1,721,859 research outputs found
Profil Video Prof. Dr. Ahmad Muhibbin, M.Si
Prof. Dr. Ahmad Muhibbin, M.Si adalah seorang guru besar program studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Beliau lahir di Klaten, 11 April 1961 lalu menempuh pendidikan sekolah dasar di SDN Kranggan (1972), sekolah menengah pertama di SMP Tsanawiyah Yapi Tegalgondo (1975), sekolah menengah atas di Sekolah Pendidikan Guru Negeri Surakarta (1980), strata 1 di Prodi PMP-KN UNS (1986), strata 2 di Prodi Ilmu Komunikasi UNS (2005), serta strata 3 di Prodi Manajemen Pendidikan UNM (2015). Sampai saat ini, 80 papernya telah dimuat di berbagai jurnal ilmiah dengan hak cipta sebanyak 23 buah
Representasi Nilai-Nilai Bhinneka Tunggal Ika dalam Video Klip Lagu Karya Dr. Ahmad Muhibbin, M. Si di Situs Youtube
Musican effective medium to convey a message through lyrics and videos. This study aimed to describe the meaning of Unity contained in the three video clips of songs by Dr. Ahmad Muhibbin release in September 2018 entitled "Indonesia Damai", "Bersatu Meraih Asa" and "Jangan Bermalas-malasan". The method used is descriptive qualitative data analysis techniques using semiotic analysis of Roland Barthes uses the term denotation, connotation and myths to find out the meaning of the sign Bhinneka Tunggal Ika that exist in the song. The results of this research analysis found several meanings that have the inclusive nature of the diversity of Indonesian culture, tolerance of cultural differences the community, democracy and the nature of mutual help to each other in representing the values of Bhinneka Tunggal Ika
Lagu Sebagai Media Kritik Sosial (Analisis Isi Pesan Kritik Sosial Pada Lirik Lagu Karya A. Muhibbin)
Music is a part of art that functions as a means of mass communication that is quite effective for the community. This study aims to describe the message of social criticism contained in the lyrics of the creation of A. Muhibbin's song. The type of research used in this study is descriptive qualitative. Data sources in the study are primary data obtained from song lyrics, while secondary data is obtained from books and journals. Data collection techniques using textual data obtained by the documentation method. Data analysis using the content analysis approach krippendorf model. The results of this study found that the song composed by A. Muhibbin contained criticisms that discussed the issue of education, the problem of crime, the problem of the younger generation in modern society, the problem of warfare, environmental problems, and bureaucratic problems
Aktivitas Keagamaan Pada Majelis Taklim Nurul Muhibbin Kecamatan Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah
Ahmad Syahdid. 2016, Aktivitas Keagamaan Pada Majelis Taklim Nurul Muhibbin Kecamatan Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Skripsi, Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi. Pembimbing: (I) Aulia Aziza, S.Ag., M. Si, (II) Drs. Amrullah, M.I.Kom.
Dasar Pemikiran dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja aktivitas keagamaan yang ada di majelis taklim Nurul Muhibbin, dan mengetahui tanggapan masyarakat terhadap keberadaan majelis taklim Nurul Muhibbin, serta faktor-faktor apa saja yang menjadikan masyarakat tertarik hadir di majelis taklim Nurul Muhibbin kecamatan Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
Subjek dalam penelitian ini adalah pengelola majelis taklim Nurul Muhibbin serta jamaah majelis taklim Nurul Muhibbin. Adapun penelitian ini adalah aktivitas keagamaan pada majelis taklim Nurul Muhibbin, tanggapan masyarakat terhadap majelis taklim Nurul Muhibbin, faktor-faktor apa saja yang membuat masyarakat tertarik hadir di majelis taklim Nurul Muhibbin.
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan, sedangkan teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara dan dokumenter, sedangkan teknik pengolahan data menggunakan metode kualitatif kemudian diberikan kesimpulan dengan metode induktif.
Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa majelis taklim Nurul Muhibbin melakukan aktivitas seperti pembacaan syair maulid habsyi, pengajian rutin setiap malam selasa, pengajian bulan ramadhan, kegiatan hari besar Islam seperti peringatan maulid Nabi Muhammad SAW dan Isra Mi’raj.
