1,721,364 research outputs found

    PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP HASIL BELAJAR IPA POKOK BAHASAN PERUBAHAN WUJUD BENDA PADA SISWA KELAS IV SDN KEPATIHAN 06 JEMBER SEMESTER GANJIL TAHUN PELAJARAN 2015/2016

    No full text
    Strategi pembelajaran inkuiri terbimbing adalah strategi yang menuntut siswa menemukan jawaban dari sesuatu yang ingin diketahui secara ilmiah dan gaya belajarnya sendiri dengan bimbingan guru. Pada pembelajaran inkuiri siswa dapat mengembangkan kemampuan berfikir sistematis, logis, kritis dan melatih keterampilan ilmiah. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji adakah pengaruh strategi pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap hasil belajar IPA pokok bahasan perubahan wujud benda pada siswa kelas IV SDN Kepatihan 06 Jember semester ganjil tahun pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan populasi seluruh siswa kelas IV yang terdiri dari kelas IVA dan kelas IVB SDN Kepatihan 06 Jember. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes. Skor tes siswa berupa nilai hasil pre-test dan post-test yang dianalisis dengan menggunakan rumus uji-t. Hasil analisis dengan rumus uji-t diperoleh thitung=8,104 dengan keefektifan relative sebesar 47,278%. Hasil perhitungan menunjukkan >  yaitu 8,104 > 1,994 sehingga hipotesis alternatif (Ha) yang berbunyi ada pengaruh yang signifikan penggunaan strategi pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap hasil belajar IPA pokok bahasan perubahan wujud benda pada siswa kelas IV SDN Kepatihan 06 Jember diterima. Berdasarkan hasil penghitungan di atas dapat disimpulkan bahwa pencapaian hasil belajar kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan strategi pembelajaran inkuiri terbimbing menunjukkan lebih baik bila dibandingkan dengan kelompok yang belajar tanpa menggunakan strategi pembelajaran inkuiri terbimbing

    Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran Ipa Pokok

    Full text link
    Hasil observasi yang dilakukan diperoleh data bahwa aktivitas dan hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri Sumberpakem 01 masih rendah. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan menerapkan metode eksperimen untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas IV mata pelajaran IPA materi energi panas dan bunyi di SDN Sumberpakem 01 Bondowoso. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) menggunakan model skema Hopkins yang terdiri dari 2 siklus dengan 4 tahapan yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Sumberpakem 01 Bondowoso dengan jumlah 31 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi dan tes. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis data deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh data bahwa persentase aktivitas belajar siswa siklus I sebesar 74,19 % (kategori baik), pada siklus II sebesar 80,22 % (kategori tinggi). Aktivitas belajar siswa dari siklus I ke siklus II meningkat sebesar 6,02 %. Skor rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 71,13 , pada siklus II skor rata-rata hasil belajar siswa sebesar 74,81 . Hasil belajar siswa mengalami peningkatan sebesar 3,68 dari siklus I ke siklus II. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu penerapan metode eksperimen dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPA materi energi panas dan bunyi pada siswa kelas IV SDN Sumberpakem 01 Bondowoso

    Pengaruh Model Pembelajaran Quantum Teaching Terhadap Hasil Belajar IPA Pokok Bahasan Penggolongan Hewan Berdasarkan Jenis Makanan Siswa Kelas IV SDN Kepatihan 06 Jember

    No full text
    Pelaksanaan pembelajaran IPA di sekolah dasar masih banyak dilakukan secara konvensional. Pelaksanaan proses pembelajaran yang berlangsung di kelas hanya diarahkan pada kemampuan siswa untuk menghafal informasi, otak siswa dipaksa hanya mengingat berbagai informasi tanpa dituntut untuk memahami informasi yang diperoleh untuk menghubungkan dengan situasi dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, dipilih suatu model pembelajaran Quantum Teaching yang mampu mengembangkan rasa ingin tahu, aktif, kreatif, suasana kondusif dan menyenangkan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengkaji pengaruh model pembelajaran Quantum Teaching terhadap hasil belajar IPA pokok bahasan pengelompokan hewan berdasarkan jenis makanan siswa kelas IV SDN Kepatihan 06 Jember. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan populasi seluruh siswa kelas IVA dan IVB SDN Kepatihan 06 Jember. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes. Skor tes siswa berupa nilai hasil pre-test dan post-test yang dianalisis dengan uji-t menggunakan program SPSS versi 14.0. Hasil analisis dengan uji-t diperolehdengan tingkat keefektifan relatif 65,85%. Hasil penghitungan menunjukkan bahwa >yaitu 5,727 > 1,994, dengan demikian hipotesis nihilyang berbunyi tidak ada pengaruh yang signifikan model pembelajaran Quantum Teaching terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV SD ditolak dan hipotesis alternatif diterima. Berdasarkan penjelasan di atas dapat disimpulkan bahawa ada pengaruh positif yang signifikan model pembelajaran Quantum Teaching terhadap hasil belajar siswa kelas IV SDN Kepatihan 06 Jember

