16 research outputs found

    KIT DIAGNOSTIK DIFTERI BERBASIS HIBRIDISASI DNA

    No full text
    Introduction: Diphtheria is an upper respiratory tract infection caused by Corynebacterium diphtheria bacterium. The recent diphtheria outbreak caused a large number of deaths in rapid period. This is due to the absence of a fast and precise method of diphtheria diagnosis. Current diagnosis practices aredone by cultivating bacteria which takes a relatively long time, which is 3 to 5 days, while the patients may already develop severe infection by the time the results are accessible. Therefore, a sensitive, easy and fast diphtheria diagnostic method is needed so that patients suspected of being infected can betreated quicker.Methods: This advertorial is written based on literature study method.Result: The diphtheria diagnostic kit was designed based on the DNA hybridization method by using DNA microarray. There are probes on the microarray plate in the form of a single stranded DNA fragment that is complement to the unique area of gene that encodes diphtheria toxin. The test sample wasobtained from the preparation of the patient's throat smear and labeled with a fluorescence marker before dropped onto the plate. Thus, if there is diphtheria DNA in the patient's sample, hybridization will occur between diphtheria DNA and the complementary DNA probe. The occurrence of hybridization will be characterized by fluorescence as an indicator of whether patients have diphtheria or not. The application of this diagnostic kit can shorten the diagnosis of C. diphtheria to less than 24 hours .Conclusion: Diphtheria diagnostic kit based on DNA hybridization can be made and applied.Pendahuluan: Difteri merupakan penyakit infeksi saluran pernapasan atas yang disebabkan oleh bakteri Corynebacterium diphtheria. Kemunculan kembali wabah difteri menyebabkan kematian dalam jumlah banyak dan dalam kurun waktu cepat. Hal ini diakibatkan karena tidak adanya metode diagnosisdifteri yang cepat dan tepat. Metode diagnosis umum yang saat ini dilakukan adalah kultivasi bakteri dan metode ini membutuhkan waktu yang cukup lama, yaitu 3 hingga 5 hari, dengan kondisi pasien yang mungkin sudah sangat parah ketika hasil diagnosis tersebut dapat dirilis. Oleh karena itu,dibutuhkan metode diagnosis difteri yang sensitif, mudah dan cepat sehingga pasien yang diduga terjangkit dapat ditangani dengan lebih cepat.Metode: Advertorial ini ditulis berdasarkan metode penelusuran pustaka.Hasil: Kit diagnostik difteri dirancang berdasarkan metode hibridisasi DNA menggunakan metode DNA microarray. Pada pelat microarray terdapat probe berupa fragmen DNA untai tunggal yang merupakan komplemen dari daerah unik berupa gen pengkode protein toksin difteri. Sampel uji diperoleh daripreparasi sampel apusan tenggorokan pasien kemudian dilabeli dengan penanda fluoresensi dan diteteskan ke pelat. Dengan demikian, jika terdapat DNA difteri di dalam sampel maka akan terjadi hibridisasi antara DNA difteri dengan probe. Terjadinya hibridisasi akan ditandai dengan fluoresensi yang merupakan indikator pasien terjangkit difteri atau tidak. Pengaplikasian kit diagnostik ini dapat mempersingkat proses diagnosis C. diphtheria menjadi kurang dari 24 jam.Kesimpulan: Kit Diagnostik Difteri berbasis hibridisasi DNA dapat dibuat dan diterapkan

    Memahami Hadits Kepemimpinan Dari Bangsa Quraisy dan Relevansinya Dengan Konsep Kepemimpinan Kontemporer

    No full text
    AbstractThis paper examines the contextualization of the understanding of hadiths related to the leadership of the Quraysh tribe, where a problem arises how this hadith text intersects with the sociological and socio-cultural realities of modern society today and Islam has spread throughout the world and each country has already spread. Building and agreeing on a leadership system. This study is a normative literature study where the data comes from literature, books, books and articles related to the hadith study. Sources or studies of references are analyzed with content analysis using language, hadith, history and sociological approaches. Based on this study, the author can conclude that the hadith about the leadership of the Quraysh tribe textually states that the leadership of the Quraysh, however, needs a contextual understanding of the spirit and substance of the hadiths about the leadership of the Quraysh tribe that must be practiced and continue to carry out maqas} syari> 'ah ah that is in it such as justice, truth, and protection.   AbstrakTulisan ini mengkaji kontekstualisasi pemahaman hadits-hadits yang terkait dengan kepemimpinan dari suku Quraisy, dimana muncul sebuah persoalan bagaimana teks hadits ini bersinggungan dengan realitas sosiologis dan sosi-kultur masyarakat modern saat ini dan Islam sudah menyebar ke seluruh penjuru dunia dan masing-masing negara sudah membangun dan menyepakati sistem kepemimpinan. Kajian ini merupakan kajian normatif kepustakaan dimana datanya berasal dari literatur, kitab, buku dan artikel yang berkaitan dengan kajian hadits tersebut. Sumber atau kajian dari referensi-refrensi dianalisa dengan analisa konten menggunakan pendekatan bahasa, ilmu hadits, sejarah dan sosiologis. Berdasarkan kajian tersebut, penulis dapat menyimpulkan bahwa hadits tentang kepemimpinan dari suku Quraisy secara tekstual memang menyatakan bahwa kepemimpinan dari kaum Quraisy, akan tetapi perlu pemahaman secara kontekstual dengan spirit dan substansi hadits-hadits tentang kepemimpinan dari suku Quraisy harus diamalkan serta tetap menjalankan maqas}id syari>’ah yang ada didalamnya seperti keadilan, kebenaran, dan pengayoman.Kata Kunci: Al-Aimmah; Kontekstualisasi Pemahaman Hadits; Qurasy

