1,721,440 research outputs found

    NILAI-NILAI RELIGIUSITAS DALAM KITAB AYYUHA AL-WALAD KARYA SYAIKH ABI HAMID MUHAMMAD AL-GHAZALI DAN RELEVANSINYA DENGAN PENDIDIKAN AKHLAK

    No full text
    ABSTRAK Mustofa, Yzul, 2023, Nilai-Nilai Religiusitas Dalam Kitab Ayyuha Al-Walad Karya Syaikh Abi Hamid Muhammad Al-Ghazali Dan Relevansinya Dengan Pendidikan Akhlak. Skripsi. Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan. Jurusan Agama Islam. Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Dosen Pembimbing Dr. Sugiyar, M. Pd. I. Kata Kunci : Nilai-Nilai Religiusitas, Abi Hamid Muhammad Al-Ghazali, Kitab Ayyuha Al�Walad, Pendidikan Akhlak. Penelitian ini di latar belakangi oleh pendidikan akhlak, karena akhlak sangat penting dalam kehidupan sehari-hari, bahkan Islam menegaskan bahwa akhlak merupakan misi yang paling utama. Salah satu sarana untuk menegetahui hakikat dan kandungan dari akhlak itu sendiri adalah dengan mempelajari kitab-kitab karya ulama’ salaf. Karena sesungguhnya akhlak itu sebagai suri tauladan adalah Nabi Muhammad Saw dan kita tidak bisa meniru akhlak beliau kecuali melewati pewarisnya yaitu ulama’. Salah satu karya ulama fenomenal yang sering kita dengar yaitu Syaikh Abi Hamid Muhammad Al-Ghazali dengan karangannya kitab Ayyuhal Walad yang berisi tentang pesan-pesan guru terhadap muridnya agar memperoleh ilmu yang bermanafaat yang patut untuk ditiru dan diaplikasikan dalam dunia pendidikan saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan lebih dalam tentang nilai-nilai religiusitas dalam kitab Ayyuha Al-Walad karya Syaikh Abi Hamid Muhammad Al-Ghazali, dan juga mendeskripsikan relevansi nilai-nilai religiusitas dalam kitab Ayyuhal Walad karya Syaikh Abi Hamid Muhammad Al-Ghazali dengan pendidikan Akhlak. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian library research atau penelitian telaah pustaka. Penelitian kajian pustaka adalah telaah yang dilaksanakan untuk memecahkan suatu masalah yang pada dasarnya bertumpu pada penelaahan kritis dan mendalam terhadap bahan-bahan pustaka yang relevan. Kajian pustaka semacam ini biasanya dilakukan dengan cara mengumpulkan data atau informasi dari berbagai sumber pustaka yang kemudian disajikan dengan cara baru atau untuk keperluan baru. Adapun pengumpulan data dan literatur, yakni penggalian bahan-bahan pustaka yang relevan dengan objek pembahasan. Dari hasil penelitian ini ditarik kesimpulan sebagai berikut : (1). Nilai-nilai religiusitas yang terkandung dalam kitab Ayyuha Al-Walad karya Syaikh Abi Hamid Muhammad Al�Ghazali yaitu jujur, tawakkal, sabar, ikhlas, istiqamah, kerja keras atau bersungguh-sungguh, bertanggung jawab, mencari guru, belajar ilmu dan mengamalkannya. (2) Nilai-nilai religiusitas yang terkandung dalam kitab Ayyuha Al-Walad karya Syaikh Abi Hamid Muhammad Al�Ghazali memiliki relevansi dengan pendidikan akhlak yaitu sifat jujur dalam menyampaikan sesuatu, sifat tawakkal setelah melakukan usaha semaksimal mungkin, sabar dalam menjalani segala sesuatu terutama ketika mencari ilmu, ikhlas dalam melakukan segala hal semata-mata untuk mencari ridho Allah Swt, istiqamah atau teguh dalam pendirian ketika diterpa cobaan, kerja keras dalam melakukan segala hal atau bersusah payah terlebih dahulu, bertanggung jawab atau amanah dalam segala hal ketika diberi kepercayaan, mencari guru yang bisa mencetak akhlak yang baik dan sanadnya sambung sampai Rasulullah Saw, mencari dan mengamalkan ilm

    konsep ilmu persepektif abu hamid muhammad al-ghazali dalam kitab minhajul ‘abidin

