3 research outputs found

    Perancangan Video Musik “Shut It Out” Dengan Tema Satir Untuk Meningkatkan Eksposur Media Sosial Band Indie “Electric Bird”

    No full text
    Electric Bird merupakan Band Indie yang akan merilis lagu terbarunya “Shut It Out” pada tahun 2021. Namun dikarenakan kondisi pandemi COVID-19 dan larangan live performance, mereka memfokuskan penggunaan media sosial.Platform music streaming terbesar adalah YouTube dengan konten yang paling banyak dicari user adalah video music yaitu sebesar 95%. Video musik dengan tema cerita satir dapat meningkatkan engagement dikarenakan kontennya yang kontroversional. Pesan kritik yang dibawa membuat video music dapat terdistribusi pada kalangan masyarakat. Perancangan video music dengan tema satir ini bertujuan untuk meningkatkan eksposur band independent Electric Bird pada media sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah empat depth interview, Focus group discussion, studi experimental, recce, pre-production meeting dan Kuisioner post�test. Depth Interview I dilakukan dengan band untuk mengenal lagu “Shut It Out”. Depth interview II mencari data pada pengaruh media dan partnership pada eksposur rilisnya video musik. Depth Interview III dilakukan untuk mencari data mengenai tata cara proses produksi. Depth Interview IV menjalin partnership dengan PH People Film. Focus group discussion mencari referensi mengenai video musik. Studi experimental membuat script dan storyboard yang di asistensikan kepada partisipan FGD. Penelitian Recce obsevasi lokasi syuting bersama crew produksi dan dilanjutkan pre-production meeting untuk membahas konsep teknis bersama crew. Kuisioner post-test digunakan untuk memvalidasi kepuasan respon dari target audien pada video musik. Video musik ini merupakan kompilasi antara performa band dan narasi cerita. Narasi cerita bertemakan satir ini disampaikan melalui plot corruption arc dengan menggunakan teori “Story Circle” Dan Harmon sebagai struktur landasa. Production Design pada video music ini bertujuan untuk menyampaikan pesan kritik melalui semiotika set, dekorasi, kostum dan properti yang bersifat simbolik dengan tema. Sementara cinematography, warna dan editing berfokus untuk membangun mood emosi lagu pada music video. Diperlukannya upaya untuk meningkatkan awareness target audien supaya mereka dapat mengkonsumsi video music “Shut It Out”. Sehingga merancang strategi distribusi untuk meningkatkan awareness target audien melalui media pendukung, partnership dan press conference

    Add on Blender untuk Generate 3D Modeling Low Poly Humanoid dengan ukuran Fibonacci