    ANALISIS HUKUM EKONOMI SYARIAH TERHADAP PENENTUAN TARIF OJEK ONLINE BERDASARKAN PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN INDONESIA NOMOR KP 564 TAHUN 2022 TENTANG PEDOMAN PERHITUNGAN BIAYA JASA PENGGUNA SEPEDA MOTOR DI KOMUNITAS OJESA BANDAR LAMPUNG

    No full text
    ABSTRAK Ojek online merupakan salah satu alat transportasi modern yang dibutuhkan oleh masyarakat pada saat ini. Salah satu alat transportasi ojek online saat ini adalah Ojesa, merupakan ojek online khusus anak-anak dan wanita dengan driver dari kaum wanita. Salah satu hal yang menjadi penunjang alat transportasi yaitu tarif, tentunya besaran tarif pada alat transportasi sangat mempengaruhi minat dari masyarakat. Tarif ojek online harus berpedoman pada hukum ekonomi syari‟ah dan peraturan Menteri Perhubungan Indonesia KP 564 Tahun 2022, agar didapat tarif yang adil dan dapat di terima oleh semua kalangan. Sehingga perlu dilakukan penelitian terhadap tarif Ojesa, apakah telah sesuai dengan hukum ekonomi syari‟ah dan KP 564 Tahun 2022. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah dasar penentuan tarif Ojesa Bandar Lampung, dan bagaimana analisis hukum ekonomi syari‟ah terhadap penentuan tarif ojek online berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Indonesia Nomor Kp 564 Tahun 2022 Tentang Pedoman Perhitungan Biaya Jasa Pengguna Sepeda Motor di komunitas Ojesa Bandar Lampung. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research). Penelitian ini di ambil dari dua sumber, yaitu data primer dan data sekunder. Adapun data primer diperoleh dari hasil observasi, wawancara dengan informan yang terdiri owner, karyawan, driver, dan customer, serta dokumentasi. Adapun data sekunder diperoleh dari Al-Qur‟an, Hadist, buku-buku yang relevan dengan penelitian, jurnal hukum, dokumen, dan karya ilmiah lainnya. Metode analisis data yang di gunakan dalam skripsi ini adalah metode kualitatif dengan metode berfikir deduktif. Berdasarkan hasil penelitian yang telah penulis lakukan, dasar penentuan tarif Ojesa Bandar Lampung saat awal bediri berdasarkan atas perkiraan, dengan mempertimbangkan harga angkutan kota (angkot) dan harga bensin pada saat itu, serta meminta pendapat dari berbagai pihak agar tidak ada pihak yang dirugikan, kemudian pada tahun 2019 menyesuaikan dengan peraturan tarif ojek online oleh iii Menteri Perhubungan Indonesia. Mekanisme penentuan tarif Ojesa sesuai hukum ekonomi syari‟ah dalam akad ijarah, yaitu kebermanfaatan, tarif yang jelas, Muta‟aqidain (dua orang yang bertransaksi), dan ijab qabul antara kedua belah pihak. Dalam peraturan KP 564 Tahun 2022 Ojesa belum menyesuaikan sepenuhnya dengan peraturan tarif yang berlaku, masih berbeda dalam jarak minimal tempuh, dan belum menerapkan batas tarif bawah dan batas tarif atas. Jika dalam Kp 564 Tahun 2022 zona 1, jarak minimal tempuh per 5 kilometer Rp 9.250-11.500, namun pada Ojesa jarak minimal tempuh per 2 kilometer Rp 8.000. Sehingga di khawatirkan terjadi persaingan tidak sehat antara ojek online yang tarifnya telah diatur didalam KP 564 Tahun 2022. Kata kunci: Hukum Ekonomi Syari’ah, Ojek Online, Peraturan Menteri Perhubungan, Tarif iv ABSTRACT Online motorcycle taxis are one of the modern means of transportation needed by society today. One of the current means of online motorcycle taxi transportation is Ojesa, an online motorcycle taxi specifically for children and women with female drivers. One of the things that supports means of transportation is tariffs, of course the amount of tariffs on transportation equipment greatly influences public interest. Online motorbike taxi rates must be guided by sharia economic law and the regulations of the Indonesian Minister of Transportation KP 564 of 2022, so that rates are fair and acceptable to all groups. So it is necessary to conduct research on Ojesa rates, whether they are in accordance with sharia economic law and KP 564 of 2022. The formulation of the problem in this research is what is the basis for determining Bandar Lampung Ojesa rates, and what is the analysis of sharia economic law on determining online motorbike taxi rates? based on the Regulation of the Indonesian Minister of Transportation Number Kp 564 of 2022 concerning Guidelines for Calculating Fees for Motorbike User Services in the Ojesa Bandar Lampung community. This type of research is field research. This research was taken from two sources, namely primary data and secondary data. The primary data was obtained from observations, interviews with informants consisting of owners, employees, drivers and customers, as well as documentation. Secondary data was obtained from the Al�Qur'an, Hadith, books relevant to research, legal journals, documents and other scientific works. The data analysis method used in this thesis is a qualitative method with deductive thinking. Based on the results of the research that the author has conducted, the basis for determining Ojesa Bandar Lampung's tariffs when it was first established was based on estimates, taking into account the price of city transportation (angkot) and the price of petrol at that time, as well as asking for opinions from various parties so that no party would suffer a loss, then in 2019 it adjusted to online motorcycle taxi tariff regulations by the Indonesian Minister of Transportation. The mechanism for determining Ojesa rates is in accordance with sharia economic law in an ijarah contract, namely usefulness, clear rates, Muta'aqidain (two people making a transaction), and an agreement between the two parties. In regulation v KP 564 of 2022, Ojesa has not fully adapted to the applicable tariff regulations, still differs in the minimum distance traveled, and has not implemented a lower tariff limit and an upper tariff limit. If in Kp 564 of 2022 zone 1, the minimum distance traveled per 5 kilometers is IDR 9,250-11,500, but in Ojesa the minimum distance traveled per 2 kilometers is IDR 8,000. So there is concern that there will be unhealthy competition between online motorcycle taxis whose rates have been regulated in KP 564 of 2022. Keywords: Sharia Economic Law, Online Ojek, Minister of Transportation Regulation, Tarif

