1,721,052 research outputs found
Analisis dan Perancangan Keamanan pada Voice Over Internet Protocol Server End to End Secure
Seiring berkembangnya teknologi Internet Protocol (IP) yang semakin signifikan menyebabkan adanya tren perkembangan komunikasi masa depan yang menggunakan infrastruktur jaringan berbasis IP sebagai jaringan komunikasi. Dalam memanfaatkan jaringan IP sebagai jalur komunikasi suara secara digital dan real-time teknologi Voice Over Internet Protocol (VoIP) menjadikan salah satu teknologi alternatif yang murah, dimana biaya yang digunakan untuk membangun infrastruktur teknologi ini jauh lebih murah dibandingkan dengan komunikasi menggunakan jalur Public Switch Telephone Network (PSTN). Namun terdapat satu kelemahan dari teknologi VoIP disini adalah terbukanya sistem komunikasi VoIP dalam jaringan IP menyebabkan bisa dilakukan penyadapan dalam komunikasi suara sehingga dapat terekam dan menjadikan privasi pengguna tidak terjamin. Untuk mengatasi permasalah tersebut jaringan infrastruktur VoIP perlu dilakukan pengamanan dengan menggunakan protokol Transport Layer Security (TLS) dan Secure Realtime Transport Protocol (SRTP) yang menyediakan keamanan privasi antara dua aplikasi yang berkomunikasi melalui jaringan serta enkripsi keamanan data dengan otentikasi dan integritas perlindungan data.As the development of Internet Protocol (IP) is increasingly significant cause their future development trend of communication that uses an IP-based network infrastructure as a communication network. In utilizing the IP network as a communication line digital sound and real-time technology Voice Over Internet Protocol (VoIP) to make one of the main alternative technologies are cheaper, where costs are used to build the technology infrastructure is much cheaper than the communication paths using Public Switch Telephone Network (PSTN). But there is one drawback of VoIP technology here is the opening of a VoIP communication system in IP networks cause could be done tapping in voice communications that can be recorded and made user privacy is not guaranteed. To overcome these problems network VoIP infrastructure necessary security by using Transport Layer Security protocol (TLS) and Secure Realtime Transport Protocol (SRTP), which provides the security, privacy between two applications that communicate over a network as well as encryption of data security with authentication and integrity protection of data
Implementasi Honeypot untuk Mendeteksi Serangan Distributed Denial of Service (DDoS)
Mengamankan komunikasi adalah tantangan luas karena meningkatnya ancaman dan serangan yang dilakukan pada keamanan jaringan. Pengetahuan tentang berbagai ancaman dan serangan tersebut diperoleh data yang sangat besar dari jaringan, dengan menggunakan honeypot. Honeypot yang diimplementasikan menggunakan jenis low-interaction yaitu honeyd dan software pendukung lainnya seperti apache2 dan bind9. Berdasarkan hasil penelitian, honeypot berhasil berjalan dengan memberi respon terhadap serangan Distributed Denial of Service (DDoS) dan memberikan informasi palsu seperti sistem operasi serta port-port terbuka yang biasanya dicari oleh attacker. Hasil log yang diberikan oleh honeypot diolah menjadi grafik dan diagram yang ditampilkan melalu web interface menggunakan software honeyd-viz sehingga administrator mudah dalam menganalisis bentuk serangan attacker serta dapat digunakan untuk meningkatkan keamanan pada server.Securing communication is a comprehensive challenge due to the increasing of threats and attacks to network security. By knowing the various of threats and attacks, we can collect broad data from the network, by using honeypot. Implemented honeypot uses low-interaction type that is honeyd and other supporting software such as apache2 and bind9. Based on the research, honeypot is successfully giving responds to Distributed Denial of Service (DDoS) attacks and giving false information such as operation system and open ports which are usually sought by attackers. Log outcome given by honeypot is processed into chart and diagrams which are shown through the network interface by using honeyd-viz software so that the administrator will find it easy to analyze the form of the attacks from the attackers and it also can be used to increase the security of the server
