140 research outputs found
Pengaruh Dukungan Keluarga Inti Terhadap Prokrastinasi Akademik Peserta Didik Kelas Xl Di SMA Negeri 2 Salatiga
Kenhapsari Dewi Pamufti, 2024. Pengaruh Dukungan Keluarga Inti Terhadap Prokrastinasi Akademik Peserta Didik Kelas XI Di SMA Negeri 2 Salatiga. Talenta Unggul Tugas Akhir, Program S1 Bimbingan dan Konseling, FKIP-UKSW. Pembimbing Utama: Sapto Irawan, S.Pd., M.Pd., MCE., Pembimbing Pendamping: Maya Rahadian Septiningtyas, M. A.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dukungan keluarga inti terhadap prokrastinasi akademik terhadap peserta didik SMA Negeri 2 Salatiga. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif model ex post facto. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 396 peserta didik dengan sampel sebanyak 198 peserta didik yang dibagi dalam 11 kelas Teknik pengumpulan data penelitian menggunakan survey dengan 4 alternatif jawaban. Teknik analisa data yang digunakan adalah analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan Ada pengaruh negatif (-2,514) signifikan dukungan keluraga inti terhadap prokrastinasi akademik.
Kata kunci: Dukungan Keluarga Inti, Prokrastinasi Akademik, Peserta didik kelas XI
ABSTRACT
Kenhapsari Dewi Pamufti, 2024. The Influence of Nuclear Family Support on the Academic Procrastination of Class XI Students at SMA Negeri 2 Salatiga. Final Assignment Superior Talent, Undergraduate Guidance and Counseling Program, FKIP-UKSW. Main Supervisor: Sapto Irawan, S.Pd., M.Pd., MCE., Assistant Supervisor: Maya Rahadian Septiningtyas, M. A.
This research aims to determine the effect of nuclear family support on academic procrastination among students at SMA Negeri 2 Salatiga. This type of research is a quantitative research model ex post facto. The population in this study was 396 students with a sample of 198 students divided into 11 classes. The research data collection technique used a survey with 4 alternative answers. The data analysis technique used is simple linear regression analysis. The research results show that there is a significant negative influence (-2.514) of nuclear family support on academic procrastination.
Keywords: Nuclear Family Support, Academic Procrastination, Class XI student
PERAN GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS VIII DI SMP N 1 KARANGGEDE
Heri Setyawan. 132018038. Agustus 2022. Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam meningkatkan Motivasi Belajar siswa kelas VIII Di SMP N 1 Karanggede. Tugas akhir. Program studi S1 Bimbingan dan Konseling. FKIP-UKSW. Pembimbing I Sapto Irawan, M.Pd., Pembimbing II Yustinus Windrawanto, M.Pd.
Kata Kunci :Motivasi Belajar,Guru Bimbingan dan Konseling
Pendidikan merupakan hal yang sangat penting bagi setiap manusia, agar keinginan tercapai setiap individu menempuh pendidikan. Untuk dapat mencapai tujuan tersebut kiranya sekolah tidak cukup hanya menyajikan pelajaran-pelajaran atau bidang studi serta menjalankan administrasinya saja. Siswa perlu diberikan pula pelayanan bimbingan untuk dapat mengembangkan aspek sikapnya yang menjadi peranan atau role bagi seorang guru Bimbingan Konseling. Masalah peserta didik yang mempunyai motivasi belajar rendah akan menjadi fokus penelitian dengan menghubungkan peran guru BK dalam melaksanakan tugasnya untuk mengatasi motivasi peserta didik yang rendah. Oleh karena kemampuan peserta didik yang berbeda-beda satu sama lain, maka diharapkan pemberian motivasi belajar siswa dapat dilakukan secara individu. Rumusan masalah penelitian inia adalah “Apakah Peran Guru Bimbingan dan Konseling sudah mampu meningkatkan motivasi belajar siswa di SMP N 1 Karanggede ?”. Tujuan peneliti adalah mengidentifikasi peran guru Bimbingan dan Konseling (BK) dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di SMP N 1 Karanggede. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini berhasil menemukan jawaban atas rumusan masalah dan tujuan penelitian mengenai motivasi belajar siswa di SMP N 1 Karang Gede. Hasil ini menjelaskan bahwa masih kurangnya motivasi belajar yang dirasakan dan peran Guru BK yang ada masih belum membantu siswa untuk menimbulkan motivasi belajarnya
Pengaruh Konsep Diri Terhadap Kemandirian Belajar Pada Mahasiswa Penghuni Asrama UKSW
Ribka Sartini Pagatana. 132018050. Juli 2022. Pengaruh Konsep Diri Terhadap Kemandirian Belajar Pada Mahasiswa Penghuni Asrama UKSW.Tugas Akhir. Program S1 Bimbingan dan Konseling FKIP UKSW. Pembingbing I Drs. T. Danny Soesilo, M. Si., Pembimbing II Sapto Irawan, S.Pd., M.Pd., MCE.
