1,720,968 research outputs found

    Evaluasi Usability pada Website Monitoring Kebakaran Hutan Menggunakan Metode Webuse

    Get PDF
    Kebakaran hutan dan lahan telah menjadi isu nasional yang setiap tahun terjadi secara berulang-ulang kali terkhusus di wilayah Provinsi Kalimantan Barat. Sebagai bentuk antisipasi dan pencegahan, masyarakat dan pemerintahan melakukan monitoring kebakaran hutan dan lahan melalui website SIPONGI dan LAPAN FIRE HOTSPOT. SIPONGI dan LAPAN FIRE HOTSPOT merupakan website pemantau titik panas (hotspot) berbasis website. Website ini digunakan oleh masyarakat dan juga anggota kepolisian Ditreskrimsus Polda Kalimantan Barat. Pentingnya kedua website ini dalam proses monitoring kebarakan hutan menjadi alasan perlunya suatu kajian sebagai pengukuran terhadap kedua website. Pengukuran ini dilakukan sebagai evaluasi khususnya dalam cara pemberian informasi terhadap pengguna terkait kemudahan maupun kenyamanan pengguna. Evaluasi website SIPONGI dan LAPAN FIRE HOTSPOT dilakukan guna mendapatkan umpan balik dari pengguna khususnya mengetahui efektivitas, efisiensi, dan kepuasan pengguna dalam menggunakan website. Salah satu metode untuk melakukan evaluasi website berbasis website adalah dengan menggunakan metode WEBUSE. Metode WEBUSE (Web Usability Evaluation) berfokus pada sistem evaluasi berbasis web untuk mengevaluasi usability dari website. Metode ini dapat menggali tingkat kemudahan terhadap website oleh pengguna dengan skenario tugas dan kuesioner yang merangkum empat variabel usability. Pada pengujian, hasil evaluasi website SIPONGI berada pada level Moderate, sedangkan LAPAN FIRE HOTSPOT berada pada level Good. Hasil dari penelitian ini berupa identifikasi masalah dan perancangan yang dapat menjadi landasan perbaikan terhadap kedua website pada penelitian selanjutnya guna meningkatkan usability. AbstractForest and land fires have become a national issue that repeatedly occurs, especially in the province of West Kalimantan. As a form of anticipation and prevention, the community and the government monitored forest and land fires through the SIPONGI application and the Fire Hotspot. SIPONGI and the Lapan Fire Hotspot is a website-based hotspot monitoring application. This application is used by the community and also members of the West Kalimantan Police Ditreskrimsus Police. The importance of the two applications in monitoring forests is the reason for the need for a review of the measurement of both applications. This measurement is carried out as an evaluation, especially in providing information about users regarding the convenience and convenience of users. SIPONGI website evaluation and the Lapan Fire Hotspot are carried out to obtain feedback from users, especially knowing the effectiveness, efficiency, and user satisfaction in using the application. One method for evaluating a website-based application is to use the webuse method. Webuse Method (Web Usability Evaluation) focuses on web-based evaluation systems to evaluate the application\u27s usability. This method can explore the ease of application by the user with a task scenario and questionnaire that summarizes the four usability variables. In testing, the results of the SIPONGI website evaluation are at a moderate level, while the Lapan Fire Hotspot is at a good level. The results of this study can be the foundation of improvements to both applications in further research to increase usability

    Infaq Tube Pick Up Scheduling Application in Pontianak City Based on Android (Case Study of West Kalimantan Lazismu)

    No full text
    The Amil Zakat Infaq Shadaqah Muhammadiyah Kalbar Institute (LAZISMU Kalbar) is a national-level zakat institution that is solemn in empowering the community through productive utilization of zakat funds, infaq, waqf and other philanthropic funds from individuals, institutions, companies and other agencies. Lazismu Kalbar has several programs, one of which is the infaq tube, which is a charity box program as a means to make it easier for donors to donate and give charity in their respective homes. The collection of infaq funds by West Kalimantan LAZISMU officers is carried out once or twice a month according to the time agreement between the donor and the West Kalimantan LAZISMU. Considering that the number of donors continues to grow, it is difficult for officers to arrange the pick-up times for the charity boxes, besides that the officer's journey becomes inefficient because the charity boxes that should be taken at once in one trip are forced to take two trips to places that are actually close to each other. A system and application is needed that is able to support the charity box pick-up process with a scheduling mechanism. This research has developed an Android mobile application that makes it easier for LAZISMU officers to schedule pick-up for the infaq tube, which is very important, in order to minimize the possibility of clashing pick-up schedules. Making the application using IDEA Android studio with web service as its database technology, which utilizes google calendar technology as a scheduling medium and utilizes notifications from google calendar as notification of infaq tube pick-up notifications. Based on the test results, in compatibility testing, the application is installed and runs well on android devices starting from the Jelly Bean operating system version (4.2.2) to Pie (9.0)