    STRATEGI PEMBERDAYAAN EKONOMI BERBASIS PESANTREN (Studi Peran KSPPS BMT Pondok Pesantren Al-Hikmah Bandar Lampung Dalam Mewujudkan Kemandirian Usaha dan Ketahanan Ekonomi Keluarga)

    No full text
    ABSTRACT This study aims to find out how the economic empowerment strategy and its implications for the community are carried out by the Shari'a Savings and Loans Cooperative (KSPPS) BMT Pondok Pesantren Al�Hikmah Bandar Lampung. Thistype of research is qualitative research using data collection techniques by means of interviews and documentation. The author took 8 customers who were used as research subjects and added 2 administrators of KSPPS BMT Al�Hikmah. Data analysis in this qualitative research was carried out from before entering the field,while in the field, and after finishing in the field. But in practice, data analysis is more focused during the process in the field along with data collection. The resultsof this study show that the community economic empowerment strategy carried out was successful, namely by holding 3 excellent programs, namely empowerment, capacity, and empowerment. The implications found are that KSPPS BMT Al- Hikmah Bandar Lampung is able to increase income and economic welfare as wellas the resilience of the families of the members. The stage of providing knowledge is the stage carried out through socialization to the community or customers so that they understand that this empowerment activity is very important to increase knowledge and experience in addition to only receiving financing funds. The capacity stage and The last stage is the empowerment stage Keywords : Empowerment Strategy, Community Economic Development, FamilyResilience iii ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi pemberdayaan ekonomi dan implikasinya kepada masyarakat yang dilakukan oleh Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syari‟ah (KSPPS) BMT Pondok Pesantren Al- Hikmah Bandar Lampung. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif menggunakan teknik pengumpulan data dengan cara wawancara dan dokumentasi. Penulis mengambil 8 orang nasabah yang dijadikan sebagaai subjek penelitian danditambah 2 orang pengurus KSPPS BMT Al-Hikmah.Analisi data dalam penelitian kualitatif ini dilakukan sejak sebelum memasuki lapangan, selama dilapangan, dan setelah selesai di lapangan. Namun dalam praktiknya, analisis data lebih difokuskan selama proses di lapangan bersamaan dengan pengumpulan data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pemberdayaan ekonomi masyarakat yang dilakukan berhasil yakni dengan mengadakan 3 program unggulan yakni pemberdayaan, pengkapasitasan, dan pendayaan. Kemudian implikasi yang ditemukan adalah KSPPS BMT Al-Hikmah Bandar Lampung mampu meningkatkanpendapatan dan kesejahteraan ekonomi serta ketahanan keluarga para anggota. Tahap memberikan pengetahuan adalah tahap yang dilakukan melalui sosialisasi kepada masyarakat atau nasabah agar mereka mengerti bahwa kegiatan pemberdayaan ini sangat penting bagi menambah pengetahuan dan pengalaman disamping hanya menerima dana pembiayaan. Tahap pengkapasitasan dan tahap pendayaan. Kata Kunci : Strategi Pemberdayaan, Pengembangan Ekonomi Masyarakat,Ketahanan Keluarg