Kata Kunci : Konsep Diri, Kemandirian Belajar
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui signifikansi pengaruh konsep diri terhadap kemandirian belajar pada mahasiswa penghuni asrama UKSW. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian causal-comparative. Variabel penelitian ini adalah konsep diri dan kemandirian belajar. Konsep diri menurut Riswandi (2013) “konsep diri yaitu pemahaman mengenai diri sendiri yang timbul karena interaksi dengan orang lain”. Ke-mandirian belajar menurut Irzan Tahar (dalam Gusnita, 2021) “Kemandirian belajar merupakan kesiapan dari individu yang mau dan mampu untuk belajar dengan inisiatif sendiri, dengan atau tanpa bantuan pihak lain dalam hal penentuan tujuan belajar, metode belajar, dan evaluasi belajar”. Populasi dalam penelitian ini yaitu mahasiswa asrama UKSW yang berjumlah 130 orang. Dalam penelitian ini penulis menggunakan teknik pengambilan sampel dengan menggunakan total sampling. Sampel pada penelitian ini adalah mahasiswa asrama UKSW yang berjumlah 130 orang. Pada teknik pengumpulan data setiap instrumen menggunakan skala Likert. Teknik analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis regresi linier sederhana dengan menggunakan bantuan IBM Statistics SPSS 23.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep diri berpengaruh signif-ikan dengan arah positif terhadap kemandirian belajar dengan nilai p (0,000) < 0,05 Vari-abel konsep diri memiliki kontribusi terhadap variabel kemandirian belajar sebesar 45,2% sedangkan sisanya sebesar 54,8% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti.
Hal ini sesuai dengan hipotesis yang penulis ajukan yaitu Ada pengaruh yang signifikan konsep diri terhadap kemandirian belajar pada mahasiswa penghuni asrama UKSW
Peranan Orang Tua dalam Pembentukan Etika Sopan Santun Pelkat Anak di GPIB Tamansari Salatiga
Gloria Patry Maria Pellaupessy. 132017040. November 2023. Peranan Orang Tua dalam Pembentukan Etika Sopan Santun di Pelkat Anak GPIB Tamansari Salatiga. Tugas Akhir. Program studi S1 Bimbingan dan Konseling. FKIP-UKSW. Pembimbing I Drs. Tritjahjo Danny Soesilo, M. Si Pembimbing II Sapto Peran yaitu suatu tingkah laku yang diberikan terhadap seseorang untuk dijalankan dalam kehidupan di tengah masyarakat. Era globalisasi menciptakan perubahan etika pada lingkungan social anak yang membuat anak bertingkah tidak sesuai dengan nilai-nilai kesopanan.Sehingga dalam tulisan ini penulis ingin melihat sejauh mana peranan orang tua khususnya dalam Pelkat Anak di GPIB Tamansari Salatiga untuk membentuk etika sopan santun anak khususnya dalam hal bersikap, bertutur kata. Rumusan masalah dari penelitian ini adalah “Bagaimanakah peranan orang tua dalam hal pembentukan etika sopan santun anak?” Tujuan Penelitian adalah “menjelaskan cara orang tua dalam membentuk etika sopan santun anak”. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini berhasil membuktikan bahwa orang tua sudah perperan aktif, juga berubah dalam hal mendidik anak dengan nilai-nilai etika sopan santunGloria Patry Maria Pellaupessy. 132017040. November 2023. Peranan Orang Tua dalam Pembentukan Etika Sopan Santun di Pelkat Anak GPIB Tamansari Salatiga. Tugas Akhir. Program studi S1 Bimbingan dan Konseling. FKIP-UKSW. Pembimbing I Drs. Tritjahjo Danny Soesilo, M. Si Pembimbing II Sapto Peran yaitu suatu tingkah laku yang diberikan terhadap seseorang untuk dijalankan dalam kehidupan di tengah masyarakat. Era globalisasi menciptakan perubahan etika pada lingkungan social anak yang membuat anak bertingkah tidak sesuai dengan nilai-nilai kesopanan.Sehingga dalam tulisan ini penulis ingin melihat sejauh mana peranan orang tua khususnya dalam Pelkat Anak di GPIB Tamansari Salatiga untuk membentuk etika sopan santun anak khususnya dalam hal bersikap, bertutur kata. Rumusan masalah dari penelitian ini adalah “Bagaimanakah peranan orang tua dalam hal pembentukan etika sopan santun anak?” Tujuan Penelitian adalah “menjelaskan cara orang tua dalam membentuk etika sopan santun anak”. