127 research outputs found
Pengaruh E-Commerce dan Promosi Terhadap Keputusan Pembelian Produk Di Lazada
Riset ini dirancang guna menganalisa dampak e-commerce dan promosi pada keputusan pembelian produk di Lazada. Sample riset sebanyak 100 responden yang ialah customer lazada. Pengambilan data dijalankan dengan menyabakran kuisioner, lalu data diolah mempergunakan SPSS 21. Metode sampling yang dipilih ialah rumus Krecie dan Morgan. Peneliti menetapkan metode penelitian deskriptif guna memberikan gambaran terstruktur serta terperinci terkait variable riset. Pengujian data antaralain uji validitas dengan nilai rhitung dan uji reliabilitas dengan nilai Cronbach’s Alpha dengan analisis regresi linear berganda didalam pengujian hipotesis. Persamaan linear berganda Y = 1,149 + 0,964 X1 + 0,271 X2, artinya tiap peningkatan atau penurunan harga senilai 1 poin, maka keputusan pembelian pada Lazada meningkat 0,964 dan setiap peningkatan hasil promosi sebesar 1 poin, maka keputusan pembelian pada Lazada Indonesia akan meningkat sebanyak 0,271. Disamping manganalisa keterkaitan antara variable bebas dengan variable terkait, dihitung pada hubungan antara variable. Korelasi antara harga dan keputusan pembelian senilai 1,149, korelasi antara promosi dengan keputusan pembelian pembelian senilai 0,271, karenanya dikata keterkaitan ketiga variable dinilai cukup kuat dan positif
The Effect Of Promotion, Price, And Quality Of Service In Decision Making Using Online Transportation
The results of the study show that the variables of promotion, price and service quality have a significant influence on decision making on online transportation. The equation Y = 5.709 + 0.072X1 - 0.022X2 + 0.845X3, which means that if there is an increase or decrease in promotion of 1 point, decision making will increase or decrease by 0.072 and if there is an increase or decrease in service quality by 1 point, decision making will experience an increase or decrease in service quality. increase or decrease by 0.022. And if there is an increase or decrease in the price of 1 point, the decision making will increase or decrease by 0.845.
From the results of the analysis of the influence of promotion, promotion, service quality factors in making decisions using online transportation, it is known that promotion has a positive and strong correlation to decision-making that is equal to 0.739, price has a positive and strong correlation to decision-making of 0.654 and service quality has a correlation which is positive and very strong on decision making of 0.942. And the results of the coefficient of determination between promotion, price and service quality in decision making, it was found that promotions influenced decision making by 54.6%, the remaining 45.4% was influenced by other factors. promotions and prices affect decision making by 56.5%, the remaining 43.5% is influenced by other factors. and promotion, From the annova test, the Fcount for model 1 is 117.718 with a significant level of 0.000. Where the number 0.000 < 0.05 and also Fcount > Ftable or 117.718 > 3.09, thus ho is rejected and ha is accepted. From the annova test, Fcount for model 2 is 63.051 with a significant level of 0.000. Where the number 0.000 < 0.05 and also Fcount > Ftable or 63.051 > 3.09, thus ho is rejected and ha is accepted. From the results of the annova test, Fcount for model 3 is 265.552 with a significant level of 0.000. Where the number is 0.000 < 0.05 and also Fcount > Ftable or 265.552 > 3.09, thus ho is rejected and ha is accepted. This proves that there is a significant influence between promotion, price and service quality in making decisions using online transportation
Pengaruh Kedisiplinan, Efektivitas Kerja, Dan Komitmen Terhadap Kepuasan Kerja Pada PT. Trimulia Sarana Agung