Analisis Perilaku Pengguna Internet dengan Metode K-Means Clustering dan Pendekatan Davies Boulding Index Menggunakan Data Log Universitas XYZ
Aktivitas penggunaan jaringan Internet sangat berdampak pada penggunanya, perubahan perilaku menjadi penyebab dari penggunaan jaringan internet, Informasi yang dicari terkadang tidak sesuai dengan kebutuhan terhadap penggunaan jaringan Internet. Sehingga, situs website yang tidak memberikan manfaat, perlu diidentifikasi, dan aksesnya diblokir. Hal ini dilakukan bertujuan untuk meminimalisir dari penggunaan jaringan Internet yang menyimpang dari penggunaan nya. Sehingga dapat menunjang kinerja, baik dari bagian administrasi, maupun dalam proses pembelajaran. Penelitian ini memiliki tujuan untuk melakukan clustering data Access Log jaringan Internet di uni-versitas xyz dengan menggunakan Algoritma K-Means, dan melakukan uji validasi hasil clustering berdasarkan Davies Bouldin Index. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa perilaku penggunaan jaringan internet di universitas xyz masih menyimpang dari kebutuhan Informasi yang dicari. Dengan penggunaan Algoritma -K-Means Clustering menghasilkan tingkat kualitas cluster yang baik, berdasarkan uji validasi data Davies Bouldin Index, yang mendapat-kan nilai DBI 0,110369132, sehingga hasil dari clustering yang dil-akukan sudah cukup baik. Dengan dilakukannya penelitian ini, di-harapkan dapat memberikan gambaran terhadap pengelola jaringan Internet, berdasarkan metode Algoritma K-Means ClusteringThe activity of using the Internet network has a huge impact on its users, changes in behavior are the cause of using the internet network, the information sought is sometimes not in accordance with the needs of using the Internet network. Thus, websites that do not provide benefits need to be identified and access blocked. This is done to minimize the use of the Internet network that deviates from its use. So that it can support performance, both from the administration, and in the learning process. This research has a goal to cluster the data Access log Internet network at xyz university using the K-Means Algorithm, and test the validation of clustering results based on Davies Bouldin Index. The results of this study indicate that the behavior of Internet network usage at xyz university still deviates from the needs of the information sought. The use of the K-Means Clustering Algorithm produces a good level of cluster quality, based on the Davies Bouldin Index data validation test, which gets a DBI value of 0,110369132, so the results of the clustering done are good enough. By doing this research, it is expected to provide an overview of the Internet network manager, based on the K-Means Clustering Algorithm method
Implementasi dan Analisis Deteksi Serangan Jaringan pada Web Server NFT Menggunakan Suricata
Penelitian ini berfokus pada masalah keamanan jaringan yang menjadi krusial bagi perusahaan teknologi blockchain dan Non-Fungible Token (NFT) yang rentan terhadap serangan siber seperti DDoS, injeksi SQL, dan malware. Serangan ini tidak hanya menyebabkan kerugian finansial tetapi juga merusak reputasi dan kepercayaan pengguna. Suricata, sebagai sistem deteksi dan pencegahan intrusi open-source, menawarkan berbagai fitur untuk memonitor dan menganalisis lalu lintas jaringan secara real-time. Penelitian ini mengevaluasi efektivitas Suricata dalam mendeteksi ancaman pada web server NFT melalui pendekatan eksperimental. Pengujian dilakukan dengan metode scanning port, web penetration testing, DDoS, dan identifikasi kerentanan sistem web server menggunakan alat seperti NMap, Hping3, Nikto, dan Metasploit. Hasil menunjukkan bahwa Suricata mampu mencatat aktivitas mencurigakan dan mencegah anomali dengan integrasi firewall PFsense. Implementasi Suricata memberikan informasi deteksi serangan web scanning, meskipun tidak memiliki aturan shared object seperti perangkat lunak intrusi lainnya. Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi pengembang dan operator platform NFT untuk melindungi aset digital mereka dari serangan siber, serta berkontribusi pada peningkatan keamanan jaringan di sektor NFT. This research focuses on the critical issue of network security for blockchain technology and Non-Fungible Token (NFT) companies, which are vulnerable to cyberattacks such as DDoS, SQL injection, and malware. These attacks not only cause financial losses but also damage reputation and user trust. Suricata, an open-source intrusion detection and prevention system, offers various features to monitor and analyze network traffic in real-time. This study evaluates the effectiveness of Suricata in detecting threats on NFT web servers through an experimental approach. Testing methods include port scanning, web penetration testing, DDoS, and identifying web server vulnerabilities using tools such as NMap, Hping3, Nikto, and Metasploit. The results show that Suricata can log suspicious activities and prevent anomalies when integrated with the PFsense firewall. While Suricata provides information on web scanning attacks, it lacks shared object rules found in other intrusion software. This research offers recommendations for NFT platform developers and operators to protect their digital assets from cyberattacks and contributes to improving network security in the NFT sector. Thus, this study is highly relevant in the digital era, where information and data security are top priorities for business continuity and user privacy protection
Pengujian kerentanan website menggunakan metode penetration testing merujuk pada NIST SP 800-115 (studi kasus (domain astonprinter.com))
Keamanan informasi merupakan aspek yang sangat penting dalam menjaga kerahasiaan,
integritas, dan ketersediaan data pada sebuah sistem, terutama pada website yang rentan
terhadap berbagai ancaman siber. Penelitian ini bertujuan untuk menguji kerentanan
website menggunakan metode penetration testing dengan merujuk pada standar NIST SP
800-115. Studi kasus yang digunakan dalam penelitian ini adalah website astonprinter.com.
Metode penetration testing yang diterapakan dalam penelitian ini mengikuti panduan NIST
SP 800-115 yang meliputi tahap Planning, Discovery, Attacking, dan Reporting. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa website astonprinter.com memiliki 20 kerentanan yang
dapat dieksploitasi dengan rincian 2 kerentanan yang berada dalam threat level high yaitu
DNS Server Spoofed Request Amplification Ddos dan Path Traversal, kemudian memiliki
7 kerentanan yang berada dalam threat level medium diaantaranya DNS Server Chace
Snooping Remote Information Disclosure dan Vulnerable Js Library dan 11 kerentanan
yang berada dalam threat level low diantaranya ICMP Timestamp Request Remote Date
Disclosure, SSH Server CBC Mode Ciphers Enabled, , Cookie No HttpOnly Flag dan
Cookie without SameSite Attribute. Temuan ini dapat memberikan wawasan yang berharga
bagi pengelola website dalam memperkuat sistem keamanan dan mengurangi risiko
serangan siber di masa depan
Analisa Komputer Forensik
Pesatnya perkembangan dunia Teknologi Informasi pada saat ini memberikan dampak positif dan dampak negatif bagi kehidupan manusia, khususnya di bidang komputer. Dampak positifnya adalah tidak membutuhkan banyak tempat penyimpanan dokumen dan dokumen mudah di copy, sedangkan dampak negatifnya adalah dokumen sering hilang dikarenakan banyak kemungkinan, misalnya menghapus berkas secara tidak sengaja. Dalam ilmu forensik, untuk mendapatkan sebuah data-data yang hilang maka dapat dilakukan investigasi dengan metode the forensics lifecycle. Dengan metode tersebut dilakukan perbandingan antara bukti digital original dan bukti hasil recovery dari software autopsy, recuva, dan magic uneraser. Hasil dari bukti digital original dan bukti hasil recovery dari software autopsy, recuva, dan magic uneraser mengalami perubahan. Perbandingan antara bukti digital hasil satu kali format secara quick format dan tiga kali format secara quick format juga berbeda.The rapid development of information technology today provides positive and negative impacts for human life, especially in the field of computer. The positive impacts is not requiring a lot of archives and documents easily copied, while