146 research outputs found

    Perjalanan pondok pesantren modern Baharuddin Janjimauli Muaratais Kabupaten Tapanuli Selatan (kajian pendidikan agama Islam)

    No full text
    Skripsi ini akan menjelaskan bagaimana perjalanan Pondok Pesantren Modern Baharuddin Janjimauli Muaratais, dan apakah faktor penghambat perkembangan Pondok Pesantren Modern Baharuddin Janjimauli Muaratais, dan mengapa terjadi faktor penghambat perkembangan Pondok Pesantren Modern Baharuddin Janjimauli Muaratais Kabupaten Tapanuli Selatan. Berdasarkan rumusan masalah di atas maka tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan sejarah perjalanan Pondok Pesantren Modern Baharuddin Janjimauli Muaratais Kabupaten Tapanuli Selatan, untuk menemukan faktor apa saja yang menjadi penghambat perkembangan Pondok Pesantren Modern Baharuddin Janjimauli Muaratais Kabupaten Tapanuli Selatan dan Untuk menjelaskan mengapa terjadi faktor penghambat perkembangan Pondok Pesantren Modern Baharuddin Janjimauli Muaratais Kabupaten Tapanuli Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yaitu penelitian yang dilakukan dengan mengamati fenomena disekitarnya dan menganalisisnya dengan menggunakan logika ilmiah, dan menggunakan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitan ini adalah observasi dan wawancara. Setelah dilakukan penelitian maka hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah (a) perjalanan Pondok Pesantren Modern Baharuddin, Pondok Pesantren Modern Baharuddin Janjimauli berdiri pada tanggal 2 Maret 2002, dan didirikan oleh H. Baharuddin Harahap. Pesantren ini memiliki perjalanan yang unik dan mengesankan masyarakat Tapanuli Selatan, pada tahun 2002 telah dimulai operasional pendidikan, dengan jumlah siswa sebanyak 205 orang. Pada waktu itu pesantren mengalami perkembanagn sampai saat beliau meninggal dunia. Perjalanan Pondok Pesantren Modern Baharuddin sekarang dapat dikatakan berkurang kalau dilihat pada jumlah siswa dan sarana dan prasarana yang berkurang. Meskipun demikian Pada tahun 2015 Pondok Pesantren Modern Baharuddin menampung beberapa Mahasiswa dari IAIN Padangsidimpuan. Baik itu memberikan tempat tinggal (Asrama) maupun ruang belajar (b) Faktor penghambat perkembangan Pondok Pesantren Modern Baharuddin yaitu Kurangnya kemampuan ahli waris dalam mewujudkan visi dan misi Pesantren, Berkurangya sarana dan prasaran (fasilitas) dalam belajar. (c) faktor penyebab terjadinya penghambat perkembangan Pondok Pesantren Moden Baharuddi Janjimauli yaitu Profesi Ahli Waris Bukan dibidang Pendidikan, Kurangnya Dana dalam Pembangunan Pesantre

    Strategi pembinaan kader da’i di Pondok Pesantren Baharuddin Kecamatan Batang Angkola Kabupaten Tapanuli Selatan

    No full text
    Adapun rumusan masalah ini adalah Bagaimana Strategi Pembinaan Kader Da’i di Pondok Pesantren Baharuddin Kecamatan Batang Angkola, Apa saja materi pembinaan strategi kader da’i di pondok pesantren Baharuddin Kecamatan Batang Angkola, dan Bagaimana hasil pembinaan kader da’i di pondok pesantren Baharuddin Kecamatan Batang Angkola. Sedangkan tujuan penelitian ini adalah, mengetahui strategi pembinaan kader da’i di pondok pesantren Baharuddin Kecamatan Batang Angkola, mengetahui kendala yang dihadapi dalam pembinaan kader da’i di pondok pesantren Baharuddin Kecamatan Batang Angkola. Metodologi penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif kualitatif. Sedangkan pendekatan penelitian adalah fenomenologis yaitu mendeskripsikan peristiwa yang terjadi dilapangan penelitian. Lokasi penelitian dilaksanakan di pesantren Baharuddin Kecamatan Batang Angkola Kabupaten Tapanuli Selatan. Waktu penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret 2013 hingga selesai. Sumber data penelitian terbagi dua yaitu primer ; data pokok penelitian yaitu ustadz yang langsung memberikan pembinaan. Data skunder adalah yaitu ketua yayasan, pegawai dan staf pengajar pesantren Baharuddin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Strategi pembinaan kader da’i di pondok pesantren Baharuddin Kecamatan Batang Angkola adalah 1) para ustadz pengasuh menggunakan strategi pengelompokkan berdasarkan daerah asal santri, 2) penguasaan materi bahasa Internasional di wajibkan kepada para santri, 3) Melaksanakan kegiatan Tablig setiap sabtu malam dan minggu pertama semua santri dikumpulkan dengan materi sama. Faktor menjadi pendukung dan penghambat Strategi pembinaan kader da’i di pondok pesantren Baharuddin Kecamatan Batang Angkola adalah 1) Faktor pendukung adalah memiliki gedung belajar cukup luas, memiliki asrama, Gelanggang olahraga dan klinik kesehatan, serta para santri dibekali ilmu bela diri .2) Faktor penghambat adalah kurangnya tenaga pengajar di pondok pesantren Baharuddin Kecamatan Batang Angkola terutamanya tenaga pengajar di bidang penyiaran radio, kurangnya perawatan halaman lingkungan pesantren oleh pihak Yayasan pondok pesantren Baharuddin