    No full text
    Zainuri, Mahmud. 2021. Konsep Ilmu Persepektif Abu Hamid Muhammad Al-Ghazali dalam Kitab Minhajul ‘Abidin. Skripsi. Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Trabiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negri (IAIN) Ponorogo. Pembimbing: Dr. Mambaul Ngadhimah, M.Ag. Kata Kunci: Ilmu, Klasifikasi, Abu Hamid Muhammad Al-Ghazali. Dalam menjalankan kehidupan di dunia manusia tak pernah terhidar dari persoalan-persoalan yang dihadapi, persoalan-persoalan tersebut tak lain ialah persoalan dunia maupun persoalan akhirat sehingga manusia hendaklah mempunyai ilmu untuk menyelasaikan persoalan-persoalan yang terjadi. Selain berfungsi sebagai penyelasaian persoalan-persoalan yang berhubungan dengan dunia dan akhirat ilmu juga berfungsi sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT., sehingga seorang hamba hendaklah memahami dengan benar persoalan ilmu tersebut agar manusia tersebut mengetahui sampaimana ia mendekatkan diri atau taqarrub dengan Allah SWT. Dengan mendekatkan diri dengan Allah SWT. seorang hamba akan mengetahui dengan pasti tujuan diciptakannya seorang manusia di muka bumi, yakni menjadi khalifah dan bertanggung jawab atas segala perbuatan yang dilakukan oleh seorang hamba tersebut. Dengan demikian seorang hamba akan mendapatkan kebahagiaan yang sebenarnya dalam memahami ilmu dengan sebenarnya. Karena hal itu penelitian ini dilakukan. Tujuan dalam penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui konsep ilmu persepektif Abu Hamid Muhammad Al-Ghazali. (2) Untuk mengetahui klasifikasi ilmu persepektif Abu Hamid Muhammad Al-Ghazali. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian library research. Dalam penelitian library research analisis data menggunakan analisis isi. Teknik analisis ini digunakan untuk membuat referensi yang valid sehingga dapat diteliti ulang dari data berdasarkan konteksnya. Inferensi dalam analisis ini bersifat kontekstual. Berdasarkan analisis yang dilakukan dapat disimpulkan (1) ilmu adalah cahaya bahwa ilmu yang tidak ada keraguan didalamnya dan hanya diperoleh malalui illuminasi Ilahiyah. Maka yang demikian itulah yang disebut dengan ilmu atau pengetahuan sebenarnya. (2) klasifikasi ilmu menurut Abu Hamid Muhammad Al-Ghazali terbagi menjadi tiga bagian (a) ilmu tauhid, sedangkan pembagian ilmu tauhid ada dua. Pertama, ilmu tauhid fardhu ‘ain dalam ini terdapat tiga bagian yaitu ilmu tauhid ilahiyyah, nubuwwah, dan sami’at. (b) ilmu sirri, dalam pembagiannya terbgi menjadi empat macam yaitu tawakal, syukur, tobat, dan sabar. (c) ilmu syariah, dalam ilmu ini terbagi menjadi dua bagian. Pertama, ilmu syariah fardu’ain, ilmu tersebut terbagi menjadi tiga yaitu syahadat, keyakinan, dan hukum islam. Kemudian ilmu syariah fardhu kifayah, dalam ilmu ini terbagi menjadi empat bagian yaitu ilmu ushul, ilmu furu’, ilmu alat, dan ilmu pelengkap