Tanggapan masyarakat terhadap majelis taklim Nurul Muhibbin mendapat respon positif maupun negatif dan faktor yang membuat masyarakat tertarik hadir karena K.H. Muhammad Bakhiet adalah ulama yang berkharismatik, metode penyampaiannya dan materinya mudah untuk di pahami jamaah, selain itu fasilitas dan sarana sangat mendukung di Majelis Taklim Nurul Muhibbin
RECITING SURAH AMPAT AT PESANTREN NURUL MUHIBBIN (A PHENOMENOLOGICAL STUDY)
Reciting the Qur'an as wirid is a phenomenon of reciting the Qur'an that is often
found in Indonesia. One of them is reciting surah Ampat at Pesantren Nurul
Muhibbin which consists of the surah As-Sajadah, surah Yâsȋn, surah Al-
Wâqi'ah and surah Al-Mulk. The reciting surah Ampat is routinely carried out
every night together by male and female students as a form of practicing the
Qur'an in everyday life. This activity is a recommendation from the chief of
Pesantren Nurul Muhibbin, namely Guru Bakhiet because reciting
surah Ampat has a great faḍîlah . This study aimed to find out about the process
and reasons for reciting surah Ampat at Pesantren Nurul Muhibbin. This research
is included in of field research using qualitative descriptive methods and
phenomenological approaches, namely to describe the meaning of life experiences
by humans regarding certain phenomena. Data collection techniques used in this
study were interviews, observation, and documentation. In this case, the author
tries to deeply examine about the experience and practice of reciting
surah Ampat carried out by all students at Pesantren Nurul Muhibbin. The results
of the research in this thesis are first, the reciting surah Ampat begins with
tawasul by reciting surah Al-Fâtihah then continues reciting surah Ampat in the
order in the Qur'an, namely from surah As-Sajadah, surah Yâsȋn, surah Al-
Wâqi'ah, and surah Al-Mulk. Finally, it is closed by reciting a prayer after reciting
surah Yâsȋn or a prayer to prevent calamity, depending on the wishes and hopes
that lead to the reciting surah Ampat. Second, the reciting surah Ampat is based on
the statement of Habib Abdullah al Haddâd in the Risâlah al-Mu'awwanah book,
hadiths of Prophet Muhammad, and the recommendation from the chief of
Pesantren Nurul Muhibbin. Third, the meaning of reciting surah Ampat in terms
of "expressive" is to make the heart more calm and peaceful after reciting it. At
The same time, the objective meaning is Mutaba'ah with the Prophet,
Salafusshaleh, and the chief of Pesantren Nurul Muhibbin. Fourth, the purpose of
reciting surah Ampat is to facilitate all affairs, forgive all sins, be elevated of
degree in the presence of Allah and avoid poverty, to be fluent and accustomed to
reciting the Qur'an, and to get intercession so that you are safe in this world and
the Hereafter
Komunikasi Dakwah Ustadz Sampurna Irawan pada Majelis Ta’lim Asrarul Muhibbin dan Majelis Ta’lim Nurul Muhibbin di Desa Mangkahui Kabupaten Murung Raya Kalimantan Tengah
Komunikasi dakwah dalam kegiatan keagamaan merupakan hal yang penting bagi manusia, karena dengan komunikasi kita bisa menyampaikan informasi baik antara individu maupun kelompok. Dengan komunikasi dakwah yang baik akan membuat komunikator atau da’i mudah untuk menyampaikan materi dakwahnya, seperti yang dilakukan oleh Ustadz Sampurna Irawan pada Majelis Ta’lim Asrarul Muhibbin dan Majelis Nurul Muhibbin di Desa Mangkahui Kabupaten Murung Raya.
Permasalahan yang diteliti adalah komunikasi dakwah Ustadz Sampurna Irawan pada Majelis Ta’lim Asrarul Muhibbin dan Majelis Ta’lim Nurul Muhibbin di desa Mangkahui Kabupaten Murung Raya Kalimantan Tengah yang meliputi penyampaian, materi dan media dalam komunikasi dakwah beliau.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui komunikasi dakwah Ustadz Sampurna Irawan pada Majelis Ta’lim Asrarul Muhibbin dan Majelis Ta’lim Nurul Muhibbin di Desa Mangkahui Kabupaten Murung Raya Kalimantan Tengah, meliputi cara penyampaian, materi dan media.