    Manajemen pendidikan Pondok Pesantren Modern Baharuddin Janji Mauli Muaratais Kecamatan Batang Angkola

    No full text
    Permasalahan dalam penelitian ini, yaitu bagaimana perencanaan pendidikan di MTs.S Pondok Pesantren Modern Baharuddin Janji Mauli Muaratais Kecamatan Batang Angkola, bagaimana pengorganisasian di MTs.S Pondok Pesantren Modern Baharuddin Janji Mauli Muaratais Kecamatan Batang Angkola, dan bagaimana kepemimpinan di MTs.S Pondok Pesantren Modern Baharuddin Janji Mauli Muaratais Kecamatan Batang Angkola. Berdasarkan rumusan masalah di atas, maka tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perencanaan pendidikan di MTs.S Pondok Pesantren Modern Baharuddin Janji Mauli Muaratais Kecamatan Batang Angkola, mengetahui pengorganisasian di MTs.S Pondok Pesantren Modern Baharuddin Janji Mauli Muaratais Kecamatan Batang Angkola dan mengetahui kepemimpinan di MTs.S Pondok Pesantren Modern Baharuddin Janji Mauli Muaratais Kecamatan Batang Angkola.. Penelitian ini adalah penelitian lapangan yaitu penelitian yang dilakukan dengan pendekatan yang berorientasi pada fenomena-fenomena yang diamanti dan diolah dengan menggunakan logika ilmiah. Sedangkan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif yang menggambarkan keadaan yang sebenarnya dilapangan secara murni dan apa adanya. Dari penelitian ini diketahui bahwa manajemen perencanaan pendidikan MTs.S Pondok Pesantren Modern Baharuddin Janji Mauli Muaratis sudah baik. Akan tetapi dalam aplikasinya sangat jauh dari yang diharapkan, misalnya: perencanaan keuangan dan pengawasan yang dilakukan kepala sekolah sangat lemah, sehingga seluruh organisasi yang ada dalam pesantren tidak terkontrol dengan baik. Pengorganisasian pendidikan di Pondok Pesantren Modern Baharuddin kurang baik. Karena terjadi banyak rangkap jabatan yang diberikan kepada tenaga pengajar dan kesantrian yang ada, sehingga manajemen pengorganisasian tidak berjalan dengan baik. Kepemimpinan kepala sekolah MTs.S Pondok Pesantren Modern Baharuddin Janji Mauli terlihat sangat baik dalam memimpin, sebagai pemimpin selalu memperhatikan keadaan proses pendidikan, seperti memeriksa perangkat pembelajaran yang dimiliki guru dan memperhatikan sarana dan prasarana yang ada, sehingga prosesb pembelajar tidak terganggu. Untuk meninggkat mutu pendidikan kepala sekolah juga mengadakan penilaian kepada seluruh guru dan pegawai serta meningkatkan komunikasi

