1,721,050 research outputs found
PELAKASANAAN PROSEDUR AKUNTANSI PEMBERIAN KREDIT USAHA KECIL PT BANK BNI SYARIAH CABANG JEMBER
Dari hasilkegiatanPraktekKerjaNyata yang dilaksanakan di PT. BNI SyariahCabangJemberpadabidangprosedurakuntansipelaksanaankreditusahakecil, maka di ambilkesimpulan:
1. ProsedurPermohonanKreditusahakeciliBHasanah
Dalamprosedurini, nasabahmembuatsuratpermohonankreditFotokopi KTP SuamiIstri, FotokopiKartuKeluarga, FotokopiSuratNikah,Fotokopi NPWP (NomorPokokWajibPajak), LegalitasUsaha,Pasfoto 4x6 sebanyak 2 lembarFotokopiAgunan (jaminan). Selanjutnyabagianumumdandiserahkankepimpinancabanguntukdisposisi.Selanjutnyasuratpermohonankredittersebutdiserahkanke unit prosesing
2. ProsedurRealisasiKreditusahakeciliBHasanah
Diterimanyaberkas-berkasdaribagianumumolehbagianprosesingyang dilakukanpengecekandandilakukansurveylapangan, bagianprosesingakanmembuatpembahasantentangsurveytersebutdanmemberikananalisanyakepada unit pengkreditandanpimpinancabanguntukmendapatkanpersetujuan
3. ProsedurPenandatangananAkad Dan Pencairan Dana KreditusahakeciliBHasanah
Nasabahmelakukanakadkreditdihadapannotariesdenganmembawasertifikattanahataubangunan yang asli. Dalamhalini PT. BNI SyariahCabangJembermenerima SKAK (SuratKeteranganAkadKredit),
4. ProsedurPencairan Dana KreditusahakeciliBHasanah
PencairandanaMembukarekening, dengancaranasabahmenyerahkanfotokopi KTP kepadaCustomer Servisedanmengisiformulirpembukaanrekening (FPR).
Memperolehpencairanuangdari unit pencairandancoustumer servicepembukaanrekeningnasabah
5. ProsedurAngsuranKreditusahakeciliBHasanah
Dalamprosedurini, nasabahlangsungmembayarmelaluirekeningtabungansehinggasetiap akhir atau awal bulan unit prosesingmelakukancekterhadaprekeningnasabah, sudahada yang membayaratautidak
PROSEDUR AKUNTANSI SIMPANAN MASA DEPAN TERJAMIN (SIMASTER) PROFIT PADA KOPERASI SIMPAN PINJAM NASARI JEMBER
KSP Nasari Jember mengenai Prosedur Akuntansi Simaster Profit, maka
dapat disimpulkan bahwa:
1. Prosedur Pembukaan Rekening Simaster Profit merupakan awal adanya
perjanjian antara koperasi dan nasabah tentang penempatan dana nasabah.
Dalam pelaksanaan pembukaan rekening nasabah diharuskan:
1. Menyerahkan kartu identitas untuk melengkapi formulir pembukaan
simaster profit.
2. Tanda tangan pada kartu contoh tanda tangan harus sama dengan yang
tertera pada kartu identitas.
3. Nominal simaster profit yang hendak disetorkan untuk penyetoran
minimal Rp. 10.000.000.
4. Setelah semua dokumen diisi lengkap dan disetujui oleh pimpinan
koperasi maka bagian simpanan mencetak bilyet simaster.
5. Nasabah mendapat bukti berupa bilyet sebagai bukti penempatan simaster
profit
2. Prosedur singkat pencairan simaster profit:
1. Pencairan simaster profit dapat dilakukan saat jatuh tempo dan sebelum
jatuh tempo
2. Setelah jatuh tempo nasabah datang ke koperasi untuk mencairakan
simaster profitnya.
3. Nasabah menyerahkan bilyet simaster ke bagian Simpanan, kemudian
mencocokkan dengan arsip yang disimpan pada saat pembukaan awal
rekening.
4. Setelah itu nasabah menyerahkan ke teller untuk mencocokan bilyet dan
mencairkannya.
