54 research outputs found
Praktik Tax Avoidance dan Manajemen Laba terhadap Nilai Perusahaan pada Masa Covid19
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi apakah terdapat hubungan antara praktik tax avoidance, manajemen laba, dan ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan. Penelitian ini dilakukan pada sektor transportasi, perhotelan, dan pariwisata yang terdampak pandemi covid19. Perusahaan yang digunakan adalah perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2022. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling yang menghasilkan sampel sebanyak 103 perusahaan. Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa tax avoidance tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan, sedangkan manajemen laba berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan, dan ukuran perusahaan yang sebagai variabel kontrol juga berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan.This study aims to identify whether there is a relationship between tax avoidance practices, earnings management, and firm size on firm value. This research was conducted in the transportation, hospitality and tourism sectors affected by the covid19 pandemi. The companies used are companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the period 2020-2022. The sampling method used in this study used purposive sampling technique which resulted in a sample of 103 companies. The method to be used in this research is multiple linear regression. The results of this study explain that tax avoidance has no effect on firm value, while earnings management has a positive effect on firm value, and company size as a control variable also has a positive effect on firm value
The Influence of Audit Committee and Corporate Social Responsibility Disclosure on Tax Avoidance of Companies
Komite audit bertugas untuk menghindari semua tindakan yang menyimpang terkait laporan keuangan termasuk memperkecil tindakan penghindaran pajak. Corporate social responsibility juga beriringan dengan komite audit yang memiliki peran untuk meningkatkan responsibilitas terhadap lingkungan sosial sehingga mencegah terjadinya penghindaran pajak. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan bukti empiris mengenai pengaruh komite audit dan corporate social responsibility terhadap praktik penghindaran pajak. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 114 observasi, pada perusahaan industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2020-2022. Penelitian ini menggunakan regresi linier untuk analisisnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan komite audit dan corporate social responsibility berpengaruh terhadap praktik penghindaran pajak. Secara parsial menunjukan bahwa komite audit berpengaruh terhadap praktik penghindaran pajak, sedangkan corporate social responsibility tidak berpengaruh terhadap praktik penghindaran pajak. Tidak berpengaruhnya corporate social responsibility terhadap praktik penghindaran pajak terjadi akibat pandemi yang menyebabkan perusahaan lebih fokus pada kegiatan operasionalnya dibandingkan dengan kegiatan sosial.The function of audit committee is to avoid deviant actions related to financial reports, including minimizing tax avoidance practices in companies. Corporate social responsibility with the audit committee which has a role in increasing responsibility for the social environment so as to prevent tax avoidance. This research aims to find empirical evidence regarding the influence of the audit committee and corporate social responsibility on tax avoidance practices. The research sample was 114 observations of consumer goods industry companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) in 2020-2022. This research uses linear regression for its analysis. The research results show that the audit committee and corporate social responsibility simultaneously influence tax avoidance practices. Partially, it shows that the audit committee has an influence on tax avoidance practices, while corporate social responsibility has no effect on tax avoidance practices. The lack influence of corporate social responsibility on tax avoidance practices is due to the pandemic which has caused companies to focus on operational activities rather than social activities
Manfaat E-Commerce dan Sistem Informasi Akuntansi: Pendorong Minat Mahasiswa Akuntansi untuk Berwirausaha
The development of technology in the business creates concinience for entrepreneurs to run their business, but then create tighter competition. If entrepreneur cannot compete, they will lose the opportunity to develop the business. It is necessary to get the advantage form information technology growth. The purpose of this study is to test the impact e-commerce’s benefit and accounting information systems on entrepreneurship intererest of accounting students. The sample of this research were 241 observation. This study used questionnaires to collect the data and analyzed with regression. This study documented that e-commerce’s benefit and accounting information systems encourage entrepreneurship interest on accounting students. Based on the theory of the technology acceptance model (TAM), it can explain the perceived benefits and ease of use of technology as well as the relationship between the effects of the benefits of e-commerce and accounting information systems on accounting students' interest in entrepreneurship.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan pengujian pada manfaat e-commerce dan sistem informasi akuntansi terhadap minat wirausaha mahasiswa akuntansi. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 241 observasi. Penelitian ini memperoleh data melalui kuesioner yang disebarkan kepada responden. Regresi linier beganda digunakan untuk analisis data yang diperoleh. Dari hasil pengujian dapat didokumentasikan bahwa manfaat e-commerce dan sistem informasi akuntansi meningkatkan minat wirausaha pada mahasiswa akuntansi. Dengan berlandaskan teori Technology Acceptance Model (TAM), maka dapat menjelaskan persepsi manfaat dan kemudahan penggunaan teknologi serta hubungan dari pengaruh manfaat e-commerce dan sistem informasi akuntansi terhadap minat mahasiswa akuntansi untuk berwirausaha