    Rancang Bangun Sistem Informasi Penerimaan dan Pengawasan Guru Kontrak Kabupaten Ketapang

    Get PDF
    Guru kontrak adalah karyawan non-asn yang diangkat oleh pemerintah daerah setempat guna melengkapi kebutuhan guru yang dinyatakan kurang di suatu sekolah. Selama ini pengadaan guru kontrak khususnya di Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat masih dilaksanakan dengan sistem manual sehingga dirasa kurang efektif jika dilihat dari proses pelaksanaannya, yang mana mulai dari proses penyebaran informasi, proses pelamaran serta verifikasi berkas masih cukup menyulitkan berbegai pihak yang terlibat. Selain itu terdapat pula masalah yang kerap terjadi terkait guru kontrak yang mengajar namun tidak mentaati aturan, sehingga dirasa sulit dalam proses pengambilan tindakan. Oleh karena itu, untuk mengatasi masalah tersebut, maka dibutuhkan suatu media atau sistem informasi yang dapat membantu dalam proses pengadaan guru kontrak dan pengawasan yang bersifat pelaporan dari sekolah untuk dinas pendidikan selaku penanggung jawab guru kontrak di Kabupaten Ketapang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membangun sebuah sistem informasi untuk penerimaan dan melakukan pengawasan terhadap guru kontrak yang ada di Kabupaten Ketapang berbasis web dengan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL sebagai penyimpan data terkait pelamar, guru kontrak, sekolah, dinas pendidikan dan Pemerintahan Kabupaten Ketapang selaku penyelenggara proses penerimaan guru kontrak. Pengujian dilakukan dengan metode black box dan aspek funcional suitability yang dilakukan oleh 1 (satu) responden. Dari hasil pengujian black box menyatakan bahwa aplikasi sudah berjalan seperti yang diharapkan, dimana aplikasi mampu menampilkan keluaran yang sesuai dengan masukan pengguna. Dari hasil aspek functional suitability didapat nilai mendekati 1 (satu) yang berarti seluruh halaman yang dinyatakan baik oleh responden. Dengan hasil dari dua perhitungan tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa Sistem Informasi Penerimaan dan Pengawasan Guru Kontrak Kabupaten Ketapang yang dibangun dapat membantu dan mempermudah pengguna dalam proses penerimaan dan pengawasan guru kontak

    Truck Sharing App Ekspedisi Jalur Pontianak – Sandai dengan Metode Location Based Service Berbasis Progressive Web App

    Get PDF
    Ekspedisi merupakan jasa pengiriman yang sangat dibutuhkan dikalangan pengiriman barang ketempat yang jauh, karena ekspedisi merupakan jasa yang mengirimkan barang sampai ditujuan dengan bertanggung jawab. Permasalahan ekspedisi ini khususnya area jalur Pontianak - Sandai oleh orang yang ingin memakainya jasa ini, kesulitan mengetahui posisi truk ekspedisi yang beroperasi saat ini. Sehingga truk-truk yang melalui jalur Pontianak – Sandai dalam keadaan tidak bermuatan dan ini tidak efisien karena biaya perjalanan akan meningkat apabila barang yang mereka bawa sedikit. Tujuan penelitian ini untuk membangun aplikasi truck sharing pada jalur Pontianak - Sandai dengan metode location based service (LBS) yang berbasis progressive web app (PWA). Pengimplementasian aplikasi ini, toko dapat memilih sendiri truk-truk ekspedisi mulai dari jarak yang terdekat dan rating, yang diberikan pihak toko lain sebelumnya. Aplikasi dibangung dengan menggunakan metode LBS dapat menampilkan titik-titik lokasi supir di sekitarnya dengan memanfaatkan GPS yang ada pada perangkat pengguna berdasarkan radius yang ditentukan oleh toko. Sedangkan penerapan PWA, bertujuan memudahkan pihak toko dan supir untuk mengakses aplikasi melalui semua perangkat seperti smartphone, PC, laptop, atau tablet. Perancangan sistem dibangun dengan menggunakan Unified Modelling Language (UML), untuk pengujian aplikasi dilakukan dengan dua cara, yaitu pengujian dengan metode Black Box dan Skala Likert. Hasil yang didapatkan dari pengujian Black Box adalah sistem dapat bekerja dengan LBS dan PWA sesuai yang diharapkan