5. Untuk penarikan simaster profit sebelum jatuh tempo, akan dikenakan
denda atau penalt
Evaluasi Pengakuan Pendapatan dan Beban Perusahaan Konstruksi Pada PT. Lazzuardy Putra Teknika
Konstruksi merupakan salah satu sektor yang sangat mendukung pembangunan
nasional. Dimana hasil dari jasa konstruksi sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,
misalnya pembangunan gedung, perbaikan dan peningkatan jaringan irigasi, sarana
telekomunikasi, jalan raya dan sebagainya. Perusahaan konstruksi memiliki satu
karakteristik yang khas, dimana proses pekerjaan proyek tidak semuanya terselesaikan
dalam satu periode akuntansi dan awal pekerjaan tidak mungkin dipastikan dimulai di
awal tahun. Sehingga terdapat beberapa metode yang digunakan perusahaan untuk
mengakui pendapatannya. Dalam PSAK No. 34 tentang Pengakuan Pendapatan dan
Beban Kontrak adalah bila hasil (outcome) kontrak konstruksi diestimasikan secara
handal, pendapatan kontrak dan beban kontrak yang berhubungan dengan kontrak
konstruksi harus diakui. Masing-masing sebagai pendapatan dan beban dengan
memperhatikan tahap penyelesaian aktivitas kontrak pada tanggal neraca (percentage of
completion). PT. Lazzuardy Putra Teknika adalah salah satu perusahaan yang bergerak
dalam bidang jasa kontraktor sejak 20 Desember 2006 yang berkedudukan di Jember
Jawa Timur. Perusahaan ini bekerjasama dengan pihak pemerintah maupun dengan pihak
swasta dalam pembangunan infrastruktur seperti bangunan gedung, jalan, jembatan, dan
pekerjaan siring jalan (turap), dll. Berdasarkan kontrak konstruksi yang dijalankan oleh
PT. Lazzuardy Putra Teknika, pengakuan pendapatan menggunakan dua metode yaitu :
Metode kontrak selesai dan Metode persentase penyelesaian
Prosedur Pengadaan Persediaan Alat Tulis Kantor dengan Metode Pengadaan Langsung Pada Badan Pajak dan Retribusi Daerah Kabupaten Lumajang
Dari hasil selama proses kegiatan Praktek Kerja Nyata pada Badan Pajak
dan Retribusi Daerah ± 1 bulan, penulis dapat menyimpulkan:
1. Prosedur yang terkaitdalamPengadaanBarang ATK
a. Prosedur Pemesanan
KPA (Kuasa Pengguna Anggaran) menyusun KAK dan menyerahkan
KAK (Kerangka Acuan Kerja) kepada Pejabat Pembuat Komitmen untuk
menyusun HPS (Harga Perkiraan Sendiri) jika pengadaan lebih dari 200
juta rupiah maka akan dilakukan proses lelang. Selanjutnya membuat
RAB untuk mengambil penawaran nilai terendah dari para penyedia
barang dan memberikan undangan kepada penyedia barang.Setelah itu,
PPK membuat BA Pengadaan Barang yang kemudian diberikan kepada
Pejabat Pengadaan untuk ditandatangani ke Penyedia Barang.
b. Prosedur Penerimaan Barang
Setelah penyedia barang menandatangani SPK, penyedia barang membuat
surat pesanan untuk diberikan ke PPHP. Setelah PPHP menerima surat
pesanan, maka PPHP akan membuat BA penyerahan barang sebanyak 3
rangkap. Selanjutnya, pengurus persediaan barang akan membuat BA
penerimaan barang dan kemudian barang yang telah diterima disimpan
dan ditata untuk diberikan kepada bidang/UPT.
c. Prosedur Pembayaran
Bendahara pengeluaran membuat SPP LS (Surat Permintaan Pembayaran
Langsung) untuk permintaan pembayaran SPM LS (Surat Perintah
Membayar Langsung).Bendahara pengeluaran mengumpulkan dokumendokumen yang dibutuhkan dan yang terkait untuk pembayaran
langsung.SPM LS yang sudah diotorisasi oleh Penggunan Anggaran
selanjutnya diajukan pada BPKD untuk mengeluarkan SP2D (Surat
Perintah Pencairan Dana).Pembayaran dilakukan BPKD langsung kepada
rekanan beserta barang.