    The students’ difficulties in reading comprehension at grade XI MAS Baharuddin

    No full text
    The problems of this research was the student feel difficult in reading comprehension. The student feel difficult to find the main idea of the text, the students feel difficult in understanding vocabulary, the student feel difficult in understanding detail the information and the student feel difficult to making inference. This research has three formulation of the problems, namely, how are the situations or conditions in MAS Baharuddin, what are the students‘ difficulties in reading comprehension at grade XI MAS Baharuddin, and what will be the teachers‘ effort to solve the students‘ difficulties in reading comprehension at grade XI MAS Baharuddin. The objective of this research is to know the situation or conditions in MAS Baharuddin, to identify the students‘ difficulties in reading comprehension at eleventh grade of MAS Baharuddin and to know the teachers‘ effort to solve the students‘ difficulties in reading comprehension at eleventh grade of MAS Baharuddin. This research was done in MAS Baharuddin. The source of the data was the eleventh (Agama) grade students of MAS Baharuddin with the total 22 students. The kind of this research is qualitative research by using descriptive method. The instruments of collecting data were observation, interview and test. Based on the result of the research, researcher found that there are many facilities, extraculicular and there are 118 students in MAS Baharuddin. Then, the students‘ difficulties in reading comprehension were in determining main idea, understanding vocabulary, detail the information and making inference. Also, the students got 95 difficulties in reading comprehension. They are; 29 (30.52%) difficulties in determining main idea, there was 17 (17.90%) difficulties in understanding vocabulary, there was 24 (25.27%) difficulties in detail information, and there was 25 (26.31%) difficulties in making inference. The teacher‘ effort to solve the students‘ difficulties in reading comprehension are; explaining more detail about structure of the text, supporting paragraph, how to find main idea, how to make conclusion, giving the new vocabulary to the students before start the lesson and not allowing the students to speak Arabic language when study English

    The students’ speaking ability at grade VIII Madrasah Tsanawiyah Swasta Baharuddin Tapanuli Selatan

    No full text
    This research is taken based on fact of students speaking ability at grade VIII madrasah tsanawiyah swasta baharuddin tapanuli selatan. The researcher found that the ability of students, such as lack of using English when speak in public speaking activity and communicating in classroom and also poor in vocabulary. The aims of the research is to analyzed the students‟ speaking ability, to find the students difficulties in students speaking ability at grade VIII madrasah tasanawiyah swasta baharuddin tapanuli selatan. The method research is descriptive and qualitative approach. Descriptive research involves collecting data in order to answer question about the opinions of people about some topic or issue and descriptive research also called survey research. This research was done in madrasah tsanawiyah swasta baharuddin tapanuli selatan. the score of the data at the viii madrasah tsanawiyah swasta baharuddin tapanuli selatan with the total 33 students. The sourch the data is purposive sampling, there is 19 students at grade VIII in madrasah tsanawiyah swasta baharuddin tapanuli selatan. After getting the result of the research, it can be concluded the student speaking ability at grade VIII madrasah tsanawiya swasta baharuddin tapanuli selatan is 39,47% from their test. Its mean the students speaking ability is low categorize. From their interview the researcher found all of them poor in vocabulary and teacher of English just give the matery seldom to practice. So media and facilities like library and books, language laboratory is well but could not improved their speaking because the rarely used it

    The effect of anagram game to the vocabulary mastery at the eight grade of MTs Baharuddin

    No full text
    This research focused on finding the effect of Anagram game to the vocabulary mastery at the eight grade students of Mts Baharuddin. The problems of this research 1) students got difficulty in memorizing vocabulary, 2) the students got difficulties in understanding English language because lack of vocabulary, 3) students felt bored when teaching and learning process, 4) students felt uninterested when teaching and learning because the technique that used, and 5) Students lacked of motivation in learning English. The aims of this study were: 1) to find out the result of the vocabulary mastery at the eight grade students of MTs Baharuddin before using Anagram game, 2) to find out the result of the vocabulary at the eight grade students of MTs Baharuddin after using Anagram game, 3) to find out the significant of Anagram game to the vocabulary mastery at the eight grade students of MTs Baharuddin. This research was quantitative research with experimental method. With pre-test, post-test control group design. The instrument of this research was multiple choice test (pre-test and post-test). The population of this research was all the eight grade students of MTs Baharuddin consisted of 69 students. Sample of this research was VIII-2 (20 students) as experimental class and VIII-3 (20 studennts) as control class. Thus, total number of sample of this research are 40 students. The research result showed the students’ vocabulary mastery with mean score of pre-test in experimental class was higher than control class (46.5 > 39.375). After using Anagram game, the result of mean score in post-test increases, it was (80.1 > 66.65), mean score of experimental class was higher than control class. It was also showed that tcount was higher than ttable (5.743 > 1.725). It means that the hyphothesis (Ha) was accepted. It was concluded that there was a significant effect of Anagram game to the vocabulary mastery at the eight grade students of MTs Baharuddin

    Upaya guru dalam meningkatkan ketaatan ibadah siswa di Yayasan Pondok Pesantren Modern Baharuddin Bagas Godang Janji Mauli – MT.