Perancangan Sistem Informasi Persediaan pada CV. Harum Sejahtera
Persediaan merupakan modal kerja dan unsur neraca yang terbesar dalam perusahaan industri dan perdagangan. Persediaan merupakan harta yang sensitif terhadap pencurian, kerusakan, penurunan harga pasar secara global, pemborosan dan kelebihan biaya sebagai akibat dari salah urus. Informasi persediaan yang tepat akan bermanfaat bagi perusahaan dalam mengambil keputusan bisnis yang tepat pula. CV. Harum Sejahtera merupakan perusahaan manufaktur yang memproduksi berbagai jenis dan ukuran plastik di Semarang. Tidak tersedianya informasi yang handal akibat tidak ada kontrol yang baik mengenai pencatatan transaksi terkait persediaan menyebabkan kesulitan dalam mengambil keputusan, maka dari itu dibutuhkan sistem informasi yang mampu membantu melakukan pencatatan dan memberikan kontrol yang baik sehingga dapat menghasilkan informasi persediaan yang handal. Hasil dari penelitian ini adalah aplikasi sistem informasi persediaan CV. Harum Sejahtera yang digunakan untuk mempermudah pencatatan, penyimpanan data, serta kontrol untuk setiap aktivitas sehingga masalah-masalah yang sering terjadi dapat diatasi. Aplikasi tersebut dirancang menggunakan software Microsoft Office Visio 2007 untuk pemodelan data dan proses, software MySQLuntuk perancangan database dan software NetBeansIDE 7.1.2 untuk perancangan tampilan pada sistem informasi tersebut
Pengaruh Environmental, Social, and Governance (ESG) dan Kepemilikan Institusional terhadap Nilai Perusahaan pada Perusahaan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia
Keberlanjutan kini telah menjadi perhatian utama bagi investor, pemangku kepentingan, dan masyarakat, sehingga mengharuskan perusahaan untuk mempertahankan operasionalnya. Investor mulai mempertimbangkan Sustainable Development Goals (SDGs) dalam keputusan investasi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh Environmental, Social, and Governance (ESG) dan kepemilikan institusional terhadap nilai perusahaan pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Sampel penelitian ini adalah perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan menerbitkan annual report, serta memiliki data skor kinerja ESG dari Refinitiv Eikon selama tahun 2014-2022 yang menghasilkan sebesar 446 sampel. Analisis dilakukan menggunakan uji asumsi Generalized Least Squares (GLS). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Environmental, Social, and Governance (ESG) meningkatkan nilai perusahaan karena perusahaan dengan ESG yang baik memiliki prospek pertumbuhan yang berkelanjutan dan mampu menghadapi risiko jangka panjang. Penelitian ini juga menunjukan bahwa kepemilikan institusional meningkatkan nilai perusahaan karena fungsi pengawasan yang efektif dari investor institusional dalam mendorong peningkatkan kinerja perusahaan.Sustainability has now become a major concern for investors, stakeholders, and the public, thus requiring companies to maintain their operations. Investors are starting to consider the Sustainable Development Goals (SDGs) in their investment decisions. This research aims to determine the influence of Environmental, Social, and Governance (ESG) and institutional ownership on firm value in companies listed on the Indonesia Stock Exchange. The research sample consists of companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) and publish annual reports, and have ESG performance score data from Refinitiv Eikon during the years 2014-2022, which resulted in 446 samples. The analysis was conducted using the Generalized Least Squares (GLS) assumption test. The results of this study indicate that Environmental, Social, and Governance (ESG) increases firm value because companies with good ESG have sustainable growth prospects and are able to face long-term risks. This research also shows that institutional ownership increases firm value due to the effective monitoring function of institutional investors in driving improvements in company performanc
Analisis Pengukuran Aset Biologis dengan Pendekatan Market Approach, Cost Approach dan Income Approach
Perbedaan Perilaku Income Smoothing dalam Tahapan Siklus Daur Hidup Perusahaan Manufaktur yang Listing di BEI Tahun 2007-2011
Perataan laba merupakan metode yang dilakukan oleh perusahaan dalam mengelola laba perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perataan laba yang semakin rendah seiring dengan perubahan tahapan daur hidup perusahaan. Hasil penelitian ini menunjukkan di setiap tahapan melakukan praktik perataan laba dan hipotesis terbukti bahwa pada tahap stagnant memiliki praktik perataan laba yang paling rendah dengan rata-rata indeks eckel yang mendekati 1
Perbedaan Persepsi, Motivasi, dan Minat Mahasiswa Akuntansi Universitas Kristen Satya Wacana atas Pemilihan Bidang Kerja setelah Menjadi Sarjana Akuntansi
