1 research outputs found
Analisis Model Perhitungan Biaya Produksi Pada Industri Senitair UD. Doa Ibu
ABSTRAK Beberapa Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang bergerak di bidang manufaktur masih terkendala dalam menetapkan keputusan penting terkait manajemen operasi perusahaan. Salah satu keputusan tersebut adalah penentuan biaya produksidan harga jual yang kompetitif. Harga jual yang kompetitif akan dapat membantu perusahaan dalam meningatkan kemampuan daya saing produk dipasaran. UD. Doa Ibu sebagaiUMKM yang bergerak dibidang industri senitairmengalami kendala dalam menentuan biaya produksi dan harga jual perusahaan. Terdapat komponen biaya yang tidak diperhitungkan dalam penetapan biaya produksi yang menyebabkan kesalahan dalam menentukan biaya produksi. Kesalahan dalam perhitungan biaya produksi akan berdampak pada kesalahan dalam penentuan harga jual produk dan laba rugi perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui klasifikasi biaya-biaya yang muncul pada proses produksi serta penentuan harga jual yang kompetitif bagi perusahaan. Proses penentuan harga jual produk yang kompetitif dapat dimulai dengan melakukan identifikasi dan klasifikasi terhadap biaya-biaya yang muncul dalam proses produksi baik yang berhubungan langsung dengan produk maupun yang tidak berhubungan secara langsung. Setelah biaya dapat dipesahkan berdasarkan klasifikasinya, seluruh biaya diakumulasi dan ditambah dengan laba yang diharapkan sehingga diperoleh harga jual yang kompetitif. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan pada UD. Doa Ibu, dapat diketahui bahwa terdapat selisih yang cukup material mencapai 40% antara harga jual ditetapkan oleh UD. Doa Ibu dengan perhitungan berdasarkan metode full costing. Hal ini disebabkan olehbeberapa faktor yaitu, (1) Kurangnya sistem administrasi yang baik, (2) akumulasi biaya yang dilakukan UD. Doa Ibu terbatas hanya memperhitungkan biaya variabel, (3) terdapat pembulatan nominal biaya pada beberapa unsur biaya seperti biaya bahan baku dan bahan baku tidak langsung. Beberapa faktor ini dapat menyebabkan kesalahan dalam menghitung biaya yang nantinya menjadi dasar penentuan harga jual produk.Kesalahan ini dapat diminimalkan dengan cara membuat form mutasi penggunaan bahan baku, baik bahan baku langsung maupun bahan baku tidak langsung. Hal ini dapat meningkatkan efisiensi biaya dan memastikan bahwa biaya yang dibebankan adalah sama dengan biaya yang dibutuhkan untuk masing-masing produk