the negative effects are often missing documents due to a lot of possibilities, such as deleting a file by mistake. In forensic science, to obtain a data that is lost it can be investigated by the methods of the forensic lifecycle. With such methods do a comparison between the original digital evidence and the evidence of the recovery of software autopsy, recuva, and magic uneraser. The result of the original digital evidence of the recovery of software autopsy, recuva, and magic uneraser changes. Comparisons between digital evidence format result in a quick one format and three times in quick format is also different formats
Analisis Serangan Cyber Menggunakan Honeypot pada Web Berbasis Cloud
Cloud computing memiliki sistem keamanan yang cukup tinggi, namun karena dapat diakses dari mana saja melalui jaringan internet, tidak menutup kemungkinan bahwa sistem tersebut sudah aman dari serangan siber, seperti Port Scanning, Brute Force Attack, Malware Attack dan jenis cyberattack lainnya, T-Pot Honeypot adalah sebuah sistem all in one dari Honeypot yang merupakan sebuah sistem keamanan tambahan untuk mendeteksi, menjebak serangan untuk tidak dapat masuk kedalam sistem utama. Berdasarkan hasil penelitian, implementasi dari T-Pot Honeypot ini dapat mendeteksi serangan dan berhasil menjebak penyerang dengan memberikan informasi palsu seperti daftar port terbuka yang menjadi target pencarian penyerang. Data log hasil serangan yang terdeteksi diolah oleh sistem Honeypot dan diteruskan menjadi grafik dan diagram yang dapat dilihat melalui Kibana Dashboard, sehingga memudahkan administrator untuk melakukan monitoring anomali serangan yang dilakukan oleh penyerang sehingga dapat digunakan untuk lebih meningkatkan keamanan.Cloud computing has a fairly high-security system, however as it can be accessed from anywhere via the internet network, it does not rule out the possibility that the system is safe from cyberattacks, such as Port Scanning, Brute Force Attacks, Malware Attacks, and other types of cyberattacks, T-Pot Honeypot is an all in one system from Honeypot which is an additional security system to detect, trap attacks not to be able to enter the main system. Based on the research results, the implementation of this T-Pot Honeypot can detect attacks and successfully trap attackers by providing false information such as a list of open ports that are the target of the attacker's search. The log data of the detected attack results are processed by the Honeypot system and forwarded into graphs and diagrams that can be seen through the Kibana Dashboard, making it easier for administrators to monitor attack anomalies carried out by attackers so that they can be used to improve security further
Proof of Stake (PoS) NFT Verification Analysis Using Smart Contract Technology
Penelitian mengenai Analisis Verifikasi Proof of Stake (PoS) NFT dengan Teknologi Smart Contract, yang dilakukan melalui metode eksperimental, menghasilkan pencapaian yang sesuai dengan tujuan penelitian. Peneliti berhasil mengembangkan dan menjalankan sistem sesuai dengan tujuan yang diinginkan. Beberapa pencapaian utama mencakup implementasi berhasil dari proses verifikasi PoS, serta proses Stake, Unstake, dan Claim yang menggunakan integrasi Web3 dan dompet Metamask. Rekam transaksi dengan akurat mencatat waktu pengirim dan penerima bersama dengan prosedur verifikasi pemilik. Lebih lanjut, penelitian ini menyajikan analisis perbandingan antara Proof of Work (PoW) dan Proof of Stake (PoS). Temuan penelitian menunjukkan keunggulan Proof of Stake (PoS) dalam efisiensi waktu transaksi, biaya transaksi yang lebih rendah, peningkatan keamanan melalui pemilihan validator yang cermat, dan ketahanan terhadap berbagai jenis serangan. Secara keseluruhan, penelitian ini mengukuhkan keefektifan dan keunggulan implementasi Proof of Stake (PoS) dalam konteks Non-Fungible Tokens (NFTs) menggunakan Smart Contract.The research on the Analysis Verification of Proof of Stake (PoS) NFT Smart Contract Technology, conducted through experimental methods, has yielded successful outcomes aligning with the research objectives. The researcher has successfully developed and executed