    No full text
    Latar belakang masalah penelitian ini adalah bahwa masih ada sebahagian siswa yang kurang taat dan patuh dalam melaksanakan ibadah padahal mereka sudah sekolah pesantren seharusnya sudah taat beribadah. Hal ini bisa di lihat dari kegiatan mereka sehari-hari. Untuk itu perlunya seorang guru melakukan berbagai upaya supaya dapat meningkatkan ketaatan ibadah siswa. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana upaya guru dalam meningkatkan ketaatan ibadah siswa di Pondok Pesantren Modern Baharuddin?; apa saja faktor pendukung guru dalam meningkatkan ketaatan ibadah siswa di Pondok Pesantern Modern Baharuddin?; apa saja faktor penghambat guru dalam meningkatkan ketaatan ibadah siswa di Yayasan Pondok Pesantren Modern Baharuddin Bagas Godang Janji Mauli - MT?. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya yang dilakukan oleh Guru dalam meningkatkan ketaatan ibadah siswa di Pondok Pesantren Modern Baharuddin, faktor pendukung guru dalam meningkatkan ketaatan ibadah siswa di Pondok Pesantren Modern Baharuddin, dan faktor penghambat meningkatkan ketaatan ibadah siswa di Yayasan Pondok Pesantren Modern Baharuddin Bagas Godang Janji Mauli - MT. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, yang bertujuan menggambarkan secara sistematis dan akurat, fakta dan karakteristik tertentu. Adapun teknik pengumpulan data yang dilakukan observasi, wawancara dan dokumentasi. Wawancara dilakukan kepada Guru, Kepala sekolah, dan siswa terkait upaya yang dilakukan oleh Guru dalam meningkatkan ketaatan ibadah. Berdasarkan data hasil penelitian, bahwa upaya yang dilakukan oleh Guru dalam meningkatkan ketaatan ibadah siswa di Pondok Pesantren Modern Baharuddin, melalui beberapa cara yaitu: memberikan arahan kepada peserta didik, pemberian motivasi, pemberian bimbingan dan contoh pembiasaan memberikan pemahaman pentingnya shalat, melatih siswa disiplin menjalankannya, guru menjadi teladan dalam ibadah, menanamkan rasa cinta pada ibadah. Faktor pendukung meningkatkan ketaatan ibadah siswa di Pondok Pesantren Modern Baharuddin terdiri dari: Pendidik, dukungan orangtua dan sarana prasarana yang lengkap dan memadahi. Sedangkan faktor penghambat meningkatkan ketaatan ibadah siswa di Pondok Pesantren Modern Baharuddin terdiri dari: faktor internal dan faktor eksternal yang mencakup Faktor keluarga dan faktor lingkungan itu sendiri

    Pengaruh motivasi mengajar guru terhadap prestasi belajar siswa di Pondok Pesantren Modern Baharuddin Kecamatan Batang Angkola Kabupaten Tapanuli Selatan.

    No full text
    Penulisan Skripsi ini dilatarbelakangi oleh pentingnya motivasi mengajar guru untuk mencapai keberhasilan suatu bangsa dalam melaksanakan pembangunan dengan cara meningkatkan prestasi belajar siswa di Pondok Pesantren Modern Baharuddin. Tujuan penulisan skripsi ini adalah untuk mengetahui motivasi mengajar guru di Pondok Pesantren Modern Baharuddin, untuk mengetahui prestasi belajar siswa serta untuk mengetahui pengaruh motivasi mengajar guru terhadap prestasi belajar siswa di Pondok Pesantren Modern Baharuddin Kecamatan Batang Angkola Kabupaten Tapanuli Selatan. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode penelitian deskriptif dengan analisis data secara kuantitatif. Instrumen pengumpulan data yang digunakan terdiri dari angket, observasi, wawanvara dan studi dokumen. Analisis data dilaksanakan secara kuantitatif dan kualitatif. Selain itu digunakan metode statistik yaitu untuk melihat hubungan motivasi mengajar guru terhadap prestasi belajar siswa di Pondok Pesantren Modern Baharuddin Kecamatan Batang Angkola Kabupaten Tapanuli Selatan melalui rumus Korelasi Product Moment serta untuk mengetahui kebenaran pengaruhnya dilakukan dengan rumus Analisis Regresi Sederhana. Hasil temuan penelitian diperoleh sebagai berikut: Nilai angket motivasi mengajar guru di Pondok Pesantren Modern Baharuddin tergolong cukup dengan nilai rata-rata 62,92, begitu juga dengan prestasi belajar siswa dikategorikan dengan cukup dengan nilai rata-rata 61,40. Sedangkan berdasarkan perhitungan regresi sederhana bahwa ada pengaruh yang signifikan antara motivasi mengajar guru terhadap prestasi belajar siswa di Pondok Pesantren Modern Baharuddin Kecamatan Batang Angkola Kabupaten Tapanuli Selatan yang dapat diterima. Hal ini dapat dilihat dari hasil perolehan Regresi Sederhana yang diuji kesignifikanannya dengan hasil F tabel = 4,006. Harga F tersebut diuji pada taraf signifikan 5% dengan membandingkan F hitung dengan F tabel. Hasil analisis data menunjukkan bahwa F hitung ≥F tabel atau 4,82 ≥ 4,006. Maka ada pengaruh yang signifikan antara variabel motivasi mengajar guru terhadap prestasi belajar siswa di Pondok Pesantren Modern Baharuddi

