kompetensi sosial guru Al-Qur’an Hadits terhadap prestasi belajar peserta didik kelas XI di MA Syekh Subakir Nglegok Blitar tahun ajaran 2019/2020. 3) untuk menjelaskan pengaruh kompetensi pedagogik dan sosial guru Al-Qur’an Hadits terhadap prestasi belajar peserta didik kelas XI di MA Syekh Subakir Nglegok Blitar tahun ajaran 2019/2020. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Sedangkan jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif asosiatif. Variabel bebas penelitian ini adalah kompetensi pedagogik (X1) dan kompetensi sosial (X2). Sedangkan variabel terikatnya adalah prestasi belajar (Y). Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI di MA Syekh Subakir Nglegok Blitar yang berjumlah 86 peserta didik. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Sedangkan sampel penelitiannya adalah 51 peserta didik yang terdiri dari dua kelas. Data primer penelitian ini adalah angket. Sedangkan data sekundernya adalah observasi, dokumentasi, serta arsip-arsip/data relevan lain yang menunjang penelitian. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari uji prasyarat analisis, uji hipotesis dan uji koefisien determinasi. Uji prasyarat analisis penelitian ini terdiri dari uji homogenitas dan uji asumsi klasik. Sedangkan uji hipotesisnya terdiri dari uji t dan uji F. Hasil penelitian ini adalah : 1) terdapat pengaruh yang signifikan kompetensi pedagogik guru Al-Qur’an Hadits terhadap peserta didik kelas XI di MA Syekh Subakir Nglegok Blitar tahun ajaran 2019/2020, dibuktikan dengan nilai thitung 4,444 > ttabel 2,01063 dengan nilai Sig. (2-tailed) 0,000 < 0,05. 2) terdapat pengaruh yang signifikan kompetensi sosial guru Al-Qur’an Hadits terhadap peserta didik kelas XI di MA Syekh Subakir Nglegok Blitar tahun ajaran 2019/2020, dibuktikan dengan nilai t hitung 6,382 > ttabel 2,01063 dengan nilai Sig. (2-tailed) 0,000 < 0,05. 3) terdapat pengaruh yang signifikan kompetensi pedagogik dan kompetensi soial guru Al-Qur’an Hadits terhadap peserta didik kelas XI di MA Syekh Subakir Nglegok Blitar tahun ajaran 2019/2020, dibuktikan dengan nilai Fhitung 142,639 > Ftabel 3,19 dengan nilai Sig. (2-tailed) 0,000 < 0,05

    INTERNALISASI TA’LIM MUTA’ALLIM SYEKH AL-ZARNUJI DALAM MENGEMBANGKAN KEPRIBADIAN PESERTA DIDIK KELAS XI MADRASAH ALIYAH SYEKH SUBAKIR NGLEGOK BLITAR