    ANALISIS WACANA PESAN DAKWAH PADA RUBRIK HIKMAH DI REPUBLIKA ONLINE

    No full text
    ABSTRAK Kemajuan teknologi komunikasi yang semakin pesat memudahkan setiap orang untuk berkomunikasi, saling bertukar informasi bahkan transaksi perdagangan salah satu kemajuannya adalah internet. Internet sarana komunikasi yang memungkinkan orang memudahkan aktivitas mereka. Dengan perkembangan teknologi komunikasi yaitu internet, aktivitas dakwah perlahan mengikuti perkembangan atau menyelaraskan dengan perkembangan teknologi komunikasi tersebut. Dengan banyaknya situs-situs dakwah yang memudahkan orang-orang untuk mengakses informasi agama dengan cepat. Salah satunya adalah Republika Online, yang merupakan situs didalamnya menyajikan berbagai informasi-informasi keagamaan. Dalam penyajiannya Republika Online banyak mengangkat tema-tema agama, yang didalamnya mengandung pesan-pesan dakwah yang tersirat. Republika Online juga banyak membagi kategori dalam penyajian informasi- informasinya. Rubrik hikmah diantaranya, yang menyajikan tulisan-tulisan para pakar agama. Berdasarkan pernyataan diatas timbullah pertanyaan a. Bagaimana pesan dakwah yang disampaikan oleh Republika Online dalam rubrik hikmah pada level teks, kognisi sosial dan konteks sosial Dan b. Bagaimana tema wacana pesan dakwah pada rubric hikmah di Republika Online. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metodologi analisis isi, dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Dengan menganalisis setiap paragaraph kemudian dimasukkan kedalam beberapa sub kategori. Dan juga menganalisa isi pesan yang terkandung didalamnya. Setelah melakukan penelitian, penulis mendapatkan isi pesan dakwah yang terdapat dalam rubrik tausiyah pada Republika Online. Pesan akhlak, syari'ah, dan aqidah yang terdapat dalam rubrik hikmah, kemudian mendapatkan hasil pesan akhlak yang paling dominan, diikuti pesan syariah dan pesan aqidah. Dengan begitu kegiatan dakwah tidak hanya seorang da'i berdiri diatas mimbar kemudian berceramah, akan tetapi dapat dilakukan dengan berbagai media Kata Kunci: Pesan Dakwah, Aqidah, Akhlak, Syari‟ah.ABSTRACT Internet is a means of communication that allows people to facilitate their activities. With the development of communication technology, namely the Internet, the activities of the public slowly followed the development or aligned with the evolution of such communication technology. With a plethora of religious sites that make it easy for people to access religious information quickly. One of them is Republic Online, which is a site containing religious information. In its presentation Republic Online raises many religious themes, which contain implicit messages of prophecy. Republic Online also divides many categories in its presentation of information. A section of wisdom among them, which presents the writings of religious experts. Based on the statement above, the question is a. How is the message delivered by the Republic Online in the section of wisdom at the level of text, social cognition and social context? And b. How is the theme of the message of the prophecy on the wisdom rubric in the Republic Online? In this study, the author uses a content analysis methodology, using a descriptive qualitative approach. By analyzing each paragraph then put into several sub-categories. And also analyze the content of the messages contained therein. After conducting research, the author obtains the content of the message that is in the section of tausiyah on the Republic Online. The message of akhlak, syari'ah, and aqidah that are in the category of hikmah, then obtain the result of the most dominant message, followed by the message of shariah and message of aqidah. Thus the activity of the prayer is not only a da'i standing on the palace and then preaching, but can be done with various media Keywords: Message of da‟wah, Creed, Morality, Syariah

    STRATEGI PEMASARAN DALAM MEREKRUT SANTRI PADA PONDOK PESANTREN BAROKATUL QODIRI PUGUNG TAMPAK, KOTA KARANG, KEC. PESISIR UTARA, KAB. PESISIR BARAT.

    No full text
    ABSTRAK Sangat penting bagi sebuah organisasi maupun lembaga untuk memiliki strategi pemasaran dalam merekrut yang efektif dan berkualitas dalam menjalankan visi dan misi yang sudah dibuat guna mewujudkan tujuan bagi organisasi maupun lembaga itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat pada pondok pesantren yang semakin menurun daya tariknya dikalangan masyarakat dan remaja pada era modern pada saat ini. Keberadaaan pondok pesantren pada dasarnya adalah lembaga Tafaqqul fid din, yaitu lembaga untuk mengkaji dan mengembangkan ilmu-ilmu keislaman (Al-„ulum al�syari‟ah). Sebagai salah satu lembaga pengkajian Agama Islam yang ikut mencerdaskan bangsa, sehingga ketertarikan dari masyarakat untuk memasukan anaknya kedalam pondok yakni atas dasar kepercayaan terhadap kualitas lembaga, dalam memperkenalkan kualitas potensi para santri yang dimiliki Pondok Pesantren Barokatul Qodiri Pesisir Barat kepada masyarakat dengan melalui satrategi pemasaran yang efektif dan efisien dalam merekrut santri nantinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi pemasaran dalam merekrut santri pada pondok pesantren Barokatul Qodiri dan apa saja kendala maupun hambatan yang dihadapi dalam proses pelaksanaan strategi pemasaran dalam proses rekrutmen. Metode penelitian yang digunakan penulis metode penelitian deskriptif melalui penelitian lapangan (Field Research) dengan populasi 1 orang pengurus yang berperan penting dalam pengelolaan pondok pesantren, sedangkan sampel yang digunakan adalah purposive sampling kepada 1 orang yaitu pimpinan, pengurus pondok 1 orang. Penelitian ini juga menggunakan teknik pengumpulan data interview wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian pondok pesantren Barokatul Qodiri melakukan strategi pemasaran dalam merekrut santri baru dengan strategi yakni strategi promosi, yang dikelompokan menjadi 2 strategi promosi yakni strategi promosi menggunakan media sosial dan strategi promosi menggunakan alumni santri dimana pondok pesantren yang harus siap dalam menghadapi persaingan di era modern saat ini. Selanjutnya dalam merekrut santri yang digunakan Barokatul Qodiri yakni dengan cara bersosialisasi kepada para remaja dengan memanfaatkan media sosial hasil dari strategi pemasaran. Temuan lain yang penulis dapatkan yakni mengenai kendala yang dihadapi pelaksanaan ada dua bentuk yakni kendala yang bersumber dari lembaga maupun organisasi itu sendiri yang di sebut internal dan bersumber dari lingkungan luar organisasi bergerak yang disebut eksternal. Kata Kunci : Strategi Pemasaran, Rekrutmen, Santri, Dan Pondok Pesantren. iii ABSTRACT It is very important for an organization or institution to have a marketing strategy in recruiting that is effective and quality in carrying out the vision and mission that has been made in order to realize the goals for the organization and the institution itself. This study aims to increase interest in Islamic boarding schools whose attractiveness is decreasing among the public and adolescents in the modern era at this time. The existence of Islamic boarding schools is basically a Tafaqqul fid din institution, which is an institution to study and develop Islamic sciences (Al-„ulum al�syari‟ah). As one of the Islamic study institutions that participate in educating the nation, so that the interest of the community to enter their children into the boarding school is on the basis of trust in the quality of the institution, in introducing the potential quality of the santri owned by the Barokatul Qodiri Pesisir Barat Islamic Boarding School to the community through a marketing strategy that effective and efficient in recruiting students later. This study aims to find out how the marketing strategy is in recruiting students at the Barokatul Qodiri Islamic boarding school and what are the obstacles and obstacles faced in the process of implementing marketing strategies in the recruitment process. The research method used by the author is descriptive research method through field research (Field Research) with a population of 3 administrators who play an important role in the management of Islamic boarding schools and all students, while the sample used is purposive sampling to 1 people, namely the leader, 1 boarding school administrators. This research also uses interview, observation and documentation data collection techniques. The results of the research of the Barokatul Qodiri Islamic boarding school carried out a marketing strategy in recruiting new students with a strategy namely a promotion strategy, which was grouped into 1 promotional strategies, namely promotional strategies using social media and promotional strategies using santri alumni where Islamic boarding schools must be ready to face competition in the modern era. at the moment. Furthermore, in recruiting students, Barokatul Qodiri used that is by socializing with teenagers by utilizing social media as a result of marketing strategies. Another finding that the authors get is that there are two forms of obstacles faced by the implementation, namely constraints originating from the institution or the organization itself which is called internal and sourced from the external environment of the mobile organization which is called external. Keywords: Marketing Strategy, Recruitment, Santri, And Islamic Boarding School