2. Kegiatan yang dilakukan selama Praktek Kerja Nyata
a. Membantu Sub Bidang Sekretariat
b. Membantu Sub Bidang Umum dan Kepegawaian
3. Selama kegiatan Praktek Kerja Nyata yang dilakukan penulis
mengidentifikasi masalah diantaranya adalah kurang tepat waktunya atau
keterlambatan barang datang yang sudah dipesan oleh Badan Pajak dan
Retribusi Daerah kabupaten Lumajang. Sehingga harus menghemat
penggunaan atau membatasi pengambilan kebutuhan barang setiap Sub
Bidang seperti kertas HVS F4 yang sangat penting sekali dalam kegiatan
operasional perusahaan. Adapun solusi yang diberikan penulis sebagai
alternatif adalah dengan memesan barang yang paling terpenting atau barang
yang mudah habis seperti kertas HVS F4 kepada rekanan/penyedia barang.
Sehingga jika stok digudang habis penyedia barang/rekanan akan
mengirimkan barang kepada Badan Pajak dan Retribusi Daerah Kabupaten
Lumajang atau memesan kepada rekanan lain yang stoknya selalu ada dan
tepat waktu sesuai kontrak yang sudah disetujui bersama
Analisis Penerapan Akuntansi Pembiayaan Murabahah Berdasarkan Psak No.102 (Studi Kasus pada BMT Sidogiri Cabang Kalisat Jember)
Dalam PSAK No. 102 menjelaskan dan membahas mengenai pembiayaan
murabahah. Murabahah adalah akad jual beli atas barang tertentu, dimana penjual
menyebutkan dengan jelas barang yang diperjual belikan termasuk harga
pembelian barang kepada pembeli, jual beli barang pada harga asal dengan
tambahan keuntungan yang telah disepakati. Tujuan penelitian ini untuk
mengetahui dan melakukan perbandingan antara murabahah yang terjadi di BMT
Sidogiri dengan PSAK No. 102 apakah telah sesuai. Data yang digunakan dalam
penelitian ini adalah menggunakan data primer melalui wawancara dan data
sekunder yang diperoleh berdasarkan dokumen. Jenis penelitian ini menggunakan
pendekatan studi dokumen dengan metode deskriptif
Pengaruh Corporate Social Responsibility dan Good Corporate Governance Terhadap Nilai Perusahaan Dengan Kinerja Keuangan Sebagai Variabel Intervening (Studi Empiris Pada Perusahaan Yang Terdaftar di Bei Tahun 2016-2018)
Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh dari Corporate Social
Responsibility dan Good Corporate Governance terhadap nilai perusahaan dengan memasukkan
kinerja keuangan sebagai variabel intervening pada perusahaan yang terdaftar di BEI periode 2016-
2018. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan data sekunder yaitu
laporan tahunan perusahaan 2016-2018. Variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini
yaitu CSR yang diukur menggunakan indeks GRI Standards dan GCG yang diproksikan dengan
skor CGPI. Variabel dependen yaitu nilai perusahaan yang diproksikan dengan rasio ROE serta
variabel intervening yaitu kinerja keuangan yang diproksikan dengan rasio Q (Tobins’Q). Hasil
penelitian ini menunjukkan bahwa CSR tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan, sedangkan
GCG berpengaruh negatif terhadap kinerja keuangan. CSR dan GCG tidak berpengaruh terhadap
nilai perusahaan sedangkan kinerja keuangan berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan
ANALISIS PENGARUH PEMAHAMAN AKUNTANSI, MASA MEMIMPIN USAHA DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP PENGGUNAAN INFORMASI AKUNTANSI DALAM PEMBUATAN KEPUTUSAN BISNIS
