1 research outputs found
Interaksi Keaktifan Belajar Siswa dengan Model Problem Based Learning dan Guided Discovery PengaruhnyaTerhadap Hasil Belajar Instalasi Motor ListrikKelas XI TIPTL SMKN 1 Bangil
ABSTRAK Berdasarkan observasi di Jurusan Teknik Instalasi PemanfaatanTenaga Listrik kelas XI SMKN 1 Bangil diperoleh kondisi belajar siswa yang kurang aktif. Dalam hasil praktikum cukup baik, namun pemahaman teori dasar masih terlampau kurang. Untuk menumbuhkan keaktifan belajar siswa pada pelajaran instalasi motor listrik diperlukan model pembelajaran yang baru. Penelitianini bertujuan untuk mengetahui: (1) deskripsi hasil belajar siswa yang dipengaruhi oleh interaksi keaktifan dan penerapan model pembelajaran, (2) menguji signifikansi interaksi keaktifan siswa dan model pembelajaran terhadap hasil belajar, (3) menguji signifikansi antar kelas keaktifan siswa dan penerapan variasi model pembelajaran terhadap hasil belajar, (4) mengetahui perbedaan hasil belajar yang paling signifikan antar pasangan kelas. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan menggunakan metode true experiment dengan desain faktorial 2x2. Sampel yang digunakan adalah siswa kelas XI TIPTL 1 dan XI TIPTL 2 SMKN 1 Bangil sejumlah 52 siswa. Teknik analisis menggunakan ANOVA dua jalur dan post-hoc comparison. Penelitian ini menggunakan instrumen perlakuan dan instrumen penilaian. Instrumen perlakuan terdiri dari silabus, rencana pelaksanaan pembelajaran, bahan ajar dan jobsheet. Instrumen pengukuran terdiri dari soal posttest pilihan ganda dan lembar observasi keaktifan siswa. Hasil belajar kognitif siswa diukur melalui soal posttest sejumlah 25 soal. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu (1) rata-rata hasil belajar kelas PBL1 sebesar 88.00, PBL 2 sebesar 76.31, GD 1 sebesar 88.31, GD 2 sebesar 83.08. (2) ada interaksi keaktifan siswa dan model pembelajaran terhadap hasil belajar, 3) ada perbedaan yang signifikan antar kelas keaktifan siswa dan penerapan variasi model pembelajaran terhadap hasil belajar, (4) perbedaan yang signifikan pada kelas PBL 1 dengan PBL 2 dan PBL 2 dengan GD 1. Kesimpulan dari penelitian ini adalah (1) rata-rata hasil belajar kelas PBL1 sangat tinggi, PBL 2 sebesar sedang, GD 1 sebesar sangat tinggi, GD 2 sebesar sedang. (2) ada interaksi keaktifan siswa dan model pembelajaran terhadap hasil belajar, (3) ada perbedaan yang signifikan antar kelas keaktifan siswa dan penerapan variasi model pembelajaran terhadap hasil belajar, (4) perbedaan yang signifikan pada kelas PBL 1 dengan PBL 2 dan PBL 2 dengan GD 1