    Teacher’s strategies in teaching writing at X Grade of Madrasah Aliyah Swasta Yayasan Pondok Pesantren Modern Baharuddin

    No full text
    This research describes about teacher’s strategies in teaching writing at Madrasah Aliyah Swasta in Yayasan Pondok Pesantren Modern Baharuddin. There was a problem in this research, it was: to know teacher’s strategies in teaching writing at Madrasah Aliyah Swasta in Yayasan Pondok Pesantren Modern Baharuddin. The scope of this research has limited just to the teacher’s strategies in teaching writing and the strategy often used by teacher in teaching writing. This research has taken based on strategy in teaching writing. The researcher identified many strategies, In this research, the researcher want to find out about teacher’s strategy at Madrasah Aliyah Swasta in Yayasan Pondok Pesantren Modern Baharuddin. This research has conducted by qualitative approach and descriptive method. The sources of data for this research were an English teacher and students. As the instrument for collecting the data the researcher used observation and interview. The researcher analyzed the data: Managing, Reading, Describing, Classifying, Interpreting data by identifying and abstracting important understanding from the detail and complexity of the data. In this occasion, teacher’s strategies in teaching writing at Madrasah Aliyah Swasta in Yayasan Pondok Pesantren Modern Baharuddin were :in first meeting teacher used strategy by using environment as a learning resource to write and describe about the title, second meeting teacher used cooperative learning strategy to describe about the picture and the third meeting teacher use cooperative learning strategy in teaching writing at at Madrasah Aliyah Swasta in Yayasan Pondok Pesantren Modern Baharuddin

    The students’ ability in using personal pronoun at VIII-1 Grade MTs Pesantren Modern Baharuddin Tapanuli Selatan

    No full text
    This research discussed about an analysis the students’ ability in using personal pronoun in sentence at grade VIII Pesantren Modern Baharuddin. This research is taken based on the fact of the problems faced by students such as the; students couldn’t tell the difference between personal pronoun and demonstrative pronoun, students easily forget about pronouns and most of them do not like English, students do not interest to follow the lesson, students also do not know how to place that pronoun after noun or pronoun, and students get confused how to differentiate subject and object in a sentence to form pronoun. The researcher wants to know and describe the students’ ability in using personal pronoun in sentences. The formulation of problems in this reserach was; how is the students’ ability in using personal pronoun in sentence at grade VIII Pesantren Modern Baharuddin. The purpose of this researc was to know the students’ ability in using personal pronoun in sentence at grade VIII Pesantren Modern Baharuddin. This research was a quantitative descroptive research. The population of this research was 70 students of grade VIII Pesantren Modern Baharuddin. The sample of this research was the students from VIII-1 of Pesantren Modern Baharuddin which consists of 35 students. The data were collected by doing the test. The test was multiple choice. The data analysis was done by calculating the mean score from the students’ test and Z formula to test the hypothesis. Based on the result of the research and calculation of the data, the researcher got the conclusion the students’ ability in using personal pronouns in sentence at grade VIII-1 of Pesantren Modern Baharuddin was categorized into enough category. It can be seen from the value of the percentage from mean score gotten by students that was 52.67 mean score. Then, from the result of the hypothesis testing, the researcher found that the hypothesis was accepted. It can be proved from Zcount = 2.208 > Ztable = 0.326
    corecore