    ..(LENGKAPI LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI, UPLOAD ULANG)...KONSEP ILMU PERSEPEKTIF ABU HAMID MUHAMMAD AL-GHAZALI DALAM KITAB MINHAJUL ‘ABIDIN

    No full text
    Zainuri, Mahmud. 2021. Konsep Ilmu Persepektif Abu Hamid Muhammad Al-Ghazali dalam Kitab Minhajul ‘Abidin. Skripsi. Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Trabiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negri (IAIN) Ponorogo. Pembimbing: Dr. Mambaul Ngadhimah, M.Ag. Kata Kunci: Ilmu, Klasifikasi, Abu Hamid Muhammad Al-Ghazali. Dalam menjalankan kehidupan di dunia manusia tak pernah terhidar dari persoalan-persoalan yang dihadapi, persoalan-persoalan tersebut tak lain ialah persoalan dunia maupun persoalan akhirat sehingga manusia hendaklah mempunyai ilmu untuk menyelasaikan persoalan-persoalan yang terjadi. Selain berfungsi sebagai penyelasaian persoalan-persoalan yang berhubungan dengan dunia dan akhirat ilmu juga berfungsi sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT., sehingga seorang hamba hendaklah memahami dengan benar persoalan ilmu tersebut agar manusia tersebut mengetahui sampaimana ia mendekatkan diri atau taqarrub dengan Allah SWT. Dengan mendekatkan diri dengan Allah SWT. seorang hamba akan mengetahui dengan pasti tujuan diciptakannya seorang manusia di muka bumi, yakni menjadi khalifah dan bertanggung jawab atas segala perbuatan yang dilakukan oleh seorang hamba tersebut. Dengan demikian seorang hamba akan mendapatkan kebahagiaan yang sebenarnya dalam memahami ilmu dengan sebenarnya. Karena hal itu penelitian ini dilakukan. Tujuan dalam penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui konsep ilmu persepektif Abu Hamid Muhammad Al-Ghazali. (2) Untuk mengetahui klasifikasi ilmu persepektif Abu Hamid Muhammad Al-Ghazali. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian library research. Dalam penelitian library research analisis data menggunakan analisis isi. Teknik analisis ini digunakan untuk membuat referensi yang valid sehingga dapat diteliti ulang dari data berdasarkan konteksnya. Inferensi dalam analisis ini bersifat kontekstual. Berdasarkan analisis yang dilakukan dapat disimpulkan (1) ilmu adalah cahaya bahwa ilmu yang tidak ada keraguan didalamnya dan hanya diperoleh malalui illuminasi Ilahiyah. Maka yang demikian itulah yang disebut dengan ilmu atau pengetahuan sebenarnya. (2) klasifikasi ilmu menurut Abu Hamid Muhammad Al-Ghazali terbagi menjadi tiga bagian (a) ilmu tauhid, sedangkan pembagian ilmu tauhid ada dua. Pertama, ilmu tauhid fardhu ‘ain dalam ini terdapat tiga bagian yaitu ilmu tauhid ilahiyyah, nubuwwah, dan sami’at. (b) ilmu sirri, dalam pembagiannya terbgi menjadi empat macam yaitu tawakal, syukur, tobat, dan sabar. (c) ilmu syariah, dalam ilmu ini terbagi menjadi dua bagian. Pertama, ilmu syariah fardu’ain, ilmu tersebut terbagi menjadi tiga yaitu syahadat, keyakinan, dan hukum islam. Kemudian ilmu syariah fardhu kifayah, dalam ilmu ini terbagi menjadi empat bagian yaitu ilmu ushul, ilmu furu’, ilmu alat, dan ilmu pelengka

    ...(LENGKAPI LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI, UNDUH FORM DI WEB PERPUS)...NILAI-NILAI RELIGIUSITAS DALAM KITAB AYYUHA AL-WALAD KARYA SYAIKH ABI HAMID MUHAMMAD AL-GHAZALI DAN RELEVANSINYA DENGAN PENDIDIKAN AKHLAK