    Penerapan Metode Guided Discovery untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar IPA Pokok Bahasan Benda dan Sifatnya Siswa Kelas IV MI Riyadlus Sholihien Jember Tahun Pelajaran 2015/2016

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya motivasi dan hasil belajar pada mata pelajaran IPA siswa kelas IV MI Riyadlus Sholihien Jember. Rendahnya motivasi dan hasil belajar dikarenakan kurang bervariasinya penggunaan metode pembelajaran di kelas sehingga pembelajaran IPA di kelas masih berpusat pada guru, guru lebih aktif dalam pembelajaran, sedangkan keaktifan siswa rendah. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimanakah peningkatan motivasi dan hasil belajar pokok bahasan benda dan sifatnya siswa kelas IV MI Riyadlus Sholihien Jember tahun pelajaran 2015/2016 melalui metode Guided Discovery. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar IPA melalui metode Guided Discovery. Subjek Penelitian ini adalah siswa kelas IV MI Riyadlus Sholihien Jember. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian tindakan kelas (PTK) ini dilaksanakan sebanyak dua siklus, tiap siklus terdiri dari empat tahapan, yaitu: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni teknik observasi, tes, wawancara, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi siswa mengalami peningkatan. Skor motivasi belajar meningkat dari siklus I 73,6 menjadi 87,3 pada siklus II. Meningkatnya motivasi belajar juga berdampak pada meningkatnya hasil belajar siswa. Hasil belajar siswa pada siklus I diperoleh skor rata-rata 74,6 dan  meningkat pada siklus II sebesar 86,5. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa metode Guided Discovery dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar IPA

    Peningkatan Motivasi dan Hasil belajar IPA Pokok Bahasan Perubahan kenampakan bumi Menggunakan media audio visual di kelas IV SDN Sumbersari 1 Bondowoso semester genap tahun pelajaran 2015-2016

    No full text
    Latar belakang dari penelitian ini adalah rendahnya motivasi dan hasil belajar siswa kelas IV SDN Sumbersari 1 Bondowoso tahun pelajaran 2015/2016 pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Rumusan masalah pada penelitian ini adalah adalah bagaimanakah peningkatan motivasi dan hasil belajar IPA pokok bahasan perubahan kenampakan bumi melalui penggunaan media audio visual siswa kelas IV SDN Sumbersari 01 Bondowoso Tahun Pelajaran 2015/2016. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar IPA pokok bahasan perubahan kenampakan bumi dengan menggunakan media audio visual pada siswa kelas IV SDN Sumbersari 01 Bondowoso. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, angket, dokumentasi, dan tes. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus ada dua pertemuan dengan masing-masing siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Sumbersari 01 Bondowoso dengan subjek penelitian seluruh siswa kelas IV yang berjumlah 38 siswa. Berdasarkan perbaikan pembelajaran yang dilakukan, pada siklus I persentase motivasi belajar siswa sebesar 77,63 dan pada siklus II persentase motivasi belajar siswa meningkat sebesar 92,82. Hasil belajar juga mengalami peningkatan dari siklus  I dengan rata-rata nilai 71 menjadi 80 pada siklus II

    Pengaruh Metode Eksperimen Terhadap Hasil Belajar IPA Pokok Bahasan Sifat dan Perubahan Wujud Benda Siswa Kelas IV SDN Ambulu 01 Jember

    No full text
    IPA adalah suatu ilmu pengetahuan yang diperoleh melalui pengamatan sesuai dengan prosedur yang tepat. Metode eksperimen merupakan salah satu metode yang sesuai diterapkan untuk mencapai tujuan pembelajaran IPA yaitu mengembangkan keterampilan proses untuk menyelidiki alam sekitar, memecahkan masalah dan membuat keputusan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan metode eksperimen terhadap hasil belajar IPA pokok bahasan sifat dan perubahan wujud benda siswa kelas IV SDN Ambulu 01 Jember. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan populasi seluruh siswa kelas IVA dan IVB SDN Ambulu 01 Jember. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes. Hasil belajar siswa berupa skor hasil pre-test dan post-test yang dianalisis dengan menggunakan rumus uji-t. Hasil analisis dengan rumus uji-t diperoleh= 4,408 dengan keefektifan relatif sebesar 45,58%. Hasil penghitungan tersebut menunjukkan bahwa > (4,408 > 1,680), dengan demikian hipotesis alternatif (Ha) yang berbunyi ada pengaruh penggunaan metode eksperimen terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV SDN Ambulu 01 Jember diterima. Berdasarkan penjelasan di atas dapat simpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan penggunaan metode eksperimen terhadap hasil belajar IPA pokok bahasan sifat dan perubahan wujud benda siswa kelas IV SDN Ambulu 01 Jember

    Penerapan Metode Eksperimen untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar pada Pokok Bahasan Sifat-Sifat Cahaya Siswa Kelas V SDN Jember Lor 02 Tahun Pelajaran 2014/2015

