1,721,976 research outputs found
Pipih Muhopilah's Quick Files
The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity
Pipih Muhopilah's Quick Files
The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity
Pipih Muhopilah's Quick Files
The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity
Redesain Kolom Bangunan Menggunakan Struktur Beton Bertulang Kolom Pipih
Perencanaan merupakan faktor utama dalam menjamin kekuatan dan keamanan bangunan, semakin besar beban yang harus di pikul oleh struktur semakin besar juga penompang struktur yang di butuhkan agar mampu memikul beban yang ada. Pada penelitian ini akan membahas penggunaan kolom pipih sebagai penompang struktur yang di gunakan pada gedung yang sebelumnya memakai kolom konvensional (persegi). Redesain kolom pipih ini bertujuan untuk efesiensi ruangan/tempat dan menambah nilai estetika dalam suatu ruangan di bandingkan dengan penggunaan kolom konvensional serta juga memperkenalkan gaya arsitektur kolom pipih yang juga layak untuk digunakan pada bangunan gedung. Kolom pipih yang akan di gunakan pada penelitian ini dengan bentuk yang bervariasi yaitu bentuk T, L, dan I. Ukuran lebar kolom yang direkomendasikan pada penelitian ini adalah 150mm sesuai dengan ketebalan dinding. Perencanaan kolom pipih ini berlokasi di Wilayah Sumatera Barat dengan fungsi bangunan Kantor. Bangunan dibangun diatas tanah dengan kondisi sedang,sehingga bangunan masuk kedalam kategori desain seismik kelas D. pada SNI 1726:2019, bangunan kantor tersebut tergolong kedalam jenis sistem rangka pemikul momen khusus (SRPMK). Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan analisis statik ekivalen beradasarkan SNI 1726:2019. Dari hasil redesain kolom konvensional menjadi kolom persegi diperoleh dimensi kolom bentuk T; mm dengan konfigurasi tulangan 12-D19, Untuk kolom pipih L;mm dengan konfigurasi tulangan 12-D16, dan dimensi kolom I;mm dengan konfigurasi tulangan 12-D16.
Kata Kunci: Kolom Pipih, Statik Ekivalen, Diagram Interaksi, Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK).
 
Kajian dari batasan jumlah agregat pipih untuk campuran aspal beton
Secara umum jumlah aggregate pipih yang berlebihan pada suatau campuran akan mengakibatkan kinerja campuran tersebut menurun dan biasanya diberikan jumlah batas maksimum yang diizinkan. Standar Bina Marga untuk kandungan agregat pipih yang diizinkan tidak boleh lebih dari 25%. Tetapi dilapangan persyaratan tersebut tidak selalu dapat dipenuhi. Program penelitian yang tertuang dalam tesis ini adalah untuk mengevaluasi pengaruh agregat pipih pada sifat-sifat campuran agregat dan campuran aspal menggunakan desain metoda Marshall berdasarkan standar Bina Marga. Agregat pipih dengan kandungan 0%, 15%, 25% dan 35% telah dipergunakan dalam penelitian; dimana kandungan tersebut didapat dari sejumlah agregat yang tertahan saringan nomor 19,1 mm, 12,7 mm dan 9,52 mm. Campuran agregat dengan kandungan agregat pipih sampai dengan 35% menunjukkan sifat-sifat seperti: kekuatan, ketahanan dan kekerasan yang memuaskan berdasarkan hasil pengujian Aggregate crushing, Agregate impact, ten percent fines dan Los Angeles abrasion, namun kwalitasnya akan berkurang seiring dengan naiknya kandungan agregat pipihnya.Campuran aspal dengan kandungan agregat pipih sampai dengan 35% menunjukkan hasil yang memuaskan berdasarkan criteria Bina Marga. Indek Ketahanan Stabilitas dari campuran aspal menunjukkan hasil yang baik terhadap kerusakan yang disebabkan oleh air. Pengaruh utama dari campuran pada ketahanan pemempatan adalah teemperatur yang tinggi; ketahanan akan berkurang secara signifikan apabila kandungan agregat pipih bertambah. Data ketahanan pemampatan permanen yang ada menunjukkan bahwa batas maksimum Bina Marga 25% yanga ada saat ini mungkin terlalu tinggi. Selanjutnya, dibutuhkan suatu program pengujian yang lebih mendukung dengan memasukkan perhitungan dari indirect tensile strength, resilient modulus, dan kemudahan pelaksanaan sebelum dapat diambil kesiimpulan yang pasti
Perencanaan Bangunan Menggunakan Struktur Beton Bertulang Kolom Pipih
Pada umumnya kolom sebagai penopang struktur berbentuk bujur sangkar atau persegi panjang, pada tulisan ini akan membahas penggunaan kolom pipih sebagai penopang struktur. Kolom pipih sangat banyak digunakan pada dunia konstruksi bangunan modern karena penggunaan kolom pipih dapat menambah nilai efisiesi ruangan dibandingkan penggunaan kolom konvensional. Kolom Pipih dapat dibentuk seperti bentuk +, T, dan L. Ukuran lebar kolom yang direkomendasikan adalah 150 mm sesuai dengan tebal dinding agar tonjolan-tonjalan pada dinding tidak terlihat. Perencanaan bangunan yang menggunakan kolom pipih berlokasi di Kota Malang dengan fungsi bangunan hunian. Bangunan dibangun diatas tanah dengan kondisi tanah sedang, berdasarkan fungsinya bangunan termasuk dalam kategori resiko II sehingga bangunan hunian ini termasuk kategori desain seismik D. Pada SNI 2847:2019; Pasal 18.2.1.7 mengizinkan penggunaan rangka pemikul momen menengah (SRPMM) untuk kategori D jika memiliki kekuatan dan ketegaran yang sesuai dengan pasal tersebut. Perencanaan bangunan ini menggunakan metode analisis statik ekivalen berdasarkan SNI 1726:2019. Dari hasil analisis struktur diperoleh dimensi pelat 120 mm, dimensi balok & sloof 250 x 500 mm, dimensi kolom + 150 x 600 x 600 mm dengan rasio tulangan 2,6% sehingga digunakan 20D16, dimensi kolom T 150 x 600 x 600 mm dengan rasio tulangan 3,6% sehingga digunakan 20D19, dan dimensi kolom L 150 x 600 x 600 mm dengan rasio tulangan 1,7% sehingga digunakan 20D13.
