1,720,975 research outputs found
Analisis Diskriminan untuk Menentukan Status Ketertinggalan Desa di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2014
Ketimpangan pembangunan antar wilayah dapat menimbulkan terbentuknya desa tertingal. Jawa Tengah sebagai salah satu provinsi di Pulau Jawa yang telah melakukan berbagai proses pembangunan, masih memiliki masalah ketimpangan dan ketertinggalan pada wilayah pedesaan. Salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk menentukan kategori kertinggalan desa tersebut melalui pembentukan fungsi diskriminan. Variabel yang digunakan dalam fungsi tersebut sebanyak 17 variabel dan hanya 3 variabel yang signifikan dan berarti dalam pembentukan model. Ketiga variabel tersebut adalah letak desa terhadap hutan, penerangan jalan, dan penggunaan bahan bakar memasak. Fungsi diskriminan yang terbentuk mampu memprediksi pengelompokan desa tertinggal dan desa tidak tertinggal sebesar 84,1 persen
Analisis Diskriminan untuk Menentukan Status Ketertinggalan Desa di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2014
Ketimpangan pembangunan antar wilayah dapat menimbulkan terbentuknya desa tertingal. Jawa Tengah sebagai salah satu provinsi di Pulau Jawa yang telah melakukan berbagai proses pembangunan, masih memiliki masalah ketimpangan dan ketertinggalan pada wilayah pedesaan. Salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk menentukan kategori kertinggalan desa tersebut melalui pembentukan fungsi diskriminan. Variabel yang digunakan dalam fungsi tersebut sebanyak 17 variabel dan hanya 3 variabel yang signifikan dan berarti dalam pembentukan model. Ketiga variabel tersebut adalah letak desa terhadap hutan, penerangan jalan, dan penggunaan bahan bakar memasak. Fungsi diskriminan yang terbentuk mampu memprediksi pengelompokan desa tertinggal dan desa tidak tertinggal sebesar 84,1 persen
Analisis Diskriminan untuk Menentukan Status Ketertinggalan Desa di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2014
Ketimpangan pembangunan antar wilayah dapat menimbulkan terbentuknya desa tertingal. Jawa Tengah sebagai salah satu provinsi di Pulau Jawa yang telah melakukan berbagai proses pembangunan, masih memiliki masalah ketimpangan dan ketertinggalan pada wilayah pedesaan. Salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk menentukan kategori kertinggalan desa tersebut melalui pembentukan fungsi diskriminan. Variabel yang digunakan dalam fungsi tersebut sebanyak 17 variabel dan hanya 3 variabel yang signifikan dan berarti dalam pembentukan model. Ketiga variabel tersebut adalah letak desa terhadap hutan, penerangan jalan, dan penggunaan bahan bakar memasak. Fungsi diskriminan yang terbentuk mampu memprediksi pengelompokan desa tertinggal dan desa tidak tertinggal sebesar 84,1 persen
Empirical Study to Evaluate the Economic Resilience of Agricultural Household with Adjusted Living Standard Index (ALSI) Approached (Case Study for Victims of Merapi’s Eruption 2012)
Disaster made the economic gotten destroyed, especially for the agricultural sector in four regencies: Magelang, Sleman, Klaten, and Boyolali. To evaluate the economics of victim’s society isn’t easy and need the alternative approached. So the aim of this paper to evaluate them use the composite index, t-test, t paired test, and unbalanced ANOVA. This research success to construct a new tool named The Adjusted Living Standard Index (ALSI) to approach the living standard. The dimension used consisted of income, social transfer, nonproductive assets, and productive assets. This study also founded that living standard of victims pra eruption all of the regions is low. The disaster tragedy made the dimensions of living standard fall down significantly, except for social transfer. However, after twenty-two months they have the recovery as well. But, the statistical tests showed that most of them have the difference in economic resilience caused by social transfer component. To make them more resilience, they need to strengthen supporting policy and insurance
Muhamad Fathul Muin's Quick Files
The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity
Muhamad Fathul Muin's Quick Files
The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity
Ketahanan Ekonomi Rumah Tangga Pertanian di Wilayah Terkena Erupsi Merapi 2010 Melalui Indeks Standar Hidup yang Disesuaikan (Studi Kasus Tahun 2012)
Gunung Merapi merupakan kawasan strategis pertanian. Namun erupsi pada 26 Oktober 2010 telah memberikan pengaruh negatif terhadap perekonomian petani setempat. Oleh karena itu, penelitian ini akan mengkaji standar hidup praerupsi, evaluasi capaian pemulihan/ketahanan ekonomi, perbandingan capaian pemulihan/ketahanan ekonomi, serta identifikasi dimensi pembeda capaian pemulihan/ketahanan ekonomi pada rumah tangga pertanian terkena erupsi. Berdasarkan pendekatan standar hidup dengan Indeks Standar Hidup yang Disesuaikan (ISHD) serta dengan analisis uji t satu populasi, uji t populasi berpasangan, dan analisis varians (ANOVA), diketahui bahwa rumah tangga pertanian di wilayah terkena erupsi Merapi 2010 memiliki standar hidup yang rendah pada saat praerupsi. Namun demikian, rumah tangga tersebut justru memiliki ketahanan ekonomi ketika menghadapi shock bencana erupsi. Selain itu, perbandingan antar kabupaten menunjukkan bahwa terdapat perbedaan ketahanan ekonomi rumah tangga yang diakibatkan oleh perbedaan capaian dimensi bantuan sosial. Namun berdasarkan dimensi pendapatan, aset non-usaha dan aset usaha menunjukkan bahwa ketahanan ekonomi rumah tangga pertanian relatif sama antar kabupaten
Materials for undergraduate (diploma IV) thesis: Ketahanan Ekonomi Rumah Tangga Pertanian di Wilayah Terkena Erupsi Merapi 2010 Melalui Indeks Standar Hidup yang Disesuaikan (Studi Kasus Tahun 2012)
Materials for undergraduate (diploma IV) thesis: Ketahanan Ekonomi Rumah Tangga Pertanian di Wilayah Terkena Erupsi Merapi 2010 Melalui Indeks Standar Hidup yang Disesuaikan (Studi Kasus Tahun 2012)
Analisis Indeks Harga Konsumen di Indonesoa Melalui Pendekatan Kointegrasi
Ketimpangan pembangunan antar wilayah dapat menimbulkan terbentuknya desa tertingal. Jawa Tengah sebagai salah satu provinsi di Pulau Jawa yang telah melakukan berbagai proses pembangunan, masih memiliki masalah ketimpangan dan ketertinggalan pada wilayah pedesaan. Salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk menentukan kategori kertinggalan desa tersebut melalui pembentukan fungsi diskriminan. Variabel yang digunakan dalam fungsi tersebut sebanyak 17 variabel dan hanya 3 variabel yang signifikan dan berarti dalam pembentukan model. Ketiga variabel tersebut adalah letak desa terhadap hutan, penerangan jalan, dan penggunaan bahan bakar memasak. Fungsi diskriminan yang terbentuk mampu memprediksi pengelompokan desa tertinggal dan desa tidak tertinggal sebesar 84, 1 persen
- …