    IMPLEMENTASI ETIKA BISNIS ISLAM DALAM STRATEGI PEMASARAN PRODUK GADAI DAN CICILAN EMAS (Studi Pada Nasabah BSI KCP Pringsewu)

    No full text
    ABSTRAK Perbankan Syariah yang ada dan eksis di Indonesia adalah Bank Syariah Indonesia (BSI). Bank Syariah Indonesia KCP Pringsewu merupakan salah satu bank syariah yang memiliki peran sebagai fasiliator sekaligus pendukung bagi kebutuhan masyarakat dalam hal gadai dan cicil emas. Jumlah nasabah penggunaan produk gadai dan cicilan emas di Bank BSI KCP Pringsewu mengalami naik turun (fluaktif) pada tahun 2019-2022. Pada tahun 2022 nasabah yang menggunakan produk gadai dan cicilan emas di Bank BSI KCP Pringsewu mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Permasalahan yang telah penulis rumuskan diantaranya pertama, Bagaimana strategi pemasaran produk gadai dan cicilan emas di Bank BSI KCP Pringsewu dan yang kedua, Bagaimana implementasi etika bisnis islam dalam strategi pemasaran produk gadai dan cicilan emas di Bank BSI KCP Pringsewu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi pemasaran produk gadai dan cicilan emas di Bank BSI KCP Pringsewu juga untuk mengetahui implementasi etika bisnis islam dalam strategi pemasaran produk gadai dan cicilan emas di Bank BSI KCP Pringsewu. Metodologi penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah metode observasi, metode dokumentasi dan metode wawancara. Hasil penelitian ini, strategi pemasaran produk yang diterapkan oleh Bank BSI KCP Pringsewu adalah strategi pemasaran terpusat yaitu strategi dari kantor pusat diturunkan ke kantor cabang dengan strategi bauran pemasaran yaitu: a. strategi produk, b. strategi harga, c. strategi tempat, dan d. strategi promosi. Strategi yang mereka gunakan dikenal dengan istilah bauran strategi atau Marketing Mix dalam ilmu ekonomi dan etika bisnis islam. Selain itu kegiatan pemasaran yang dilakukan tidak bertentangan dengan etika bisnis islam sehingga dapat dikatakan sesuai dengan nilai-nilai yang diajarkan oleh syari‟at islam. Kata Kunci : Strategi Pemasaran, Etika Bisnis Islam. ABSTRACK Sharia banking that exists and exists in Indonesia is Bank Syariah Indonesia (BSI). Bank Syariah Indonesia KCP Pringsewu is a sharia bank which has a role as a facilitator and supporter for community needs in terms of gold pawning and installments. The number of customers using pawn products and gold installments at Bank BSI KCP Pringsewu experienced fluctuations in 2019-2022. In 2022, customers using gold pawn and installment products at Bank BSI KCP Pringsewu will increase from the previous year. The problems that the author has formulated include: First,What is the marketing strategy for gold pawn and installment products at Bank BSI KCP Pringsewu and second, How to implement Islamic business ethics in the marketing strategy for pawn products and gold installments at Bank BSI KCP Pringsewu. This research aims to find out the marketing strategy for pawn products and gold installments at Bank BSI KCP Pringsewu as well as to find out the implementation of Islamic business ethics in the marketing strategy for pawn products and gold installments at Bank BSI KCP Pringsewu. This research methodology uses descriptive qualitative methods. The methods used to collect data in this research are the observation method, documentation method and interview method. The results of this research show that the product marketing strategy implemented by Bank BSI KCP Pringsewu is a centralized marketing strategy, namely a strategy from the head office down to branch offices with a marketing mix strategy, namely: a. product strategy, b. pricing strategy, c. place strategy, and d. promotion strategy. The strategy they use is known as the strategy mix orMarketing Mix in economics and Islamic business ethics. Apart from that, the marketing activities carried out do not conflict with Islamic business ethics so they can be said to be in accordance with the values taught by Islamic law. Keywords: Marketing Strategy, Islamic Business Ethics