Studi ini bermaksud mengkaji pengaruh kedisiplinan, efektivitas kerja, serta komitmen terhadap kepuasan kerja karyawan di PT. Trimulia Sarana Agung. Data diperoleh dari 125 responden menggunakan kuesioner. Analisis data yang dilakukan di penelitian ini menggunakan program SPS Versi 25. Uji statistik deskriptif menunjukkan bahwa rata-rata kedisiplinan adalah 43,93, efektivitas kerja adalah 41,37, komitmen adalah 40,56, dan kepuasan kerja adalah 40,18. Uji validitas menjelaskan bahwasanya keseluruhan variabel valid dan nilai rhitung lebih besar dari rtabel. Keseluruhan variabel reliabel mempunyai koefisien alpha Cronbach yang > 0,60, menurut Uji reliabilitas. Temuan penelitian menjelaskan bahwasanya kedisiplinan memberi pengaruh positif dan signifikan pada kepuasan kerja dengan (koefisien beta 0,846). Efektivitas kerja juga berpengaruh positif dan signifikan (koefisien beta 0,182), begitu juga dengan komitmen (koefisien beta 0,745). Penelitian ini sama dengan penelitian terdahulu yang menjelaskan pentingnya kedisiplinan, efektivitas kerja, dan komitmen dalam mencapai kepuasan kerja. Secara bersama-sama, ketiga variabel tersebut secara signifikan mempengaruhi kepuasan kerja di perusahaan ini. Temuan penelitian ini memberi informasi penting bagi perusahaan atas meningkatkan kepuasan dan kinerja karyawa
Pengaruh Komunikasi, Motivasi Dan Kerjasama Tim Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Gori Global Indonesia
Penelitian ini memiliki tujuan supaya mampu mengungkap pengaruh komunikasi, motivasi serta Kerjasama tim pada kinerja karyawan pada PT. Gori Global Indonesia. Sampel yang dipakai sebanyak 102 orang. Penghimpunan data dilaksanakan lewat disebarkannya kuisioner, serta olah data di penelitian ini dipergunakan SPSS versi 25. Teknik analisa yang dipakai di penelitian yakni metode deskriptif yang memberi gambaran secara sistematis, factual dan juga akurat terkait faktor yang diteliti. Berdasarkan hasil uji t diperoleh thitung komunikasi 5.290 lebih besar (>) ttabel 1,98447, thitung motivasi 5.213 (>) ttabel 1,98447 dan t hitung kerjasama tim 2.464 tidak lebih kecil (>) ttabel 1,98447, dengan nilai sig. 0,000 < 0,05 maknanya secara individual diperoleh pengaruh signifikan antara komunikasi, motivasi serta kerjasama tim pada kinerja karyawan PT. Gori Global Indonesia. Pengujian simultan pada model 1 diperoleh Fhitung 173,160 tidak lebih kecil (>) Ftabel dengan nilai sig 0,000 < 0,05. Untuk model 2 diperoleh Fhitung 119,563 tidak lebih kecil (>) Ftabel dengan nilai sig 0,000 < 0,05. Untuk model 3 diperoleh Fhitung 85,815 tidak lebih kecil (>) Ftabel dengan nilai sig 0,000 < 0,05. Oleh kareannya Ho ditolak dan Ha diterima, berarti bisa dikatakan bahwa komunikasi, motivasi dan kerjasama tim pada kinerja karyawan.as
Pengaruh Motivasi Kerja, Lingkungan Kerja Dan Gaya Kepemimpinan Terhadap Kinerja Karyawan Pada Merk A Di PT. PNM
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variabel-variabel yang berkaitan dengan motivasi kerja, lingkungan kerja dan gaya kepemimpinan secara mandiri maupun bersama-sama terhadap kinerja karyawan pada PT. PNM. Sampel penelitian mencakup 114 karyawan sebagai responden. Karyawan diberikan kuesioner melalui Google Form lalu diolah menggunakan SPSS Versi 22 untuk menganalisis data. Dengan itu, penulis menggunakan analisis koefisien determinasi, uji t (parsial) dan uji f (simlutan) untuk mengetahui kebenaran dari hipotesis yang terbentuk. Melalui hasil analisis data, ditemukan hasil koefisien determinasi dengan R square model 1 sebesar 51,8%, model 2 sebesar 56,1% dan model 3 sebesar 43,5%. Untuk nilai t dapat diketahui bahwa nilai motivasi kerja yaitu 10,979, untuk nilai lingkungan kerja yaitu 9,281, dan untuk nilai gaya kepemimpinan yaitu 10,359. Berdasarkan ketiga model tersebut dapat disimpulkan Ho ditolak dan Ha diterima untuk ketiga variabel tersebut. Untuk hasil nilai f dapat diketahui untuk model 1 sebesar 120,530 dengan tingkat signifikan 0,000 dimana angka 0,000 < 0,05 dan Fhitung > Ftabel atau 120,530 > 3,92, untuk model 2 sebesar 71,054 dengan tingkat signifikan 0,000 dimana angka 0,000 < 0,05 dan Fhitung > Ftabel atau 71,054 > 3,92, untuk model 3 sebesar 86,134 dengan tingkat signifikan 0,000 dimana angka 0,000 < 0,05 dan Fhitung > Ftabel atau 86,134 > 3,92, Sehingga dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya variabel motivasi kerja, lingkungan kerja dan gaya kepemimpinan terbukti memiliki pengaruh secara simultan terhadap variabel kinerja karyawan pada Merk A di