2 research outputs found

    Analisis Pengaruh Faktor Situasional Terhadap Pembelian Impulsif Pada Binjai Supermall

    No full text
    Latar belakang penelitian ini muncul karena meningkatnya pembelian impulsif pada ritel modern di Indonesia. Sebelum melakukan pembelian suatu produk biasanya konsumen akan merencanakan terlebih dahulu tentang produk yang akan dibelinya, jumlah anggaran, tempat pembelian, dan lain sebagainya. Keinginan membeli suatu produk bisa datang tiba-tiba karena berbagai alasan situasional. Faktor situasional yang terdiri dari lingkungan fisik, lingkungan sosial, perspektif waktu dan suasana hati merupakan beberapa faktor yang dapat mendorong perilaku pembelian impulsif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam pengaruh faktor situasional terdiri dari lingkungan fisik, lingkungan sosial, perspektif waktu, dan suasana hati terhadap pembelian impulsif pada Binjai Supermall. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Sampel pada penelitian ini sebanyak 100 konsumen Binjai Supermall. Instrumen pengumpulan data digunakan yaitu kuesioner. Dalam penelitian ini data yang digunakan adalah data primer dan sekunder, teknik yang digunakan untuk pengambilan sampel adalah accidental sampling. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda, dimana sebelumnya dilakukan uji validitas dan reliabilitas serta uji asumsi klasik. Hasil uji t (uji parsial) menunjukkan bahwa variabel lingkungan sosial dan suasana hati memiliki pengaruh pada pembelian impulsif pada Binjai Supermall. Variabel lingkungan fisik dan perspektif waktu tidak memiliki pengaruh pada pembelian impulsif pada Binjai Supermall. Hasil uji F (uji simultan) menunjukkan hasil bahwa variabel lingkungan fisik, lingkungan sosial, perspektif waktu, dan suasana hati berpengaruh terhadap pembelian impulsif pada Binjai Supermall. Dari uji determinasi nilai R square sebesar 0,873. Hal ini menyatakan bahwa variabel terikat pada pembelian impulsif mampu dijelaskan oleh variabel bebas yakni lingkungan fisik, lingkungan sosial, perspektif waktu dan suasana hati sebsesar 87,3% dan sisanya dijelaskan oleh variabel lain

    Gaya Hidup, Literasi Keuangan Syariah, dan Pembelian Impulsif Konsumen Muslim Deli Serdang

    No full text
    This study examines the role of lifestyle and Islamic financial literacy in shaping impulsive buying behavior among Muslim consumers in Deli Serdang. The rapid growth of digital commerce has intensified unplanned purchases that potentially contradict Islamic consumption ethics. A quantitative explanatory design was employed with a survey of 200 Muslim consumers selected through purposive sampling. Data were analyzed using multiple linear regression after passing validity, reliability, and classical assumption tests. This study extends previous research by examining Muslim consumers in an urban–semi urban community rather than student samples commonly used in earlier studies. The findings reveal that lifestyle has a positive and significant effect on impulsive buying, while Islamic financial literacy has a negative and significant effect. Simultaneously, both variables significantly explain impulsive buying behavior with a moderate coefficient of determination. The study implies that strengthening Islamic financial literacy and promoting moderate lifestyles are essential to develop responsible Muslim consumer behavior in the digital economy
    corecore