106 research outputs found

    Letter from Eliza Ruhamah Scidmore to John Muir, 1895 Sep 16.

    Full text link
    [2]and saw Java. I had some compunctions down there I must confess at having so much botanically wasted on me, who doesn\u27t know a cotyledon any too well. It was glorious though, that vegetation--the whole island cultivated from end to end like a botanical garden and that [Buitengong?] garden is the ideal one of all I saw.The Himalayas are all they are cracked up to be, too. I saw them at Darjeeling, Simla and Khyber Pass, and they were[3]giants. I was sold on Mt. Everest--for after starting in the middle of the night twice to go up to a high place and see the sun rise over it, what did I see as the biggest, highest thing on earth? A little white nub of a thing off on the sky line, just a size larger than my thumb. I\u27ll back my Mt. Ruhamah against it any time when it has its snow on.Did the attorney Sukersley ever save anything for me from the wreck of the California Magazine? You re-https://scholarlycommons.pacific.edu/jmcl/25503/thumbnail.jp

    Letter from [Eliza Ruhamah Scidmore] to [Louie Strentzel] Muir, 1890 Dec 31.

    Full text link
    [6]he has given Alaska its fair share of his attention. I am begging Mr. Johnson to make Alaska a point of attack now that the Yosemite and International Copyright are disposed of. Dr. Dall on the Boundary Line and Mr. Muir on the glaciers and scenery would help the territory on amazingly. The Century has such a power.https://scholarlycommons.pacific.edu/jmcl/38176/thumbnail.jp

    Petition of Ammi Ruhamah Cutter

    No full text
    Petition subject: Property Original: http://nrs.harvard.edu/urn-3:FHCL:28548681 Date of creation: 1741-07-24 Petition location: North Yarmouth Selected signatures:Ammi Ruhamah Cutter Total signatures: 1 Legal voter signatures (males not identified as non-legal): 1 Female only signatures: No Identifications of signatories: the Inhabitants of North Yarmouth To the Petition of Adam Winthrop Esqr & Others Stiling Themselves Proprietors of Sebescodegan Islands near Brunswick of March the 26th 1741, In Behalf of the Respondts Prayer format was printed vs. manuscript: Manuscript Native American tribe: Mashpee Acknowledgements: Supported by the National Endowment for the Humanities (PW-5105612), Massachusetts Archives of the Commonwealth, Radcliffe Institute for Advanced Study at Harvard University, Center for American Political Studies at Harvard University, Institutional Development Initiative at Harvard University, and Harvard University Library. Additional archivist notes: Sebascodegan Islands, Maine, Eastern, Brunswick, Adam Winthrop, lands, North Yarmouth, boundaries, salt river, gutt, ship channel, 1731, 1737, 1740, deeds, Androscoggin River, Casco Bay, Kennebec River, Maquoit, Merriconeag Neck, Yarmouth, New Damariscove, Norridgewock, Small Point, New Capeborowaggin, Great Whale Boat Island, floats, canoes, taxation, meeting house, minister, frontier, town incorporation, Werumbee, Warumbee, Worumbo, Robin Hood, Rawandagon, [Abenaki], Richard Jacques, Jonathan Belcher, [additional documents in volumes, see pages 528-531, 588-589a, 654-656] Location of the petition at the Massachusetts Archives of the Commonwealth: Massachusetts Archives volume 114, pages 650-652 </p

    Letter from [Mrs.]E. [Ruhamah] Scidmore to John Muir, 1885 Dec 27.

    Full text link
    012111411 K Street Washington Dec 27_ 1885Dear Mr. MuirI send you by mail [today?] a copy of my book and regret that it has not reached you before.One of these [dam?] Democratic officials here casually asked me the other day if I knew any- thing about Alaska. I shall be anxious to know what your opinion may be on that project.With regards to Mrs. Muir, her mother and the little one. I am Very Sincerely L. [R.?] Scidmorehttps://scholarlycommons.pacific.edu/jmcl/37894/thumbnail.jp

    Letter from Eliza Ruhamah Scidmore to John Muir, 1891 Sep 12.

    Full text link
    https://scholarlycommons.pacific.edu/jmcl/39361/thumbnail.jp

    Letter from Eliza Ruhamah Scidmore to John Muir, 1894 Jan 7.

    Full text link
    [letterhead]January 7th 1894Washington, D.C.Dear Mr. Muir,Just after meeting you I received word of the appointment of the Sierra Club\u27s committee.I [enclose?] you a copy of the bill drawn up by Major Po[m?]le--cut by the same pattern as the one by which the Yellowstone was made. Prof. F[illegible]\u27s bill has a hearing this week. We grant that much courtesy, but wait no longer. There will probably be hearings before the Senate Committee on Public Lands and then we hope that our scientists [etc?] will come down heavy with arguments.I hope you will make Mr. Johnson of your committee your general eastern agent and urge him to help us all he can. He has already done much and he suggests our showing all the photographs of scenery etc that we possibly can, so thathttps://scholarlycommons.pacific.edu/jmcl/26398/thumbnail.jp

    Dayah Modern Ar-Risalah dan Pengaruhnya terhadap Masyarakat Datar Luas, Krueng Sabee, Aceh Jaya

