4 research outputs found

    Perancangan Board Game Jelajah Kota Tua Untuk Remaja Sekolah Menengah Atas

    No full text
    Perkembangan board game di Indonesia sangat pesat dengan menjamurnya board game cafe di berbagai tempat dan bertambahnya penerbit board game dari tahun ke tahun. Selain itu, keseharian masyarakat yang dekat dengan budaya menjadikan boardgame dengan tema jelajah budaya lokal menciptakan peluang bisnis dalam bidang ini. Dengan mengambil tema Kota Tua Jakarta salah satu aset cagar budaya yang menyimpan sejarah tentang perdagangan dan kolonialisme Belanda yang sangat cocok dengan target segmen remaja SMA yang senang bereksplorasi. Metode yang digunakan dalam perancangan board game jelajah Kota Tua ini adalah dengan menggunakan studi literartur tentang sejarah Kota Tua dan langkah membuat board game, observasi ke beberapa tempat di Kota Tua, eksplorasi gameplay untuk membuat gameplay, wawancara dengan desainer dan game master board game, eksplorasi visual membuat visualisasi dari gameplay, prototyping komponen board game, dan playtesting pada target segmen yaitu remaja Sekolah Menengah Atas yang berusia 15-18 tahun. Konsep yang diambil dari perancangan boargame ini adalah “Let travel back in time” yaitu mengajak para pemain untuk menjelajahi kota Batavia pada zaman dahulu dan mengetahui sejarah apa saja yang terjadi di sana. Selain itu, penggunaan mekanik seperti roll dice, point to point movement, collectable set, dan variable player power dipakai menyesuaikan dengan permainan serta semi-cooperative dan competitive digunakan agar pemain dapat berinteraksi dengan pemain lainnya. Harapannya dengan perancangan board game Kota Tua Jakarta ini pemain dapat bersenang-senang serta mendapat pengetahuan tentang cagar budaya yang ada di Kota Tua. ==================================================================================================== The development of board games in Indonesia is very rapid with the increasing amount of board game cafe in various place and increasing of board game publisher from year to year. Besides, the daily activities of people who are close to culture make board game with the theme of exploring local cultures to create business opportunities in this field. Taking the theme Kota Tua Jakarta is one of the cultural heritage assets that holds a history of Dutch trade and colonialism which is very suitable for the target segment of high school teenagers who likes to explore. The method used in the design of the Kota Tua exploration board game is to use literary studies about the history of the Kota Tua and steps to make a board game, observation to several places in the Kota Tua, exploration gameplay to make a gameplay, interviews with designers and game master board games, Visual eskploration to make a visualization about the gameplay begin, prototyping makes board game components, and play testing on the target segment, namely high school adolescents aged 15-18 years. The concept taken from the design of this board game is "Let travel back in time”, which is to invite players to explore the city of Batavia and find out what is there. Besides, the use of mechanics such as roll dice, point to point movement, collectible sets, and variable player power is used to match the game, and semi-cooperative and competitive are used so that players can interact with other players. The hope is that by designing the Kota Tua Jakarta board game, players can have fun and gain knowledge about the cultural heritage in Kota Tua

    GAMBARAN PENGETAHUAN BAHAYA MEROKOK TERHADAP KESEHATAN PADA PESERTA DIDIK SMK FARMASI X DI KOTA PEKANBARU

    Get PDF
    Kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah kegiatan yang mencakup upaya-upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia antara lain dalam hal perluasan wawasan, pengetahuan maupun peningkatan keterampilan. Metode yang dilakukan dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian Program Studi Profesi Apoteker STIFAR RIAU angkatan XI adalah pengumpulan data dengan pengisian lembar check-list sebelum dan sesudah pemaparan materi kepada siswa sekolah menengah kejuruan farmasi di Kota Pekanbaru. Hasil lembar check-list pre-test terhadap tingkat pengetahuan peserta didik diketahui sebesar 56% yang mengetahui bahaya merokok dengan sangat baik dan 44% peserta didik yang mengetahui bahaya merokok dengan baik terhadap kesehatan sebelum pemaparan materi. Hasil lembar check-list post-test terhadap tingkat pengetahuan peserta didik diketahui sebesar 78% yang mengetahui bahaya merokok dengan sangat baik dan 22% peserta didik yang mengetahui bahaya merokok dengan baik terhadap kesehatan sebelum pemaparan materi. Berdasarkan hasil pengabdian dapat disimpulkan yaitu terjadi peningkatan pengetahuan peserta didik SMK Farmasi X setelah dilakukan penyuluhan tentang bahaya merokok