    Get PDF
    مستخلص البحث واحدة من عملية صنع فيلم الرسوم المتحركة هو النمذجة . النمذجة هي صنع نموذج ٣د يستند إلى رسم ٣د تم إنشاؤه بالفعل بواسطة المصمم . عادة ما تتم هذه العملية باستخدام عملية يدوية مع قمة الرأس واحدة تلو الأخرى من الصفر. نوع واحد من نموذج الشخصية هو الروبوت ، وهو شكل جسم الإنسان. تم العثور على الشكل البشري المثالي من قبل العلماء ، أن بعض أجزاء الجسم البشري قياس هناك نسبة ذهبية. من أجل تبسيط عمل الفنان النمذجي ، قدم المؤلف إضافة على الوظائف التي كانت لإنشاء نماذج ٣د هومانويدمع الحجم الذي تم تعديله إلى الطريقة الرقمية للنسبة الذهبية والتي في هذه الحالة سيتم تنفيذها بأرقام فيبوناتشي. تم إجراء الاختبار بمقارنة الفترة الزمنية التي يحتاجها اثنان من العموميين في مجال الرسوم المتحركة مع نفس الكفاءات ممن اجتازوا فئة رسومات الكمبيوتر لجعل الرسوم المتحركة الخاصة بدورة المشي. النتائج التي تم الحصول عليها أن هناك اختلاف كبير في الوقت من كل اختصاصي الرسوم المتحركة. أكمل أول اختصاصي رسوم متحركة لجعل دورة المشي بمساعدة مولد عام يضيف مع وقت قياسي ٢١ دقيقة و ٥٦ ثانية دون استخدام المساعدة المضافة في الانتهاء في ٥٥ دقيقة و ١٢ ثانية. مل العملاق الرسوم المتحركة الثاني لجعل دورة المشي بمساعدة مولد مولد البشر يضاف مع وقت قياسي ١٨ دقيقة و ٤٠ ثانية دون استخدام مساعدة تضاف على الانتهاء في ٤٧ دقيقة و ١٥ ثانية. وفقا لهذه النتائج ، يمكن استنتاج أن بلندر إضافة على توليد ٣د منخفض بولي نموذج هومانويد مع قياس فيبوناتشي يمكن أن يساعد في تحقيق أسرع في إنشاء فيلم رسوم متحركة حتى ٢٥٢٪. ABSTRACT One of the process of making an animation movie is modeling. Modeling is the making of a 3D model based on 3D sketch that already created by the designer. Usually this process is done with manual process build with vertex one by one from scratch. One kind of character model is humanoid, which is the shape of the human body. The ideal human form has been found by scientists, that some parts of the human body measurement there are a golden ratio. To simplify the modeling artist's work, the author made an add on which the functions was to create 3D humanoid models with size that has been adjusted to the numerical method of golden ratio which in this case it will be implemented with Fibonacci numbers. The test was done with compare the time that needed by 2 animation generalists with the same competencies who have passed the computer graphics class to make the walk cycle animation. The results obtained that there were significant time difference from each animation generalist. The First animation generalist completed to made walk cycle with the help of humanoid generator add on with a record time 21 minutes, 56 seconds while without using help add on finished in 55 minutes, 12 seconds. The Second animation generalist completed to made walk cycle with the help of humanoid generator add on with a record time 18 minutes, 40 seconds while without using help add on finished in 47 minutes, 15 seconds. According to these results, it can be concluded that, the Blender Add On For Generating 3D Low Poly Model Humanoid With Fibonacci Measurement can make help make faster in creating animation movie until 252%. ABSTRAK Salah satu tahapan dalam pembuatan film animasi adalah modeling. Modeling adalah pembuatan model 3D oleh modeling artist, berdasarkan 3D sketch yang telah digambarkan oleh designer yang umumnya dilakukan dengan manual dan menghabiskan waktu yang cukup lama. Salah satu jenis modeling karakter adalah humanoid yaitu bentuk tubuh manusia. Bentuk manusia yang ideal telah ditemukan oleh para ilmuan yang beberapa dalam beberapa bagian pada tubuh manusia terdapat rasio emas. Untuk mempermudah pekerjaan modeling artist tersebut, penulis membuat suatu add on yang berfungsi untuk membuat 3D model humanoid dan ukurannya telah disesuaikan dengan metode numerik golden ratio yang pada kasus ini akan diimplementasikan dengan bilangan Fibonacci. Pengujian yang dilakukan adalah dengan membandingkan waktu yang dibutuhkan oleh 2 animation generalist dengan kompetensi sama yang telah lulus di kelas computer graphics untuk membuat gerak walk cycle. Hasil yang diperolah adalah perbedaan waktu yang cukup signifikan dari masing – masing animation generalist. Animation generalist 1 menyelesaikan pembuatan walk cycle dengan bantuan add on 3D modeling low poly dengan catatan waktu 21 Menit, 56 Detik sedangkan tanpa menggunakan bantuan add on dengan catatan waktu 55 Menit, 12 Detik. Animation generalist 2 menyelesaikan pembuatan walk cycle dengan bantuan add on 3D modeling low poly humanoid dengan catatan waktu 18 Menit, 40 Detik sedangkan tanpa menggunakan bantuan add on dengan catatan waktu 47 Menit, 15 Detik. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa, add on 3D modeling low poly humanoid menurut ukuran Fibonacci dapat memabntu mempercepat pekerjaan dalam pembuatan animasi hingga 252

    Perancangan Video Musik “Shut It Out” dengan Tema Cerita Satir untuk Meningkatkan Eksposrur Media Sosial Band Indie “Electric Bird”

    Get PDF
    Electric Bird merupakan Band Indie yang akan merilis lagu “Shut It Out” pada tahun 2021. Namun dikarenakan kondisi pandemi COVID-19 dengan larangan untuk melakukan live performance. Mereka memfokuskan peningkatan eksposur pada media sosial. Platform music streaming terbesar adalah YouTube dengan konten yang paling banyak dicari user adalah video music. Metode penelitian yang digunakan adalah empat depth interview, Focus group discussion, studi experimental, recce, pre-production meeting dan Kuisioner post-test. Video musik ini merupakan kompilasi antara performa band dan cerita bertemakan satir. Tema satir ini diceritakan melalui plot corruption arc dan menggunakan teori “Story Circle” oleh Dan Harmon sebagai landasan. Perancangan ini juga menciptakan strategi distribusi untuk meningkatkan awareness target audien. Sehingga mereka mengetahui eksistensi dari video music
    corecore