1,720,986 research outputs found

    Analysis of the Effect of Battery Voltage Drop on Light Intensity on LED and Hologen Type Main Lights in Gentayu UNDIP Electric Cars to Get Good Lighting

    Full text link
    Abstrak - The Gentayu UNDIP electric car requires a lighting system, especially the main lighting system, namely the headlights which must have sufficient light but must be economical in power consumption, because the power used uses a battery that is separate from the main battery for propulsion. So that with a separate battery, the available power is limited, for charging the battery a separate mechanism is made and it can be charged simultaneously with charging the main battery for the Gentayu UNDIP electric car. we will try to do a special analysis of the intensity of light in the lighting system of the main lighting system, to get data on the effect of battery power on light intensity. The test was carried out by observing the decrease in light intensity on two types of lamps, namely LED lamps and halogen lamps. 1x10 Lux every 15 minutes with an average voltage drop of 0.06 volts for every 15 minutes. Meanwhile, for halogen type lamps, the average decrease in light intensity is 6x10 Lux every 15 minutes with a voltage drop of 17 volts, so even though the use of LED type lamps has low power consumption in its use, but a decrease in light intensity when used for a long time cannot be avoided, so it is necessary to make a mechanism for the Gentayu UNDIP electric car so that the battery voltage is maintained when the lighting electrical system is used.

    Rancang Bangun dan Analisis Variasi Kecepatan Putaran Welding Rotary Table Pada Proses Pengelasan Stub Shaft Guna Meningkatkan Kualitas Hasil Pengelasan: Studi Kasus di PT. X Indonesia

    Full text link
    Proses pengelasan stub shaft di PT X Indonesia masih menggunakan meja manual tidak berputar, sehingga berakibat pada   hasil   pengelasan   stub   shaft   yang   berbentuk   oval,   dengan   begitu   mengharuskan   operator   welder   melakukan penambahan pengelasan yaitu 4-6 kali pengelasan memutar supaya hasil pengelasan berbentuk sesuai apa yang sudah ditentukan. Oleh karena itu, penelitian tentang rancang bangun dan analisis variasi kecepatan putaran welding rotary table pada proses pengelasan stub shaft guna meningkatkan kualitas hasil pengelasan sangat penting dilakukan. Tujuan penelitian   ini   adalah   mempercepat   proses   pengelasan,   Melakukan   analisa   kecepatan   normal   yang   diperlukan   untuk melakukan pengelasan stub shaft, dan meningkatkan kualitas hasil pengelasan dengan membuat welding rotary table sebagai alat bantu dalam melakukan stub shaft. menggunakan motor listrik 0,5 Hp 1380 Rpm dan kontrol kecepatan menggunakan   inverter   ATV310.   Metode   yang   digunakan   untuk   merancang   bangun   welding   rotary   table   yaitu Identification   of   need,   Definition   of   problem,   Synthesis,   Analysis   and   Optimization,   Evaluation,   dan   Preparation. Pengujian   pengelasan   stub   shaft   menggunakan   welding   rotary   table   dilakukan   pada   shaft   Ø100   dan   Ø125.   Hasil menunjukkan pengelasan pada layer 1 paling baik jika digunakan pada frequensi 7,6-7,1 Hz atau 2,28-2,3 rpm. Pada layer   2   paling   baik   jika   digunakan   frequensi   7-5,3   Hz   atau   2,1-1,59   rpm.   Pada   layer   3   paling   baik   jika   digunakan frequensi 4,1-3,4 Hz atau 1,23-1,02 rpm. Pada layer 4 paling baik jika digunakan frequensi 3,1-2,7 Hz atau 0,93-0,81 rpm.   Pada   layer   5   paling   baik   jika   digunakan   frequensi   2,4-2,1   Hz   atau   0,72-0,63   rpm.   Pada   layer   6   paling   baik digunakan   frequensi   2,2-2   Hz   atau   0,66-0,6   rpm.   Rata-rata   waktu   yang   diperlukan   untuk   pengelasan   stub   shaft menggunakan alat welding rotary table yaitu berkisar 10-11 menit

    PEMBUATAN TEPUNG SUKUN SEBAGAI BAHAN MAKANAN PENGGANTI TEPUNG TERIGU OLEH KELOMPOK WANITA TANI “SEJAHTERA”