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini berhasil membuktikan bahwa orang tua sudah perperan aktif, juga berubah dalam hal mendidik anak dengan nilai-nilai etika sopan santun.Gloria Patry Maria Pellaupessy. 132017040. November 2023. The Role of Parents in
Forming Polite Ethics at the GPIB Tamansari Salatiga Children's Center. Thesis. Guidance and Counseling Bachelor's study program. FKIP-UKSW. Supervisor I Drs. Tritjahjo Danny Soesilo, M. The Guide II Sapto Role is a behavior given to someone to carry out in life in
society. The era of globalization creates changes in ethics in children's social environment which makes children behave in ways that are not in accordance with the values of politeness. So in this paper the author wants to see to what extent the role of parents, especially in the Children's Training Center at GPIB Tamansari Salatiga, is to shape children's ethics of politeness, especially in terms of behave, speak. The problem formulation of this research is "What is the role of parents in forming children's ethical manners?" The aim of the research is "to explain how parents shape their children's ethical manners". This study used descriptive qualitative method. This research has succeeded in proving that parents have played an active role and have also changed in terms of educating children with the ethical values of good manners
Pengembangan Media Video untuk Layanan Bimbingan Karier Siswa Sekolah Menengah Kejuruan
Tidak diijinkan karya tersebut diunggah ke dalam aplikasi Repositori Perpustakaan Universitas.Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan atau Reseach and development, yang dikembangkan oleh Brog & Gall. Tujuan penelitian ini mengembangkan media video untuk layanan bimbingan karier. Penelitian ini dilakukan dalam tiga tahap yaitu, pra pengembangan, pengembangan, dan pasca pengembangan. Need assessment dilakukan di SMK Negeri 2 Salatiga dengan menggunakan metode observasi dan wawancara, sebagai dasar dalam pengembangan media. Produk pengembangan ini berupa rencana pelaksanaan layanan, dan media video layanan bimbingan karir. Hasil penelitian dan pengembangan berupa media video ini telah diuji melalui validasi ahli tentang kegunaan, kelayakan, dan ketepatan media video. Berdasarkan uji ahli didapatkan skor masing-masing 3.8; 4.0; 3.7 serta telah melakukan uji coba oleh konselor sekolah di SMK Negeri 2 Salatiga tentang tentang kegunaan, kelayakan, dan ketepatan masing-masing mendapat skor 4.0; 3.9; 3.8 sehingga dapat disimpulkan bahwa pengembangan media video untuk layanan bimbingan karier siswa SMK telah siap digunakan. Hasil penelitian ini telah menghasilkan sebuah video yang dapat dijadikan sebagai media bimbingan dan konseling khususnya dalam pemberian layanan bimbingan karier bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan
Pengaruh Penggunaan Media Sosial Instagram Terhadap Tingkat Kecemasan Sosial Mahasiswa Bimbingan dan Konseling Angkatan 2019 Universitas Kristen Satya Wacana
