1 research outputs found
THE SIGNIFICANCE OF VOCABULARY MASTERY IN AFFECTING THE FLUENCY OF SPEAKING IN 1ST SPEAKING CLASS OF STATE UNIVERSITY OF MALANG
ABSTRACT Pradhani, M., Umar. The Significance of Vocabulary Mastery in Affecting the Speaking’s Fluency in 1 stSpeaking Class of State University of Malang. Sarjana’s Thesis. EnglishEducation, English Department, State University of Malang. Advisor: Dr. Utari PrabaAstuti,M.A.Keywords: vocabulary mastery, active vocabulary, fluency, correlation, speaking.Vocabulary mastery is an ability that will always be the starting point of any languageskill. It is the blueprint that makes one able to use any language skill needed at any occasion.Students of English, in this case, will need to know the vocabulary that they will use. Usually theapproach of doing the vocabulary is by drilling the words or integrated with the language skills through various activities. In speaking, vocabulary mastery is a very important key of success. Speaking employsrequires an ability of choosing a word to represent the things the speakers think and finally recall the word and utter that in real moment. In the basic level, vocabulary mastery is even the criteria of fluency for the students are still not that close to the English speaking. Rearranging the activevocabulary the students have in mind to represent the thought in the form of sentence in the speaking is the highest fluency in this level. Since the introduction part, basic level of speaking is crucial to be taught to increase the prospect of the study of speaking in the future. Speaking for Everyday Communication Class of State University of Malang usesvocabulary mastery to be the criteria of fluency. The result of the research indicated that thecorrelation between vocabulary score and the fluency score is weak. It signifies that there issomething not right in either score. This signifies that there is a problem on the active vocabulary teaching inside the vocabulary class of the IC Class. The students are not able to recall the words and utilize it inside their speech. The problem is that the scores in vocabulary are relatively high and varied, but the fluency scores of the speaking of the students are on the minimum standard of performance and relatively achieved the same. If the correlation of both variables is too weak, it means that there will be a problem inthe teaching of speaking. A holistic teaching of vocabulary is needed to create a good ability to understand the vocabulary and to utilize the words when it is needed. A more real life practice in speaking can also be a good suggestion to increase the experience of speaking as well as theexposure of it. ABSTRAKPradhani, M., Umar. Pengaruh dari Vocabulary Mastery dalam aspek kelancaran berbicara di 1st Speaking Class di Universitas Negeri Malang. Skripsi. Pendidikan Bahasa Inggris, SastraInggris, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Utari Praba Astuti,M.A.Keywords: vocabulary mastery, fluency, correlation, speaking. Vocabulary masteri adalah kecerdasan dalam berbahasa yang selalu menjadi titik awaldari semua kemampuan berbahasa. Ini adalah gambaran awal yang akan membuat seseorangmampu dalam menggunakan kemampuan berbahasa apapun dalam situasi apapun. Dalam kasusini, murid bahasa Inggris memerlukan pengetahuan tentang kosakata yang akan dipergunakan.Umumnya pendekatan yang dilakukan adalah dengan metode drilling atau denganmengintegrasikan dengan pendidikan kemampuan bahasa melalui beragam akitivitas.Hasil daripenelitian ini menunjukkan bahwa korelasi antara nilai kemampuan kosakata dan nilaikelancaran dalam speaking masih sangat lemah. Dalam kemampuan berbicara, pengetahuan tentang kosakata menjadi salah satu penentukeberhasilan. Dalam berbicara, diperlukan kemampuan dalam pemilihan kata yang mewakilipemikiran dari pembicara dan kemampuan untuk mengingat dan menyampaikannya. Dalamtingkatan awal, pengetahuan kosakata bahkan merupakan kriteria dari aspek kelancaran dalamberbicara karena siswa masih belum begitu menguasai bahasa Inggris. Merangkai kata-kata yangsiswa pikirkan menjadi kalimat adalah tingkat kelancaran tertinggi dalam berbicara pada levelini. Karena masih dalam tahap pengenalan, maka tingkat awal dari berbicara dalam bahasaInggris sangat penting untuk diajarkan dengan benar agar dapat meningkatkan prospek dalampembelajaran speaking untuk kedepannya. Speaking for Everyday Communication Class di Universitas Negeri Malangmenggunakan vocabulary mastery sebagai criteria dalam fluency. Hasil dari penelitian inimengindikasikan bahwa korelasi dari kedua variabel tersebut lemah. Ini menandakan bahwa adabeberapa hal yang kurang tepat dari kedua nilai. Hal tersebut menandakan bahawa terdapatpermasalahan dalam pembelajaran active vocabulary dalam pembelajaran vocabulary di kelasIC. Peserta didik tidak dapat mengingat kata yg diperlukan dan mempergunakan kata tersebutdalam percakapan mereka. Permasalahannya adalah nilai dari vocabulary cukup tinggi danberagam antar peserta didik, dan nilai dalam fluencyberada pada standard minimum dan semuanilai cenderung sama. Apabila korelasi dari kedua nilai terlalu acak, maka itu berarti bahwa terdapat masalahdalam pengajarannya. Sebuah pengajaran yang holistik diperlukan untuk menciptakan kemampuan yg baik dalam memahami dan menggunakan kosakata yang diperlukan.
