1,720,972 research outputs found

    FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGAWASAN KEUANGAN DAERAH (APBD) OLEH ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH (DPRD) KAB. INHIL PROVINSI RIAU

    Get PDF
    Penelitian ini dilaksanakan pada Lembaga Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kab. Inhil Provinsi Riau. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji faktor-faktor yang mempengaruhi pengawasan keuangan daerah (APBD) yang dilakukan oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah  (DPRD)Kab. Inhil Provinsi Riau. Populasi dalam penelitian ini adalah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau periode (2009-2014) sebanyak 45 orang yang terdiri dari 4 komisi I, II, III dan IV), pemilihan sampel menggunakan teknik Stratified Random Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 45 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan cara menyebarkan kuesioner secara langsung oleh peneliti sendiri dan melalui perantara orang yang dikenal. Jumlah responden dalam penelitian ini adalah sebanyak 30 orang. Pengujian hipotesis diuji secara empiris dengan menggunakan multiple regression dengan bantuan software SPSS. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi pengawasan keuangan daerah (APBD) yang terdiri dari partisipasi masyarakat, transparansi kebijakan publik, dan pengetahuan dewan tentang anggaran mempunyai  pengaruh yang signifikan terhadap pengawasan keuangan daerah (APBD) yang dilakukan oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kab. Inhil Provinsi Riau sebesar 78,8% sedangkan 21,2% lainnya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Dari hasil pengolahan data  diperoleh persamaan regresi antara partisipasi masyarakat, transparansi kebijakan publik, dan pengetahuan dewan tentang anggaran dengan pengawasan keuangan daerah (APBD) yaitu Y = 4,750 + 0,597X1 + 0,169X2 + 0,163X3. Faktor partisipasi masyarakat adalah faktor yang paling dominan dalam mempengaruhi pengawasan keuangan daerah (APBD) yaitu sebesar 59,7%. Dari hasil pengujian hipotesis secara simultan, perbandingan nilai Fhitung dengan Ftabel hasilnya adalah Fhitung> Ftabel (36,961 > 2,975) dengan taraf kesalahan 5%, hal ini menunjukkan bahwa Ho ditolak dan Hi diterima berarti partisipasi masyarakat, transparansi kebijakan publik, dan pengetahuan dewan tentang anggaran mempunyai  pengaruh yang signifikan terhadap pengawasan keuangan daerah (APBD) yang dilakukan oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kab. Inhil Provinsi Riau. Sementara itu dari uji hipotesis secara parsial menunjukkan thitung partisipasi masyarakat sebesar 7,282, thitung transparansi kebijakan publik sebesar 2,625, dan thitung pengetahuan dewan tentang anggaran sebesar 2,321 lebih besar dari nilai ttable yaitu 2,048. Hal ini menunjukkan bahwa secara parsial variabel bebas (partisipasi masyarakat, transparansi kebijakan publik, dan pengetahuan dewan tentang anggaran) berpengaruh signifikan terhadap variabel terikat (pengawasan keuangan daerah)

    PENGARUH PENGENDALIAN INTERN DAN PENERAPAN PRINSIP-PRINSIP GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP KINERJA MANAJERIAL (StudiEmpirisPada Perusahaan Perbankan Di Tembilahan)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh pengendalian intern dan penerapan prinsip-prinsip GCG terhadap kinerja manajerial (Studi Empiris pada perusahaan perbankan di Tembilahan). Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling. 33 item pertanyaan yang dibagi menjadi 3 bagian. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis kuantitatif dengan alat bantu computer, yang menggunakan program SPSS. 17.00For windows. Metode statistik yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah regresi berganda. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: 1) Pengendalian intern tidak berpengaruh secara persial terhadap kinerj manajerial. 2) Penerapan prinsip-prinsip Good Corporate Governance berpengaruh secara positif signifikan terhadap kinerja manajerial

    PENGARUH SISTEM AKUNTANSI MANAJEMEN TERHADAP KINERJA MANAJERIAL DENGAN STRATEGI BISNIS SEBAGAI VARIABEL MODERASI PADA PT. PULAU SAMBU GUNTUNG

