1,721,033 research outputs found

    Back Cover

    No full text

    TINJAUAN OTORITAS ARSITEK DALAM TEORI PROSES DESAIN (Bagian Kedua dari Essay : Arsitektur Futurovernakularis – Suatu Konsekuensi Probabilistik Degradasi Otoritas Arsitek)

    Get PDF
    Otoritas, bagi kalangan arsitek adalah suatu prakondisi yang mendasari eksistensi profesionalnya. Pemahaman yang jernih tentang situasi otoritatif profesi arsitek akan memampukan kita untuk mengantisipasi probabilitas memudarnya otoritas arsitek di masa depan yang titik nadirnya adalah situasi profesi tanpa peran yang sama-sama tidak kita inginkan.Tulisan ini merupakan bagian yang kedua dari essay penulis yang berjudul “Arsitektur Futurovernakularis – Sebuah Konsekuensi Probabilistik Degradasi Otoritas Arsitekâ€. Pemikiran utama dalam essay ini adalah tentang probabilitas tergerusnya otoritas profesional arsitek seiring waktu yang ditandai dengan kehadiran karya arsitektur yang dilabel penulis dengan istilah futurovernakularis. Sebutan ini berasosiasi dengan karya arsitektural masa nanti (futuro) yang tercirikan sebagai karya yang hadir tanpa campur tangan arsitek profesional (vernakularis), sebagaimana salah satu premis dasar definisi politetis arsitektur vernakular. Dalam essay yang lengkap, argumentasi hipotesis di atas dielaborasi melalui sejumlah pendekatan. Dalam tulisan ini secara khusus, akan dipaparkan argumentasi yang dielaborasi berdasarkan pemahaman terhadap kondisi otoritas arsitek berdasarkan teori proses desain. Secara garis besar akan dikemukakan pemahaman umum tentang teori proses desain dari masa ke masa yang berasosiasi dengan perubahan karakteristik otoritas arsitek yang terefleksi lewat perbedaan peran sang arsitek dalam berbagai model proses desain secara teoritis.Melalui pemaparan dalam tulisan ini dapat disimpulkan bahwa tendensi degradasi otoritas arsitek dalam aktivitas rancang bangun juga terkonfirmasi melalui perubahan peran seorang arsitek dalam pelaksanaan suatu proses perancangan yang terindikasikan dalam teori model proses desain. Dalam model proses desain yang terkini, yang dilabel dengan istilah model proses desain yang argumentatif, peran arsitek, khususnya terkait dengan otoritas pengambilan keputusan, cenderung melemah jika dibandingkan dengan perannya pada model-model proses desain terdahulu yang berciri intuitif dan rasionalistik. Dalam model argumentatif, seorang arsitek tidak lagi berposisi sebagai pengambil keputusan, tapi lebih berperan sebagai penyedia informasi. Bersama-sama dengan kesimpulan pada tulisan bagian pertama, kesimpulan dalam tulisan ini makin mendukung hipotesis tentang probabilitas degradasi otoritas arsitek di masa yang akan datang. Pada tulisan berikut akan dielaborasi juga tentang dampak aplikasi teknologi komputer dalam kegiatan rancang bangun yang berpotensi “menggantikan†posisi arsitek dalam simbiosis klasik arsitek-klien, yang dapat dilihat sebagai premis pendukung yang lain dari hipotesis di atas.Kata kunci : otoritas arsitek, arsitektur futurovernakularis, teori model proses desai

    Editorial

    Get PDF
    ..

    Sekapur Sirih

    Get PDF
    ..

    Daftar Isi

    Get PDF

    Pedoman Penulisan Naskah

    Get PDF

    Cover

    No full text

    Daftar Isi

    Get PDF

    Daftar Isi

    Get PDF
    Daftar Is

    Daftar Isi Vo 11 No1 (2014)

    No full text
    DAFTAR ISI …………………………………..                 ii   SEKAPUR SIRIH ……………………………..                 iii     KREATIFITAS BERARSITEKTUR  MELALUI SALURAN PARADOKS DAN METAFISIKA  (A Controversial  Attitude Toward the Generally Accepted ) Deddy Erdiono ……………………………………       1-15   Situasi Otoritatif Arsitek (Bagian Pertama dari Essay : Arsitektur Futurovernakularis -Suatu Konsekuensi Probabilistik Degradasi Otoritas Arsitek) Octavianus H. A. Rogi  …………………………...     16-32   APLIKASI ARSITEKTUR BIOMORFIK DALAM RANCANGAN ARSITEKTUR Surijadi Supardjo ………………………………….   33-42   PENGARUH  PERMUKAAN JALUR PEDESTRIAN TERHADAP KEPUASAN & KENYAMANAN PEJALAN KAKI   DI  PUSAT  KOTA MANADO Rachmat Prijadi, Sangkertadi, Raymond Ch. Tarore …….………………………..   43-54   Kenyamanan Termal Pada Sebuah Rumah Adat Tradisional Gorontalo Muhdi Attaufig, Sangkertadi, Judy O. Waani .........................................................         55-65   Pengaruh TOPOGRAFI PADA kinerja pencegahan dan pengamanan terhadap bahaya kebakaran PADA BANGUNAN dan lingkungan di kota manado Suryono……………………………………………    66-77     Pedoman Penulisan Naskah ………………………          i
    corecore