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari pemahaman akuntansi, masa memimpin usaha dan budaya organisasi terhadap penggunaan informasi akuntansi dalam pembuatan keputusan bisnis. Penelitian ini dilakukan di 43 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang tergabung dalam Inkubator Bisnis (Inbis) Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Jember namun hanya 31 UMKM yang dapat diolah. Data penelitian diperoleh dari Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Jember.Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kuantitatif dengan metode uji statistik deskriptif, uji validitas dan reliabilitas data, uji asumsi klasik, teknik regresi linear berganda, uji F, uji T dan Uji R2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pemahaman akuntansi berpengaruh positif signifikan terhadap penggunaan informasi akuntansi dalam pembuatan keputusan bisnis. Sedangkan untuk variabel masa memimpin usaha memiliki pengaruh negatif terhadap penggunaan informasi akuntansi dalam pembuatan keputusan bisnis dan budaya organisasi tidak memiliki pengaruh terhadap penggunaan informasi akuntansi dalam pembuatan keputusan bisnis
Pengaruh Tata Kelola Perusahaan dan Kualitas Auditor terhadap Manajemen Laba Pada Bank Umum Syariah di Indonesia
Pelaporan keuangan merupakan kegiatan pengkomunikasian dan
penyampaian informasi keuangan perusahaan kepada pengguna informasi. Hasil
pelaporan keuangan yang paling menjadi perhatian adalah laporan keuangan. Pada
laporan keuangan, laporan laba rugi seringkali menjadi perhatian utama karena
informasi laba yang terkandung di dalamnya dinggap sebagai ukuran kinerja
perusahaan. (Kieso et al, 2001).
Pentingnya informasi laba mendorong manajemen untuk memberikan
perhatian lebih terhadap angka laba yang dilaporkan. Informasi laba sering menjadi
target tindakan oportunis manajemen untuk memaksimalkan kesejahteraannya
dengan cara memanipulasi tampilan laba sesuai keinginan. Tindakan oportunis ini
dikenal dengan istilah manajemen laba (Setiawati dan Na’im, 2000:424).
Manajemen laba merupakan upaya-upaya rekayasa dengan menggunakan
teknik-teknik tertentu agar tampilan laporan keuangan terlihat lebih baik, terlihat
lebih tinggi labanya, ataupun terlihat lebih rendah labanya. Menurut Kustono
(2013:10), umumnya manajemen laba dapat dilakukan melalui dua cara. Pertama,
dengan cara mengubah kebijakan akuntansi. Kedua, dengan mengendalikan akunakun
akrual, di mana akrual adalah perbedaan antara laba dan arus kas.
Lebih lanjut, akrual pada laporan keuangan seharusnya terpisah antara akrual
diskresioner dan akrual nondiskresioner (Kustono, 2013:19). Akrual diskresioner
(discretionary accrual) adalah komponen akrual yang berada dalam kebijakan
manajemen, sehingga manajer dapat memberi intervensi dalam proses pelaporan
akuntansi. Sebaliknya akrual nondiskresioner (non-discretionary accrual)
merupakan akrual yang tidak dapat dipengaruhi oleh kebijakan manajemen.
Tindakan manajemen laba dapat diminimalisir melalui suatu mekanisme
monitoring yang bertujuan untuk menyeimbangkan berbagai kepentingan dalam
perusahaan, terutama kepentingan antara pihak manajer dengan pihak pemilik
modal. Mekanisme ini kemudian disebut sebagai tata kelola perusahaan (corporate
governance). Menurut Muhammad (2011:406), keberadaan tata kelola perusahaan
dapat membangun seperangkat nilai, keyakinan, dan moral bagi pihak-pihak yang
terlibat dalam suatu perusahaan.
Terdapat beberapa penelitian tentang pelaksanaan tata kelola perusahaan dan
pengaruhnya terhadap manajemen laba. Berdasarkan hasil penelitian yang
dilakukan oleh Ujiyantho dan Pramuka (2007), Hanifa (2017), Soetedjo (2005), dan
Nurjannah (2017) ditemukan perbedaan hasil penelitian atas mekanisme tata kelola
perusahaan terkait pengaruhnya terhadap manajemen laba, sehingga perlu ada
penelitian lebih lanjut mengenai tata kelola perusahaan dan manajemen laba.
Penelitian ini dilakukan untuk melihat apakah mekanisme tata kelola
perusahaan (diproksikan dengan ukuran komite audit, ukuran Dewan Pengawas
Syariah, dan kepemilikan manajerial) dan kualitas auditor (diproksikan dengan
ukuran KAP) berpengaruh terhadap manajemen laba pada Bank Umum Syariah
(BUS) di Indonesia.