    ANALISIS QUALITY OF SERVICE PADA JARINGAN INTERNET: STUDI KASUS: RUMAH SAKIT UNIVERSITAS TANJUNGPURA

    No full text
    Rumah Sakit Universitas Tanjungpura merupakan institusi pelayanan kesehatan pemerintah yang mengemban peran aktif dalam menjaga kesehatan bangsa ini. Untuk mencapai hal ini dan mencapai hasil yang optimal, penggunaan infrastruktur teknologi informasi dan kemajuan diperlukan, salah satunya adalah Internet. Parameter dari QoS antara lain adalah delay / latency, jitter, packet loss, throughput. Parameter QoS yang diukur adalah throughput, packet loss, delay dan jitter sesuai dengan standar dari TIPHON. Hasil dari pengukuran parameter - parameter QoS menunjukan pada gedung B Rumah Sakit Universitas Tanjungpura menghasilkan throughput  dengan nilai tertinggi 16 MBps untuk jam tidak sibuk pada jaringan LAN dan 7,5 MBps untuk WiFi pada jam tidak sibuk yang sedangkan untuk kategori packet loss menunjukan hasil sangat bagus dengan nilai tertinggi sebesar 0,6% pada jam sibuk untuk jaringan LAN dan 0,9 % pada jam tidak sibuk untuk jaringan WiFi sedangkan delay menunjukan nilai sangat bagus dengan nilai 0,2 ms pada jaringan LAN di jam tidak sibuk dan 1,1 ms pada jaringan WiFi pada jaringan tidak sibuk sedangkan untuk nilai jitter menunjukan nilai bagus dengan nilai tertinggi 0,2 ms pada jaringan LAN dan 1,1 ms pada jaringan WiFi. Sesuai dengan perhitungan yang sudah dilakukan, dilakukan pengukuran terhadap parameter QoS pada jaringan Rumah Sakit Universitas Tanjungpura dengan nilai 3,125 atau sebesar 78% dengan kategori Bagus dalam standar TIPHON. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa jaringan internet Rumah Sakit Universitas Tanjungpura tergolong dalam standar yang cukup memuaskan dalam standar TIPHON

    Aplikasi Hasil Belajar Siswa Berbasis K13 (Studi Kasus : SMK N 6 Pontianak)