Lokasi penelitian ini adalah di Desa Mangkahui Kabupaten Murung Raya Kalimantan Tengah. Subjek penelitian ini adalah Ustadz Sampurna Irawan sebagai da’i atau komunikator, objek penelitiannya adalah komunikasi dakwah Ustadz Sampurna Irawan pada Majelis Ta’lim Asrarul Muhibbin dan Majelis Ta’lim Nurul Muhibbin di Desa Mangkahui Kabupaten Murung Raya Kalimantan Tengah, meliputi cara penyampaian, materi dan media yang digunakan.
Hasil penelitian mengungkapkan penyampaian pesan dakwah oleh Ustadz Sampurna Irawan disampaikan dengan lemah lembut, perkataan yang sopan, dan tegas. Ketika menyampaikan pesan-pesan dakwah beliau terlihat santai, dengan menggunakan bahasa Indonesia, Banjar dan Bakumpai sehingga para jamaah lebih mudah mencerna terhadap materi yang disampaikan. Materi yang disampaikan oleh Ustadz Sampurna Irawan diantarannya akidah, fikih dan akhlak. Akan tetapi beliau lebih mengutamakan fikih terlebih dahulu, karena sebagai umat muslim harus lebih paham dengan ajaran-ajaran agama mengenai tentang kehidupan. Media yang digunakan oleh Ustadz Sampurna Irawan adalah media lisan dengan alat bantu pengeras suara berupa sound system dan microphoneagar para jamaah bisa mendengar lebih jelas, media tulisan melalui media sosial whatsApp atau grup whatsApp serta media akhlak dimana Ustadz Sampurna Irawan selalu menonjolkan perilaku yang baik terhadap para jama’ahnya baik itu penampilan, sikap dan perbuatan dalam komunikasi dakwahnya
STRATEGI KOMUNIKASI POLITIK PEMENANGAN WALIKOTA BLITAR SYAUQUL MUHIBBIN
Skripsi dengan judul “Strategi Komunikasi Politik Pemenangan Walikota Blitar Syauqul Muhibbin” ini ditulis oleh Retno Isnawati, NIM 126304211053, dengan pembimbing Ucik Ana Fardila, S.Si, M.I.Kom.
Kata Kunci: Strategi, Pemenangan, Walikota, Blitar, Syauqul Muhibbin
Pemilihan kepala daerah tahun 2024 berlangsung dari bulan September hingga November dengan melibatkan berbagai daerah di Indonesia salah satunya Kota Blitar. Pencalonan Walikota-Wakil Walikota Blitar diisi oleh dua calon pasangan dan dimenengkan oleh Syauqul Muhibbin-Elim Tyu Samba. Hasil pemungutan suara menunjukkan bahwa Syauqul Muhibbin Elim Tyu Samba berhasil memperoleh suara sebesar 53, 29% dari total suara sah. Terpilihnya Syauqul Muhibbin sebagai Walikota Blitar tidak terlepas dari strategi pemenangan dan komunikasi politik yang diterapkan. Komunikasi politik merupakan proses penyampaian pesan yang bertujuan untuk mempengaruhi masyarakat dalam menentukan sikap politiknya. Komunikasi politik memiliki peran utama dalam proses politik, sebab dengan cara tersebut kata-kata dan pilihan cerita akan membentuk narasi dan persepsi, serta memengaruhi opini publik. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji bagaimana strategi komunikasi politik pemenangan Walikota Blitar terpilih Syauqul Muhibbin.