    Full text link
    Skripsi dengan judul "Internalisasi Kitab Ta'lim Muta'allim Dalam Mengembangkan Kepribadian Siswa Kelas XI MA Syekh Subakir Nglegok Blitar" ditulis oleh Eko Prasetyo Budi, Nim 12201183431, pembimbing Dr. H. Asrop Safi'i M.Ag. Konteks penelitian ini menitikberatkan pada pentingnya pengembangan kepribadian peserta didik. Pengajaran tentang kandungan kitab Ta'lim Muta'allim sangat fardhu kifayah untuk dipelajari bagi peserta didik, Kitab Ta'lim Muta'allim adalah kitab yang berisi tentang akhlak sebagai seorang peserta didik, MA Syekh Subakir Nglegok Blitar dalam penerapan pembelajaran kitab Ta'lim Muta'allim menggunakan metode yang disebut dengan internalisasi, dalam rangka meningkatkan kepribadian peserta didik sekaligus meningkatkan kompetensi yang dimilikinya. Fokus penelitian dalam penulisan skripsi ini adalah (1) bagaimana desain perencanaan internalisasi kitab Ta'lim Muta'allim dalam mengembangkan kepribadian peserta didik kelas XI di MA Syekh Subakir Nglegok Blitar (2) Bagaimana proses pelaksanaan internalisasi Ta’lim Muta’allim dalam mengembangkan kepribadian peserta didik kelas XI MA Syekh Subakir Nglegok Blitar (3)Bagaimana evaluasi dari proses internalisasi Ta’lim Muta’allim dalam mengembangkan kepribadian peserta didik kelas XI MA Syekh Subakir Nglegok Blitar. Dalam penelitian ini, menggunakan metode penelitian kualitatif. Adapun instrumen yang digunakan antara lain, observasi, wawancara dan dokumentasi. Wawancara digunakan untuk menggali informasi yang berkaitan dengan sejarah berdirinya MA Syekh Subakir Nglegok Blitar, tujuan didirikannya MA Syekh Subakir Nglegok Blitar sekaligus latar belakang penggunaan metode internalisasi. Dokumentasi digunakan untuk menggali informasi tentang jumlah pengajar, jumlah santri dan jumlah sarana dan prasarana yang ada di MA Syekh Subakir Nglegok Blitar. Sedangkan observasi digunakan untuk mengumpulkan data tentang penerapan metode internalisasi di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode internalisasi kitab Ta'lim Muta'allim dalam mengembangkan kepribadian peserta didik terbagi menjadi tiga bagian. 1) Desain perencanaan yang baik akan membantu tercapainya kegiatan pembelajaran, desain perencanaan juga disesuaikan dengan model konseptual yang dipakai oleh sekolah berdasarkan standar kualifikasi. 2) dalam penerapan pembelajaran terdapat pendekatan klasikal yang sengaja dibuat untuk membantu santri agar lebih lancar dalam membaca dan memahami kitab Ta'lim Muta'allim sedangkan dalam pendekatan baca simak hal ini berfungsi sebagai alat pengajar sebagai acuan untuk memberikan pengawasan dan penilaian terkait dengan perkembangan kepribadian siswa setelah mendapatkan materi selama proses pembelajaran. 3) evaluasi pembelajaran yang dilakukan dibagi menjadi beberapa bagian yaitu pre test yang digunakan di awal pembelajaran, evaluasi harian yang dilakukan oleh guru pembimbing untuk mengukur ketercapaian dalam tiap pertemuan dan evaluasi yang terakhir dilakukan di akhir semester untuk menentukan kelayakan siswa untuk naik ke kitab berikutnya atau mengulang. Kata Kunci : Internalisasi, Ta’lim Muta’allim, Kepribadia

    STRATEGI GURU AL-QUR’AN HADITS UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK DI MA SYEKH SUBAKIR NGLEGOK BLITAR