    STRATEGI DAKWAH PONDOK PESANTREN AS-SALAFIYAH DALAM PEMBINAAN KEAGAMAAN PADA MASYARAKAT DESA TANJUNG RAME KECAMATAN MERBAU MATARAM LAMPUNG SELATAN

    No full text
    ABSTRAK Strategi Dakwah Pondok Pesantren dalam Pembinaan Keagamaan pada Masyarakat merupakan salah satu bentuk pendidikan Islam yang bersifat nonformal dan nampak sangat dibutuhkan dikalangan masyarakat Islam, sebagai pengamalan agama dan syari‟at Islam juga sebagai sarana pembinaan keagamaan yang khususnya memberi pemahaman tentang pentingnya berakhlak mulia antar sesama muslim. Rumusan masalah dalam skripsi penulis yaitu bagaimana bentuk strategi dakwah Pondok Pesantren dalam Pembinaan Keagamaan pada Masyarakat dan apa saja yang menjadi faktor pendukung dan penghambat yang dialami Pondok Pesantren As-Salafiyah dalam Pembinaan Keagamaan pada Masyarakat Desa Tanjung Rame Kecamatan Merbau Mataram Kabupaten Lampung Selatan. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui apa saja Bentuk Strategi Dakwah yang digunakan Pondok Pesantren dalam Pembinaan Keagamaan pada Masyarakat dan juga faktor pendukung dan penghambat di Desa Tanjung Rame Kecamatan Merbau Mataram Kabupaten Lampung Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Kualitatif deskriptif. Sedangkan Tekhnik pengumpulan data dalam skripsi ini menggunakan Teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data primer dalam penelitian ini diperoleh dari 3 Ustadz dan 3 santri serta 6 Masyarakat Desa Tanjung Rame. Sedangkan untuk data sekunder diperoleh dari buku dan literatur lainnya. Hasil penelitian ini menunjukan bentuk strategi dakwah yang dilakukan oleh Pondok Pesantren di dalam pembinaan keagamaan pada masyarakat di Desa Tanjung Rame yaitu dengan bentuk strategi sentimental (memfokuskan aspek hati dan perasaan), strategi rasional yaitu (memfokuskan aspek pikiran) dan strategi indrawi yaitu kumpulan metode dakwah yang berorientasi pada pancaindra . Adapun faktor pendukung pembinaan keagamaan yaitu fasilitas majlis ta‟lim, adanya da‟i dan adanya jamaah lama yang antusias rutin mengikuti pengajian. Faktor penghambat pembinaan keagamaan yaitu susahnya membagi waktu, adanya pengaruh kecanggihan teknologi, dan kurangnya kesadaran dari masing-masing individunya. Kata kunci: Strategi Dakwah, Pondok Pesantren, Pembinaan Keagamaan. iv Abstrac The Da‟wah Strategy of Islamic Boarding Schools in Religious Development in Society is a from of Islamic education that is non-formal in nature and seems very much needed among Islamic communicaties, as the practice of religion and Islamic Shari‟ah as well as a means of religious development whitch in particular provides an understanding of the importance of having noble morals among fellow Muslims. Te formulation of the problem in the author‟s thesis is how the Islamic boarding school preaching strategy forms is the Religious Development of the Community and what are the supporting and inhibiting factors experienced by the As-Salafiyah Islamic Boarding School in Religious Development in the community of Tanjung Rame Village, Merbau District, Mataram, South Lampung Regency. The purpose of this research is to find out what forms of da‟wah strategy are used by Islamic boarding school in religious development in the community and also the supporting and inhibiting factors in Tanjung rame Village, Merbau District, Mataram, South Lampung Regency. The method used in this research is descriptive qualitative methode. While the data collection technique in this thesis uses observation, interview and decumentation techniques. Primary data sources in this study were obtained from 3 Ustadz and 3 students and 6 Tanjung Rame Villagers. As for the secondary data obtained from books and other literature. The results of this study indicate that the form of da‟wah strategy carried out by Islamic boarding schools in religious development in the community in Tanjung Rame Village is in the form of a sentimental strategy (focusing on aspects of the heart and fellings), and a rational strategy, namely (focusing on aspects of the mind) and a sensory strategy, namely a collection of da‟wah methods sensory oriented. The supporting factors for religious development are the majlis ta‟lim facilities, the presence of preachers and the presence of enthusistic old congregations who regularly attend recitations. The inhibiting factors for religious development are the difficulty in allocating time, the influence of technological sophistication, and the lack of awareness of each individual. Keywodrs: Da’wah Strategies, Islamic Boarding Schools, Religious Coachin