Batasan pada penelitian ini ada 4 dimensi strategi politik yakni dari masa sebelum pemilu, masa menjalankan kekuasaan, masa mempertahankan kekuasaan, dan saat mengkritisi kekuasaan. Bentuk-bentuk komunikasi politik juga menjadi batasan dalam penelitian ini yaitu retorika, agitasi politik, propaganda, public relation, kampanye, lobi politik, dan media massa. Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini melalui dua cara yaitu data primer dan sekunder. Data primer diperoleh dari wawancara dan dokumentasi, sedangkan data sekunder didapatkan dari penelitian terdahulu tentang strategi pemenangan pemimpin. Pembahasan penelitian menggunakan teori dimensi politik dan bentuk-bentuk komunikasi politik dari Mirza Shahreza serta kajian penelitian terdahulu yang sejalan. Subjek pada penelitian ini adalah Walikota Blitar Syauqul Muhibbin dan timsesnya Abdurrohman Assyidiqi Firdeva. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi komunikasi politik pemenangan Walikota Blitar Syauqul Muhibbin dilakukan pada masa sebelum pemilu dengan kampanye meyakinkan masyarakat dan pada masa menjalankan kekuasaan dengan memperkuat komitmen komunikasi berbagai aparat. Bentuk-bentuk komunikasi politik yang diterapkan dalam pemenangan Walikota Blitar Syauqul Muhibbin terdiri dari retorika yang berfokus pada pidato pengoptimalan pelayanan masyarakat; public relation yang diwujudkan dalam bentuk jalinan relasi walikota dengan berbagai pihak; kampanye politik yang ditunjukkan dengan adanya timses; lobi politik dalam bentuk kerjasama dengan partai-partai sebagai ajakan Koalisi untuk mendapatkan dukungan saat mencalonkan walikota; dan media massa yakni penggunaan instagram sebagai upaya penyebaran informasi terkait paslon
ANALISIS ISI PESAN RELIGIUS LAGU-LAGU KARYA AHMAD MUHIBBIN SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN
This study aims to describe the content of religious values, and the use of songs by Ahmad Muhibbin as a learning medium of Civic Education. This research method uses qualitative approach with content analysis design in the form of symbols, classifying data with criteria, and making predictions with certain analytical techniques. Qualitative research is used to understand deeply about the meaning or religious message contained in the lyrics of the song. The data collection technique in this study is by documentation in the form of a lyric taken through Youtube channel and Smule application. The results of this study describe the meaning / message, background of the appearance of lyrics / text, ideality, and reality of the song based on the findings of religious value indicators in the form of commitment to the commandments and prohibitions of God, eager to study religious teachings, active in religious activities, appreciate religious symbols, familiar with the scriptures, and use religious approaches in making choices, then grouped by song lyrics in accordance with the indicator. The use of songs as learning media Civic Education, in this study used the song as the main theme in the creation of learning media in the form of posters, animated video, and twibbon
Perilaku Pedagang di Majelis Nurul Muhibbin Balangan Ditinjau dari Perspektif Etika Bisnis Islam
Lini. 2017. Perilaku Pedagang di Majelis Nurul Muhibbin Balangan Ditinjau dari Perspektif Etika Bisnis Islam. Skripsi, Jurusan Ekonomi Syariah, Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam. Pembimbing: (I) Dra. Naimah, M.H, (II) Arie Sulistyoko, S.Sos, M.H.
Kata Kunci: Etika Bisnis Islam, dan Perilaku Pedagang.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perilaku pedagang yang berada di Majelis Nurul Muhibbin Balangan yang memungkinkan para pedagannya tidak berdagang sesuai dengan syariat Islam, karena banyaknya persaingan yang tentu mempengaruhi pola fikir dan perilaku pedagang dalam menjual dagangannya, meskipun lingkungan tempat para padagang berjualan adalah sebuah majelis yang mengajarkan norma-norma keislaman yaitu Majelis Nurul Muhibbin Balangan namun tidak menjamin para pedagangnya menerapkan nilai-nilai etika dalam bisnis Islam. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana perilaku pedagang di Majelis Nurul Muhibbin Balangan ditinjau dari perspektif Etika Bisnis Islam serta apa faktor yang melatarbelakangi perilaku pedagang di Majelis Nurul Muhibbin Balangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku pedagang di Majelis Nurul Muhibbin Balangan yang ditinjau dari perspektif Etika Bisnis Islam dan faktor-faktor yang melatarbelakangi perilaku pedagang di Majelis Nurul Muhibbin Balangan. Penelitian lapangan (field research) ini bersifat deskriptif kualitatif, untuk mengumpulkan data yang diperlukan, penulis melakukan observasi (pengamatan) dan wawancara. Hasilnya kemudian diolah dengan teknik editing dan interpretasi. Selanjutnya dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para pedagang di Majelis Nurul Muhibbin Balangan telah menerapkan prinsip etika bisnis Islam, meskipun masih ada pedagang yang masih kurang menerapakan nilai etika bisnis tersebut namun sebagian besar telah menerapkan etika bisnis Islam. Adapun faktor yang melatarbelakangi perilaku pedagang di Majelis Nurul Muhibbin Balangan dari hasil penelitian terdapat dua faktor yaitu faktor lingkungan dan faktor pendidikan. hal ini disebabkan karna tempat para padagang berjualan adalah sebuah majelis dan sang ulama majelis sering mengisi materi pengajiannya dengan materi Fiqih Muamalah sehimgga para pedagang tersebut mendapatkan ilmu tentang nilai-nilai etika berbisnis dalam Islam
- …