    Get PDF
    Dalam dunia pendidikan di sekolah diperlukan suatu sistem yang dapat mengelola data siswa baik itu profil siswa, kehadiran siswa, ekstrakurikuler siswa maupun nilai mata pelajaran dimana data-data tersebut sangat dibutuhkan untuk menghasilkan laporan hasil belajar siswa yang dalam hal ini dilaporkan dalam setiap satu semester. Aplikasi Hasil Belajar Siswa Berbasis K13 SMK N 6 Pontianak memiliki enam level pengguna yaitu admin (bid. kurikulum), guru mapel, wali kelas, kepala sekolah, siswa dan ortu siswa melalaui suatu aplikasi berbasis website. Pada aplikasi ini guru mapel dapat mengelola nilai mata pelajaran setiap siswa mulai dari input nilai harian, nilai sikap, nilai UTS, nilai UAS dan akan otomatis menghasilkan nilai akhir mata pelajaran. Untuk wali kelas dapat mengelola data laporan siswa sampai menghasilkan suatu laporan hasil belajar dan dapat di cetak kedalam format PDF. Untuk kepala sekolah pada aplikasi ini dapat melihat semua data hasil belajar siswa disemua kelas dan jurusan disetiap semester. Untuk siswa pada aplikasi ini menampilkan nilai disetiap mata pelajaran dan statistik perkembangan nilai pengetahuan dan nilai keterampilan siswa tersebut disetiap semester dan tahun ajaran. Pada aplikasi ini juga terdapat fitur chat  yang akan memudahkan komunikasi antara guru mapel, wali kelas, kepala sekolah dan orang tua siswa mengenai proses belajar siswa disekolah. Perancangan website menggunakan DFD, ERD, dan Flowchart. Aplikasi dibangun berbasis website dengan menggunakan teknik pemrograman terstruktur yang dalam hal ini menggunakan bahasa pemrograman PHP pada sisi back-end sistem dan menggunakan HTML, CSS, JavaScript dan Framework Bootstrap pada sisi front-end sistem. Hasil pengujian aplikasi ini menggunakan metode Black Box untuk menguji fungsionalitas sistem dengan menggunakan aplikasi Katalon Studio dan UAT untuk menguji kelayakan aplikasi dengan mendapatkan nilai hasil pengujian yaitu 93,6% yang menunjukkan bahwa Aplikasi Hasil Belajar Siswa Berbasis K13 SMK N 6 Pontianak sangat memuaskan dan sesuai harapan dari pihak SMK N 6 Pontianak

    Pemodelan Sistem Rekomendasi Serta Penentuan Jadwal Seminar dan Sidang Dengan Metode Depth First Search

    Get PDF
    Sistem Pendukung Tugas Akhir (SPOTA) merupakan sebuah sistem yang digunakan sebagai media untuk komunikasi antar mahasiswa dan dosen yang mempunyai salah satu fitur yaitu pengajuan seminar dan sidang skripsi, yang digunakan di Jurusan Informatika Universitas Tanjungpura. Melalui SPOTA, mahasiswa dapat melakukan pengajuan jadwal seminar dan sidang skripsi, mahasiswa dapat mengisikan pengajuan rentang waktu dapat dilaksanakannya seminar dan sidang skripsi. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah melakukan pengembangan SPOTA berbasis Website dengan penambahan fitur untuk merancang dan membangun sistem untuk pencarian rekomendasi dan penentuan penjadwalan seminar dan sidang di Jurusan Informatika Universitas Tanjungpura menggunakan metode Depth First Search. Metode Depth First Search digunakan untuk membuat sebuah model penjadwalan dari kombinasi antar dosen, jadwal berhalangan dosen, jadwal mengajar dosen, jadwal seminar atau sidang skripsi yang akan dihadiri dosen dan mahasiswa yang akan melaksanakan seminar atau sidang skripsi. Dengan dikembangkannya SPOTA untuk melakukan penjadwalan seminar dan sidang, staf TU dan dosen dapat melakukan penjadwalan seminar dan sidang dan mendapatkan pemberitahuan secara realtime seperti pemberitahuan mengisi waktu berhalangan hadir, pemberitahuan sudah didapatkannya jadwal seminar dan sidang, dan pemberitahuan perubahan jadwal seminar dan sidang, sehingga dapat mempercepat proses penjadwalan seminar dan sidang. Berdasarkan hasil pengujian fungsionalitas dari sistem dengan metode pengujian Black Box yang pengujian sistemnya menggunakan test case yang dilakukan dengan cara melakukan record setiap respons dalam satu unit pengujian. Proses pengujian setiap test case dapat berjalan dengan lancar

    Tata Kelola Teknologi Informasi Menggunakan Framework COBIT 2019 (Studi Kasus: UPT TIK Universitas Tanjungpura Pontianak)