Teknologi telah membawa banyak kemudahan bagi manusia untuk berinteraksi dengan manusia lain tanpa bertatap muka secara langsung. Salah satu aplikasi yang telah dihasilkan dalam kemajuan teknologi saat ini yaitu Instagram. Instagram merupakan suatu aplikasi yang dapat digunakan oleh penggunanya untuk membagikan foto, video maupun aktivitas yang sedang dilakukan penggunanya melalui life story. Penelitian ini dilakukan guna memperoleh informasi serta data mengenai pengaruh media sosial instagram terhadap tingkat kecemasan sosial pada mahasiswa. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode causal comparative. Instrumen yang digunakan berupa skala pengaruh penggunaan media sosial instagram berjumlah 30 butir yang merupakan modifikasi dari skala yang disusun oleh Milawati (2019) dan skala kecemasan sosial berjumlah 32 butir yang diadaptasi oleh Yulius (2010). Subyek yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 55 mahasiswa Bimbingan dan Konseling Angkatan 2019 Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga. Hasil penelitian ini diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,001 < 0,05 yang berarti bahwa variabel penggunaan media sosial instagram (X) berpengaruh secara signifikan terhadap variabel kecemasan sosial mahasiswa bimbingan dan konseling angkatan 2019 Universitas Kristen Satya Wacana (Y) dengan pengaruh sebesar 20,5%. Mayoritas mahasiswa Bimbingan dan Konseling Angkatan 2019 Universitas Kristen Satya Wacana mengalami kecemasan sosial dalam kategori sedang
Hubungan Antara Dukungan Sosial Orang Tua Dengan Prestasi Belajar Siswa Kelas XI SMK PGRI 2 Salatiga Tahun Pelajaran 2022/2023
Aktivitas utama siswa di sekolah adalah belajar yang mana mencakup kognitif, afektif,
dan psikomotorik. Tolak ukur keberhasilan dari aktivitas belajar siswa di sekolah biasanya
dikenali dengan prestasi belajar siswa. Dalam pelaksanaannya dibutuhkan dukungan-dukungan
terhadap siswa salah satunya dari orang tua. Dukungan orang tua merupakan dukungan sosial
yang secara lansung berhubungan dengan siswa. Mengacu pada kondisi-kondisi tersebut maka
pada penelitian itu akan dilakukan kajian hubungan antara dukungan sosial orang tua dengan
prestasi belajar siswa. Metode yang dingunakan pada penilitian ini adalah metode kuantitatif
dengan memanfaatkan teknik analisis kendall’s tau b. Penelitian ini dilakukan di SMK PGRI
2 Salatiga. Sampel yang digunakan adalah 54 yang didapatkan dari 4 kelas, yakni kelas XI
A,XI B, XI C, XI D. Sedangkan jumlah pernyataan yang digunakan sebanyak 32 pernyataan.
Adapun hasil yang didapatkan adalah tidak adanya hubungan yang signifikan antara dukungan
sosial orang tua dengan prestasi belajar siswa, dengan r=0,118 dengan sig=0,388>0,05. Namun
terdapat hubungan positif atau searah yang bermakna bahwa semakin tinggi dukungan sosial
orang tua maka meningkat juga prestasi belajar siswa
Hubungan Kepercayaan Diri dengan Motivasi Belajar Siswa Kelas X SMA Kristen Satya Wacana Salatiga
Tidak diijinkan karya tersebut diunggah ke dalam aplikasi Repositori Perpustakaan Universitas.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui signifikansi hubungan antara kepercayaan diri dengan motivasi belajar siswa kelas X SMA Kristen Satya Wacana Salatiga. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 144 siswa dan sampel dalam penelitian ini berjumlah 144 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik total sampling. Dalam penelitian ini pengumpulan data menggunakan skala likert. Skala kepercayaan diri disusun berdasarkan teori Lauster (2006) oleh Indah Nur Wulansari (penulis) dan skala motivasi belajar yang diadopsi dari Gigih (2014) dan dimodifikasi oleh Indah Nur Wulansari (penulis). Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan korelasi kendall’s tau-b. Pengolahan data dalam penelitian ini menggunakan program SPSS for Windows 20.0 Version. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai r = 0,273, α = 0,001 maka 0,001 < 0,05 artinya bahwa ada hubungan yang signifikan antara kepercayaan diri dengan motivasi belajar siswa kelas X SMA Kristen Satya Wacana Salatiga
