1 research outputs found

    PERANCANGAN FILM ANIMASI 3 DIMENSI TENTANG PEMILU LEGISLATIF

    No full text
    ABSTRACT Rochman, Moch. Alif. 2015. Perancangan film animasi 3 dimensi tentang tata cara menggunakan hak pilih pada pemilu. Tugas Akhir. Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Andi Pramono, S.Sn, M.Sn, (II) Mitra Istiar Wardhana, S.Kom, M.T.Kata Kunci: Modelling, Animasi 3 dimensi, tata cara menggunakan hak pilih pada pemiluBagi negara demokrasi, pemilihan umum merupakan mekanisme utama yang  harus ada dalam tahapan penyelenggaraan negara dan pembentukan pemerintahan. Namun dalam penerapannya masyarakat masih belum memahami tentang pentingnya makna dari pemilu terutama pemilihan umum legislatif. Perancangan dengan model animasi 3 dimensi tentang tata cara menggunakan hak pilih pada pemilu sangat diperlukan karena penyuluhan pemerintah tentangpemilu legislatif hanyalah sebatas selembar poster dengan carapenyampaian yang tidak menarik sehingga masih banyak warga yang malas untukmembuatnya. Metode pembuatan film animasi pendek 3 dimensi melalui 3 tahapyaitu pra-produksi, produksi, dan pasca-produksi. Tugas akhir ini merupakan proses modeling, rigging, dan texturing karakter yang terdapat dalamtahapan pra-produksi. Modelling karakter merupakan membuat visualisasi karakter dalam objek 3 dimensi. Setelah modelling maka karakter melalui prosesrigging, rigging merupakan proses pemberian tulang pada model karakter 3 dimensi yang berfungsi untuk menggerakkan bagian-bagian tubuh karakter. Kemudian dilanjutkan dengan texturing untuk pemberian warna dan rupa. Modeling, rigging, dan texturing karakter dalam Tugas Akhir ini menggunakansoftware Makehuman.Tugas Akhir ini menghasilkan 3 model karakter. Model karakter 3 dimensi yang dihasilkan adalah karakter Petani, Adi dan Icon KPU. Tugas Akhir ini juga menghasilkan media pendukung yaitu Cover CD, label CD, dan pin. Proses permodelan animasi 3 dimensi ini tidak harus dibuat dalam bentuk 3 dimensi tetapi disarankan untuk membuatnya menjadi lebih menarik supaya seluruh warga Negara Indonesia mau dan tidak malas untuk andil dalam pemilu legislatif dan Tugas Akhir ini semoga bisa membantu pemerintah dalam proses penyuluhan dan sosialisasi bagi masyarakat.ABSTRACTRochman, Moch, Alif, 2016,  The design of the 3D animated film about the Pemilu Legislatif. Department of art and design, Faculty of literature, State University of  Malang, Supervisor (I) Andy Pramono, S.Sn, (II) Mitra Istiar Wardhana, S.Kom, M.T.Key words : Modeling, 3D animation, how to use the voting rights in the elections.The democracies an election is the main mechanism should have in the phases of organizing the State and the formation of the Government. However, in its application of the community still do not understand about the importance of the meaning of the election primarily legislative election.Design with a 3D model animation about how to use the voting rights in elections is indispensable because of the Government’s extension of legislative elections only as poster delivery in a way that doesn’t attract so many citizens are still reluctant to make it. Method of making the 3D animated short film through 3 stages, namely, pre-production, production, after production. This final task is the process of modeling, rigging, texturing and characters contained in the pre release stages of production. Modeling in the character is made a character in visualization of 3D objects. After modeling the character then through the process of rigging, rigging is the process of awarding of bones on 3D character model function moves the section of the body of the character. Then proceed with the texturing to give color and likeness. Modeling, rigging, texturing and character in this final task is makehuman using software. The final task generates a 5 character model, 3D character model produced was the character of Petani, Adi, Petugas 1, Petugas 2 and the KPU Icon. This final task also produces supporting media. CD cover, CD label, and pin. The process of modeling 3D animation should not be made in the form of 3D but it is advisable to make it a more attractive  so that the whole of Indonesia citizens want and not lazy to participation in legislative election and this final task may be able to help the Government in the process of education and socialization for the community.
    corecore