1,721,069 research outputs found

    Ketidakadilan Gender dalam Naskah Drama Nyai Ontosoroh Karya R. Ghiryadi dan Pemanfaatannya sebagai Alternatif Materi Pembelajaran Apresiasi Sastra di Kelas XI SMA

    No full text
    Penelitian ini di latar belakangi untuk mendeskripsikan unsur intrinsik tema dan tokoh serta mendeskripsikan mengenai ketidakadilan gender dalam naskah drama Nyai Ontosoroh karya R. Ghiryadi. Jenis rancangan penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan menggunakan pendekatan objektif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah teknik dokumentasi. Analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini terdiri dari membaca, redusi data, penyajian data, analisis data, interpretasi data, penyusunan materi pembelajaran dan penarikan kesimpulan. Hasil analisis menunjukkan bahwa unsur intrinsik tokoh dalam naskah tersebut menunjukkan bahwa tokoh Nyai Ontosoroh merupakan tokoh utama. Tokoh Nyai Ontosoroh juga merupakan tokoh yang menjalankan cerita dengan tema perlawanan seorang perempuan dalam mengembalikan hak-hak kehidupannya. Ketidakadilan gender dalam penelitian ini meliputi (1) marginalisasi atau peminggiran yang terjadi pada tokoh perempuan atas dasar perkawinan yang tidak diinginkan tokoh perempuan karena kehendak orang tuanya, (2) subordinasi atau anggapan tidak penting bagi perempuan karena perempuan hanya dianggap sebagai seseorang ynag berkewajiban mengurus rumah tangga dan tidak perlu mendapatkan pendidikan formal dan (3) stereotipe atau pelabelan perempuan yang diberikan oleh salah satu kaum dalam hal ini kaum laki-laki terhadap kaum perempuan. Pembahasan mengenai ketidakadilan gender tidak hanya terjadi pada masyarakat saja melainkan juga terjadi di dalam sebuah rumah tangga karena adanya perbedaan hukum dan kultur budaya. Saran dalam penelitian ini dapat digunakan sebagai alternatif materi pembelajaran apresiasi sastra dikelas XI yang dikaitkan dengan kompetensi dasar 3.1 memahami struktur dan kaidah teks film/drama baik secara lisan maupun tulisan dan 4.1 menginterpretasi makna teks film/drama baik secara lisan maupun tulisan. Alternatif dalam pembelajaran sastra dapat digunakan untuk mengetahui bagaimana cara mencari tokoh dan tema, serta menemukan makna ketidakadilan gender yang ada dalam sebuah cerita rekaan

    Harapan Penyair-Penyair Indonesia tentang Kepemimpinan dalam Kumpulan Puisi “Memo Untuk Presiden” dan Pemanfaatannya Sebagai Alternatif Materi Pembelajaran Sastra di SMP

    No full text
    Kepemimpinan adalah kemampuan untuk mempengaruhi pihak lain. Kepemimpinan dalam kumpulan puisi Memo Untuk Presiden yang mengandung harapan-harapan rakyat. Kumpulan puisi Memo Untuk Presiden karya Penyair-Penyair Indonesia yang telah melalui penyusunan altenatif materi pembelajaran sastra di SMP digunakan sebagai bahan pengembangan karakter (kepemimpinan) siswa yang harus dikembangkan dalam sekolah melalui mata pelajaran (apresiasi sastra), sehingga peserta didik menjadi pribadi yang berkarakter. Rumusan masalah pada penelitian ini ialah (1) bagaimanakah diksi dalam kumpulan puisi Memo Untuk Presiden karya Penyair-Penyair Indonesia?; (2) bagaimanakah harapan kepemimpinan yang terkandung dalam kumpulan puisi Memo Untuk Presiden karya Penyair-Penyair Indonesia?; (3) bagaimanakah pemanfaatan kumpulan puisi Memo Untuk Presiden karya Penyair-Penyair Indonesia sebagai alternatif materi pembelajaran sastra di SMP? Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan rancangan penelitian pragmatik. Data dalam penelitian ini adalah kata, baris dan bait yang mengekspresikan adanya diksi, dan karakter kepemimpinan dalam kumpulan puisi Memo Untuk Presiden, sedangkan sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kumpulan puisi Memo Untuk Presiden karya Penyair Indonesia. Penggunaan diksi dalam puisi Memo Untuk Presiden dinilai mampu memberi kesan lebih kuat, tegas dan kompleks. Harapan kepemimpinan dalam kumpulan puisi Memo Untuk Presiden ditemukan data berupa: (1) keberanian yang berupa, belajar mengerti terhadap ketakutan, tetap teratur dan tidak terpengaruhi bahaya dan ancaman fisik, dan mempertahankan kebenaran; (2) kejujuran, yang berupa praktek kejujuran yang mutlak dan keterusterangan setiap waktu, tempatkan kejujuran, dan prinsip-prinsip moral di atas segalanya; (3) tanggung jawab, yang berupa mengerjakan tugas-tugas dengan semestinya, dan mau memahami serta menerima resiko dari tindakan sendiri dan orang lain. Berdasarkan hasil dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa ketiga karakter tersebut berkaitan dan tidak dapat dipisahkan