    PESAN-PESAN DAKWAH DALAM FILM ‘’172 DAYS’’ KARYA NADZIRA SHAFA (ANALISIS SEMIOTIKA ROLLAND BARTHES)

    No full text
    ABSTRAK Penelitian ini berjudul „‟Pesan-Pesan Dalam Film „‟172 Days‟‟ Karya Nadzhira Shafa (Analisis Semiotika Rolland Barthes)‟‟. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan media yang cukup pesat memungkinkan penyampaian informasi yang lebih mendalam dengan sifatnya audio visual melalui film dimana seseorang dapat melihat dan mendengarkan apa yang sedang di tayangkan melalui media tersebut. Sehingga film bisa menyampaikan pesan kepada khalayak. Film 172 Days yang memiliki makna didalamnya tentang keikhlasan dan juga tentang bagaimana cobaan datang menghampiri ketika kita dalam proses memperbaiki diri yaitu film yang diadaptasi dari kisah nyata seorang gadis yang terjebak dalam lingkungan dan pergaulan yang sangat bebas, dan jauh dari agama. Namun, perlahan tapi pasti, hatinya terketuk dan dia pun memutuskan untuk berhijrah. Di tengah perjalanannya menuju hijrah, ia bertemu dengan sosok suami baik yang juga menuntun dia dalam proses hijrahnya. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pesan dakwah dalam film 172 days karya Nadzhira Shafa serta tujuan dalam penelitian ini yaitu penulis ingin mengetahui mengenai pesan-pesan dakwah yang terdapat dalam film 172 Days menggunakan analisis Semiotika Roland Barthes melalui aspek Aqidah, akhlak dan syariah. Dalam penelitian ini penulis menggunakan pendekatan kualitatif bersifat deskriptif serta jenis penelitian yaitu library research (penelitian pustaka) guna mengumpulkan informasi secara terperinci. Sumber data diperoleh melalui data primer dan sekunder. Data primer diperoleh dari Film 172 Days yang telah di download melalui aplikasi penonton film netflix. Sedangkan data sekunder diperoleh dari komentar-komentar mengenai film serta dokumentasi lainnya. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis Semiotika Rolland Barthes dimana menggunakan beberapa aspek yaitu makna denotasi konotasi, dan mitos. Hasil penelitian menggunakan pendekatan Semiotika Rolland Barthes, penulis mendapat temuan bahwasanya dalam film 172 Days mengandung pesan dakwah Aqidah, syari‟ah, dan akhlak. Pesan dakwah Aqidah meliputi: tentang makna hijrah, tentang hikmah akan bersabar, tentang bertawakkal kepada Allah,dan tentang akan makna Ikhlas. Pesan dakwah Syariah (ibadah) meliputi: tentang melaksanakan sholat, tentang memelihara kesucian diri, tentang menjaga silaturahmi, tentang pernikahan, tentang larangan bersalaman dengan lawan jenis, dan tentang berdoa hanya kepada Allah. Serta Pesan dakwah Akhlak meliputi: tentang husnudzzon atau berprasangka baik kepada Alah, tentang pentingnya menuntut ilmu, tentang kewajiban berbakti kepada orangtua, tentang menutupi aib oranglain dan tentang cara mendekatkan diri kepada Allah yaitu berdzikir kepada-Nya. Kata Kunci: Pesan Dakwah, Film, Film 172 Days, Semiotika Rolland Barthes. ABSTRACT This research is titled ''Messages in the Film ''172 Days'' by Nadzhira Shafa (Rolland Barthes's Semiotic Analysis)''. This research is motivated by the rapid development of media that allows the delivery of more in-depth information in the form of audio visuals through films where one can see and listen to what is being shown through the media. So that the film can convey a message to the audience. The movie 172 Days which has a meaning in it is about sincerity and also about how trials come when we are in the process of improving ourselves, which is a film adapted from the true story of a girl who is trapped in a very free environment and association, and far from religion. However, slowly but surely, his heart was touched and he decided to emigrate. In the middle of her journey to hijrah, she met a good husband who also guided her in the process of hijrah. The formulation of the problem in this study is how the da'wah message in the film 172 Days by Nadzhira Shafa and the purpose of this study is that the author wants to know about the da'wah messages contained in the film 172 Days using Roland Barthes' Semiotic analysis through the aspects of Aqidah, morals and sharia. In this study, the author uses a qualitative approach that is descriptive and a type of research, namely library research to collect information in detail. Data sources are obtained through primary and secondary data. Primary data is obtained from the 172 Days Movie which has been downloaded through the netflix movie viewer application. Meanwhile, secondary data is obtained from comments about the film and other documentation. The data collection technique used is documentation. Meanwhile, the data analysis technique used is Rolland Barthes' Semiotics analysis which uses several aspects, namely meaning, denotation, connotation, and myth. The results of the research using the Rolland Barthes Semiotics approach, the author found that the film 172 Days contains the message of da'wah Aqidah, sharia, and morals. The message of Aqidah da'wah includes: about the meaning of hijrah, about the wisdom of patience, about trusting in Allah, and about the meaning of sincerity. The message of Sharia da'wah (worship) includes: about carrying out prayers, about maintaining self-purity, about maintaining friendship, about marriage, about the prohibition of shaking hands with the opposite sex, and about praying only to Allah. As well as the message of Akhlak da'wah includes: about husnudzzon or being prejudiced against Allah, about the importance of seeking knowledge, about the obligation to be filial to parents, about covering the disgrace of others and about how to get closer to Allah, namely dhikr to Him. Keywords: Da'wah Message, Film, 172 Days Film, Rolland Barthes Semiotics