    No full text
    Metode eksperimen merupakan metode mengajar yang dalam penyajian atau pembahasan materinya melalui percobaan atau mencobakan sesuatu serta mengamati secara proses. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode eksperimen dan peningkatan aktivitas serta hasil belajar siswa kelas V SDN Jember Lor 02 pada pokok bahasan sifat-sifat cahaya. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bersifat reflektif dengan melakukan tindakan-tindakan tertentu agar dapat memperbaiki atau meningkatkan praktik-praktik pembelajaran di kelas konvensional. Rancangan penelitian yang digunakan adalah metode Kemmis dan McTaggart (dalam Sukardi, 2011:214-215) yang terdiri atas empat tahap yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi yang kemudian diikuti siklus spiral berikutnya. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat peningkatan pada aktivitas dan hasil belajar siswa kelas V SDN Jember Lor 02 setelah menerapkan metode eksperimen dalam pembelajaran IPA pada pokok bahasan sifat-sifat cahaya

    Peningkatan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa Kelas V Mata Pelajaran IPA Materi Benda dan Sifatnya Melalui Model Children Learning in Science (CLIS) di SDN Mayangan 05 Gumukmas Tahun Pelajaran 2015/2016

    No full text
    Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya motivasi dan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa kelas V pelajaran IPA materi benda dan sifatnya melalui model Children Learning In Science (CLIS) di SDN Mayangan 05 Gumukmas Tahun Pelajaran 2015/2016. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas V SDN Mayangan 05 Gumukmas yang berjumlah 21 siswa. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) berbentuk spiral yang mengikuti model Hopkins dengan masing-masing siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi,  wawancara, angket, tes dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan skor motivasi belajar siswa secara klasikal mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II yaitu 13,15. Skor motivasi belajar siswa secara klasikal pada siklus I yaitu 78,39, dan pada siklus II sebesar 91,54. Skor hasil belajar siswa secara klasikal juga mengalami peningkatan yaitu 9,91. Skor hasil belajar siswa secara klasikal pada siklus I yaitu 70,09, dan pada siklus II yaitu 80. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan model Children Learning In Science (CLIS)  dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa kelas V pada pelajaran IPA materi benda dan sifatnya di SDN Mayangan 05 Gumukmas Tahun Pelajaran 2015/2016

    Penerapan Model Pembelajaran Quantum Teaching untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar IPA Pokok Bahasan Penyesuaian Diri Makhluk Hidup Siswa Kelas V di SD Kartika IX – 1 Jember Tahun Ajaran 2015/2016

    No full text
    Penelitian ini bertujuan meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa kelas V SD Kartika IX – 1 Jember melalui penerapan model pembelajaran Quantum Teaching pada pelajaran IPA pokok bahasan Penyesuaian diri mahluk hidup. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Hopskins berbentuk spiral yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas 4 tahapan yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Kartika IX – 1 Jember tahun ajaran 2015/2016 yang berjumlah 27 terdiri atas 9 siswi perempuan dan 18 siswa laki-laki. Skor motivasi belajar diperoleh menggunakan instrumen angket dan skor tes hasil belajar siswa diperoleh menggunakan instrumen tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Quantum Teaching dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar IPA siswa kelas V SD kartika IX – 1 Jember tahun ajaran 2015/2016, pada akhir siklus I skor rata -rata motivasi belajar diperoleh 86,57. Pada akhir siklus II skor rata -rata motivasi belajar diperoleh 88,33. Peningkatan juga terlihat pada hasil belajar siswa. Skor tes hasil belajar siswa pada siklus I diperoleh 79,18, sedangkan skor tes hasil belajar pada siklus II 79,37

    Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) dengan Media Video untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Pokok Bahasan Hubungan Antar Makhluk Hidup Siswa Kelas IV SDN Prajekan Kidul 02 Bondowoso Tahun Pelajaran 2015/2016

    No full text
    Penelitian ini bertujuan meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa kelas IV SDN Prajekan Kidul 02 Bondowoso melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dengan media video pada pelajaran IPA pokok bahasan hubungan antar makhluk hidup. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tiindakan Kelas (PTK) model Hopskins berbentuk spiral yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas 4 tahapan yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SDN Prajekan Kidul 02 Bondowoso tahun ajaran 2015/2016 yang berjumlah 20 terdiri atas 8 siswi perempuan dan 12 siswa laki-laki. Skor motivasi belajar diperoleh menggunakan instrumen observasi dan skor tes hasil belajar siswa diperoleh menggunakan instrumen tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dengan media video dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar IPA siswa kelas IV SDN Prajekan Kidul 02 Bondowoso tahun ajaran 2015/2016, pada akhir siklus I skor rata -rata motivasi belajar diperoleh 58. Pada akhir siklus II skor rata -rata motivasi belajar diperoleh 76,25. Peningkatan juga terlihat pada hasil belajar siswa. Skor tes hasil belajar siswa pada siklus I diperoleh 64,8, sedangkan skor tes hasil belajar pada siklus II 80,2
    corecore