2 research outputs found

    Pembentukan Portofolio Optimal Melalui Diversifikasi Saham Berbagai Sektor Dengan Metode Markowitz

    No full text
    Investasi dinilai penting karena dapat membantu individu atau organisasi mengelola keuangan secara efektif. Investasi dilakukan investor pada sekuritas tertentu dengan tujuan mendapatkan keuntungan yang tinggi dan risiko yang rendah. Semakin tinggi return saham, maka semakin besar pula risiko yang akan didapat. Oleh karena itu, penentuan sekuritas (saham) perlu dilakukan dengan tepat agar dapat menciptakan portofolio optimal. Portofolio optimal dapat dibentuk melalui diversifikasi dengan menyebarkan investasi ke berbagai sektor, sehingga dapat memaksimalkan keuntungan dan meminimalkan risiko. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah menentukan proporsi alokasi dana pada saham dengan sektor yang berbeda. Pembentukan portofolio optimal dapat dilakukan dengan berbagai metode, salah satunya yaitu metode Markowitz. Penelitian ini menerapkan metode Markowitz dikarenakan metode Markowitz dapat mempermudah investor untuk mengidentifikasi kombinasi aset yang optimal dalam portofolio untuk memaksimalkan keuntungan pada tingkat risiko tertentu. Penelitian ini menggunakan harga penutupan saham dari berbagai sektor karena pergerakannya tidak terlalu terkait, seperti TLKM, BBCA, ADRO, ASII, dan ICBP periode 1 Maret 2023 hingga 29 Februari 2024. Hasil penelitian menunjukkan seleksi saham dilakukan dengan penentuan dari perhitungan expected return. Saham dengan expected return negatif disarankan untuk mengeliminasi saham tersebut dari daftar portofolio. Berdasarkan penelitian ini, investor dapat membentuk portofolio optimal dengan mengalokasikan dana pada saham TLKM, BBCA, dan ICBP dengan masing-masing bobot saham TLKM sebesar 31,7%, saham BBCA sebesar 47,47%, dan saham ICBP sebesar 20,82%. Berdasarkan bobot tersebut, expected return portofolio dihitung dan diperoleh sebesar 0.0005106720895 dan risiko portofolio sebesar 0.007148940811, yang mana portofolio ini lebih menguntungkan dibanding investasi hanya pada satu saham, sehingga portofolio optimal terbentuk

    The Guest Satisfaction Acceleration Strategy Based on Importance Performance Analysis of Solaris Hotel Kuta, Bali, Indonesia

    No full text
    Abstract : This research was conducted to determine the quality of service in increasing guest satisfaction at Hotel Solaris Kuta, service quality has five dimensions which include direct evidence (tangible), reliability (reliability), responsiveness (responsiveness), assurance (assurance), and empathy (empathy). The author uses research methods with data collection tools in the form of observation, questionnaires, and documentation. The sampling technique used accidental sampling, the sample used in this study amounted to 51 respondents. The data obtained comes from distributing questionnaires that have been tested with validity and reliability. The analysis techniques used in this study are servqual (Service Quality), IPA (Importance Performance Analysis). The results showed that the gap between positive and neutral servqual scores was more than the negative score gap, so it could be seen that the service quality of room attendants at Hotel Solaris Kuta had shown good service. Several indicators must be improved in terms of service quality, namely indicators of complete room facilities (Q1), room attendants who are neat and clean (Q3), and room attendants who are polite to guests (Q13). Meanwhile, indicators that need to be maintained for service quality are room attendants in keeping rooms looking clean (Q2), room attendants in paying attention to guest needs (Q4), room attendants’ readiness in serving guests (Q7), room attendants responding to complaints and wishes of guests (Q9)
    corecore