1,720,973 research outputs found

    Redesain Bela Negara:dalam Sistem Pendidikan Nasional Perspektif Manajemen Strategi

    No full text
    Buku ini berisi tentang bela negara yang merupakan suatu bagian dari sikap untuk menanamkan nilai patriotisme dan nasionalisme. Didalamnya membahas bagaimana memaknai bela negara dengan perspektif manajemen strategi. Buku ini terdiri dari 5 bab pendahuluan, bela negara dalam sistem nilai, bela negara dalam realitas sosial, perkembangan ancaman dalam bela negra, dan aktualisasi bela negara

    Relasi Sipil-Militer dalam Pemberdayaan Masyarakat Papua

    No full text

    Aceh di Persimpangan Jalan

    No full text
    English translation of book title: Aceh at the Crossroads. With an introduction by Dr. Indria Samego. Published in Jakarta by Pustaka Cidesindo publishers in 2000. This book is held by the Music Archive of Monash University (MAMU) as part of their Lance Castles Collection. Please contact MAMU to view the book.</div

    Relasi Sipil-Militer dalam Pemberdayaan Masyarakat Papua

    No full text
    This research attempts to show that active role of agencies allows an adequate civil&ndash;military relation to be established despite of some constrains to the relationship between the two. Employing qualitative approach to assess civil&ndash;military cooperation in empowering Papuan society, the case study shows how the military and civilian collaborated to subdue the social tension in a territory prone to conflict. The result suggests that military component took pivotal role in maintaining peace and national security in Papua. Through its history, Indonesian government planned Papua development with military&rsquo;s involvement on one side, yet without any attempt to embrace the subject of that development itself on the other. This expectedly gave rise to the dispute between military and civilian. However, civil&ndash;military cooperation in empowering indigenous Papuan based on local culture and local people initiative proven to be effective in reducing the risk of conflict, in addition to being a case of how the role of agencies could be vital in the making of a better condition.&nbsp;Penelitian ini hendak menunjukkan bahwa peran aktif agen-agen memungkinkan relasi sipil&ndash;militer yang memadai terbangun meski dilatari kondisi-kondisi menyulitkan. Menggunakan pendekatan kualitatif untuk mengulas relasi sipil&ndash;militer dalam pemberdayaan masyarakat Papua, kasus yang diuraikan memperlihatkan kolaborasi antara angkatan bersenjata dengan entitas sipil untuk menuntaskan ketegangan yang menyeruak di sebuah wilayah rentan konflik. Hasilnya menunjukkan bahwa komponen militer memainkan peranan menjaga perdamaian dan keamanan nasional di Papua. Sepanjang sejarah, pemerintah Indonesia merencanakan pembangunan Papua dengan melibatkan militer di satu sisi, namun tanpa merangkul masyarakat Papua di sisi lain. Hal tersebut menyebabkan ketegangan antara sipil dan militer di wilayah ini berkembang. Namun, kerja sama sipil&ndash;militer memberdayakan masyarakat adat Papua yang berpijak pada kebudayaan dan inisiatif penduduk setempat terbukti membantu menggerus kerawanan-kerawanan tersebut, selain menjadi contoh bagaimana peranan agensi dapat berkontribusi dalam menciptakan keadaan yang lebih baik
    corecore