    Get PDF
    UPT TIK UNTAN merupakan suatu lembaga yang melakukan pengelolaan TI. Tata kelola TI mencakup kepemimpinan, struktur serta proses organisasi yang memastikan bahwa TI dimanfaatkan seoptimal mungkin dan berkonsentrasi pada kinerja dan transformasi TI untuk memenuhi kebutuhan saat ini dan yang akan datang, baik dari sudut internal maupun eksternal. COBIT 2019 adalah kerangka kerja untuk tata kelola dan manajemen informasi dan teknologi perusahaan. Sedangkan COBIT Performance Management merupakan model yang berisi kerangka dasar dalam memberikan panduan untuk menilai dan mengukur tingkat kapabilitas dan tingkat kematangan yang berkaitan dengan proses tata kelola dan manajemen TI. Hasil pengukuran tata kelola TI pada UPT TIK UNTAN dinyatakan bahwa tingkat kapabilitas proses APO08 (Managed Relationships) yang dicapai berada pada tingkat 5. Tingkat kapabilitas proses APO09 (Managed Service Agreements) yang dicapai berada pada tingkat 1. Sedangkan tingkat kapabilitas proses APO11 (Managed Quality) yang dicapai berada pada tingkat 2. Kesenjangan antara tingkat kapabilitas proses saat ini dan tingkat kapabilitas harapan pada objektif proses APO08 bernilai 0, sedangkan pada objektif proses APO09 dan APO11 bernilai -1. Pada objektif proses APO09 kesenjangannya 2%, sedangkan pada objektif proses APO11 kesenjangannya 8%. Berdasarkan hasil analisis, maka diberikan rekomendasi perbaikan yang mengacu pada COBIT 2019 untuk meningkatkan tingkat kapabilitas harapan

    SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PENYEBARAN OPTICAL DISTRIBUTION POINT JARINGAN FIBER OPTIC DI PT PLN COMNETS PLUS KPW KALIMANTAN BARAT

    Get PDF
    Optical Distribution Point (ODP) merupakan perangkat yang mendukung fiber optic dalam menyalurkan core optic ke pelanggan ICONNET. Sistem informasi titik persebaran ODP ICON PLUS Kalbar berbasis Website Geographic Information System (WebGIS) dirancang menggunakan library leaflet, framework Laravel 8 dan database MySQL. Library leaflet digunakan untuk menampilkan peta interaktif berbasis web dengan platform desktop maupun mobile. Tampilan peta interaktif dapat mempermudah admin maupun teknisi ICONNET mengetahui titik persebaran ODP dalam penanganan gangguan. Tujuan penelitian adalah merancang sebuah sistem informasi yang dapat mempermudah akses dalam pengolahan data ODP di PT PLN ICON PLUS KPW Kalimantan Barat. Hasil pengujian L.Map dengan metode Blackbox yang menghasilkan peta dan setting view sebagai penanda persebaran titik dan informasi ODP pada lokasi pelanggan dengan menggunakan latitude dan longitude. Skor 89.46% pada pengujian User Acceptance Testing (UAT) merupakan nilai interpretasi yang diberikan pengguna termasuk dalam kategori Sangat Bai

    Aplikasi WebGis Fasilitas Umum Menggunakan Library Leaflet dan OpenStreetMap

    Get PDF
    Keberadaan fasilitas-fasilitas umum di Kota Pontianak tersebar cukup merata di berbagai tempat, namun sampai saat tidak semua fasilitas umum diketahui oleh masyarakat lokal maupun mendatang. Oleh sebab itu diperlukan suatu sistem informasi yang dapat menyajikan informasi tentang lokasi fasilitas umun di Kota Pontianak. Tujuan penelitian ini untuk membangun aplikasi web gis untuk penyebaran fasilitas umum di Kota Pontianak. Metode yang digunakan dalam membuat sistem ini menggunakan metode waterfall. Untuk menampilkan peta menggunakan pustaka leaflet berserta plugin nya dan peta dari OpenSreetMap, bootstrap sebagai framework css, serta PHP dari sisi backend dan MySQL sebagai basis data. Berdasarkan pengujian automation testing, white box dan kuesioner dapat disimpulkan bahwa sistem ini berjalan dengan baik. Hasil penelitian ini berupa aplikasi WebGIS untuk penyebaran fasilitas umum di Kota Pontianak serta informasi yang berkaitan dari fasilitas umum tersebut, sehingga dapat mempermudah penyampaian informasi lokasi-lokasi fasilitas umum tersebut kepada masyarakat.Kata Kunci:  Fasilitas Umum, WebGis, Peta, Leaflet
    corecore