    TINJAUAN FIQH SIYASAH TERHADAP IMPLEMENTASIKOMISI PEMILIHAN UMUM KOTA BANDAR LAMPUNG DALAM MEMPERSIAPKAN PEMILIHAN UMUM TAHUN 2024PADA UNDANG UNDANG NOMOR 15TAHUN 2011 PASAL 8 (Studi Di Kantor Komisi Pemilihan Umum Kota Bandar Lampung)

    No full text
    ABSTRAK Kegiatan pendidikan politik merupakan bagian dari tugas dan wewenang yang harus di laksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum baik tingkat pusat, provinsi, maupun daerah. Pemilihan Umum merupakan sarana perwujudan kedaulatan rakyat untuk menghasilkan Pemerintahan yang berdaulat, adil, makmur dan demokratis sesuai dengan Pancasila dan Undang Undang Republik Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Maka dari itu bentuk pendidikan politik ini tidak hanya berupa aspek prosedural tahapan pemilu dan teknisnya akan tetapi termasuk hal yang berkaitan dengan hakikat penting dan manfaat pemilu serta peran penting partisipasi dari masyarakat. Penelitian ini, penulis menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Adapun metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan wawancara. Setelah keseluruhan data dikumpulkan maka langkah selanjutnya adalah penulis menganalisis data tersebut dengan menggunakan metode analisis kualitatif yaitu metode berpikir induktif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penyelenggara Pemilu oleh Komisi Pemilihan Umum menurut Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2011 dan untuk mengetahui penyelenggara Pemilu oleh Komisi Pemilihan Umum menurut Fiqih Siyasah. Sedangkan kegunaan penelitin adalah untuk memberikan kontribusi keilmuwan tentang penyelenggara pemilu oleh Komisi Pemilihan Umum dalam Islam bagi Fakultas Syari‟ah pada umumnya dan pada penulis khusunya dan untuk memperkaya khazanah keilmuwan tentang mekanisme penyelenggaraan pemilu oleh Komisi Pemilihan Umum. Jenis penelitian ini termasuk penelitian “library Research”. Data diambil dari tiga sumber, yaitu sumber primer, sumber sekunder, dan sumber tersier. Metode pengambilan data dilakukan dengan tekhnik kepustakaan yaitu mencari data mengenai obyek penelitian dan mengumpulkan data mengenai suatu hal atau variable tertentu yang berupa catatan-catatan dan buku-buku. Serta data dianalisa dengan menggunakan Content Analysis. Berdasarkan hasil analisis disimpulkan bahwa penyelenggara pemilihan umum yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum menurut Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2011 berpedoman pada asas mandiri, jujur, adil, kepastian hukum, tertib, kepentingan umum, keterbukaan, proporsionalitas, profesionalitas, akuntabilitas, efesiensi, dan efektivitas. Sedangkan pandangan fiqih siyasah terhadap mekanisme penyelenggaraan pemilihan umum yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum dalam penyerapan nilai musyawarah, nilai keadilan dan nilai persamaan hanyalah sebatas teori. Sebab dalam pratiknya tidak sejalan dengan aturan-aturan Pemilu yang telah ditetapkan. . Kata Kunci: Fiqh Siyasah, Peran Komisi Pemilihan Umum, dan Pemilihan Umum ABSTRACT Political education activities are part of the duties and authority that must be carried out by the General Election Commission at the central, provincial and regional levels. General elections are a means of realizing people's sovereignty to produce a government that is sovereign, just, prosperous and democratic in accordance with Pancasila and the Republic of Indonesia Law of 1945. Therefore, this form of political education does not only consist of the procedural and technical aspects of the election stages but also includes matters relating to the important nature and benefits of elections as well as the important role of community participation. In this research, the author used a qualitative descriptive approach. The data collection methods used in this research are observation and interviews. After all the data has been collected, the next step is for the author to analyze the data using a qualitative analysis method, namely the inductive thinking method. The purpose of this research is to find out the election organizers by the General Election Commission according to Law Number 15 of 2011 and to find out the election organizers by the General Election Commission according to Fiqh Siyasah. Meanwhile, the use of research is to provide scientific contributions regarding election management by the General Election Commission in Islam for the Sharia Faculty in general and for writers in particular and to enrich the body of knowledge regarding the mechanisms for organizing elections by the General Election Commission. This type of research includes "library research". Data was taken from three sources, namely primary sources, secondary sources and tertiary sources. The data collection method is carried out using library techniques, namely searching for data about the research object and collecting data about a particular thing or variable in the form of notes and books. And the data was analyzed using Content Analysis. Based on the results of the analysis, it is concluded that the organizers of general elections held by the General Election Commission according to Law Number 15 of 2011 are guided by the principles of independence, honesty, fairness, legal certainty, order, public interest, openness, proportionality, professionalism, accountability, efficiency and effectiveness. Meanwhile, the view of siyasah fiqh on the mechanism for holding general elections held by the General Election Commission in absorbing the values of deliberation, the value of justice and the value of equality is only theoretical. Because in practice it is not in line with the election rules that have been determined Keywords: Fiqh Siyasah, The Role of the General Election Commission, and General Elections
    corecore