the system, achieving the intended goals. Key accomplishments include the successful implementation of the PoS verification process, as well as the Stake, Unstake, and Claim processes, utilizing Web3 and Metamask wallet integration. Transaction records accurately capture the timing of sender and receiver actions, alongside owner verification procedures. Furthermore, the research presents a comparative analysis between Proof of Work (PoW) and Proof of Stake (PoS). The findings underscore the superiority of Proof of Stake (PoS) in terms of transaction time efficiency, lower transaction costs, enhanced security through meticulous validator selection, and resilience against various types of attacks. Overall, the research substantiates the efficacy and advantages of implementing Proof of Stake (PoS) in the context of Non-Fungible Tokens (NFTs) using Smart Contracts
Modifikasi Case-Based Reasoning untuk Sistem Cerdas Penanganan Keluhan Pasien Program Bayi Tabung
Pasien program bayi tabung (In Vitro Fertilization atau IVF) memiliki tingkat kecemasan yang tinggi, sehingga aktif/segera menghubungi dokter fertilitas melalui media komunikasi untuk mendapatkan penanganan, jika pasien IVF mengalami kondisi yang tidak seperti biasanya. Namun, dokter fertilitas tidak bisa segera menjawab pertanyaan pasien IVF karena terkendala beban kerja tinggi atau kondisi sakit, sehingga berdampak pada peningkatan kecemasan pasien IVF, dan tingginya tingkat kecemasan pasien IVF mempengaruhi keberhasilan program IVF. Sistem cerdas kesehatan yang menerapkan model Case-Based Reasoning (CBR) banyak digunakan untuk membantu dokter dalam menangani keluhan pasien, namun model CBR masih memiliki beberapa kelemahan, sehingga perlu dilakukan peningkatan kinerja, agar dapat membantu dokter fertilitas dalam menangani keluhan pasien IVF melalui pemberian rekomendasi penanganan keluhan yang akurat. Uji Anova menghasilkan nilai F=9,902 dengan tingkat signifikansi 0,007<0,005, yang menjadi bukti bahwa umpan balik pasien IVF memiliki pengaruh yang signifikan terhadap sistem cerdas. Pengukuran Coefficient Matrix untuk menilai kinerja pada model CBR yang menggunakan rumus kesamaan Chris Case-Based Reasoning (CCBR), menghasilkan nilai akurasi sebesar 52,58% dan nilai presisi sebesar 100%. Pengukuran Matriks Koefisien untuk menilai kinerja kombinasi model CBR (menggunakan rumus kesamaan CCBR) dengan model Rule-Based Reasoning (RBR) mampu meningkatkan nilai akurasi sebesar 47% dan mempertahankan nilai presisi pada 100%. Hasil tersebut, membuktikan bahwa model baru, yaitu model CCBR adalah model sistem cerdas yang lebih baik untuk sistem cerdas penanganan keluhan pasien IVF
Analisis Pola Jaringan Komunikasi Industri Rumahan Percontohan (Studi Kasus Desa Tambaksari Kecamatan Rowosari)
ng maju sehingga menjadi desa yang mempunyai IR Percontohan di Kabupaten Kendal. Instansi setempat mengelompokkan kegiatan industri tersebut dalam sebuah kelompok BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) yang terbagi menjadi 3 IR (Industri Rumahan) yaitu IR 1, IR 2 dan IR 3 yang mempunyai kriteria tertentu pada tiap kelas atau levelnya. Potensi daerah yang menjadi unggulan pada Desa Tambaksari meliputi budidaya hingga pengolahan ikan. Kemajuan potensi daerah pada Desa Tambaksari tentu saja tidak terlepas dari sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan masyarakat Desa Tambaksari. Dalam penelitian ini, peneliti tertarik untuk mengetahui pola interaksi aktor yang terjadi dalam IR Desa Tambaksari dengan menggunakan data sebanyak 64 IR. Analisis data menggunakan metode Social Network Analysis (SNA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam IR Desa Tambaksari memiliki kepadatan jaringan 5,5% sehingga hubungan dianggap lemah. Analisis jaringan dengan menggunakan UCINET menggambarkan terpisahnya kelompok IR yang semakin memperkuat bahwa adanya persaingan maupun kompetisi dalam jaringan. Aktor yang dominan dalam interaksi jaringan berdasarkan ukuran degree centrality, closeness centralitydan betweenness centralityadalah aktor dengan id # 29 yang merupakan Ketua IR 2 sekaligus pelaku IR yang mempunyai jenis olahan Ikan Pindang dengan umur 54 tahun
- …