Hubungan Iklim Kerja Dan Motivasi Kerja Dengan Kinerja Karyawan CV Jaya Manunggal Garmen
Sumber daya manusia menjadi penting dalam sebuah dalam sebuah perusahaan, karena merupakan ujung tombak dari perusahaan dalam memenuhi produktivitas. Pengelolaan sumber daya manusia yang bagus dalam sebuah perusahaan, akan membawa dampak positif pada meningkatnya kinerja, dengan demikian maka keberlangsungan perusahaan akan terjamin. Beberapa faktor yang perlu diperhatikan dalam pengelolaan sumber daya manusia atau karyawan yakni mendukungnya iklim kerja serta motivasi kerja karyawan. Penelitian ini dilaksanakan di CV. Jaya Manunggal Garmen, Getasan, Kab. Semarang dengan populasi 100 orang karyawan pada bagian produksi. Teknik sampling pada penelitian ini menggunakan teknik Total Sampling sehingga anggota populasi secara keseluruhan menjadi sampel dalam penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui signifikansi hubungan antara iklim kerja dan motivasi kerja dengan kinerja karyawan CV. Jaya Manunggal Garmen. Alat pengumpul data pada penelitian ini adalah dengan menggunakan skala iklim kerja, motivasi kerja dan kinerja karyawan. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis data Kendall’s tau-b bivariate, dengan berbantu program IBM SPSS Statistic 25. Hasil penelitian menunjukan bahwa iklim kerja berada pada kategori tinggi dengan persentase 49%, motivasi kerja pada kategori sedang dengan 54% dan kinerja karyawan berada pada kategori sedang dengan persentase 64%. Hasil analisis korelasi data menyatakan bahwa iklim kerja berkorelasi positif dan signifikan dengan kinerja karyawan dengan sig. sebesar 0,000 (< 0,05) dengan koefisien korelasi (r) sebesar 0,311**,, dan motivasi kerja berkorelasi positif dan signifikan dengan kinerja karyawan dengan nilai sig. sebesar 0,000 (< 0,05) dan juga koefisien korelasi (r) sebesar 0,506**. Artinya, ada hubungan signifikan antara iklim kerja dengan kinerja dan juga ada hubungan signifikan antara motivasi kerja dengan kinerja karyawan CV. Jaya Manunggal Garmen. Berdasarkan hasil tersebut hipotesis penelitian dinyatakan diterima
Pengaruh Pola Asuh Orang Tua dan Dukungan Teman Sebaya Terhadap Kemandirian Pemilihan Karier Peserta Didik Kelas X di SMKN 1 Salatiga
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) signifikansi pengaruh pola asuh orang tua terhadap kemandirian pemilihan karier peserta didik kelas X SMK Negeri 1 Salatiga. 2) signifikansi pengaruh teman sebaya terhadap kemandirian pemilihan karier peserta didik kelas X SMK Negeri 1 Salatiga. 3) signifikansi pengaruh pola asuh orang tua dan teman sebaya terhadap kemandirian pemilihan karier peserta didik kelas X SMK Negeri 1 Salatiga. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif model ex post facto. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 143 peserta didik dengan sampel sebanyak 100 peserta didik yang dibagi pada dua program keahlian yaitu program keahlian busana dan program keahlian kuliner. Teknik pengumpulan data penelitian menggunakan angket dengan 4 alternatif jawaban. Teknik analisa data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan 1) Ada pengaruh negatif signifikan pola asuh orang tua terhadap kemandirian pemilihan karir kelas X SMK Negeri 1 Salatiga. 2) Tidak ada pengaruh signifikan teman sebaya terhadap kemandirian pemilihan karir X SMK Negeri 1 Salatiga. 3) Ada pengaruh pola asuh orang tua dan teman sebaya terhadap kemandirian pemilihan karir kelas X SMK Negeri 1 Salatiga
- …