    Full text link
    ABSTRAK Skripsi dengan judul “Strategi Guru Al-Qur'an Hadits Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik di MA Syekh Subakir Nglegok Blitar” ini ditulis oleh Siti Mufidatur Rosyidah, NIM. 12201173340, Skripsi, Jurusan Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah, Institut Agam Islam Negeri (IAIN) Tulungagung, Pembimbing: H. Muh. Nurul Huda, M.A Kata Kunci: Strategi Guru Al-Qur’an Hadits,Motivasi Belajar Mengingat betapa pentingnya sebuah motivasi dalam kegiatan pembelajaran, kiranya perlu ada perhatian khusus terhadap motivasi yang dimiliki oleh peserta didik, sehingga guru harus benar-benar memahami motivasi belajar yang dimiliki siswa terhadap mata pelajaran yang diajarkannya, harus ada tindak lanjut dari guru apabila motivasi belajar siswanya rendah, dengan menggunakan strategi yang tepat, karena guru dituntut harus mampu mendorong atau memotivasi siswanya agar siswa bisa belajar dengan baik dan mampu menghasilkan prestasi belajar yang baik pula. Fokus penelitian ini adalah:1) Bagaimana strategi ekspositorik pembelajaran guru Al-Qur'an Hadits untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik di MA Syekh Subakir Nglegok Blitar?, 2) Bagaimana strategi heuristik pembelajaran guru Al-Qur'an Hadits untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik di MA Syekh Subakir Nglegok Blitar?, 3) Bagaimana strategi reflektif pembelajaran guru Al-Qur'an Hadits untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik di MA Syekh Subakir Nglegok Blitar?. Adapun menjadi tujuan penelitian ini adalah (1) Memaparkan strategi ekspositorik pembelajaran guru Al-Qur'an Hadits untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik di MA Syekh Subakir Nglegok Blitar, (2) Memaparkan strategi heuristik pembelajaran guru Al-Qur'an Hadits untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik di MA Syekh Subakir Nglegok Blitar, (3) Memaparkan strategi reflektif pembelajaran guru Al-Qur'an Hadits untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik di MA Syekh Subakir Nglegok Blitar. Pendekatan dalam penelitian ini adalah kualitatif, jenis penelitiannya adalah studi kasus, lokasi penelitiannya di MA Syekh Subakir Nglegok Blitar, teknik pengumpulan data yang digunakan: 1) observasi partisipan, 2) wawancara mendalam, 3) dokumentasi. Teknik analisa data dilakukan mulai dari reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. untuk menguji keabsahan data dilakukan dengan kredibilitas, transferabilitas, dependabilitas dan konfirmabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa:1)Strategi ekspositorik pembelajaran guru Al-Qur’an Hadits untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik di MA Syekh Subakir Nglegok Blitar, dengan jalan menyiapkan segala kesiapan materi, pemahaman karakter peserta didik dan pengkondisian kelas. Penekanan materi melalui metode ceramah dan tanya jawab. Dengan memberikan suatu perhatian terhadap mereka itu juga yang menumbuhkan atensi yang tinggi memberikan contoh yang baik atau tauladan kepada peserta didik.2) Strategi heuristik pembelajaran guru Al-Qur’an Hadits untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik di MA Syekh Subakir Nglegok Blitar dengan jalan penyampaian bahan pengajaran dengan memberi kesempatan kepada peserta didik untuk belajar mengembangkan potensi intelektualnya dalam jalinan kegiatan yang disusunnya sendiri untuk menemukan sesuatu sebagai jawaban yang meyakinkan terhadap permasalahan yang dihadapkan kepadanya melalui proses pelacakan data dan informasi serta pemikiran yang logis, kritis dan sistematis. Pelaksanaannya diawali dengan adanya apersepsi dan memberikan arahan akan maksud dari tujuan. Muncul suatu permasalahan baru yang berfungsi untuk saling tukarpendapat atau sharing antar peserta didik atau guru dengan peserta didik.3) Strategi reflektif pembelajaran guru Al-Qur'an Hadits untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik di MA Syekh Subakir Nglegok Blitar yang dilakukan dengan jalan: a) guru membawa pengalaman yang berbeda-beda ke dalam pembelajaran, sehingga pengalaman-pengalaman yang diperoleh peserta didik akan membentuk pengetahuan tentang diri mereka, b) membantu peserta didik memahami materi berdasarkan pengalaman yang dimiliki sehingga mereka memiliki kemampuan menganalisis pengalaman pribadi dalam menjelaskan materi yang dipelajari, c) kualitas tugas yang diberikan gurumenuntut pelibatan proses berpikir, serta evaluasi, d) guru Al-Qur'an Hadits mengkondisikan siswa pada lingkungan belajar meliputi fasilitator agenda pelaksanaan, ruang dan waktu pelaksanaan, dengan adanya lingkungan belajar yang mendukung, motivasi belajar peserta didik akan dapat meningkat dengan baik

    PERFORMATIVE ANALYSIS OF RAJAH SYEKH SUBAKIR IN TAWING VILLAGE, TRENGGALEK PERSPECTIVE OF LIVING QUR\u27AN

    No full text
    Al-Qur\u27an is accepted by the public in various forms. One of them by using a few pieces of verse as part of the protection spell. The use of al-Qur\u27an in this function is manifested in the face of Sheikh Subakir in Tawing Village, Trenggalek. This study aims to find the process of changing the rajah tradition which is the result of acculturation of Javanese culture and Islamic values as well as the meaning of society towards rajah, and receptions of the verses of the Koran as pager omah (house protection). This research is a field research with descriptive-analysis method, analyzed using social construction theory of reality by Peter L. Berger and Thomas Luckmann. The results showed that the people of Tawing Village used the rajah of Sheikh Subakir as a pager omah. The phenomenon of the rajah of Sheikh Subakir is not only meant as a house protection or cultural acculturation, but also acts as a social cohesion that unites the local community. In fact, this tradition influences a set of people’s beliefs about feeling safe, belief in protection, and reinforcement in their social structure

    PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN AKIDAH AKHLAK DALAM KEGIATAN BELAJAR SISWA (STUDI KASUS DI MTs SYEKH SUBAKIR KECAMATAN NGLEGOK BLITAR)

    Full text link
    ABSTRAK Skripsi dengan judul “Problematika Pembelajaran Akidah Akhlak dalam Kegiatan Belajar Siswa (Studi Kasus di MTs Syekh Subakir Kecamatan Nglegok Blitar)” di tulis oleh Latifatuz Zahro‟ NIM. 17201153297, Jurusan Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Tulungagung, Pembimbing Dr. Luluk Atirotu Zahroh, M.Pd Kata Kunci : Problematika, Pembelajaran Akidah Akhlak, Belajar Siswa Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif yang dilatar belakangi oleh adanya problematika dalam kegiatan belajar siswa di MTs Syekh Subakir, di dalamnya terdapat berbagai persoalan yang muncul dari berbagai faktor dan problematika tersebut harus bisa dipecahkan, supaya kegiatan belajar Akidah Akhlak bisa berjalan dengan baik sesuai dengan tujuan belajar yang ingin dicapai. Fokus penelitian dalam skripsi ini adalah : (1) Bagaimana pelaksanaan kegiatan pembelajaran Akidah Akhlak di MTs Syekh Subakir ? (2) Apa saja problematika pembelajaran akidah akhlak dalam kegiatan belajar siswa di MTs Syekh Subakir ? (3) Bagaimana solusi problematika pembelajaran akidah akhlak dalam kegiatan belajar siswa di MTs Syekh Subakir ? Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, dengan penelitian deskriptif, lokasi penelitiannya berada di MTs Syekh Subakir Kecamatan Nglegok Blitar, sumber data yang diperoleh dari dua sumberdata yaitu sumber data primer dan sekunder, metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Dalam menganalisis datanya menggunakan teknik analisis deskriptif, teknik analisis yang digunakan bertujuan untuk memberikan pandangan yang lengkap dan mendalam mengenahi subjek yang diteliti dan berupaya menelaah sebanyak mungkin data mengenahi subjek yang diteliti, berdasarkan kejadian-kejadian yang berupa problematika dan solusinya, sedangkan pengecekan datanya menggunakan perpanjangan pengamatan, peningkatan ketekunan, triangulasi, dan pemeriksaan teman sejawat. Hasil penelitian ini meliputi : (1) Dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran Akidah Akhlak guru menggunakan rencana pelaksanaan pembelajaran sesuai dengan kurikulum yang berlaku, guru menggunakan metode ceramah dan tanya jawab kepada siswa, menggunakan ice breaking, melakukan evaluasi belajar. (2) Muncul berbagai problematika dalam kegiatan pembelajaran Akidah Akhlak meliputi problematika yang berhubungan dengan guru, siswa, metode belajar, sarana dan prasarana yang kurang memadai, faktor lingkungan yang kurang mendukung. (3) Solusi dalam mengatasi problematika kegiatan pembelajaran Akidah Akhlak yaitu dengan memodifikasi metode belajar disesuaikan dengan gaya belajar (learning style) siswa, menyediakan sarana dan prasarana yang mendukung kegiatan belajar, mengembangkan materi sedemikian rupa, memperbaiki proses pembelajaran dengan memberikan pengertian terhadap siswa baik dari sisi materi pendidikan maupun sisi keteladanan, melakukan koordinasi dan menyamakan visi dalam pendidikan akhlak antara Madrasah, keluarga, dan masyarakat sekitar, memberikan sanksi terhadap siswa yang melanggar peraturan, mensosialisasikan arti kedisiplinan, mengarahkan untuk menghindari lingkungan pergaulan yang kurang baik dan berusaha memilih teman yang baik

    IMPLEMENTASI METODE AN-NAHDLIYAH DALAM PEMBELAJARAN MEMBACA AL-QURAN SISWA DI MTS SYEKH SUBAKIR 2 SUMBERASRI KECAMATAN NGLEGOK KABUPATEN BLITAR TAHUN AJARAN 2016/2017