    No full text
    ABSTRAK Mustofa, Yzul, 2023, Nilai-Nilai Religiusitas Dalam Kitab Ayyuha Al-Walad Karya Syaikh Abi Hamid Muhammad Al-Ghazali Dan Relevansinya Dengan Pendidikan Akhlak. Skripsi. Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan. Jurusan Agama Islam. Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Dosen Pembimbing Dr. Sugiyar, M. Pd. I. Kata Kunci : Nilai-Nilai Religiusitas, Abi Hamid Muhammad Al-Ghazali, Kitab Ayyuha Al�Walad, Pendidikan Akhlak. Penelitian ini di latar belakangi oleh pendidikan akhlak, karena akhlak sangat penting dalam kehidupan sehari-hari, bahkan Islam menegaskan bahwa akhlak merupakan misi yang paling utama. Salah satu sarana untuk menegetahui hakikat dan kandungan dari akhlak itu sendiri adalah dengan mempelajari kitab-kitab karya ulama’ salaf. Karena sesungguhnya akhlak itu sebagai suri tauladan adalah Nabi Muhammad Saw dan kita tidak bisa meniru akhlak beliau kecuali melewati pewarisnya yaitu ulama’. Salah satu karya ulama fenomenal yang sering kita dengar yaitu Syaikh Abi Hamid Muhammad Al-Ghazali dengan karangannya kitab Ayyuhal Walad yang berisi tentang pesan-pesan guru terhadap muridnya agar memperoleh ilmu yang bermanafaat yang patut untuk ditiru dan diaplikasikan dalam dunia pendidikan saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan lebih dalam tentang nilai-nilai religiusitas dalam kitab Ayyuha Al-Walad karya Syaikh Abi Hamid Muhammad Al-Ghazali, dan juga mendeskripsikan relevansi nilai-nilai religiusitas dalam kitab Ayyuhal Walad karya Syaikh Abi Hamid Muhammad Al-Ghazali dengan pendidikan Akhlak. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian library research atau penelitian telaah pustaka. Penelitian kajian pustaka adalah telaah yang dilaksanakan untuk memecahkan suatu masalah yang pada dasarnya bertumpu pada penelaahan kritis dan mendalam terhadap bahan-bahan pustaka yang relevan. Kajian pustaka semacam ini biasanya dilakukan dengan cara mengumpulkan data atau informasi dari berbagai sumber pustaka yang kemudian disajikan dengan cara baru atau untuk keperluan baru. Adapun pengumpulan data dan literatur, yakni penggalian bahan-bahan pustaka yang relevan dengan objek pembahasan. Dari hasil penelitian ini ditarik kesimpulan sebagai berikut : (1). Nilai-nilai religiusitas yang terkandung dalam kitab Ayyuha Al-Walad karya Syaikh Abi Hamid Muhammad Al�Ghazali yaitu jujur, tawakkal, sabar, ikhlas, istiqamah, kerja keras atau bersungguh-sungguh, bertanggung jawab, mencari guru, belajar ilmu dan mengamalkannya. (2) Nilai-nilai religiusitas yang terkandung dalam kitab Ayyuha Al-Walad karya Syaikh Abi Hamid Muhammad Al�Ghazali memiliki relevansi dengan pendidikan akhlak yaitu sifat jujur dalam menyampaikan sesuatu, sifat tawakkal setelah melakukan usaha semaksimal mungkin, sabar dalam menjalani segala sesuatu terutama ketika mencari ilmu, ikhlas dalam melakukan segala hal semata-mata untuk mencari ridho Allah Swt, istiqamah atau teguh dalam pendirian ketika diterpa cobaan, kerja keras dalam melakukan segala hal atau bersusah payah terlebih dahulu, bertanggung jawab atau amanah dalam segala hal ketika diberi kepercayaan, mencari guru yang bisa mencetak akhlak yang baik dan sanadnya sambung sampai Rasulullah Saw, mencari dan mengamalkan ilm
    corecore