    Kepribadian Tokoh Dalam Novel Titik Akhir Karya Hardjono WS; Kajian Psikologi Analitis Carl Gustav Jung

    No full text
    Kepribadian merupakan karakter tokoh yang terdapat dalam diri individu yang membimbing dan memberi arah kepada seluruh tingkah laku individu yang bersangkutan. Novel Titik Akhir karya Hardjono WS merupakan novel yang menarik untuk diteliti karena tokoh utama digambarkan mempunyai kepribadian yang kompleks. Dengan kepribadian yang kompleks tersebut akhirnya tokoh menjalani kehidupan yang penuh dengan tekanan-tekanan, namun dengan adanya tekanan-tekanan tersebut, tokoh tetap bertahan pada kehidupan yang telah ia jalani. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah Unsur-unsur intrinsik novel Titik Akhir karya Hardjono WS, bagaimana kepribadian tokoh utama dalam novel Titik Akhir karya Hardjono WS; dan bagaimana Pemanfaatan kajian psikologi kepribadian yang terdapat dalam novel Titik Akhir karya Hardjono WS. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan unsur intrinsik tema dan tokoh serta mendeskripsikan mengenai kepribadian tokoh dalam novel Titik Akhir karya Hardjono WS. Jenis rancangan penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan menggunakan pendekatan objektif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah teknik dokumentasi. Analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini terdiri dari membaca, reduksi data, penyajian data, analisis data, interpretasi data, dan penarikan kesimpulan. Setelah dilakukan analisis data, hasil analisis menunjukkan bahwa unsur intrinsik tema dalam novel tersebut adalah pencarian jati diri seorang anak yag tidak mengetahui siapa kedua orang tua kandungnya. Unsur intrinsik tokoh ditunjukkan bahwa tokoh utama dalam novel tersebut adalah tokoh Yekti. Struktur kepribadian yang terdapat dalam novel ini adalah ego, ketidaksadaran pribadi dan ketidaksadaran kolektif. Hasil penelitian nantinya digunakan sebagai alternatif materi pembelajaran apresiasi sastra dikelas XI yang dikaitkan dengan kompetensi dasar 7.2 Menganalisis unsur-unsur intrinsik dan ekstrinsik novel Indonesia/terjemahan. Saran bagi guru bidang studi Bahasa dan Sastra Indonesia, sebaiknya menggunakan hasil analisis ini sebagai alternatif pemilihan apresiasi sastra di SMA berdasarkan KTSP

    sj-docx-1-ecr-10.1177_1476718X231188467 – Supplemental material for Towards inclusive practice in Indonesian kindergartens: Evaluating the impact of Sign Supported Big Books

    No full text
    Supplemental material, sj-docx-1-ecr-10.1177_1476718X231188467 for Towards inclusive practice in Indonesian kindergartens: Evaluating the impact of Sign Supported Big Books by Kieron Sheehy, Budiyanto, Sri Widayati and Khofidotur Rofiah in Journal of Early Childhood Research</p

    Gambaran Kehidupan Sosial Budaya Masyarakat Madura Pada Antologi Cerpen Karapan Laut Karya Mahwi Air Tawar

