1,732,564 research outputs found
Analisis tentang pelaksanaan suluk Naqsyabandiyah Syekh H. Abdul Jalil Hasibuan di Lingkungan IV Aek Salak Kecamatan Barumun Kabupaten Padang Lawas
Latar belakang Dalam penelitian ini adalah Syekh H Abdul Jalil Hasibuan yang merupakan ulama Naqsyabandiyah di Sibuhuan Kabupaten Padang Lawas. Syekh Haji Abdul Jalil Hasibuan beliau memiliki putera bernama Haji Makbul Assani Hasibuan. putera beliau juga dikenal sebagai tokoh agama di Sibuhuan. Pada usia masih muda Syekh H. Abdul Jalil Hasibuan telah bergiat menutut Ilmu pengetahuan agama keberbagai daerah salah satunya daerah Batu Gajah, Basilam langkat, dan Panti Kampung Barumun Provinsi Sumatera Barat. Dan beliau juga telah berusaha mengembangkan dakwah beliau melalui kegiatan keagamaan salah satunya mendirikan pondok persulukan Darul Falah. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah, Bagaimanakah sejarah dan partisipasi Syekh H. Abdul Jalil Hasibuan dalam pembinaan Agama lewat Tarekat Naqsyabandiyah yang beliau kembangkan di Kab. Padang Lawas. Apa sajakah ciri khas dan keunikan-keunikan dari Syekh H Abdul Jalil Hasibuan. Dan adapun tujuan yang akan dicapai dalam penelitian ini adalah Untuk mengetahui sejarah perjalanan hidup Syekh H. Abdul Jalil Hasibuan dan partisipasi beliau dalam mengembangkan kegiatan keagamaan di Kab. Padang Lawas. Dan untuk mengetahui keunikan-keunikan yang diajarkan pada saat ingin memasuki ajaran tareqat Naqsyabandiyah, Seperti makna dari mandi taubat tengah malam, memasuki kelambu, memakai kain putih dan mengumpulkan batu-batu kecil yang digunakan dalam pelaksanaan suluk. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Yaitu bertujuan untuk menggambarkan secara sistematis dan akurat, fakta dan karakteristik tertentu. Adapun sumber data dalam penelitian ini, yaitu sumber data perimer dan sumber data sekunder. Instrumen data dalam penelitian ini yang digunakan yaitu observasi dan wawancara. dan adapaun analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah analisis isi, sebab analisis isi adalah hanya dapat mempertimbangkan “apa yang di katakan seseorang” tetapi tidak dapat menyelidiki “ bagaimana seseorang mengatakannya”. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa kegiatan Suluk Naqsyabandiyah Syekh H Abdul Jalil Hasibuan di Lingkungan IV Aek Salak Kecamatan Barumun adalah melaksanakan pengajian Kuliah Subuh, melaksanakan kegiatan suluk, melaksanakan tawajjuh pada malam Jum’at dan malam Selasa. suluk dilaksanakan 4 kali setahun pada bulan Rabiul Awal, Rajab, Dzulijjah dan bulan Muharram dan pelaksanaan suluk yang sering di laksanakan suluk 10 hari 10 malam. Dengan adanya parpondokan dan persulukan tersebut masyarakat yang berada di sekitar lingkungan parpondokan sangat mendukung kegiatan keagamaan tersebut. walaupun sebahagian masyarakat tidak sanggup untuk melaksanakannya. Sebab dengan alasan tertentu, salah satunya sibuk dengan pekerjaan yang sangat dibutuhkan keluarga dan sebahagian fisik yang kurang sehat sehingga menghambat pelaksanaan suluk tersebut
Retorika Stand-Up Comedy Reggy Hasibuan
Penelitian ini bertujuan untuk meneliti sebuah bentuk kegiatan yang cukup baru di Indonesia yaitu stand-up comedy. Stand-up comedy adalah sebuah acara yang berhubungan erat dengan model komunikasi klasik yaitu retorika. Dengan memakai metode penelitian kualitatif deskriptif, peneliti mengangkat judul ‘Retorika Stand-Up Comedy oleh Reggy Hasibuan’. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencari tahu mengenai bagaimana retorika yang dilakukan oleh seorang pelaku stand-up comedy yaitu Reggy Hasibuan, dalam stand-up comedy. Dalam penelitian ini peneliti menemukan apa saja kecenderungan ethos, pathos, dan logos yang digunakan oleh Reggy Hasibuan dalam membangun retorikanya agar berhasil dalam menerapkan retorika di dalam stand-up comedy. Keputusan dalam penggunaan Bahasa Inggris, pemilihan tema, penggunaan intonasi dan story telling, serta argumen tiga tingkat, hingga tingkat penggunaan ekspresi adalah unsur-unsur pembentuk retorika yang sering digunakan oleh Reggy Hasibuan. Hasil tersebut menjelaskan bahwa Reggy Hasibuan menggunakan ketiga unsur dalam retorika yaitu ethos, pathos, dan logos untuk menghasilkan retorika yang baik
ANALISIS RETORIKA DAKWAH USTADZ SOLIHIN HASIBUAN DALAM MEDIA YOUTUBE
Penelitian ini membahas tentang Analisis Retorika Dakwah Sholihin
Hasibuan Dalam Media Youtube. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mengetahui retorika dakwah yang Ustadz Solihin Hasibuan gunakan dalam
melakukan dakwahnya di media sosial Youtube selain itu penelitian ini juga
bertujuan untuk mengetahui apa yang menarik minat pendengar untuk
mendengarkan dakwah yang disampaikan oleh Ustadz Solihin Hasibuan di
Youtube dan juga kenapa Ustadz Solihin Hasibuan menggunakan media
sosial Youtube dalam melakukan dakwahnya.
Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode analisis
deskriptif yang bersifat kualitatif. Teknik pengumpulan data yang peneliti
gunakan adalah teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian
data tersebut di analisisis menggunakan proses pengolahan, pengkajian, dan
interprestasi yang peneliti peroleh selama dilapangan agar data yang
ditemukan dapat disajikan sehingga pembaca dapat mengetahui hasil
penelitian yang dilakukan.
Hasil penelitian yang peneliti lakukan adalah retorika dakwah yang
digunakan oleh Ustadz Solihin Hasibuan dalam dakwahnya sudah sangat
efektif. Penggunaan bahasa, intonasi, gerak tubuh dan materi yang
disampaikan sudah dikemas dalam model penyampaian yang menarik
sehingga menarik minat masyarakat untuk mendengar dakwahnya. Gaya
retorika yang digunakan Oleh Ustadz Solihin Hasibuan adalah gaya retorika
monologika yang dimaksud gaya retorika monologika adalah gaya yang
berifat satu arah hanya komunikator saja yang berbicara sedangkan
komunikan hanya pendengar saja. Alasan lain yang menarik minat
masyarakat untuk menonton adalah Ustadz Solihin Hasibuan sering
mengajak Ustadz lain dalam konten dakwahnya seperti Ustadz Abdul Somad
dan Ustadz Taufuk Hasnuri. Dalam melakukan dakwahnya Ustadz Solihin
Hasibuan menggunakan Youtube sebagai media penyebaran dakwahnya
karena lebih mudah tetapi memiliki jangkauan yang luas.
Kata Kunci: Retorika Dakwah, Youtub
hawani hasibuan
Pola tanam tumpangsari (interplanting) adalah penanaman dua jenis tanaman atau lebih pada sebidang tanah yang sama. Salah satu syarat teknis yang harus dipenuhi dalam melakukan tumpangsari dengan tanaman tebu adalah kedua macam tanaman tidak saling menaungi dan menghasilkan panen yang optimal, maka harus dicari saat penanaman yang tepat.Tumpangsari tanaman tebu dengan tanaman semusim harus dilandasi pemikiran bahwa hasil tebu tidak menurun, sedang tanaman yang ditumpangsarikan harus mencapai hasil yang optimal
hawani hasibuan
Pola tanam tumpangsari (interplanting) adalah penanaman dua jenis tanaman atau lebih pada sebidang tanah yang sama. Salah satu syarat teknis yang harus dipenuhi dalam melakukan tumpangsari dengan tanaman tebu adalah kedua macam tanaman tidak saling menaungi dan menghasilkan panen yang optimal, maka harus dicari saat penanaman yang tepat.Tumpangsari tanaman tebu dengan tanaman semusim harus dilandasi pemikiran bahwa hasil tebu tidak menurun, sedang tanaman yang ditumpangsarikan harus mencapai hasil yang optimal
Dr Jamaludin S. Hasibuan, Art et Culture/Seni Budaya Batak
Hamonic Gilbert. Dr Jamaludin S. Hasibuan, Art et Culture/Seni Budaya Batak. In: Archipel, volume 33, 1987. pp. 188-189
- …
