4 research outputs found
Prosedur kesehatan dan keselamatan kerja dengan angka kejadian covid-19
Coronavirus Disease-19 (COVID-19) is a disease that causes respiratory distress and pneumonia. This disease is caused by infection with Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-COV-2). WHO encourages all countries to develop COVID-19 vaccines with the aim of forming herd immunity. This study aims to determine the relationship between occupational health and safety procedures and the incidence of COVID-19 in employees at Sandi Karsa Hospital Makassar. The type of research used is analytical with a cross-sectional study method. The number of samples of 200 people was obtained by total sampling technique. Data collection by filling out questionnaires and data tested with the Pearson test. The results of the correlation analysis test between occupational health and safety procedures and the incidence of COVID-19 in employees at Sandi Karsa Hospital Makassar obtained a value of p = 0.000 (p < 0.005). Therefore, the conclusion of this study is that there is a significant relationship between occupational health and safety procedures and the incidence of COVID-19 in employees at Sandi Karsa Hospital Makassar
Application of Health Communication for the Prevention of Leptospirosis in the Community
Health communication is a systematic effort to positively influence the health behavior of individuals and health communities. Health communication applied as prevention of leptospirosis disease transmission in the Ma’rang subistrict, Pangkep regency. Leptospirosis is a disease caused by rats urine contaminated by leptospira bacteria, the disease is contagious and deadly. The problem is that until now the District community does not know how to prevent the spread of leptospirosis transmission. Researchers chose the practice of health communication application which was held in the Pitue village, Ma’rang subdistrict, Pangkep regency for the prevention of leptospirosis. By taking this case, the application of health communication can be analyzed. Patterns and strategies that can be applied to a reference to see the implementation of health communication.This research is coundueted descriptive case study method. Object of research is the application of health communication practices for the prevention of leptospirosis that were performed in Pitue village, Ma’rang subdistrict, Pangkep Regency. The results showed that the application of health communication was influenced by three aspects, namely input, process and output. Health communication proved to bring about change in knowledge, attitudes and behavior in response to leptospirosi
GAMBARAN TEANIA SAGINATA PADA FESES SAPI PENYEBAB TERJADINYA GANGGUAN KESEHATAN MASYARAKAT DI KELURAHAN MANGGALA KOTA MAKASSAR
Kesehatan lingkungan masyarakat merupakan faktor penting dalam kehidupan sosial kemasyarakatan, bahkan merupakan salah satu unsur penentu atau determinan dalam kesejahteraan penduduk karena lingkungan yang sehat dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Selain itu makanan yang dikonsumsi juga merupakan faktor yang penting dalam menunjang kesehatan masyarakat. Daging sapi merupakan makanan yang sering dikonsumsi oleh masyarakat namun perlu di ketahui bah a sapi ternak tak jarang terdapat cacing pita (taenia saginata). Oleh karena itu perlu diperhatikan tingkat higienisnya mulai dari lingkungannya, pemeliharaannya, serta pengolahannya. Rumusan masalah pada penelitian ini yaitu bagaimana gambaran taenia saginata pada sapi ternak yang berada dilingkungan kelurahan manggala. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui gambaran teania saginata pada feses sapi penyebab penyakit. Salah satu upaya untuk mengetahui adanya cacing pita pada ternak adalah dengan cara melakukan uji feses sapi. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif untuk mengetahui gambaran Teania Saginata pada Feses Sapi penyebab terjadinya gangguan kesehatan masyarakat. Sampel yang di ambil dalam penelitian ini adalah feses sapi di Kelurahan Manggala Kota Makassar sebanyak 10 sampel dengan teknik pengambilan purposive sampling yaitu teknik pengambilan sampel yang di lakukan secara sengaja sesuai kriteria. Metode yang digunakan adalah metode natif. Hasil penelitian yang dilakukan di Laboratorium Parasitologi Jurusan Teknologi Laboratorium Medis Politeknik Sandi Karsa Makassar terhadap 10 sampel feses sapi diperoleh hasil Negatif sehingga dapat disimpulkan bah a tidak ditemukan adanya cacing ataupun telur Teania Saginata
Analisis Glukosa Darah dan Gambaran Edukasi Kesehatan Glukosa Darah pada MahasiswaTingkat Akhir di politeknik Sandi Karsa
Mahasiswa tingkat akhir sering menghadapi berbagai tekanan, seperti kesulitan mengatur waktu, kelelahan, dan tuntutan penyelesaian skripsi, yang dapat memicu stres. Stres yang berkepanjangan dapat meningkatkan kadar gula darah seseorang. Jika stres terjadi terlalu sering, risiko terkena diabetes pun meningkat.. Penelitian ini ingin mengetahui berapa banyak gula dalam darah manusia. serta memberikan edukasi kesehatan terkait glukosa darah sewaktu pada mahasiswa tingkat akhir di Politeknik Sandi Karsa Makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan sampel darah kapiler dari 15 responden, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pemeriksaan kadar glukosa dilakukan menggunakan alat Point of Care Testing (POCT), dan disertai edukasi kesehatan serta pengisian kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kadar glukosa darah responden adalah 100 mg/dL, yang masih berada dalam kisaran normal, Hal ini menunjukkan bahwa stres akademik yang dialami belum berdampak signifikan terhadap gangguan metabolic. Edukasi yang diberikan diharapkan meningkatkan kesadaran mahasiswa dalam menjaga kesehatan metabolik