    Full text link
    Buah sukun (artocarpus altilis) memiliki kandungan nutrisi antara lain : asam sitrat 0.15; kadar air 12.31%; kadar abu 6.79%; lemak 5.28%; protein 12.47%; kabohidrat 84.53%; seratkasar 7.54% dan gula reduksi 2.52%. merupakan buah yang kaya akan manfaat dan dapatdigunakan sebagai bahan makanan tambahan anak sekolah. Kekurangan buah ini adalahcepat busuk sehingga untuk memperpanjang masa penyimpanannya, buah sukun harus diolahmenjadi tepung. Masyarakat biasanya mengolah tepung buah sukun secara sederhana danmanual. Agar masyarakat, dalam hal ini Kelompok Wanita Tani “SEJAHTERA”, dapat lebihproduktif dalam mengolah buah sukun menjadi tepung maka perlu diperkenalkanpenggunaan mesin pembuat tepung sukun. Mesin ini dirancang dengan sistem hammer millsebagai penumbuk serpihan buah sukun yang sudah dikeringkan. Penggunaan motor bensin5,5 HP sebagai penggerak mesin dimaksudkan agar mesin mudah dibawa ke ladang.Berdasarkan pengujian, didapatkan mesin pembuat tepung dengan kapasitas sebesar 24,6kg/jam. Mesin pembuat tepung buah sukun ini akan digunakan KWT “SEJAHTERA” untukmeningkatkan produktifitas mereka

    RANCANG BANGUN UNIT PESAWAT ANGKAT DAN ANGKUT JENIS HUMAN POWERED MINI FORKLIFT KAPASITAS

    Full text link
    Sejak diterapkannya Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (PPK BLU) di Politeknik Negeri Semarang pada Juni 2021, membuat Jurusan Teknik Mesin mampumemanfaatkan seluruh peralatan yang ada di Laboratorium Pemesinan untuk menjalankanamanah PPK BLU. Untuk menjalankan amanat ini, menerima pesanan pekerjaan dariperusahaan manufaktur dapat digunakan sebagai benda kerja siswa untuk praktik permesinan.Namun pekerjaan yang dipesan oleh perusahaan manufaktur biasanya berukuran besar danberat, serta membutuhkan alat angkat dan angkut yang memiliki kemampuan angkatmaksimum hingga 600 kg. Untuk mewujudkan peralatan tersebut, metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dan studi lapangan untuk menghasilkan rancanganprototipe peralatan tersebut. Rancangan peralatan tersebut kemudian diwujudkan dalam bentukperalatan angkat dan angkutdengan dimensi keseluruhan (panjang x lebar x tinggi)1200x800x2000 mm. Pengoperasian membawa beban dengan berat maksimal 600 kg peralatanini menggunakan satu set roda nilon dan digerakkan oleh tenaga operator. Katrol majemukyang digerakkan oleh motor DC 12 volt digunakan untuk operasi pengangkatan beban

    MODIFIKASI DONGKRAK HIDROLIK TIPE TABUNG UNTUK KOMPONEN PENEKAN PRESS 15 TON PORTABEL

    Full text link
    Ketidaktersediaan peralatan penekan yang mampu memberikan tekanan secara merata danberkelanjutan, menyebabkan para mahasiswa dalam merakit benda kerjanya meggunakan cara dipukul dengan palu atau menggunakan alat pres ulir yang tidak terukur besarnya tekanan yang diberikan. Tekanan yang berlebihan mengakibatkan pengembangan (flaring) pada bagian tepi benda kerja.Agar kesulitan yang ditemui saat perakitan benda kerja dapat dihindari, maka melalui kegiatan penelitaian terapan ini perlu dirancangbangunkan sebuah peralatan pres hidrolik mampu memberi gaya tekan sebesar maksimum 15 ton.Dengan menggunakan alat press hidrolik portabel kapasitas 15 ton ini pekerjaan penekanan akan menjadi lebih mudah karena tekanan ang diberikan akan terukur, dan kerusakan komponen dapat dihindari. Dengan melakukan studi literatur dan studi lapangan dihasilkan rancangan kerangka alat pres hidrolik portabel dan realisasi rancangan dilakukan dengan menggunakanbaja struktur S35C untuk keseluruhan kerangka. Modifikasi dongkrak hidrolik jenis tabung dilakukan agar gaya tekan yang diberikan alat pres ini dapat terukur secara tepat. Selain mampu memberikan gaya tekan sebesar maksimum 15 ton, sistem hidrolik alat pres ini mampu menahan gaya tekan maksimum selama 30 menit tanpa terjadi penurunan tekanan.
    corecore