    No full text
    Antologi cerpen Karapan Laut karya Mahwi Air Tawar dipilih sebagai objek penelitian karena di dalamnya berisi gambaran kehidupan masyarakat Madura yang meliputi representasi, masalah-masala , dan kritik sosial masyarakat Madura. Antologi cerpen Karapan Laut dapat digunakan sebagai alternatif pendidikan. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Data berupa kata-kata, kalimat, dan paragraf yang bersumber pada Antologi cerpen Karapan Laut karya Mahwi Air Tawar. Pengumpulan data dengan teknik dokumentasi, sedangkan analisis data dengan teknik deskriptif analitik yang digabung dengan Sosiologi Sastra. Instrumen terbagi atas pembantu pengumpulan data dan pemandu analisis data. Prosedur penelitian yang dilakukan, meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan penyelesaian. Hasil dan pembahasan pada penelitian ini adalah Representasi kehidupan masyarakat Madura ditunjukan dengan pembawaan masyarakat Madura yaitu keras, pemberani, melecehkan, keras kepala, dan berkeagamaan, pemakaian bahasa madura sebagai campur kode di dalamnya juga merupakan wujud representasi kehidupan masyarakat Madura di dalamnya, mata pencarian yang identik dengan masyarakat Madura yaitu guru mengaji, nelayan dan pedagang, dan sistem kepercayaan masyarakat Madura yang memeluk agama islam dan masih mempercayai hal-hal mistis., masalah-masalah sosial yang terjadi dikarenakan kesenjangan sosial dan permasalahan harga diri, kritik sosial ditunjukan terhadap adat dan kebiasaan hidup masyarakat Madura yang berdampak negatif, Antologi cerpen Karapan Laut dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran apresiasi sastra SMA kelas X semester satu dengan standar kompetensi Memahami siaran atau cerita yang disampaikan secara langsung /tidak langsung dan kompetensi dasar Mengidentifikasi unsur sastra (intrinsik dan ekstrinsik) suatu cerita yang disampaikan secara langsung atau melalui rekam­an

    Peningkatan Kompetensi Belajar Membacakan Puisi Dengan Metode Kooperatif Model Jigsaw Siswa Kelas X SMA PGRI Banyuwangi

    No full text
    Peningkatan kompetensi membacakan puisi adalah pembelajaran tentang proses meningkatnya kemampuan, keterampilan, sikap dalam membacakan puisi untuk orang lain. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya interaksi antar siswa. Siswa lebih sering belajar sendiri-sendiri, tidak terlihat adanya kerjasama maupun diskusi seperti berkelompok. Rumusan Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah peningkatan kompetensi proses dan hasil pembelajaran membacakan puisi dengan dengan Metode Kooperatif Model Jigsaw siswa kelas X SMA PGRI Banyuwangi. Jenis rancangan penelitian adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian adalah observasi, wawancara dan tes. Penelitian ini dilaksanakan melalui 2 siklus, masing-masing siklus dibagi menjadi 1 pertemuan. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data penelitian berupa, lembar observasi guru, dan siswa serta lembar penilaian tugas siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan peningkatan, pada Siklus I dalam aspek keberanian siswa menolak jika diminta untuk membacakan puisi di depan kelas. Aspek Penghayatan Siswa masih belum dapat memahami sepenuhnya isi puisi yang dibaca sehingga pembacaan secara ekspresif tidak disertai gaya yang tepat. Pada siklus II tidak tampak lagi kekurangan siswa, siswa mampu membacakan puisi dengan penuh penghayatan, siswa dengan berani untuk maju ke depan kelas, dan siswa aktif kerjasama dengan siswa lainnya. Siswa yang mencapai kentuntasan nilai pada siklus I jumlahnya 13 siswa dan mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 28 siswa yang tuntas KKM >65. Diterapkannya Metode Kooperatif Model Jigsaw dalam pembelajaran pembaca puisi membuat siswa lebih antusias dalam menerima pembelajaran. Siswa secara aktif menerima dan memberikan balikan terhadap materi yang diterima. Di sarankan kepada Pimpinan atau Kepala Sekolah agar berikutnya memperhatikan kekurangan sekolah pada sarana dan prasarana, karena keadaan ruang atau kondisi sekolah yang buruk sangat mempengaruhi siswa dalam belajar

    Dominasi Patriarkat Dalam Novel Menyemai Harapan Karya Maria A. Sardjono Sebagai Alternatif Pemanfaatan Materi Pembelajaran Di SMA