    Full text link
    ABSTRAK Skripsi dengan judul “Implementasi Metode An-Nahdliyah Dalam Pembelajaran Membaca Al-Qur’an Siswa Di MTs Syekh Subakir 2 Sumberasri Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar” ini ditulis oleh Siti Via Muflihatul Ula dibimbing oleh: Hj. Luluk ‘Atirotuz Zahroh,S.Ag. M. Pd Kata kunci: Metode An-Nahdliyah, Pembelajaran membaca Al-Qur’an Penelitian ini dilatar belakangi oleh masih banyaknya kalangan masyarakat kita yang belum mengenal huruf hijaiyah atau tidak bisa membaca AlQur’an. Walaupun mempunyai kemampuan dalam membaca Al-Qur’an, masih banyak masyarakat yang minim kemampuannya dalam membaca Al-Qur’an sesuai dengan kaidah tajwid secara benar. Permasalahan tersebut bukan hanya menimpa para siswa pelajar, tetapi berbagai kalangan dari mulai anak- anak, remaja, dewasa, dan lanjut usia. Dihadapkan dengan permasalahan tersebut, terdapat pembelajaran Al-Qur’an dengan menerapkan metode an-nahdliyah teknik klasikal, dan memakai ketukan dalam belajar membaca Al-Qur’an. Sehingga bisa menjadi solusi dalam mengatasi permasalahan tersebut. Dalam penerapan metode an-nahdliyah menggunakan tehnik klasikal, yaitu berhadaphadapan secara langsung antara guru dan siswa. Tehnik ini bertujuan untuk menyimak jika terdapat kesalahan yang dilakukan siswa dalam membaca AlQur’an secara langsung. Sehingga metode an-nahdliyah ini dapat digunakan guru untuk mencapai tujuan pembelajaran Al-Qur’an. Dalam hal ini peneliti mengangkat sebuah judul Implementasi Metode An-Nahdliyah Dalam Pembelajaran Membaca Al-Qur’an Siswa Di MTs Syekh Subakir 2 Sumberasri Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar. Fokus Penelitian yang ada dalam skripsi ini adalah 1 . Bagaimana penerapan metode an-nahdliyah dalam pembelajaran membaca Al-Qur’an siswa Di MTs Syekh Subakir 2 Sumberasri?; 2. Bagaimana evaluasi metode annahdliyah dalam pembelajaran membaca Al-Qur’an siswa Di MTs Syekh Subakir 2 Sumberasri?; 3. Apakah kelebihan dan kekurangan metode an-nahdliyah dalam pembelajaran membaca Al-Qur’an siswa Di MTs Syekh Subakir 2 Sumberasri?. Tujuan penelitian dalam skripsi ini adalah 1. Untuk mendeskripsikan penerapan metode an-nahdliyah dalam pembelajaran membaca Al-Qur’an siswa Di MTs Syekh Subakir 2 Sumberasri; 2. Untuk mendeskripsikan evaluasi metode an-nahdliyah dalam pembelajaran membaca Al-Qur’an siswa Di MTs Syekh Subakir 2 Sumberasri; 3. Untuk mendeskripsikan kelebihan dan kekurangan metode an-nahdliyah dalam pembelajaran membaca Al-Qur’an siswa Di MTs Syekh Subakir 2 Sumberasri. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan menggunakan jenis penelitian deskriptif. Untuk metode pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode observasi dan wawancara digunakan untuk memperoleh data tentang proses pembelajaran Al-Quran dengan menerapkan metode an-nahdliyah. Sedangkan dokumentasi digunakan untuk menggali data tentang sarana- prasarana, dokumen siswa MTs Syekh Subakir 2 Sumberasri. i Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi metode an-nahdliyah dalam pembelajaran membaca Al-Qur’an siswa Di MTs Syekh Subakir 2 Sumberasri1) menggunakan empat metode yaitu metode ceramah, drill, tanya jawab, dan demonstrasi. Didukung dengan menggunakan sumber belajar metode an-nahdliyah dan masuk pada intrasekolah 2) Dalam melakukan evaluasi terdapat 7 jenis tes yaitu pre test, harian, akhir jilid, belajar tahap akhir, bulanan, materi tambahan, dan pra munaqasah 3) kelebihannya yaitu mudah dipahami oleh anakanak, karena dalam metode ini anak-anak diajak untuk melagukan saat belajar AlQuran, sehingga dapat diterima oleh semua anak. Semua anak yang belajar lebih cepat tanggap, konsentrasi, dan mudah dikendalikan, juga menyenangkan. Serta melatih hubungan sosial, kerjasama, dan kekompakan, karena dalam proses pembelajaran ini dituntun secara bersama-sama untuk mengikuti ucapan guru, dan instrumen yang digunakan oleh guru tersebut. Sedangkan kekurangannya yaitu terkesan lebih aktif guru daripada muridnya. Tidak semua orang bisa mengajarkan/memakai metode ini, karena hanya untuk orang yang mempunyai persyaratan bisa membaca Al-Qur’an dengan baik, mempunyai loyalitas yang tinggi, dan sudah pernah mengikuti training. Serta siswa tidak bisa berkreasi sendiri dengan cara yang ia suka, karena harus mengikuti peraturan dan tata cara yang sudah ad