Objek penelitian adalah BUS yang terdapat di Indonesia. Alasan pemilihan
objek karena prinsip yang dipegang perbankan syariah dapat dilihat sebagai
mekanisme untuk menambah kepercayaan (trust), yang menunjukkan bahwa ‘harta
adalah milik Allah, dan manusia, secara individu atau kolektif adalah penjaganya’.
Penelitian ini ingin menguji apakah tata kelola perusahaan pada perbankan syariah
sudah mampu mengurangi manajemen laba di BUS.
Jenis penelitian adalah penelitian eksplanatori. Populasi yang digunakan yaitu
BUS yang terdaftar di Bank Indonesia periode 2013-2018. Metode penentuan
sampel menggunakan teknik purposive sampling dan diperoleh 60 BUS sebagai
sampel penelitian. Sumber data berasal dari laporan tahunan masing-masing BUS.
Metode analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda.
Hasil penelitian menjukkan bahwa menunjukkan bahwa variabel kepemilikan
manajerial berpengaruh positif terhadap manajemen laba, sedangkan ukuran komite
audit, ukuran DPS, dan kualitas auditor tidak berpengaruh terhadap manajemen
laba
PENGARUH PENGAWASAN RESIKO KREDIT DAN TINGKAT KEMANDIRIAN TERHADAP PROFITABILITAS KOPERASI WANITA KABUPATEN BANYUWANGI
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pengawasan, resiko kredit dan
tingkat kemandirian terhadap profitabilitas koperasi wanita di kabupaten
Banyuwangi. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari
Koperasi Wanita berupa Laporan Pertanggung Jawaban Pengurus dan Pengawas
yang disampaikan pada Rapat Anggota Tahunan (RAT) tahun 2014 dan 2015,
metode analisis data menggunakan analisis deskriptif, uji normalitas data, uji
asumsi klasik dan analisis regresi berganda sedangkan untuk pengujian hipotesis
menggunakan uji t dan uji R2. Hasil penelitian ini menunjukan pengawasan
berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas Koperasi Wanita di
Kabupaten Banyuwangi. Hal ini membuktikan bahwa pengawasan relatif
meningkat dengan standar yang tepat maka akan meningkatkan profitabilitas.
Resiko kredit berpengaruh negatif dan signifikan terhadap profitabilitas Koperasi
Wanita di Kabupaten Banyuwangi. Hal ini membuktikan bahwa resiko kredit
yang mengalami penurunan dalam setiap periodenya maka akan meningkatkan
profitabilitas. Tingkat kemandirian berpengaruh positif dan signifikan terhadap
profitabilitas Koperasi Wanita di Kabupaten Banyuwangi. Hal ini membuktikan
bahwa tingkat kemandirian yang relatif meningkat dalam segi permodalan
mandiri maka akan meningkatkan profitabilitas
Pengaruh Keputusan Manajemen Terhadap Nilai Perusahaan Agroindustri Periode 2014-2018
Agroindustri adalah kegiatan yang memanfaatkan hasil pertanian sebagai bahan baku, merancang dan menyediakan peralatan serta jasa untuk kegiatan tersebut. Proses yang digunakan mencakup pengubahan dan pengawetan melalui perlakuan fisik atau kimiawi, penyimpanan, pengemasan dan distribusi. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh keputusan manajemen yaitu keputusan investasi (TAG), keputusan pendanaan (DAR), dan kebijakan dividen (DPR) secara parsial dan simultan terhadap nilai perusahaan agroindustri periode 2014-2018 di Bursa Efek Indonesia. Sampel pada penelitian diambil dengan menggunakan purposive sampling. Sampel penelitian ini berjumlah 8 perusahaan. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Berdasarkan analisis data, ditemukan bahwa secara parsial keputusan investasi dan keputusan pendanaan berpengaruh terhadap nilai perusahaan, sedangkan kebijakan dividen tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Sedangkan secara simultan ditemukan bahwa keputusan investasi, keputusan pendanaan, dan kebijakan dividen mempengaruhi nilai perusahaan
- …
