1,731,762 research outputs found
Strategi Pengembangan Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman
Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Nizam Zachman Jakarta memiliki
peran penting dalam menunjang aktivitas perikanan tangkap, pengolahan maupun
pemasaran ikan di Jakarta, hal ini disebabkan karena lokasinya yang startegis.
Untuk menunjang kegiatan tersebut PPS Nizam Zachman Jakarta telah dilengkapi
dengan fasilitas pokok, fungsional, dan penunjang yang cukup lengkap, namun
dalam pelaksanaannya fasilitas tersebut perlu ditingkatkan fungsinya. Sehingga
PPS Nizam Zachman Jakarta perlu dilakukan pengembangan. Tujuan dari
penelitian ini adalah menentukan strategi dalam pengembangan PPS Nizam\ud
Zachman Jakarta serta mengetahui strategi prioritas pengembangan PPS Nizam
Zachman Jakarta.
Penelitian ini dilakukan pada bulan September 2021 sampai Oktober 2021.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif yang bersifat survei.
Analisis data yang digunakan adalah analisis SWOT (Strength, Weakness,
Opportunities, Threats).
Hasil dari penelitian menggunakan analisis SWOT menunjukkan bahwa
rumusan strategi pengembangan yang harus dilakukan oleh PPS Nizam Zachman
Jakarta adalah strategi SO (Strength-Opportunities) pada kuadaran I. Strategi
yang dapat diterapkan yaitu meningkatkan peranan fasilitas pokok, fungsional, dan
penunjang untuk merespon tingginya permintaan pasar terhadap produksi ikan,
meningkatkan jumlah produksi dan nilai produksi yang didaratkan dengan
memanfaatkan lokasi PPS Nizam Zachman Jakarta yang strategis, meningkatkan
kemampuan nelayan dalam menunjang pendistribusian hasil tangkapan ke
daerah-daerah lain, menigkatkan kualitas SDM untuk meningkatkan kegiatan
ekspor produksi ikan. Strategi prioritas pengembangan PPS Nizam Zachman
Jakarta adalah meningkatkan peranan fasilitas pokok, fungsional, dan penunjang
untuk merespon tingginya permintaan pasar terhadap produksi ikan, hal ini dapat
dijadikan strategi prioritas karena mempunyai skor tertinggi yaitu 0.488
Vijaya Marie Church
Located in Khayriyatabad, originally, a small chapel, it was built by Fr. Malberti in 1905. The overall cost of construction of the chapel was Rs. 3,500. The present church was built under the then St. Joseph's Cathedral's Assistant Parish Priest, Fr. Xavier Roch, much later in 1954, when the seventh Nizam Mir Osman Ali Khan laid the foundation. Said to be the first octagonal church in India, its main altar is in the center. Eighty feet in diameter, the church is crested by a 47 foot high octagonal dome that rises along the central altar. On either side in the front are two 40 foot high towers, also octagonal investing the church with an imposing look. The new building was completed in 1959.exterior, view from south of main entrance, 200
Iron speciation study in the high latitude North Atlantic Ocean
EThOS - Electronic Theses Online ServiceGBUnited Kingdo
İrticai Faaliyetlerle Mücadele
55.Hükümet'in irtica faaliyetlerine yönelik kanun tasarısı Nizam-ı Âlem Dergisi'nde yayınlanmıştır. -- Nisan-Mayıs 198
Archer, Bernard, Nizam
This record was harvested from a previous catalogue system and will be withdrawn in 2025. Information in this record may be superseded or incomplete. Visit this record in UMA's new catalogue at: https://archives.library.unimelb.edu.au/nodes/view/368937Surname: ARCHER
Given Name(s) or Initials: BERNARD
Military Service Number or Last Known Location: NIZAM
Missing, Wounded and Prisoner of War Enquiry Card Index Number: 1331178979
Item: [2016.0049.01264] "Archer, Bernard, Nizam
Iıı. Selim Döneminde Nizam Kavramının Dönüşümü
Bu çalışma ile III. Selim döneminde nizam kavramının dönüşümü incelenmiştir. Böylelikle, nizam kavramı üzerinden III. Selim döneminin siyasi düşünce yapısı anlaşılmaya çalışılmıştır. Bu amaçla öncelikle III. Selim'den önce kavramın hangi anlamlarda kullanıldığına değinilmiş ve Nizam-ı Cedid programını tanıtmak, savunmak veya programın eksik yönlerine işaret etmek üzere yazılan metinlerden yararlanılmıştır. Yeniliğin nasıl meşrulaştırıldığı ve nizam kavramının dönüşümünün neyi gösterdiği sorgulanmaktadır. Bu amaçla kavram tarihi metodundan faydalanılmıştır.This study examines the transformation of the concept of nizam (order) in the period of Selim III. As such, it seeks to understand the political thought of the the period of Selim III through the concept of nizam. For this purpose, first of all, it refers to the connotations of the concept Selim III, and makes use of the texts written to introduce, defend, or point out the shortcomings of the Nizam-ı Cedid program. The thesis questions how innovation is legitimized and what the transformation of the concept of order indicates. For this purpose, it benefits from the conceptual history method
Sistem jadual waktu elektronik / Mohd Nizam Mohd Noh
Projek llmiah Tahap Akhir II (WXES3182) ini merupakan salah satu keperluan kursus yang perlu diambil sebelum seseorang pelajar Ijazah Sarjana Muda Sains Komputer itu
bergelar graduan unversiti. Bagi tujuan itu saya telah membuat keputusan membina suatu sistem pentadbiran jadual waktu untuk FakuJti Sains Komputer & Teknologi Maklumat
dan sistem ini saya namakan sebagai Sistem Jadual Waktu Elektronik (SJWE). SJWE ini dibangunkan oleh dua orang dan setiap orang membuat domain yang berlainan. Rakan saya Mohd. Sirhan Shabrani Bin Mt. Salleh membuat bahagian pentadbiran jadual waktu (Administration) di mana bahagian ini meliputi kerja-kerja yang perlu
mempertimbangkan proses-proses yang perlu dijalankan sebelmn suatu jadual waktu itu siap dibina. Semua proses ini perlu diprogramkan menjadi suatu sistem yang dapat
mengubah cara traditional membuat jadual waktu kepada suatu sistem elektronik dan berteknologi maklumat. Manakala, saya Mohd. Nizam bin Mohd Noh pula dikehendaki
menyiapkan bahagian perolehan/capaian data (Data retrival). Bahagian ini akan berfungsi mempersembahkan maklumat daripada jadual waktu yang telah siap kepada
pengguna. Sistem ini merupakan suatu sistem yang berfungsi dalam persekitaran intranet sahaja memandangkan keperluannya hanya untuk pentadbiran jadual waktu (FSKTM). Dalam membangunkan sistem ini beberapa aplikasi Kepintaran Buatan (AI) telah cuba diterapkan ke dalam SJWE ini seperti penggunaan kaedah reasoning berdasarkan rule. Selain itu aspek-aspek keselamatan dan keperluan sistem juga turut ditekankan dalam SJWE ini sepertimana yang telah dipelajari dalam kursus-kursus yang diambil.
Walaupun tugas ini agak mencabar, saya akan mencuba dengan sedaya-upaya untuk merealisasikan sistem ini dengan baik. Pengalaman membangunkan sistem ini amat
berharga dalam hidup saya dan akan menjadi panduan saya pada masa hadapan jika saya dikehendaki membina sistem
- …
