1,721,026 research outputs found
KEBIJAKAN PERPAJAKAN
Buku yang ditulis oleh Saudara Yusuf Adam Hilman, bersama Rekan – rekanmahasiswa Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhamamdiyah Ponorogo, ini mempunyai persfektif yang konfrehensif dalammengulas pemahaman tentang Potensi Pajak Indonesia dalam Penguatan Otonomi Daerah. Buku ini patut dibaca dan menjadi rujukan bagi calon Ilmuwan SosialSerumpun baik itu Ilmu Pemerintahan maupun Ilmu Administrasi Negara, karenapembahasan yang disajikan merupakan irisan dari Ilmu manajemen dan IlmuPemerintahan/Adminsitrasi Negera, karena sesuai pendapat Bapak ManajemenModern (Peter Drucker) bahwa tidak ada Under Development Country (Negara Terbelakang) namun yang ada adalah Under Management Country (Yang terbelakang dari sebuah negara itu adalah manajementnya), termasuk manajemen pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dalam mengelola Pajak sebagai sumber/potensi pendapatan Negara maupun daerah
Ponorogo is Wonderfull (Perkembangan Pariwisata di Kabupaten Ponorogo dalam Perspektif Kewilayahan)
Harapan kami sederhana, buku ini menjadi salah satu bahan bacaan bagi semua kalangan terutama yang berkaitan dengan kebijakan perpajakan di Indonesia, kami menyadari bahwa buku ini masih banyak sekali mengalami kekurangan, kami ebrharap, saran dan kritik dari bapak / ibu pembaca agar buku ini dapat di perbaiki suatu hari nanti
Praktik dalam Memahami Teknik dan Proses Perundang – Undangan di Indonesia
Kajian terhadap prosedur pembuatan, substansi norma yang dituangkan, serta struktur kekuasaan yang berwenang membuat produk perundang-undangan, sejatinya jamak dikaji dalam bidang keilmuan hukum. Sebagian besar Fakultas dan
Program Studi Hukum di Indonesia bahkan menempatkan kajian ini pada satu mata kuliah khusus yakni Hukum Perundang-undangan, dengan bobot SKS yang beragam
satu sama lain. Kajian terhadap perundang-undangan tidak boleh melepaskan diri dari perspektif normatifitas hukum, sehingga penilaian pada aspek internal (intrinsic) dari norma merupakan satu kewajiban. Permasalahannya, dalam konteks kajian hukum normative, pengkajian undang-undang sering kali hanya dilakukan pada aspek internal tanpa melihat aspek eksternal dari hukum. Pola kajian semacam itu sering kali tidak dapat melihat esensi dan eksistensi normas secara lebih utuh-menyeluruh
Membangun Desa melalui Praktik Pemberdayaan Masyarakat di Desa Kegusihan Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo
Buku ini merupakan kegiatan mahasiswa KKN
kelompok 48, 49, 50 yang bertugas di Desa Kesugihan,
Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, dalam kegiatan
Kuliah Kerja Nyata (KKN), mahasiswa melakukan berbagai
kegiatan, yang bertujuan untuk mengoptimalkan potensi dan
memahami struktur sosial, guna menyelesaikan persoalan,
sehingga dapat berkontribusi dengan memberikan solusi
yang bersifat membangun, saya sebagai penyunting buku
mengucapkan terimakasih banyak atas segala bentuk
partisipasi dan kerjasamanya dalam penyusunan buku ini.
Buku ini memberikan pengalaman empiris terkait penguatan
Desa melalui program pemberdayaan masyarakat,
diharapkan mampu menginspirasi Desa – desa lainnya, dan
juga pembaca agar bisa melakukan kebaikan dan juga
kemaslahatan, sehingga bisa meningkatkan harkat dan
martabat masyarakat kecil yang ada di Desa, yang masih
mengalami kesenjangan dna ketimpangan sosial, politik,
budaya, serta ekonomi
MITOLOGI SENI REOG PONOROGO VS KAMPANYE PERLINDUNGAN SATWA ANIMAL WALFARE MELALUI PRAKTIK REKAYASA SOSIAL
Article Tools
Print this article
Indexing metadata
How to cite item
Email this article (Login required)
Email the author (Login required)
About The Authors
Jusuf Harsono https://www.scopus.com/authid/detail.uri?authorId=57216895207 Universitas Muhammadiyah Ponorogo Indonesia
Ilmu Pemerintahan
Slamet Santoso https://scholar.google.co.id/citations?user=Zsq-ixQAAAAJ&hl=en&oi=ao Universitas Muhammadiyah Ponorogo Indonesia
Ilmu Ekonomi
Yusuf Adam Hilman https://scholar.google.co.id/citations?user=WCJW-AQAAAAJ&hl=en&oi=ao Universitas Muhammadiyah Ponorogo Indonesia
Ilmu Pemerintahan
About Waskita
Focus and Scope
Editorial Team
Publication Ethics
Visitor Statistics
Reviewers
IN COLLABORATION WITH
User
Username
Password
Remember me
Information for Author
Online Submissions
Author Guidelines
Download Article Template
Download Book Review Template
Index
Tools
Mendeley User Guide
Insert Citation using Mendeley
Notifications
View
Subscribe
Journal Content
Search
Search Scope
Browse
By Issue
By Author
By Title
Information
For Readers
For Authors
For Librarians
Keywords Animal Walfare Character Education Democracy Demokrasi History education, Globalization, Young People Jodipan Village Karakter Mental Revolution Morality Musyawarah Nilai Pendidikan Pendidikan Karakter Pendidikan Kewarganegaraan Perception Of Happiness Social Engineering. Tourism Village budaya sekolah character education nilai karakter Jumat Berkah
MITOLOGI SENI REOG PONOROGO VS KAMPANYE PERLINDUNGAN SATWA ANIMAL WALFARE MELALUI PRAKTIK REKAYASA SOSIAL
Jusuf Harsono, Slamet Santoso, Yusuf Adam Hilman
Abstract
The Mythology of Ponorogo’s Reog vs The Animal Walfare Campaign through Social Engineering Practice. Community beliefs in using tiger’s skin considered as an important thing for Ponorogo’s Reyog artist. However, this intensely opposed to Animal Welfare Conception. Therefore, it needs against the reality of deconstruction. This study seeks to change the Ponorogo’s Reyog artist mindset. It can be change slowly by Social Engineering. This study using a qualitative methodology with the approach of phenomenology. Informants in this review are craftsman of Reyog and the artist. The study obtained the procedure of making craft, Dhadhak Merak (Barongan). By using substitute material, the cost are difference. It is cheaper. The dissemination of information through media-related making craft Dhadhak Merak (Barongan) Subtitusi made. Through the medium of as a newspaper, that readily in were missing by the community is a form of campaign As Social-Engineering practices of measurable
Strategi pembangunan pariwisata internasional berbasis pertanian organik "Shining Batu"
Natural potential and also local knowledge possessed by Batu, a great asset that can be implied to improve the welfare of the community, through the program "Shining Batu". This study aims to look at how the tourism development strategy undertaken by the City of Batu. This study used qualitative methods, with some data collection techniques, such as: interviews, documentation, Batu via Program "Shining Batu" want to change Batu become central areas of organic farming, based tourism International, therefore, the development program of the region, the perceived has a lot of benefits to the people of Batu. At the core strategies that do include several steps, namely: mapping the existing potential, then design and validate the rule of law as the foundation for the implementation of the program, which is the umbrella law, after which it then processes Sounding program through the activities - the activities and the media.
Keyword: Regional Development; Innovation; Program Shining Batu; Tourism; Organic Farming
- …