    Perilaku Pemberian Mp-Asi Dini di Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor

    Get PDF
    Latar Belakang: Praktek  pemberian MPASI  dini  di  Indonesia  masih  banyak  dilakukan.  MPASI  dini  dapat  berdampak terhadap kesehatan. Berdasarkan data PIS-PK Desa Sumur Batu, sebesar 83,7% memberikan MP-ASI saat anak berusia kurang dari 6 bulanTujuan: Tujuannya adalah  untuk  memberikan edukasi dan menambah informasi kepada sasaran mengenai pentingnya pemberian MPASI,  jenis,  manfaat,  prinsip  yang  harus  dilakukan  dalam  pemberian  MP-ASI,  serta mendorong masyarakat untuk menerapkan pemberian MP-ASI yang baik dan benar.Metode: Pelaksanaan pengabdian diawali dengan analisis situasi lalu melakukan prioritas masalah. Kemudian  dilakukan  analisis  data  primer  yang  didapatkan  dari jawaban kuesioner ibu yang memiliki balita di Desa Sumur Batu untuk melihat faktor yang mempengaruhi  perilaku  pemberian  MPASI  dini  di  Desa  Sumur  Batu  RT  10  dan  11  dan menentukan bentuk intervensi yang tepat terkait masalah tersebutHasil: Peningkatan pengetahuan responden sebesar 39,7%.Simpulan: Terdapat dua faktor yang mempengaruhi perilaku ibu dalam pemberian MP-ASI  yaitu pengetahuan dan dukungan orang terdekat. Sedangkan untuk faktor lainnya yaitu  usia, pendidikan dan penghasilan rumah tangga tidak mempengaruhi perilaku ibu dalam pemberian MP-ASI

    Perancangan Board Game Jelajah Kota Tua Jakarta Untuk Remaja Sekolah Menengah Atas

    Get PDF
    Perkembangan board game di Indonesia sangat pesat dengan menjamurnya board game cafe di berbagai tempat dan bertambahnya penerbit board game dari tahun ke tahun. Selain itu, keseharian masyarakat yang dekat dengan budaya menjadikan board game dengan tema jelajah budaya lokal menciptakan peluang bisnis dalam bidang ini. Dengan mengambil tema Kota Tua Jakarta salah satu aset cagar budaya yang menyimpan sejarah tentang perdagangan dan kolonialisme Belanda yang sangat cocok dengan target segmen remaja SMA yang senang bereksplorasi. Metode yang digunakan dalam perancangan board game jelajah Kota Tua ini adalah dengan menggunakan studi literartur tentang sejarah Kota Tua dan langkah membuat board game, observasi ke beberapa tempat di Kota Tua, eksplorasi gameplay untuk membuat gameplay, wawancara dengan desainer dan game master board game, eksplorasi visual membuat visualisasi dari gameplay, prototyping komponen board game, dan playtesting pada target segmen yaitu remaja Sekolah Menengah Atas yang berusia 15-18 tahun. Konsep yang diambil dari perancangan boargame ini adalah “Let’s travel back in time” yaitu mengajak para pemain untuk menjelajahi kota Batavia pada zaman dahulu dan mengetahui sejarah apa saja yang terjadi di sana. Selain itu, penggunaan mekanik seperti roll dice, point to point movement, collectable set, dan variable player power dipakai menyesuaikan dengan permainan serta semi-cooperative dan competitive digunakan agar pemain dapat berinteraksi dengan pemain lainnya. Harapannya dengan perancangan board game Kota Tua Jakarta ini pemain dapat bersenang-senang serta mendapat pengetahuan tentang cagar budaya yang ada di Kota Tua
    corecore