    Full text link
    Dayah Modern Ar-Risalah is a formal educational institution that not only focuses on the study of religious sciences but also acts as an agent for the spread of Islam, playing a role in inheriting Islamic traditions developed from the social experiences of the community. This research aims to investigate the background and role of Dayah Modern Ar-Risalah in the Datar Luas community, Krueng Sabee, Aceh Jaya. A qualitative method with a descriptive approach is used in this study. The results of the research indicate that Dayah Modern Ar-Risalah influences the community by enhancing the use of the Arabic and English languages and integrating worldly and hereafter knowledge. Dayah also plays a role in educating the community to have a belief in Ahlus-Sunnah wal-Jama'ah, avoid shirk (polytheism), bid'ah (religious innovations), superstitions, and understand liberal and deviant ideologies, as well as prevent the influence of drugs. This research indicates that Dayah Modern Ar-Risalah has a positive impact on various aspects of the Datar Luas community's life, including education, the economy, and religious life. Abstrak Dayah Modern Ar-Risalah adalah sebuah lembaga pendidikan formal yang tidak hanya mempelajari ilmu-ilmu agama, tetapi juga bertindak sebagai agen penyebaran Islam yang berperan dalam mewariskan tradisi Islam yang dikembangkan dari pengalaman sosial masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki latar belakang dan peran Dayah Modern Ar-Risalah dalam masyarakat Datar Luas, Krueng Sabee, Aceh Jaya. Metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dayah Modern Ar-Risalah mempengaruhi masyarakat dengan meningkatkan penggunaan bahasa Arab dan Inggris serta mengintegrasikan ilmu duniawi dan ukhrawi. Dayah juga berperan dalam mendidik masyarakat untuk memiliki keyakinan ahlus-sunnah wal-jama'ah, menghindari syirik, bid'ah, khurafat, dan memahami aliran liberal dan sesat, serta mencegah pengaruh narkoba. Penelitian ini mengindikasikan bahwa Dayah Modern Ar-Risalah berdampak positif dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat Datar Luas, termasuk pendidikan, ekonomi, dan kehidupan keagamaan. &nbsp; &nbsp

    Praktek Qadhi Liar Perspektif Majelis Permusyawaratan Ulama (studi kasus desa Bintang Berangun Kec. Pintu Rime Gayo Kab. Bener Meriah)

    Full text link
    Wali hakim adalah kepala negara yang beragama islam dimana mempunyai kewenangan atau kekuasaan yang boleh mengangkat orang lain menjadi wali hakim untuk menikahkan seseorang yang walinya tidak ada. Dalam pasal 1 ayat (2) peraturan menteri agama republik indonesia nomor 30 tahun 2005 tentang wali hakim dijelaskan bahwa wali hakim merupakan kepala kantor urusan agama (KUA) kecamatan yang ditunjuk oleh menteri agama untuk bertindak sebagaia wali nikah. Ada dua bentuk pernikahan pada qadhi liar yang terjadi didalam masyarakat, yaitu pernikahan yang dihadiri wali nasab dari pihak perempuan yang dinikahkan. Pernikahan yang dilakukan oleh wali nasab dinilai sah menurut agama tapi tidak diakui negara karena tidak termasuk dalam pencatatan administrasi negara dan KUA. Sedangkan pernikahan yang terjadi tanpa dihadiri wali nasab dari perempuan, serta qadhi yang bertindak sebagai wali hakim atas pasangan yang menikah dinilai tidak sah menurut agama dan juga tidak diakui negara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa yang menjadi faktor-faktor terjadinya praktek qadhi liar dan untuk mengetahui bagaimana perspektif Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) terhadap praktek qadhi liar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis empiris. Penulis menggunakan pendekatan jenis penelitian lapangan kesadaran hukum (legal awareness approach) dan dengan jenis penelitian kualitatif, dimana penulis mengumpulkan sumber data-data penelitian dari hasil wawancara narasumber, observasi, gambar/foto, dan dokumen-dokumen. Hasil penelitian menunjukan bahwa yang menyebabkan terjadinya praktek qadhi liar ini di masyarakat. Pertama, faktor ekonomi dimana selain pelaku qadhi liar yang membutuhkan penghasilan tambahan pasangan yang menikah pada qadhi liar juga menikah pada qadhi liar di karenakan kurang nya ekonomi atau keuangan mereka. Kedua, faktor usia dimana pelaku qadhi liar menikah kan untuk membantu pasangan yang masih di bawah umur. Ketiga, faktor tidak ada wali yang membuat pasangan yang hendak menikah lebih memilih dinikahan oleh qadhi liar . Kempat, faktor hamil duluan. Kelima,faktor poligami Berdasarkan dari hasil wawancara penulis dengan MPU Kab. Bener Meriah pandangan dari MPU sendiri mengatakan bahwa pernikahan yang terjadi melalui qadhi liar tidaklah sah maka ketika ada yang melakukan pernikahan melalui qadhi liar ini akan masuk kedalam perzinaan yang terselubung. Berdasarkan hasil wawancara, MPU berpendapat mengapa pernikahan yang melalui qadhi liar dianggap tidak sah adalah karena yang harus dipahami syarat sah nikah haruslah ada wali

    Pengembangan Aplikasi E-Voting Berbasis Web Pemilihan Presiden BEM

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi e-voting berbasis web untuk pemilihan presiden BEM. Manfaatnya memberikan kemudahan bagi panitia pemilihan dalam melakukan rekapitulasi hasil pemilihan dan menjadi media penyedia informasi pemilihan presiden BEM dan dapat dijadikan bahan tolak ukur bagi kemampuan mahasiswa dan dapat manjadi bahan rujukan atau bahan studi bagi penelitian lain dibidang yang sama. Dalam pengujian aplikasi menggunakan metode black-box. Dengan adanya aplikasi evoting ini diharapkan dapat mempermudah proses pemilihan presiden BEM dan mencegah terjadinya kecurangan dalam proses pemilihan
    corecore