228 research outputs found

    Kebijakan Maritim di Indonesia dalam Perspektif Sound Governance. Author: Eki Darmawan, Handam Handam, Arwanto Harimas Ginting

    No full text
    Kebijakan Maritim di Indonesia dalam Perspektif Sound Governance. Author: Eki Darmawan, Handam Handam, Arwanto Harimas Gintin

    IDENTIFIKASI PERINGKAT FAKTOR PENYEBAB KETERLAMBATAN KONSTRUKSI PADA PELAKSANAAN PEMBANGUNAN JALAN TOL

    No full text
    Konstruksi pada pekerjaan jalan tol merupakan konstruksi yang membutuhkan penyelesaian dengan waktu yang cepat, khususnya apabila konstruksi jalan tol tersebut berada di jalan arteri yang sudah ada. Penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor penyebab keterlambatan pada konstruksi pembangunan jalan tol dan mengetahui peringkat faktor yang dominan pada keterlambatan konstruksi pembangunan jalan tol. Penelitian ini menggunakan kuesioner terhadap 88 responden sebagai alat pengumpulan data. Metode analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah Analisa Data Menggunakan Metode Statistik Deskriptif, Uji Validitas, Uji Reliabilitas, Index Mean, dan Peringkat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Faktor Kesiapan Sumber Daya, yaitu terjadinya sengketa lahan (nilai index mean 4,65) merupakan faktor yang yang paling dominan dari semua faktor – faktor penyebab keterlambatan konstruksi pembangunan jalan tol

    Identifikasi tingkat keandalan elemen-elemen penanggulangan bencana kebakaran gedung PD Pasar jaya di DKI Jakarta

    No full text
    Kerugian baik jiwa, material dan aset berharga yang besar akibat musibah kebakaran. Sulitnya penanggulangan kebakaran pada gedung PD Pasar Jaya karena memiliki karakteristik yang berbeda dengan bangunan lainnya. Tingkat kerugian yang diderita seharusnya dapat ditekan bila setiap bangunan PD Pasar Jaya di Jakarta memenuhi persyaratan peraturan SNI 03-1736-2000 yang berlaku mengenai proteksi kebakaran. Dan juga pentingnya identifikasi risiko kebakaran gedung yaitu elemenelemen penanggulangan bencana kebakaran. Penelitian ini bertujuan memperoleh nilai tingkat keandalan terhadap standar kelengkapan dan kelayakan elemen-elemen penanggulangan bencana kebakaran yang terdapat pada PD Pasar Jaya. Hasil evaluasi terhadap sarana dan prasarana kebakaran dilakukan dengan melakukan observasi sistematik pada bangunan pasar dengan menggunakan form checklist yang disusun berdasarkan pedoman dan peraturan yang terkait dengan Peraturan serta Ketentuan Teknis pengamanan terhadap kebakaran pada bangunan gedung Keputusan Menteri PU. No. 02/KPTS/1985, Peraturan Menteri PU No.26/PRT/M/2008, dan NFPA. Variabel yang dievaluasi adalah sarana kelengkapan tapak, sarana proteksi aktif, sarana proteksi pasif, sarana penyelamatan jiwa, menunjukan hasil rata-rata nilai tingkat keandalan terhadap sampel 14 gedung PD Pasar Jaya di DKI Jakarta yang berdasarkan elemen-elemen penanggulangan bencana kebakaran 64,3 % bernilai di atas 70 % (cukup memadai)

    EVALUASI PEMELIHARAAN BANGUNAN SMA NEGERI DI KOTA TANGERANG DAN PERSEPSI KEANDALAN BANGUNAN

    No full text
    Pemeliharaan bangunan adalah sebuah rangkaian pekerjaan yang menjadi masukan bagi pemanfaatan dan pelestarian bangunan. Tingkat laik fungsi bangunan sangat berkaitan dengan hasil pemeliharaan bangunan yang dilakukan sejak selesainya proses konstruksi. Bangunan sekolah adalah salah satu bangunan berupa prasarana umum dikalangan masyarakat yang harus diperhatikan kelayakannya selama masa layan bangunan. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh tingkat nilai keandalan bangunan serta mengetahui faktor yang paling berpengaruh pada keandalan bangunan. Penelitian dilakukan dengan megnhitung nilai keandalan bangunan yang didapat dari uji fisik bangunan sekolah dan mengolah data hasil wawancara kuisioner menggunakan program SPSS. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa bahwa faktor pemeliharaan bangunan sekolah yaitu faktor ketersediaan (43.483%), faktor kebersihan (21.739%), faktor faktor kenyamanan (21.735%), dan faktor keamanan (13.043%). Serta memperoleh nilai keandalan bangunan sekolah berdasarkan uji fisik bangunan kantor kecamatan rata-rata di Kota Tangerang yaitu 79.07% dengan kategori “cukup baik”