    No full text
    Dominasi patriarkat merupakan sebuah sistem dominasi dan superioritas laki-laki, sistem kontrol terhadap perempuan, di mana perempuan dikuasai. Dalam patriarkat melekat ideologi yang dinyatakan bahwa laki-laki lebih tinggi daripada perempuan, bahwa perempuan harus dikontrol oleh laki-laki dan bahwa perempuan adalah bagian dari hak milik laki-laki. Dominasi laki-laki terhadap wanita, telah mempengaruhi kondisi sastra, antara lain, nilai dan konvensi sastra sering didominasi oleh kekuasaan laki-laki, sehingga wanita selalu berada pada posisi berjuang terus-menerus ke arah kesetaraan hak dengan kaum laki-laki. Hal di atas menarik untuk diteliti lebih jauh mengenai unsur instrinsik tokoh utama dan tema dan bentuk-bentuk dominasi patriarkat dalam perkawinan dan keluarga. Jenis rancangan dalam penelitian ini adalah deskriptif-kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menggunakan metode dokumentasi. Hasil dari penelitian ini diperoleh tokoh utama yaitu Dewi, tema tentang perempuan yang berani berargumen dan menentang keadilan untuk mendapatkan hak-haknya, bentuk-bentuk dominasi patriarkat dalam perkawinan yang meliputi kekerasan fisik, psikis, dan seksual dan dominasi patriarkat dalam keluarga yang meliputi deskriminasi adat istiadat terhadap perempuan. Pada penelitian ini ditemukan dan dibahas 36 data dalam tokoh utama, tema, dan bentuk-bentuk dominasi patriarkat dalam perkawinan dan keluarga

    Pandangan Dunia Ayu Utami dalam Novel Si Parasit Lajang

    No full text
    Pandangan dunia pengarang adalah gagasan yang dimiliki pengarang terhadap permasalahan-permasalahan yang terjadi di lingkungannya. Novel Si Parasit Lajang karya Ayu Utami merupakan novel yang menarik untuk dikaji karena novel ini mempunyai tema yang menarik yaitu agar cita-cita menjadi kenyataan perlu adanya perjuangan keras dan mengandung pandangan Ayu Utami terhadap pernikahan masyarakat modern di kota yaitu setiap orang berhak memilih keputusan untuk tidak menikah dan berkeluarga jika merasa tidak sanggup untuk menjalankannya. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimanakah unsur instrink (tokoh, tema, dan latar) dalam novel Si Parasit Lajang karya Ayu Utami?; Bagaimanakah konteks sosial yang terefleksi dalam novel Si Parasit Lajang karya Ayu Utami? dan Bagaimanakah pandangan dunia pengarang yang terefleksi dalam novel Si Parasit Lajang karya Ayu Utami?. Rancangan dan jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode dealektif. Hasil dan pembahasan penelitian ini adalah tokoh utama dalam novel Si Parasit Lajang adalah A, tema dalam novel Si Parasit Lajang adalah perlu perjuangan keras untuk mewujudkan harapan yang dicita-citakan agar menjadi sebuah kenyataan, latar tempat dalam novel Si Parasit Lajang adalah Komplek Komunitas Utan Kayu. Konteks sosial yang terefleksi dalam novel Si Parasit Lajang tentang masyarakat Indonesia yang masih berpola pikir terbelakang terhadap kesetaraan hak secara materi maupun spiritual diantara laiki-laki dan perempuan. Pandangan dunia Ayu Utami dalam novel Si Parasit Lajang adalah pandangan terhadap pernikahan, budaya, dan agama

    Pandangan Dunia Iwan Simatupang dalam Drama RT Nol RW Nol dan Pemanfaatannya sebagai Alternatif Materi Pembelajaran Sastra di SMA KelasX