Semakin pesatnya perkembangan jaman, manusia dipacu untuk lebih berpikir tentang bagaimana cara melangsungkan hidup. Sebagai mahasiswa akuntansi tingkat akhir yang akan sedikit lagi akan memasuki dunia kerja, tentu memiliki persepsi, motivasi dan minat yang berbeda dalam memilih pekerjaan setelah lulus kuliah. Dengan pilihan karir yang ada saat ini diharapkan akan menjadikan seseorang profesional dalam bidangnya masing – masing sehingga karir yang diinginkan akan tercapai sesuai dengan harapannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan persepsi, motivasi, dan minat mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga terhadap bidang profesi akuntansi yang akan dipilih setelah lulus kuliah. Dengan menggunakan metode uji perbedaan dua sampel dependen didapat hasil bahwa ada perbedaan persepsi, motivasi, dan minat mahasiswa yang memilih bekerja di bidang non akuntansi lebih rendah dibanding mahasiswa yang memilih kerja bidang akuntansi
Pengaruh Kinerja Environmental, Social, Governance (ESG) dan Kualitas Audit Terhadap Nilai Perusahaan
Nilai perusahaan menjadi tujuan penting bagi perusahaan. Perusahaan terus berupaya meningkatkan kepercayaan pasar dengan memaksimalkan nilai sahamnya. Penerapan ESG oleh perusahaan menjadi langkah yang dilakukan perusahaan untuk menarik minat investor dan menciptakan kepercayaan masyarakat dan pemangku kepentingan yang akan berdampak positif bagi perusahaan. Kualitas audit yang juga dapat meningkatkan kepercayaan investor terhadap laporan keuangan perusahaan, yang kemudian mendorong investasi yang lebih tinggi dan akhirnya dapat meningkatkan nilai perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kinerja ESG dan kualitas audit terhadap nilai perusahaan. Penelitian ini menggunakan sampel 295 observasi yang berasal dari perusahaan yang terdaftar di BEI dan memiliki skor ESG yang dikeluarkan oleh Refinitiv Eikon selama periode 2018-2022. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja ESG berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan, kualitas audit juga berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Hal ini menunjukkan bahwa ESG dan kualitas audit berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan.Firm value is an important goal for companies. Companies continuously strive to increase market trust by maximizing their stock value. The implementation of ESG by companies is a step taken to attract investors and build trust among the public and stakeholders, which will positively impact the company. Quality audits can also increase investors' trust in the company's financial reports, thereby driving higher investment and ultimately enhancing firm value. Therefore, this study aims to determine the influence of ESG performance and audit quality on firm value. This research uses a sample of 295 observations from companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) with ESG scores issued by Refinitiv Eikon during the period of 2018-2022. This study employs multiple linear regression analysis. The results show that ESG performance has a positive impact on firm value, and audit quality also has a positive impact on firm value. This indicates that both ESG and audit quality positively influence firm value
Bagaimana Penerapan Prinsip-prinsip Good Governance Pada Organisasi Keagamaan? : Studi Kasus Pada Gereja Toraja Jemaat Kasimpo
Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki penerapan prinsip-prinsip Good Governance yang diterapkan di Gereja Toraja Jemaat Kasimpo. Istilah Good Church Governance (GCG) digunakan untuk melihat penerapan tata kelola pada gereja sebagai implikasi dari pedoman Good Governance. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder yang diperoleh melalui wawancara bersama Badan Pekerja Majelis dan perwakilan jemaat, observasi program dan kegiatan gereja, serta dokumentasi data. Metode analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan prinsip-prinsip GCG yang diterapkan pada Gereja Toraja Jemaat Kasimpo meliputi transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, kemandirian dan kewajaran sudah berjalan dengan baik dan hampir memenuhi berdasarkan indikator yang telah dibuat dari implikasi konsep Good Governance. Namun pada indikator prinsip akuntabilitas yaitu pengelolaan keuangan belum sesuai dengan pedoman Gereja Toraja dan prinsip Independency terkait integritas kerja belum memenuhi. Oleh karena itu, indikator prinsip good church governance dalam penelitian ini dapat menjadi dasar sebagai bahan evaluasi bagi gereja dan dapat meningkatkan loyalitas Jemaat sebagai pemangku kepentingan kepada kepengurusan Gereja bahwa di Gereja Toraja Jemaat Kasimpo telah mencerminkan penerapan Good Church Governance yang tergolong sudah baik.This study aims to find out and to see how the application of the Good Governance principles that applied in the Gereja Toraja case study in Gereja Toraja Jemaat Kasimpo. Good Church Governance (GCG) used to see the application of governance in church as the implication of Good Governance guidance. This research used a qualitative method with a descriptive approach. This research used primary and secondary data which is obtained by the Council Board and the representation of the church, programme observation and Church activities, and also data documentation. The analytical method used the data reduction, data presentation and conclusion. The results of the study show that the application of the GCG principles that applied in Gereja Toraja Jemaat Kasimpo covering transparency, accountability, responsibility, independence, and fairness has been going well and almost fulfilled the Good Governance indicators. However, the accountability indicator that is financial management is not suitable enough with the Gereja Toraja guidance and the independency indicator related to work integrity is not fulfilled. Therefore, the indicator of the Good Church Governance principles can be used as evaluation to the Church and could increase the church loyality to the Church management as stakeholders so in Gereja Toraja Jemaat Kasimpo has reflect the Good Church Governance application which is already good.
- …