Kata Kunci: kolom pipih, statik ekivalen, diagram interaksi, sistem rangka pemikul momen menengah (SRPMM)
Pipih Nurasiah Jamil's Quick Files
The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity
Pipih Nurasiah Jamil's Quick Files
The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity
Perencanaan Bangunan Menggunakan Struktur Beton Bertulang Kolom Pipih
Perencanaan merupakan faktor utama dalam menjamin kekuatan dan keamanan bangunan, semakin besar beban yang harus dipikul oleh struktur semakin besar juga penopang struktur yang dibutuhkan agar mampu memikul beban yang ada. Pada umumnya kolom sebagai penopang struktur berbentuk bujur sangkar atau persegi panjang, pada tulisan ini akan membahas penggunaan kolom pipih sebagai penopang struktur. Kolom pipih sangat banyak digunakan pada dunia konstruksi bangunan modern karena penggunaan kolom pipih dapat menambah nilai efisiesi ruangan dibandingkan penggunaan kolom konvensional. Kolom Pipih dapat dibentuk seperti bentuk +, T, dan L. Ukuran lebar kolom yang direkomendasikan adalah 150 mm sesuai dengan tebal dinding agar tonjolan-tonjalan pada dinding tidak terlihat.
Perencanaan bangunan yang menggunakan kolom pipih berlokasi di Kota Malang dengan fungsi bangunan hunian. Bangunan dibangun diatas tanah dengan kondisi tanah sedang, berdasarkan fungsinya bangunan termasuk dalam kategori resiko II sehingga bangunan hunian ini termasuk kategori desain seismik D. Pada SNI 2847:2019; Pasal 18.2.1.7 mengizinkan penggunaan rangka pemikul momen menengah (SRPMM) untuk kategori D jika memiliki kekuatan dan ketegaran yang sesuai dengan pasal tersebut. Perencanaan bangunan ini menggunakan metode analisis statik ekivalen berdasarkan SNI 1726:2019.
Dari hasil analisis struktur diperoleh dimensi pelat 120 mm, dimensi balok & sloof 250 x 500 mm, dimensi kolom + 150 x 600 x 600 mm dengan rasio tulangan 2,6% sehingga digunakan 20D16, dimensi kolom T 150 x 600 x 600 mm dengan rasio tulangan 3,6% sehingga digunakan 20D19, dan dimensi kolom L 150 x 600 x 600 mm dengan rasio tulangan 1,7% sehingga digunakan 20D13
Perencanaan Bangunan Menggunakan Struktur Beton Bertulang Kolom Pipih
Perencanaan merupakan faktor utama dalam menjamin kekuatan dan keamanan bangunan, semakin besar beban yang harus dipikul oleh struktur semakin besar juga penopang struktur yang dibutuhkan agar mampu memikul beban yang ada. Pada umumnya kolom sebagai penopang struktur berbentuk bujur sangkar atau persegi panjang, pada tulisan ini akan membahas penggunaan kolom pipih sebagai penopang struktur. Kolom pipih sangat banyak digunakan pada dunia konstruksi bangunan modern karena penggunaan kolom pipih dapat menambah nilai efisiesi ruangan dibandingkan penggunaan kolom konvensional. Kolom Pipih dapat dibentuk seperti bentuk +, T, dan L. Ukuran lebar kolom yang direkomendasikan adalah 150 mm sesuai dengan tebal dinding agar tonjolan-tonjalan pada dinding tidak terlihat.
Perencanaan bangunan yang menggunakan kolom pipih berlokasi di Kota Malang dengan fungsi bangunan hunian. Bangunan dibangun diatas tanah dengan kondisi tanah sedang, berdasarkan fungsinya bangunan termasuk dalam kategori resiko II sehingga bangunan hunian ini termasuk kategori desain seismik D. Pada SNI 2847:2019; Pasal 18.2.1.7 mengizinkan penggunaan rangka pemikul momen menengah (SRPMM) untuk kategori D jika memiliki kekuatan dan ketegaran yang sesuai dengan pasal tersebut. Perencanaan bangunan ini menggunakan metode analisis statik ekivalen berdasarkan SNI 1726:2019.
Dari hasil analisis struktur diperoleh dimensi pelat 120 mm, dimensi balok & sloof 250 x 500 mm, dimensi kolom + 150 x 600 x 600 mm dengan rasio tulangan 2,6% sehingga digunakan 20D16, dimensi kolom T 150 x 600 x 600 mm dengan rasio tulangan 3,6% sehingga digunakan 20D19, dan dimensi kolom L 150 x 600 x 600 mm dengan rasio tulangan 1,7% sehingga digunakan 20D13
- …