    MODEL FAKTOR RISIKO YANG BERPENGARUH PADA PERBAIKAN PROYEK KONSTRUKSI JALAN RAYA

    No full text
    Proyek konstruksi merupakan bidang yang dinamis dan mengandung banyak risiko. Risiko dapat memberikan pengaruh terhadap produktivitas, kinerja, kualitas dan batasan biaya dari proyek. Risiko dapat merupakan akibat yang mungkin terjadi secara tak terduga. Walaupun setiap kegiatan telah direncanakan sebaik mungkin, tetap mengandung ketidakpastian, nantinya akan berjalan sesuai rencana. Indikator keberhasilan proyek konstruksi jalan raya ditunjukkan oleh kesesuaian biaya, waktu dan kualitas dengan rencana awal. Di Indonesia, terdapat proyek konstruksi jalan raya yang mengalami keterlambatan, permasalahan terhadap biaya dan kualitas yang tidak sesuai dengan perencanaan. Penelitian ini untuk mengetahui faktor risiko utama yang terjadi pada proyek konstruksi jalan raya dan mengetahui juga tingkat faktor risiko (ranking risiko) utama yang mempengaruhi pada perbaikan jalan raya (y), yaitu manajemen operasional (x1), sumber daya (x2) dan lingkungan dan peristiwa alam (x3). Selanjutnya, pada pelaksanaan proyek, pihak yang berkepentingan dapat mengetahui dan mengantisipasi risiko yang terjadi sehingga pelaksanaan proyek dapat berjalan dengan baik. Metode penelitian ini menggunakan analisis regresi linier untuk membuat model faktor risiko, kemudian dilakukan analisis data statistik dengan menggunakan metode Index Mean untuk menentukan tingkat faktor risiko. Hasil dari metode index mean: faktor risiko utama yang paling tinggi adalah variabel lingkungan dan peristiwa alam (X3) dengan pekerjaan relokasi utilitas eksisting yang dilewati proyek jalan sehingga berpengaruh ke biaya (X3 4), sedangkan risiko-risiko yang terjadi pada variabel manajemen operasional (X1) sangat kecil, sehingga dapat diabaikan. Hasil faktor risiko berdasarkan regresi linier adalah perbaikan jalan raya (Y) berpengaruh 13,5 % terhadap pekerjaan relokasi utilitas (X3 4), 24,3 % terhadap kelelahan akibat lembur (X2 3) dan 16,2 % terhadap gangguan premanisme (X3 7)

    IDENTIFIKASI FAKTOR KEBERHASILAN PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (SMK3) PADA PROYEK KONSTRUKSI BANGUNAN GEDUNG BERTINGKAT DI JAKARTA

    No full text
    Indikasi keberhasilan pada suatu proyek konstruksi terletak pada sejauh mana sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja telah diterapkan dengan baik pada proyek konstruksi tersebut. Sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja fokus pada akar penyebab dari kecelakaan, perilaku, dan cara melakukan pekerjaan.Pemilihan titik tinjau pada penelitian ini dilakukan berdasarkan tingginya pembangunan konstruksi gedung di daerah khusus ibukota Jakarta.Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor terbesar yang mempengaruhi keberhasilan penrapan sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja (SMK3) pada suatu proyek Gedung bertingkat di wilayah Jakarta dengan menggunakan faktor dan indikator yang lebih lengkap dari penelitian sebelumnya. Metode penelitian penelitian ini dengan menyebarkan kuisioner kepada 30 kontraktor bangunan gedung bertingkat di Jakarta dengan responden sebanyak 80 orang pada bagian Health and Safety Environment(HSE). Penelitian ini menunjukan bahwa komitmen pimpinan terhadap SMK3 mempunyai pengaruh yang signifikan terhahap keberhasilan penerapan SMK3 pada proyek konstruksi bangunan Gedung yaitu sebesar 60,5%

    MODEL ESTIMASI BIAYA RENOVASI PEKERJAAN RUMAH TINGGAL DENGAN MENGGUNAKAN COST SIGNIFICANT MODELS

    No full text
    Estimasi biaya merupakan hal yang cukup penting adanya dalam sebuah proyek, berfungsi untuk mengetahui perkiraan anggaran yang dibutuhkan. Untuk mendapatkan hasil estimasi yang akurat maka diperlukan sebuah metode. Metode yang digunakan dalam estimasi ini adalah cost significant model. Metode ini sudah sering digunakan dalam sebuah proyek tidak hanya efektif tetapi juga cukup mudah dalam melakukan estimasi. Penelitian ini dilakukan pada proyek renovasi rumah tinggal. Cara yang digunakan untuk mendapatkan estimasi biaya yaitu dengan mengidentifikasi cost significant item yang memiliki pengaruh besar terhadap total biaya renovasi rumah tinggal, kemudian menganalisis untuk mendapatkan rumusan persamaan regresi. Dari hasil penelitian ini didapatkan bahwa cost significant item nya adalah pekerjaan dinding (X2), Pekerjaan Beton (X3), Pekerjaan Atap (X4) dan Pekerjaan Plafon (X6). Model estimasi biaya renovasi pekerjaan rumah tinggal dapat dipengaruhi oleh biaya pekerjaan dinding (X2) dan biaya pekerjaan plafon (X6). Akurasi model ini rata – rata 7,21 %

    IDENTIFIKASI TINGKAT FAKTOR KEPUASAN PENGGUNA TERHADAP KONDISI BANGUNAN HALTE TRANSJAKARTA

    No full text
    Pemeliharaan gedung bertujuan untuk mempertahankan kondisi bangunan tersebut. Untuk menjaga elemen dan peralatan yang dipakai di bangunan tersebut agar fungsi dari bangunan tersebut tetap berjalan lancar. Tidak hanya gedung yang perlu dilakukan kegiatan pemeliharaan, tapi juga bangunan seperti bangunan Halte Busway. Halte busway yang difungsikan sebagai tempat untuk menunggu dan sebagai pemberhentian untuk busway haruslah dijaga.Maka dari itu, halte harus tetap terjaga kondisinya dengan melakukan pemeliharaan secara rutin.Penelitian ini menggunakan kuesioner dengan jumlah responden sebanyak 126 di 63 halte Transjakarta. Analisis data menggunakan Metode Importance Performance Analysis (IPA) dan Customer Satisfaction Index (CSI). Hasil yang didapat berdasarkan metode IPA adalah 5 variabel yang harus diprioritaskan dan 7 variabel yang sudah sesuai dengan harapan pengguna. Kepuasan pengguna berdasarkan CSI termasuk kategori Average (cukup puas) dengan nilai 63,20%
    corecore