    KETIDAKADILAN GENDER DALAM NOVEL PEREMPUAN KAMAR KARYA AGUS SUBAKIR BERDASARKAN KRITIK SASTRA FEMINISME

    Full text link
    Skripsi dengan judul “Ketidakadilan Gender dalam Novel Perempuan Kamar karya Agus Subakir Berdasarkan Kritik Sastra Feminisme” ini ditulis oleh Linda Septian Ningrum, NIM. 12210183135, Jurusan Tadris Bahasa Indonesia (TBIN), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Universitas Islam Negeri (UIN) Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Pembimbing Muyassaroh, S.S., M.Pd. Kata kunci: Feminisme, Ketidakadilan Gender, Novel Novel merupakan karya fiksi dengan bentuk prosa. Salah satu novel di Indonesia ialah Perempuan Kamar karya Agus Subakir. Novel ini menceritakan tentang seorang perempuan bernama Sebrenika yang mengalami ketidakadilan gender dari usia muda sampai akhir hayatnya. Sebrenika mengalami berbagai masalah dalam hidupnya sehingga mengalami ketidakadilan gender. Untuk mendalami bentuk-bentuk ketidakadilan yang dialami Sabrenika, perlu adanya pengkajian bentuk-bentuk ketidakadilan gender melalui teori feminisme. Teori feminisme ialah suatu kegiatan analisis karya sastra untuk mengetahui bagaimana seseorang melawan tindak ketidakadilan gender yang dialaminya. Salah satu teori feminisme yang dapat digunakan ialah teori feminisme radikal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk ketidakadilan gender yang ditemukan dalam novel Perempuan Kamar karya Agus Subakir karya Perempuan Kamar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa kalimat dalam novel berjudul Perempuan Kamar karya Agus Subakir. Pengumpulan data dilakukan secara bertahap, yaitu membaca novel secara berulang-ulang, memilih instrumen penelitian, memberi kode pada teks yang ditemukan berdasarkan kriteria instrumen, melakukan klasifikasi data berdasarkan permasalahan yang diteliti. Teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik pengumpulan data yakni dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh bentuk-bentuk ketidakadilan gender tokoh perempuan ialah (1) marginalisasi terhadap perempuan dalam bentuk pembatasan hak orang tua kepada anaknya yang masih memiliki hak penuh untuk mendapatkan pendidikan di sekolah; (2) subordinasi terhadap perempuan dalam bentuk pembungkaman akan hak perempuan dalam hal menyampaikan pendapat; (3) stereotipe terhadap perempuan dalam bentuk pandangan negatif kepada perempuan yang ingin memilih jalan hidupnya sendiri dan membangkang orang tua dianggap gila; (4) beban kerja terhadap perempuan dalam bentuk peran perempuan lebih dari satu, selain menjadi ibu rumah tangga perempuan juga mencari nafkah; (5) kekerasan terhadap perempuan dalam bentuk kekerasan fisik, kekerasan seksual, dan kekerasan psikologis
    corecore