    No full text
    Pandangan dunia merupakan kajian untuk memahamikarya sastra dan hubungannyadenganmasyarakat.Pengkajianpandanganduniamenjadisangatpenting, disebabkanpandanganduniamerupakanhalyangmenghubungkansecaralangsung denganmasyarakat.Sehubungandenganhaltersebut,naskahdrama RTNolRW Nol karyaIwanSimatupangmenarikuntukdikajidenganteoristrukturalismegenetik,karena sangatmenunjukkan perhatian terhadap keadaan sosialpadasaatkaryatersebut diciptakan.Halinididasarkan pada karya Iwan dengan tema kegelandangan dan masalah kenegaraan dipengaruhi oleh penyaksian Iwan Simatupang terhadap perjalanansejarahIndonesiayangrumitkarenakondisikemiskinandanketidakstabilan keamanannegara.Selainitu,jugadipengaruhioleheksistensialismeyangdianutoleh Iwan.PengkajiannaskahdramaRTNolRW Nolmelaluistrukturalismegenetikdiawali denganmemahamiunsurintrinsik,yaknipenokohandantemayangpentingdalam mendukunguntukmengungkapkanpandanganduniaIwanSimatupang.Hasilpenelitian tersebutdapatdigunakan sebagaialternatifmateripembelajaran sastra diSMA. Rumusanmasalahpenelitianiniadalah(1)Bagaimanakahunsurintrinsikdalam naskah dramaRTNolRW NolkaryaIwanSimatupangyangmeliputipenokohandantema?;(2) BagaimanakahpandanganduniaIwanSimatupangyangterefleksidalam naskahdrama RTNolRW NolkaryaIwanSimatupang;(3)Bagaimanakahpemanfaatanhasilpenelitian naskah dramaRT NolRW Nolkarya Iwan Simatupang sebagaialternatifmateri pembelajaransastradiSMAkelasXI?. Jenis dan rancangan penelitian iniadalah kualitatif-dekriptifstrukturalisme genetik.SumberdatapenelitianmencakupnaskahdramaRTNolRW NolkaryaIwan Simatupangdansilabuskurikulum 2013tingkatSMAkelasXIsemester2.Datadalam penelitianinimencakuppenggalanperistiwaberwujudkata-kata,kalimatdalam dialog danlakuanyangterdapatdalam naskahdramaRTNolRW NolkaryaIwanSimatupang. Teknikpengumpulandatayangdigunakanadalahteknikdokumentasidanwawancara. Teknik analisis data terdiridaritujuh tahap,yaknimembaca,pereduksian data, penyajian data, prosedur analisis data, penafsiran data, penyusunan materi pembelajaran,danpenarikankesimpulan. Hasildalam penelitianmenunjukkanbahwa,(1)Penokohandalam dramaRTNol RW NolkaryaIwanSimatupangmenunjukkanbahwapenokohanmasing-masingtokoh ceritadigambarkandenganpandangansikap-sikapnyadalam menyikapipandangan masyarakatdantindakanpemerintah,sehinggamelaluipelukisantokohinitercermin misipengarangataupandanganduniapengarangdalam menyikapipermasalahandi sekitarnya.Tema yang terdapatdalam dramaRT NolRW Nolialah keberadaan gelandangan.(2)PandanganduniaIwanSimatupangyangterefleksidalam dramaRT NolRW Nolterdapat2 hal,yaitu;pandangan dunia Iwan Simatupang tentang pemaknaan gelandangan dan masalah keamanan negara.Pandangan dunia Iwan Simatupangtentangpemaknaangelandangandapatdikategorikanmenjadi2,yakni pemaknaangelandanganberdasarkanperhatianIwanSimatupangkondisimasyarakat dan gelandangan sebagairepresentasidaripengarang.Pandangan Dunia Iwan Simatupangtentangmasalahkeamanannegaramerupakancerminanmasaordelama yang terdapatkrisis nasionalhingga ke bidang keamanan dan ekonomiyang ditunjukkanadanyakejahatan.(3)Hasilpenelitianinidapatdigunakansebagaialternatif materipembelajaransastradiSMAkelasXIsemester2padakurikulum 2013.KDyang dijadikanacuanadalahKD4.1:Menginterpretasimaknateksfilm/dramabaiksecara lisanmaupuntulisan.Siswadangurudapamembacanaskahdrama RTNolRW Nol untukdapatdigunakansebagaialternatifmateripembelajaran.Adapunlangkah-langkah pembelajaran yaitu: siswa diarahkan untukberdiskusisecara berkelompokuntuk mengidentifikasiunsurintrinsik(penokohandantema)teksnaskahdramaRTNolRW Noldan unsurekstrinsiknya,sertamenjelaskanhasildiskusitentangmaknateks dramatersebutdidepankelassecaralisan.Melaluikegiatantersebut,siswadiharapkan memilikipemahaman tentang wawasan kehidupan yang dapatditerapkan dalam kehidupansehari-hari. Saran dalam penelitian iniyaitu:(1)Bagimahasiswa PBSI,dapatdigunakan sebagaibahandalam mempelajaristrukturalismegenetik.(2)Bagigurumatapelajaran BahasadanSastraIndonesia,hasilpenelitianinidapatdigunakansebagaialternatif materipembelajaransastra,khususnyamateriinterpretasimaknateksdrama.(3)Bagi penelitiselanjutnyayangsebidangilmu,dapatmengembangkanpenelitiantentang pemanfaatansebagaialternatifmateripembelajaransebagaialternatifteksfilm yang belum terpenuhidalam pengkajianteksdrama
    corecore