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Sistem  Akuntansi Manajemen terhadap Kinerja Manajerial dengan strategi bisnis sebagai Variabel Moderasi. Teknik Analisa penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teknik analisa regresi sederhana dan regresi berganda. Sampel dalam penelitian ini adalah para manajer tingkat bawah, menengah dan atas, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Jumlah kuesioner yang disebar dalam penelitian ini adalah 40 eksemplar dan kuesioner yang kembali sebanyak 35 eksemplar Berdasarkan hasil pengujian, dapat diketahui bahwa sistem akuntansi manajemen memiliki nilai t hitung sebesar -1,870 dengan taraf signifikan 0, 070 Sedangkan, nilai t tabel yang diperoleh  adalah sebesar 2.03951 pada taraf signifikan 0,05 (5%).  Sehingga, dengan nilai t hitung  -1,870 < 2.03951 t table dan taraf signifikan 0, 070 > 0,05, maka dapat disimpulkan, bahwa sistem akuntansi manajemen  tidak berpengaruh terhadap kinerja manajerial pada PT. Pulau Sambu Guntung. Sedangkan hasil uji dengan regresi berganda dapat dketahui bahwa sistem akuntansi manajemen yang dimoderasi strategi bisnis  memiliki nilai t hitung Sebesar 0,995 dengan taraf signifikan 0,574. Sedangkan, nilai t tabel yang diperoleh Adalah sebesar 2.03951 pada taraf signifikan 0,05 (5%). Sehingga, dengan nilai t hitung 0,995 <2.03951 t table dan taraf signifikan 0,574>0,05, maka dapat disimpulkan, bahwa strategi bisnis tidak memoderasi pengaruh sistem akuntansi manajemen terhadap kinerja manajerial pada PT. Pulau Sambu Guntun

    PENGARUH SISTEM INFORMASI AKUNTANSI TERHADAP KINERJA KARYAWAN DENGAN INTEGRITAS KARYAWANSEBAGAI VARIABEL PEMODERASI PADA PERBANKAN DI TEMBILAHAN

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memperoleh bukti empiris tentang pengaruh sistem informasi akuntansi integritas karyawan terhadap kinerja karyawan dengan integritas karyawan sebagai variabel pemoderasi pada Perbankan di Tembilahan. Pengujian hipotesa menggunakan uji MRA, uji parsial, uji simultan  dan uji koefisien determinasi (R2). Statistik deskriptif digunakan untuk membantu menganalisis data dengan mendeskripsikan data yang telah terkumpul.Hasil uji secara parsial bahwa Sistem Informasi Akuntansi (X1) memberikan nilai t hitung sebesar 5,137 > t tabel 2,0262  dengan tingkat signifikan 0,027 < 0,05, sehingga variabel Sistem Informasi Akuntansi berpengaruh secara parsial terhadap Kinerja Karyawan.  Integritas Karyawan (X2) memberikan nilai t hitung sebesar 6,859 > t tabel 2,0262  dengan tingkat signifikan 0,014 < 0,05, sehingga variabel Integritas Karyawan berpengaruh secara parsial terhadap Kinerja Karyawan. Variabel Moderating yang merupakan interaksi antara X1 dan X2 dengan memiliki nilai t hitung sebesar 7,047 > t tabel 2,0262  dengan tingkat signifikan 0,000 < 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel Integritas Karyawan dapat memoderasi antara Sistem Informasi Akuntansi terhadap Kinerja Karyawan. Secara simultan diperoleh nilai Fhitung sebesar 87,490 > Ftabel  sebesar 3,28 sehingga Sistem Informasi Akuntansi berpengaruh secara simultan terhadap Kinerja Karyawan dengan variabel pemoderasi Integritas Karyawan. Uji koefisien determinasi (Adjusted R Square) sebesar 0,828 atau sebesar 82,8%. Hal ini berarti 82,8% variabel Kinerja Karyawan dipengaruhi oleh Sistem Informasi Akuntansi dengan variabel pemoderasi Integritas Karyawan. Sedangkan sisanya sebesar (100% - 82,8% = 17,2% dijelaskan atau dipengaruhi oleh variabel yang lain yang tidak diteliti

    PENGARUH KECERDASAN INTELEKTUAL, KECERDASARAN EMOSIONAL DAN MINAT BELAJAR TERHADAP TINGKAT PEMAHAMAN AKUNTANSI PADA MAHASISWA AKUNTANSI DI UNIVERSITAS ISLAM INDRAGIRI

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan mendapatkan bukti empiris pengaruh kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional dan minat belajar terhadap tingkat pemahaman akuntansi. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa akuntansi yang masih aktif kuliah di Universitas Islam Indragiri. Pemilihan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 50 mahasiswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa kecerdasan intelektual secara parsial berpengaruh signifikan terhadap tingkat pemahaman akuntansi, sedangkan kecerdasan emosional dan minat belajar secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat pemahaman akuntansi. Secara simultan kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional dan minat belajar berpengaruh terhadap tingkat pemahaman akuntansi. Variasi variabel tingkat pemahaman akuntansi dapat dijelaskan atau dipengaruhi oleh kecerdasan intelektual, kecerdasaran emosional dan minta belajar sebesar 20,7% sedangkan sisanya sebesar 79,3% dijelaskan atau dipengaruhi oleh faktor-faktor atau variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian iniPenelitian ini bertujuan untuk menguji dan mendapatkan bukti empiris pengaruh kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional dan minat belajar terhadap tingkat pemahaman akuntansi. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa akuntansi yang masih aktif kuliah di Universitas Islam Indragiri. Pemilihan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 50 mahasiswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa kecerdasan intelektual secara parsial berpengaruh signifikan terhadap tingkat pemahaman akuntansi, sedangkan kecerdasan emosional dan minat belajar secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat pemahaman akuntansi. Secara simultan kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional dan minat belajar berpengaruh terhadap tingkat pemahaman akuntansi. Variasi variabel tingkat pemahaman akuntansi dapat dijelaskan atau dipengaruhi oleh kecerdasan intelektual, kecerdasaran emosional dan minta belajar sebesar 20,7% sedangkan sisanya sebesar 79,3% dijelaskan atau dipengaruhi oleh faktor-faktor atau variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian in

