3 research outputs found

    Transformasi penulisan artikel ilmiah dengan kecerdasan buatan: Pengembangan kapasitas mahasiswa

    No full text
    Penulisan artikel ilmiah adalah keterampilan penting bagi mahasiswa yang ingin berkontribusi secara signifikan dalam dunia akademik. Namun, tantangan dalam menyusun artikel berkualitas sering menghambat produktivitas dan pencapaian akademik mahasiswa. Seiring dengan kemajuan teknologi, kecerdasan buatan (AI) kini menjadi alat yang efektif dalam mendukung berbagai aspek penulisan ilmiah. Program pengabdian kepada masyarakat ini menerapkan metode service learning untuk mendampingi mahasiswa dalam mengembangkan keterampilan penulisan ilmiah dengan memanfaatkan platform berbasis AI, yaitu SciSpace. Melalui service learning, mahasiswa terlibat langsung dalam mempelajari dan mengaplikasikan teknologi AI dalam kegiatan penulisan, yang tidak hanya membantu mereka memahami fitur-fitur AI dalam penyusunan, penyuntingan, dan pengelolaan referensi, tetapi juga meningkatkan kemampuan kolaborasi dan keterampilan praktis mereka. Hasil program menunjukkan bahwa penggunaan SciSpace membantu mahasiswa secara signifikan dalam mengurangi kesalahan penulisan, mempercepat proses penyusunan artikel, dan meningkatkan kualitas karya ilmiah. Program ini berhasil membekali mahasiswa dengan keterampilan teknologi yang relevan untuk masa depan dan meningkatkan kesiapan mereka dalam menghadapi tantangan akademik. Dengan demikian, program ini memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas pendidikan tinggi dan mendukung tercapainya pendidikan berkualitas yang merata

    Penguatan Profil Pelajar Pancasila di Sekolah Dasar Negeri 1 Unggulan Pulau Morotai Provinsi Maluku Utara

    No full text
    Profil Pelajar Pancasila merupakan bagian penting dalam rencana strategis kementrian pendidikan dan kebudayaan sesuai dengan visi dan misi yang tertuang didalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 22 Tahun 2020 tentang Rencana Strategis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2020-2024. Pelajar Pancasila yang digagas sebagai perwujudan pelajar Indonesia yang mengaplikasikan belajar sepanjang hayat perlu disosialisasikan oleh para akademisi di Satuan pendidikan dasar di Kabupaten Pulau Morotai. Build Character for bright future merupakan tema besar kegiatan pengabdian masyarakat sebagai salah satu instrument untuk menyebarluaskan profil Pancasila yang diharapkan sebagai karakter pelajar Indonesia. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menanamkan karakter siswa masa depan sesuai dengan nilai-nilai Pancasila yang digagas dalam enam kompetensi yang dirumuskan sebagai dimensi kunci. Metode kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan metode ruang kelas. Adapun yang menjadi sasaran dalam kegiatan ini adalah guru dan siswa di SD Negeri 1 Unggulan Pulau Morotai yang merupakan Sekolah Percontohan di Kabupaten Pulau Morotai. Kegiatan ini mendapatkan dukungan positif berdasarkan pada tanggapan yang diberikan oleh kepala sekolah, guru-guru, dan siswa melalui wawancara. Selain itu kegiatan ini berjalan efektif sesuai hasil pengamatan kegiatan berlangsung, baik guru dan siswa memperlihatkan semangat mengikuti kegiatan dari awal sampai akhir sehingga profil pelajar Pancasila dapat dipahami dan diaplikasikan

    Penerapan IPA berbasis lingkungan untuk meningkatkan kompetensi calon guru SD

    No full text
    Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan mahasiswa calon guru SD dalam merancang pembelajaran IPA yang kontekstual dan berbasis lingkungan. Padahal, pendekatan pembelajaran berbasis lingkungan penting untuk meningkatkan relevansi materi IPA dengan kehidupan siswa serta mendukung implementasi Kurikulum Merdeka. Kegiatan bertujuan meningkatkan kompetensi mahasiswa melalui pelatihan eksplorasi selama tiga hari, yang mencakup ceramah interaktif, diskusi, observasi lapangan, penyusunan perangkat ajar, dan microteaching. Pelatihan ini diikuti oleh 40 mahasiswa PGSD semester IV dan VI di Universitas Pasifik Morotai. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, observasi keterampilan pedagogis, serta penilaian produk RPP dan media. Hasil analisis statistik menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman konseptual mahasiswa (rata-rata peningkatan 23,5%, p < 0,001). Mahasiswa juga menghasilkan RPP tematik dan media berbasis potensi lokal seperti daun mangrove dan batuan pantai. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis mahasiswa, tetapi juga membentuk sikap peduli lingkungan dan kesadaran akan pentingnya konteks lokal dalam pembelajaran IPA. Model pelatihan ini berpotensi direplikasi di wilayah lain yang memiliki karakteristik geografis serupa
    corecore