PT. PNMTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variabel-variabel yang berkaitan dengan motivasi kerja, lingkungan kerja dan gaya kepemimpinan secara mandiri maupun bersama-sama terhadap kinerja karyawan pada PT. PNM. Sampel penelitian mencakup 114 karyawan sebagai responden. Karyawan diberikan kuesioner melalui Google Form lalu diolah menggunakan SPSS Versi 22 untuk menganalisis data. Dengan itu, penulis menggunakan analisis koefisien determinasi, uji t (parsial) dan uji f (simlutan) untuk mengetahui kebenaran dari hipotesis yang terbentuk. Melalui hasil analisis data, ditemukan hasil koefisien determinasi dengan R square model 1 sebesar 51,8%, model 2 sebesar 56,1% dan model 3 sebesar 43,5%. Untuk nilai t dapat diketahui bahwa nilai motivasi kerja yaitu 10,979, untuk nilai lingkungan kerja yaitu 9,281, dan untuk nilai gaya kepemimpinan yaitu 10,359. Berdasarkan ketiga model tersebut dapat disimpulkan Ho ditolak dan Ha diterima untuk ketiga variabel tersebut
Pengaruh Persepsi Kemudahan, Persepsi Kepercayaan dan Persepsi Resiko pada Pemabayaran Elektronik Terhadap Minat Menggunakan Ulang Gopay (Studi Kasus di Kalangan Mahasiswa Fakultas Bisnis Universitas Buddhi Dharma)
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa dan melakukan pengujian mengenai pengaruh dari persepsi kemudahan, persepsi kepercayaan dan persepsi resiko pada pembayaran elektronik terhadap minat menggunakan ulang gopay di kalangan mahasiswa. Sebagai kerangka dasar dalam penelitian ini menggunakan teori tam dan pengambilan sampel terhadap responden yang menggunakan gopay di mahasiswa fakultas bisnis Universitas Buddhi Dhama Tangerang. Sampel diperoleh dengan menggunakan metode purposive sampling dari seluruh kuesioner yang tersebar sejumlah 100 sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi kemudahan dan persepsi kepercayaan berpengaruh positif signifikan terhadap minat menggunakan ulang gopay, sedangkan persepsi resiko berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap minat menggunakan ulang gopay.
Hasil penelitian diperoleh F hitung untuk model 1 adalah 33.073 dengan tingkat signifikan 0,000 dimana angka 0,000 < 0,05 dan juga F hitung > F tabel atau 33.073 > 2.70 dengan demikian H0 ditolak dan Ha diterima, artinya terdapat pengaruh simultan (bersama-sama) secara signifikan antara variabel kemudahan , kepercayaan dan resiko terhadap minat menggunakan ulang gopay .
Untuk t hitung kemudahan (X1) lebih tinggi nilainya dari t tabel atau 3,553 > 1,66071, dan t hitung kepercayaan (X2) lebih tinggi dari t tabel atau 3.005 > 1,166071, dan t hitung resiko (X3) 0,397 < 1,66071 dengan tingkat signifikansi nilai probabilitas untuk kemudahan sebesar 0,001 < 0,05 dan nilai probabilitas untuk kepercayaan sebesar 0,03 < 0,05 serta untuk resiko sebesar 0,692 > 0,05 maka ha diterima dan ho ditolak. Hasil ini menunjukkan bahwa kemudahan, kepercayaan dan resiko secara parsial berpengaruh signifikan terhadap minat menggunakan ulang gopay
q
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Gratis Ongkir, Diskon, Harga, dan Ketepatan Waktu Pengiriman terhadap Keputusan Pembelian Konsumen GrabFood di Kota Tangerang, baik secara parsial maupun simultan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh konsumen GrabFood di Kota Tangerang yang tergolong dalam populasi tak terhingga. Jumlah sampel sebanyak 149 responden, ditentukan menggunakan rumus Cochran. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner. Hasil uji validitas, reliabilitas, serta asumsi klasik menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan bebas dari gangguan multikolinearitas, heteroskedastisitas, maupun autokorelasi. Persamaan regresi linear berganda yang diperoleh adalah: Y = 1,936 + 0,399X1 + 0,178X2 + 0,180X3 + 0,207X4. Secara parsial, Gratis Ongkir (t = 4,056), Diskon (t = 2,004), Harga (t = 2,053), dan Ketepatan Waktu Pengiriman (t = 2,345) berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian karena t hitung > t tabel (1,976). Secara simultan, F hitung (189,677) > F tabel (2,433). Kesimpulan: Keempat variabel berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian, dengan kontribusi sebesar 83,6%.