    PENGARUH MOTIVASI BELAJAR, PENYALAHGUNAAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN INTEGRASI MAHASISWA TERHADAP PERILAKU KECURANGAN AKADEMIK MAHASISWA AKUNTANSI SEBAGAI CALON AKUNTAN (Studi Pada Mahasiswa Akuntansi Universitas Islam Indragiri)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris pengaruh motivasi, penyalahgunaan teknologi informasi dan integritas mahasiswa terhadap perilaku kecurangan akademik, dan pengaruh. Lokasi penelitian ini adalah Universitas Islam Indragiri. Populasi dalam penelitian ini merupakan mahasiswa Jurusan Akuntansi Program S1 UNISI. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah sejumlah 104 orang. Teknik analisa yang digunakan adalah regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa secara parsial motivasi belajar tidak berpengaruh terhadap perilaku kecurangan akademik (p= 0,183 > 0,005), integritas mahasiswa tidak berpengaruh terhadap perilaku kecurangan akademik (p= 0,524 > 0,005), sedangkan penyalahgunaan teknologi informasi berpengaruh positif terhadap perilaku kecurangan akademik (p= 0,000 < 0,005). Secara simultan motivasi belajar, penyalahgunaan teknologi informasi dan integritas mahasiswa secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap perilaku kecurangan akademik pada mahasiswa Jurusan Akuntansi Program S1 Universitas Islam Indragiri

    PENGARUH INTELLECTUAL CAPITAL TERHADAP NILAI PASAR PERUSAHAAN PADA PERUSAHAAN PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BEI

    Get PDF
    Kemajuan teknologi dan informasi menyebabkan perkembangan ekonomi saat ini dikendalikan oleh informasi dan pengetahuan, hal ini membawa sebuah peningkatan perhatian pada modal intelektual. Tujuan penelitian ini adalah menguji secara empiris pengaruh modal intelektual pada nilai pasar perusahaan. Modal intelektual dihitung dengan Value Added Intellectual Coefficient (VAICTM) dapat dilihat dari sumber daya perusahaan, yaitu human capital (value added human capital – VAHU), structural capital (structural capital value added – STVA), dan physical capital (value added of capital employed – VACA) dan nilai pasar perusahaan diukur dengan Price to Book Value (PBV). Pengumpulan data menggunakan metode purposive sampling terhadap perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2009-2011. Sebanyak 57 perusahaan perbankan sebagai sampel. Metode analisa yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisa regresi linier berganda.Hasil penelitian menunjukkan bahwa komponen intellectual capital yaitu VAHU, STVA, dan VACA tidak berpengaruh terhadap nilai pasar perusahaan. Secara simultan seluruh variabel intellectual capital yaitu VAHU, STVA, dan VACA  yang diteliti tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai pasar perusahaan. Nilai Adjusted R Square sebesar 3,4% menunjukkan nilai pasar di BEI pada periode penelitian dapat dijelaskan oleh variabel independen dalam penelitian ini sedangkan sisanya 96,6% dijelaskan oleh variabel-variabel lain diluar penelitian ini

