2 research outputs found
OPTIMALISASI PROSES BONGKAR MUAT JENIS LPG MIX DI KAPAL TIPE FULLY PRESSURIZED LPG/C GAS AMBALAT
ABSTRAK
SELOMITA PISCES ALFIONITA, 2024, NIT: 572011117756N “Optimalisasi
Proses Bongkar Muat Jenis LPG MIX di Jenis Kapal Fully Pressurized
LPG/C GAS AMBALAT”Program DVI, Politeknik Ilmu Pelayaran
Semarang, Pembimbing : (I) Capt.Dian Kurnianing Sari., S.ST., M.M.
(II) Pranyoto., SP1., M.AP
Secara umum LPG MIX merupakan senyawa hidrokarbon berupa Propane
(C3H8), Butane (C4H10), dan campuran keduanya. Rentan terjadi kebocoran
membuat penanganan muatan inipun sangat berbeda dengan muatan yang lainnya.
Penelitian ini bertujuan untuk memecahkan masalah yang ada dalam proses
penelitian utamanya terkait dengan hal-hal yang menyebabkan keterlambatan
proses bongkar muat yaitu : 1) Mengapa terjadi keterlambatan proses bongkar
muat Propane (C3H8) dan Butane (C4H10) di kapal LPG/C GAS AMBALAT?,
2) Apa akibat dari terjadinya keterlambatan pada saat proses bongkar muat
Propane (C3H8) dan Butane (C4H10) di kapal LPG/C GAS AMBALAT?, dan
3) Bagaimana upaya untuk menanggulangi keterlambatan yang terjadi saat proses
bongkar muat Propane (C3H8) dan Butane (C4H10) di kapal LPG/C Gas
Ambalat?
Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti di dalam menyampaikan
masalah adalah metode kualitatif untuk menggambarkan dan menguraikan objek
yang diteliti. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini diperoleh dengan cara
melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi di atas kapal LPG/C Gas
Ambalat. Keabsahan data pada penelitian ini menggunakan metode Fishbone
dengan memadukan data primer dan sekunder sehingga dapat ditemukan hasil
penelitian yang valid.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan peneliti selama praktek laut di
kapal LPG/C GAS AMBALAT mengenai proses bongkar muat ditemukan
adanya masalah-masalah dalam kegiatan pemuatan dan pembongkaran LPG MIX
yaitu keterlambatan pada proses bongkar muat yang diakibatkan oleh komunikasi
yang tidak baik antara kru kapal dan petugas darat. Pentingnya kesadaran untuk
melakukan pengecekan ulang terhadap alat-alat yang akan digunakan untuk cargo
operation agar dapat mengetahui jika terdapat kerusakan pada alat tersebut.
Dalam hal ini disimpulkan bahwa kurangnya kesadaran kru kapal tentang
pengecekan ulang terhadap alat-alat yang akan digunakan untuk cargo operation,
dan kurangnya koordinasi atau komunikasi yang baik antara kru kapal dengan
petugas darat (pelabuhan) adalah penyebab masih terjadinya keterlambatan proses
bongkar muat di kapal LPG/C GAS AMBALAT serta peningkatan tekanan tangki
saat bongkar muat akibat masalah tersebut dapat menyebabkan kapal kehilangan
muatan dan bahaya ledakan kapal
Optimalisasi Kegiatan Bongkar Muat LPG MIX Di Liquefied Petroleum Gas Carrier Gas Ambalat
Abstrak – LPG MIX merupakan senyawa hidrokarbon
berupa Propane (C3H8), Butane (C4H10), dan campuran
keduanya. Rentan terjadi kebocoran membuat penanganan
muatan ini berbeda dengan muatan yang lainnya. Tujuan
penelitian untuk memecahkan masalah dalam proses
keterlambatan proses bongkar muat. Metode penelitian
menggunakan metode kualitatif guna menggambarkan dan
menguraikan objek yang diteliti. Pengumpulan data
dilakukan dengan cara melakukan observasi, wawancara
dan dokumentasi. Berdasarkan penelitian yang ditemukan
adanya masalah dalam kegiatan pemuatan dan
pembongkaran LPG MIX yaitu keterlambatan proses
bongkar muat yang diakibatkan oleh komunikasi yang tidak
baik antara kru kapal dan petugas pelabuhan. Pentingnya
kesadaran untuk melakukan pengecekan ulang terhadap
alat-alat yang akan digunakan untuk cargo operation agar
dapat mengetahui jika terdapat kerusakan pada alat
tersebut. Dalam hal ini disimpulkan bahwa kurangnya
kesadaran kru kapal tentang pengecekan ulang terhadap
alat-alat yang akan digunakan untuk cargo operation, dan
kurangnya komunikasi yang baik antara kru kapal dengan
petugas pelabuhan menjadi penyebab keterlambatan proses
bongkar muat di kapal LPG/C GAS AMBALAT