as
Penelitian ini dilakukan untuk mengisi kevakuman informasi terkait dengan pengaruh berbagai faktor pada Keputusan Pembelian oleh para pengguna platform E-Commerce. Mengingat adanya persaingan yang sengit serta evolusi perilaku konsumen yang cepat dalam ranah digital, sangatlah penting untuk memiliki pemahaman yang mendalam mengenai faktor-faktor tersebut. Dalam penelitian ini, pengaruh Citra Merek, Kualitas Produk, dan Flash Sale terhadap Keputusan Pembelian konsumen yang memilih Parfum Merek "Onix" di platform E-Commerce "Shopee" dianalisis. Fokus kajian ini tertuju pada tiga faktor utama yang diduga kuat mempengaruhi keputusan tersebut, yaitu Citra Merek, Kualitas Produk, dan Flash Sale. Ditegaskan dalam penelitian bahwa prioritas utama konsumen saat membeli parfum melalui E-Commerce adalah Kualitas Produk yang tinggi. Citra Merek yang positif sangat diperlukan untuk membangun kepercayaan konsumen terhadap produk tersebut. Flash Sale sebagai strategi promosi yang menawarkan produk dengan harga diskon dalam waktu terbatas dapat menarik minat konsumen untuk membeli.a
The Relation of Price, Product Quality And Brand Image To Customer Loyalty In Manufacturing Companies
The purpose of writing this thesis is to determine the extent to which Price (X1), Product Quality (X2) and Brand Image (X3) can affect Customer Loyalty (Y) of human resources. The author conducted research using multiple linear analysis, correlation coefficient analysis, calculating the coefficient of determination, and testing the hypothesis by looking for the t-count value, then comparing t-count with t-table, and testing the hypothesis by finding the f-count, then comparing f-count with f table. The results of the analysis obtained with the following details: From the results of multiple linear analysis obtained the equation Y = 4.361 + 0.403 X1 + 0.516 X2, and from the results of the price coefficient has a positive and very strong correlation to customer loyalty that is equal to 0.689, Product Quality has a positive and very strong correlation to customer loyalty 0.758. From the results of the coefficient of determination (KD) brand image affects customer loyalty by 47.5%, and the remaining 52.5%, influenced by other factors. Based on the results of hypothesis testing, it is obtained that the t-count for the price is 3.309, the t-count for product quality is 4.463, with a t-table of 1.6722 obtained from the t-table distribution for df = 50 – 2 and the level of significance is 0.05. In other words, Ha is accepted and Ho is rejected, because t count > t table. Based on the hypothesis test for model 1, the f arithmetic result is 43,387, for model 2, the f arithmetic result is 31.664, with f table 1.45 with a significant level of 0.000, the number 0.000 < 0.05, thus Ho is rejected and Ha is accepted, because f count > f table. Based on the results of this study, it can be concluded that there is a relationship between product quality and customer loyalty and so on
Pengaruh Stres Kerja Dan Konflik Kerja Terhadap Produktivitas Karyawan Pada PT. Media Bernas Jogja
Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui pengaruh stres kerja dan konflik kerja terhadap produktivitas karyawan pada PT. Media Bernas Jogja. Penelitian dilakukan dengan menyebar kuensioner, sedang metode penelitian dengan menggunakan Simple Random Sampling. Uji t diperoleh bahwa nilai t hitung stress kerja 6.548 > ttabel 1.665 dan .000 < 0.05 dan nilai t hitung konflik kerja 2.373. > ttabel 1.665 dan .000< 0.05 sehingga hipotesis yang menyatakan stress kerja dan konflik kerja berpengaruh positif secara parsial terhadap produktivitas karyawan pada Perusahaan PT.Media Bernas Jogja.Uji F , didapat F hitung > F tabel atau 194.529 > 3.12 atau tingkat signifikasi (sig) 0.000 <0.05 sehingga hipotesis yang menyatakan stress kerja dan konflik kerja secara bersama-sama berpengaruh terhadap produktivitas karyawan pada Perusahaan PT.Media Bernas Jogja dan R Square (R2) menunjukkan koefisien determinasi yang berarti persentase kontribusi variabel independen. koefisien korelasi angka 0,842, menunjukkan ada hubungan antara stres kerja dan konflik kerja sangat kuat. Besarnya pengaruh stres kerja dan konflik kerja adalah 84,2% sedangkan sisanya 15,8% dipengaruhi oleh faktor lain
- …