    PENGARUH AKUNTANSI PERTANGGUNGJAWABAN TERHADAP PENILAIAN KINERJA KARYAWAN PADA PT. AGRO SARIMAS INDONESIA

    Get PDF
    Penelitian ini dilaksanakan di PT. Agro Sarimas Indonesia di Sungai Sejuk dengan tujuan untuk mengetahui Pengaruh Akuntansi Pertanggungjawaban terhadap Penilaian Kinerja Karyawan PT. Agro Sarimas Indonesia.Sampel Penelitian adalah 37 orang karyawan yang dipilih secara random sampling dengan angket yang teruji secara reabilitas berdasarkan rumus Alpha Cronbach menunjukkan kedua variabel berada di 0.715 yang berarti instrumen tersebut sangat reliabel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa akuntansi pertanggungjawaban berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja karyawan pada PT. Agro Sarimas Indonesia, karena nilai akuntansi pertanggungjawaban yang menghasilkan koefisien regresi sebesar 0,529, t hitung sebesar 3,286 dan nilai signifikansi sebesar 0,0002 oleh karena nilai t hitung 3,286 > nilai t tabel 2,030 dan nilai signifikansi 0,002 < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis alternatif (Ha) diterima, artinya akuntansi pertanggungjawaban terbukti terbukti berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan . Oleh karena itu dapat ditarik kesimpulan bahwa akuntansi pertanggungjawaban mempunyai pengaruh yang besar terhadap kinerja karyawan yang ada pada PT. Agro Sarimas Indonesia, mungkin ini dikarenakan bahwa di PT. Agro Sarimas Indonesia bertindak sebagai produsen yang memproduksi barang yang siap pakai yang lebih banyak menggunakan tenaga karyawan untuk menghasilkan sebuah produk yang siap dipasarkan kepada konsumen. Berpengaruhnya akuntansi pertanggungjawaban terhadap kinerja karyawan sesuai dengan nilai uji Adjusted R Square sebesar 0,214. Hal ini berarti 21,4% prediksi kinerja karyawan yang hanya dapat dijelaskan oleh variabel akuntansi pertanggungjawaban sisanya 78,6% dipengaruhi oleh variabel-variabel yang tidak diteliti atau diluar model penelitian

    PENGARUH MORALITAS INDIVIDU DAN PENGENDALIAN INTERNAL TERHADAP KECENDERUNGAN KECURANGAN AKUNTANSI PADA PERBANKAN DI TEMBILAHAN

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar pengaruh Moralitas Individu dan pengendalian Internal terhadap Kecenderungan Kecurangan Akuntansi pada perbankan di Tembilahan. Jenis penelitian dalam kripsi ini adalah kausal komparatif. Populasi dalam penelitian ini adalah perbankan yang berada di Tembilahan dengan sampel yang digunakan sebanyak 31 responden yang diambil secara Purposive Sampling. Sedangkan analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah regresi berganda.      Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Moralitas Individu berpengaruh terhadap Kecenderungan Kecurangan Akuntansi dengan taraf signifikansi 0,000 < 0,05 begitu juga dengan Pengendalian Internal dapat mempengaruhi Kecenderungan Kecurangan Akuntansi dengan signifikansi yang sama yaitu 0,000 < 0,05. Sedangkan secara simultan bahwa tingkat signifikan sebesar 0,000 lebih kecil dari taraf yang ditentukan yaitu α = 0,05 mengindikasikan bahwa Moralitas Individu dan Pengendalian Internal secara bersama – sama berpengaruh signifikan terhadap Kencederungan Kecurangan Akuntansi. R Square yaitu sebesar 0,806 atau 80,6%. Dengan demikian bahwa besarnya pengaruh variabel bebas terhadap Kecenderungan Kecurangan Akuntansi adalah 80,6% sedangkan sisanya (19,4%) dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian

    PENGARUH EFEKTIVITAS PENGGUNAAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI, BUDAYA KERJA DAN INSENTIF TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PERBANKAN DI TEMBILAHAN

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas penggunaan sistem informasi akuntansi, budaya kerja dan insentif terhadap kinerja karyawan pada Perbankan di Tembilahan. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh karyawan pada perbankan di Tembilahan. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 35 karyawan pada perbankan di Tembilahan. Teknik analisa data dalam penelitian ini regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel efektivitas penggunaan sistem informasi akuntansi memiliki thitung 3,474 > ttabel 2,03951, sehingga secara parsial efektivitas penggunaan sistem informasi akuntansi berpengaruh terhadap kinerja karyawan pada perbankan di Tembilahan. Variabel budaya kerja memiliki t hitung 2,644 > ttabel 2,03951, sehinga secara parsial budaya kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan pada perbankan di Tembilahan. Variabel insentif memiliki thitung 2,196 > ttabel 2,03951, sehingga secara parsial insentif berpengaruh terhadap kinerja karyawan pada perbankan di Tembilahan. Hasil uji simultan bahwa efektivitas penggunaan sistem informasi akuntasi, budaya kerja dan insentif memiliki nilai f hitung sebesar 57,906 > ftabel  sebesar 2,91 sehingga efektivitas penggunaan sistem informasi akuntasi, budaya kerja dan insentif secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan pada perbankan di Tembilahan. Hasil uji koefisien determinasi adalah sebesar 0,834 sehingga variabel kinerja karyawan bisa dijelaskan atau dipengaruhi oleh variabel efektivitas penggunaan sistem informasi akuntasi, budaya kerja dan insentif sebesar 83,4%, sedangkan sisanya sebesar 16,6% dipengaruhi oleh variabel yang lain yang tidak diteliti
    corecore